<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373</id><updated>2011-07-08T02:04:08.721-07:00</updated><title type='text'>Lingkar Siswa Khatulistiwa</title><subtitle type='html'>Save Our Young Generation</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>60</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-1841107196879790940</id><published>2009-06-11T15:35:00.000-07:00</published><updated>2009-06-23T16:16:22.278-07:00</updated><title type='text'>Terbiasa…,Menggurita…,Hingga Mati Rasa…</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;By : Diana Sari &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SjI6g9wyb3I/AAAAAAAAAIE/4gL8eR-_T6M/s1600-h/Squidward_tentacles.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 272px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SjI6g9wyb3I/AAAAAAAAAIE/4gL8eR-_T6M/s320/Squidward_tentacles.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5346400045651619698" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwah fillah pernah mendengar tentang cerita pangeran kodok rebus? Belum? baiklah akan saya ceritakan…&lt;br /&gt;Pada suatu hari di negeri antah berantah, seorang anak kecil yang sangat aktif menemukan seekor kodok yang dalam penglihatannya sangat lucu dan menggemaskan. Lalu dengan sukacita, kodok itu dibawanya pulang dan dimasukkannya dalam sebuah ember yang berisi air. Keesokan harinya, ketika adik perempuan anak kecil ini bermain masak-masakan dan bermaksud merebus sayur, sang anak kecil tadi “menitipkan” kodok kesayangannya ke dalam air rebusan yang sedang mendidih tadi. Apa yang terjadi?&lt;span class="fullpost"&gt; Tentu saja pangeran kodok tadi protes dan langsung melompat keluar dari panci rebusan karena suhu panas yang tiba-tiba menyengat kulitnya (ya iyalah..namanya juga pangeran..kulitnya kan sensitive). Dengan susah payah anak kecil ini menangkap kodoknya dan mengembalikannya ke ember semula. Sang pangeran kodok berfikir bahwa ia tidak boleh lagi merasakan hal yang sama untuk kedua kalinya. Maka ia menyusun strategi untuk melarikan diri. Pagi-pagi sekali saat yang lain belum terbangun, ia mencoba melompat dengan kekuatan penuh dan…plek!!berhasil mendarat ke tanah dengan selamat. Kemudian ia mencari tempat yang menurutnya aman untuk berlindung. Akhirnya ia menemukan sebuah wadah yang berisi air tak jauh dari situ. Tanpa ragu, ia masuk ke dalam wadah tersebut dan melanjutkan tidurnya yang belum tuntas&lt;br /&gt; Beberapa jam kemudian, saat matahari sudah mulai mengintip dengan malu-malu, dan burung2 terbangun dari peraduannya, begitu juga dengan anak2 kecil yang sudah mulai menyusun rencana amal yauminya. Termasuk adik perempuan si anak kecil. Dia bermaksud melanjutkan menu masakannya yang tertunda kemaren. Panci rebusan sayurannya yang tergeletak di halaman belakang rumahnya segera diambilnya dan di letakkan diatas tumpukan api unggun, dia berharap bisa segera menyelesaikan menu masakannya hari ini. Tanpa dia ketahui ternyata panci rebusannya adalah tempat sang pangeran kodok bersembunyi. Perlahan tapi pasti, air di dalam panci tersebut menjadi panas dan akhirnya mendidih. Sang pangeran kodok tidak menyadari perubahan yang terjadi secara perlahan-lahan pada air tempat dia berada. Dia tetap menikmati perasaan bebasnya. Hingga saat tubuhnya sudah tidak sanggup lagi, akhirnya ia tersadar, bahwa air yang sekarang sedang dipakainya untuk berendah telah panas mendidih. Tapi terlambat!!! Sang pangeran kodok telah sangat tak berdaya untuk keluar dari panci tadi, dan…menemui kematiannya dengan sukses&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ikhwah fillah, cerita diatas hanya rekaan semata dari sebuah imajinasi yang kadang menggila, yang muncul karena terpicu kata-kata yang tercipta dengan tiba-tiba: “terbiasa, menggurita, hingga mati rasa.” &lt;br /&gt;Apa kaitannya dengan kita sehari-hari? Saya merasa bahwa cerita si pangeran kodok itu mungkin sedang terjadi pada diri kita (tepatnya saya!). terkadang saat ada yang secara frontal berusaha merenggut akidah kita, atau prinsip yang kita yakini, secara refleks kita pasti langsung bereaksi dan melawan (setidaknya menghindar dengan segera). Kita bisa lihat saudara-saudara kita di negeri-negeri yang dijajah kaum kafir, Palestina misalnya; bukankah disana dapat kita temui sebuah keadaan dimana semangat dan ruh yang sangat besar untuk mempertahankan kehormatan dan harga diri bangsa serta agama?karena musuh-musuh disana nyata dan terang-terangan. &lt;br /&gt;Sangat kontras dengan keadaan negeri-negeri muslim yang aman, tentram, gemah, ripah,lojinawi seperti Indonesia. Kita kadang merasa baik-baik saja dengan keadaan yang kita hadapi sekarang. Padahal, siapa yang bisa memastikan bahwa kita tidak seperti dalam posisi sang pangeran kodok? Tenang beristirahat, merasa bergembira, padahal kita sedang berada dalam kondisi yang tidak baik&lt;br /&gt;Apa hubungannya dengan tema diatas; terbiasa, menggurita, hingga mati rasa ? baiklah…akan saya coba jelaskan. Pernahkah kita merasa kesulitan keluar dari suatu keadaan yang kita senangi, padahal kita sadar bahwa keadaan itu tidak baik untuk kita, atau setidaknya tidak membawa manfaat apapun untuk kita? &lt;br /&gt; Tanyakanlah kepada games maniac, bagaimana rasanya melepaskan diri dari keasyikan bermain games. Pasti menyakitkan dan perlu energi besar untuk keluar dari kebiasaan itu. Walaupun tubuh lelah, mata mengantuk, perut lapar dan ada pekerjaan lain yang lebih penting untuk dikerjakan, tetapi karena kebiasaan yang menggurita, tetap saja pilihannya adalah main games.&lt;br /&gt; Tanyakanlah kepada orang yang terbiasa merokok; walaupun hampir dapat dipastikan bahwa ia tahu kalau : “merokok dapat menyebabkan kematian, serangan jantung,…dll” serta dapat membuat kantong kempes, pilihannya tetap pada : Lanjutkan!!! Karena semua syaraf di tubuhnya sudah mati rasa untuk bisa menerima nasehat itu&lt;br /&gt; Tanyakanlah kepada orang yang terbiasa bermalas-malasan, maka ketika ada sebuah pekerjaan yang ringan sekalipun, dia akan merasa bahwa itu pekerjaan yang luar biasa sulit.&lt;br /&gt; Lalu, apa yang harus ku tanyakan pada diri? Kebiasaan buruk yang sering kulakukan akhir-akhir ini yang tanpa sadar itu membuatku semakin terbiasa dan menikmatinya?…ya..aku terbiasa…semakin menggurita…hingga mati rasa (kebanyakan bercanda dan ngenet kurasa, walaupun ada tugas kantor dan paper yang harus segera dikejar, tetap aja nge-net)…Rabb, bimbing kami semua ke jalan yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(ditulis hanya untuk memastikan apakah saya masuk dalam big fat lier? Dan jawabannya ; yes, I am!) &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-1841107196879790940?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/1841107196879790940/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/06/terbiasamengguritahingga-mati-rasa.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/1841107196879790940'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/1841107196879790940'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/06/terbiasamengguritahingga-mati-rasa.html' title='Terbiasa…,Menggurita…,Hingga Mati Rasa…'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SjI6g9wyb3I/AAAAAAAAAIE/4gL8eR-_T6M/s72-c/Squidward_tentacles.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-8500952787906094609</id><published>2009-06-08T22:19:00.000-07:00</published><updated>2009-06-08T22:48:59.951-07:00</updated><title type='text'>Kita dan Pak Tua</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://hanazawals.blogspot.com"&gt;Oleh : Lisa Listiana (manajer Divisi Program LSK)&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/Si33nsQXc5I/AAAAAAAAAH0/KaeRkGZ64Mc/s1600-h/Hokage-Sarutobi-naruto-poster.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/Si33nsQXc5I/AAAAAAAAAH0/KaeRkGZ64Mc/s320/Hokage-Sarutobi-naruto-poster.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5345200594025411474" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkisah seorang pak tua yang eksis di suatu zaman di negeri antah berantah. Ia sangat sukaaa sekali dengan salah seorang pahlawan. Saking sukanya, pak tua itu pun meniru sedetil-detilnya sosok pahlawan yang diidolakannya itu. Ia mencoba berpakaian seperti sang pahlawan, dari raut, gaya rambut, bahkan janggut, semuanya Ia ikut, tak satupun luput.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, suatu hari, kerajaan pun mengadakan sebuah acara penghargaan khusus untuk para pahlawan. Sang raja memerintahkan siapapun, termasuk rakyat jelata dan hamba sahaya, tak ketinggalan para prajuritnya, untuk menominasikan orang-orang yang mereka anggap patut untuk diberikan penghargaan.&lt;br /&gt;Sampai pada akhir masa pencarian untuk orang-orang yang akan dinominasikan, sang Raja teringat akan seorang pahlawan, yang kebetulan adalah orang yang sama yang diidolakan oleh pak tua tadi. Apa yang terjadi?&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para prajurit akhirnya mendatangi sang raja dengan membawa seseorang yang miriiip sekali dengan pahlawan yang dicari itu. Pak tua pun merasa senang karena berhasil meyakinkan orang-orang bahwa dia memang mirip dengan pahlawan itu sampai-sampai orang mengira dialah sang pahlawan yang dicari-cari raja.&lt;br /&gt;Namun sang Raja tidak begitu saja percaya. Ia menguji pak tua itu dengan berbagai pertanyaan dan tes. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan terkuaklah kenyataan, bahwa pak tua itu hanyalah orang biasa yang berusaha menjadi semirip mungkin dengan tokoh yang diidolakannya. Bagaimanakah perasaan sang raja?&lt;br /&gt;Dia maaaaarrah besar! Dia pun menghukum pak tua itu karena berani-beraninya meniru sang pahlawan tanpa mengatakan yang sebenarnya bahwa dia hanyalah rakyat jelata. Raja murka bukan karena pak tua itu mengidolakan sang pahlawan, tapi Ia marah, karena pak tua itu tidak jujur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran yang bisa diambil adalah.. satu poin penting dalam proses hijrah kita. Kebanyakan dari kita adalah pak tua itu, yang terfokus untuk menghiasi diri dengan aktifitas-aktifitas lahiriah. Kita mungkin sudah berjilbab sempurna, lebar, dan bersahaja. Atau yang ikhwan, sudah berjanggut, isbal, dengan tanda sujud yang terlukis indah didahinya. Tilawah habis berjus-jus, sholat tidak pernah ketinggalan, Dhuha tidak pernah absen, puasa sehari buka sehari, bahkan tiap malam berhasil bangun lebih dulu dari pada cicak-cicak yang menempel didinding..&lt;br /&gt;Tapi..&lt;br /&gt;Sudahkah kita evaluasi, seberapa membekas itu semua dalam diri kita? Sudahkah itu semua memberikan pengaruh dalam dakwah kita, kampus kah atau sekolah..&lt;br /&gt;Coba lihat hati kita, adakah Raja' dan Khauf disana? Ketika bergaul dengan partner dakwah kita, ketika berinteraksi dengan objek dakwah kita, ketika menjalankan semuuuua amanah kita..&lt;br /&gt;Jangan-jangan, kita adalah pak tua itu, yang menghiasi diri kita dengan atribut-atribut dakwah, dari atas sampai bawah, dan kita pun terkejut, ketika menghadap Allah, Allah murka karena kita tidak jujur .. Allah pun membenamkan kita ke dalam api yang membara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang shiddiq adalah orang yang sibuk dengan batiniahnya walaupun Ia tidak meninggalkan proses lahiriahnya. Orang yang shiddiq adalah orang yang berusaha sampai titik penghabisan, yang ada dipikirannya adalah mendaki dan terus mendaki, ia ingin diakhir hidupnya, ia berada dititik pendakian yang tertinggi. Dan ia sadar, bahwa ia  tidak boleh merasa sudah meraih titik tertinggi, karena saat itulah ia akan terjatuh dari proses mendakinya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-8500952787906094609?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/8500952787906094609/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/06/kita-dan-pak-tua.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/8500952787906094609'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/8500952787906094609'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/06/kita-dan-pak-tua.html' title='Kita dan Pak Tua'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/Si33nsQXc5I/AAAAAAAAAH0/KaeRkGZ64Mc/s72-c/Hokage-Sarutobi-naruto-poster.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-4923302608247241044</id><published>2009-06-06T15:53:00.000-07:00</published><updated>2009-06-08T03:02:00.760-07:00</updated><title type='text'>Menulis gaya Big Fat Liar</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://galerilukisanmakna.blogspot.com"&gt;Oleh : Kanada Kurniawan (Manajer Divisi PSDM LSK)&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/Sir5oZXWhbI/AAAAAAAAAHk/asjeYzS3Nok/s1600-h/notepadpencil1199.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 225px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/Sir5oZXWhbI/AAAAAAAAAHk/asjeYzS3Nok/s320/notepadpencil1199.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344358380227429810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stop, jangan tanya mengapa judulnya aneh sangat hehehe ^_^&lt;br /&gt;Tahukah kamu suatu ciri yang pasti dimiliki oleh seorang muslim? Oke baiklah, memang banyak sih ciri seorang muslim, tapi maksud saya adalah ciri khas gitu lho, yang jika seorang muslim ngga memiliki ciri ini maka ke-muslim-annya bisa diragukan. Apa hayo?&lt;br /&gt;Kalo ditransliterasi dari bahasa inggris maka jadinya adalah “onist” namun dalam bahasa kita adalah jujur. Wih jangan terkejut ya, memang bener banget kalo seseorang yang ngga memiliki sifat jujur dalam dirinya maka ia ngga bakal masuk golongan orang Islam. Nah udah tau kan kenapa judul artikelnya kek gitu?&lt;br /&gt;Dubrak, masih blom tau juga?&lt;br /&gt;Baiklah saya akan coba bersabar hehehe&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Big Fat Layer adalah sebuah film yang di satu sisi bercerita tentang seorang lelaki berukuran kecil (baca : bocah) yang memiliki kemampuan berbohong luar biasa hingga mempu memanipulasi banyak hal. Namun disisi lain juga menceritakan betapa pentingnya sebuah kejujuran dan perjuangan untuk menghargainya.&lt;br /&gt;Nah dari sini kita akan coba menerapkannya dalam trik menulis. Yaitu menulis dengan jujur. Memang terlihat sederhana, namun terkadang jadi sedikit menggoda untuk diabaikan. Kemampuan untuk menulis dengan jujur akan memberikan ruh pada setiap tulisan yang dihasilkan. Menjadikannya semakin bermakna mungkin dikarenakan keberkahan di dalamnya. Ini terkait erat dengan kemampuan seseorang menilai dirinya sendiri dan juga memberikan penghargaan terhadap diri pribadi. Dan tentu tidak diragukan akan berujung pada keimanan yang sangat mendasar seperti yang telah disampaikan sebelumnya.&lt;br /&gt;Pernah membaca sebuah artikel yang ngga berasa? Nah bisa jadi tu artikel ditulis dengan setengah hati, ditulis dengan sembarangan atau malah ada sedikit ketidak jujuran di dalamnya. Ingatlah ketidak jujuran bak nila yang mencampuri susu. Ia akan merusaknya. So buat para menulis muslim mesti pandai pandai jaga diri dalam hal menuangkan &lt;a href="http://galerilukisanmakna.blogspot.com"&gt;makna dalam tulisan&lt;/a&gt;. Karena menurut pengalaman pribadi nih, adaaaaa aja godaan pada sudut sudut tertentu dalam tulisan untuk memberikan sedikit bumbu menyedap hehehe. Tapi percaya deh sedikit kekurangan dalam tulisan ngga akan jadi lebih baik jika dibumbui dengan ketidakjujuran, wokeh?&lt;br /&gt;Emang sih ada istilah Deklarasi Kebodohan dalam seni menulis yang biasa terjadi pada penulis pemula seperti saya ini hehehe. Hal ini terjadi memang karena dangkalnya ilmu si penulis. Tapi menurut saya pribadi nyang seperti ini ngga boleh bikin kita surut semangat. Justru mestinya dijadiin pembelajaran, gitu toh? Bikin kita semakin giat menulis, semakin giat belajar agar ngga terus terusan bikin Deklarasi Kebodohan.&lt;br /&gt;Jika kita menulis dengan jujur, maka tidak ada alasan untuk malu. Jika kita telah melakukan yang terbaik maka bukankah itu akan jadi hal yang bermanfaat untuk banyak orang? So ayo tingkatkan semangat menulismu dan berkaryalah untuk dirimu kemudian untuk orang lain.&lt;br /&gt;Oke deh segini dulu, jangan terlalu panjang ntar males bacanya. ^_^&lt;br /&gt;Pesan buat pengurus LSK : Sape nang tak ngirim tulisan di blog ni pokoknye tak diajak rihlah agi hehehehe (Cuma bercanda, tapi bisa juga jadi serius)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-4923302608247241044?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/4923302608247241044/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/06/menulis-gaya-big-fat-layer.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/4923302608247241044'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/4923302608247241044'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/06/menulis-gaya-big-fat-layer.html' title='Menulis gaya Big Fat Liar'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/Sir5oZXWhbI/AAAAAAAAAHk/asjeYzS3Nok/s72-c/notepadpencil1199.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-3674078511312135934</id><published>2009-05-01T17:01:00.000-07:00</published><updated>2009-05-01T17:19:51.043-07:00</updated><title type='text'>Seribu Nasehat</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Oleh : Kanada Kurniawan (Manajer Divisi PSDM LSK&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SfuPXCbKTJI/AAAAAAAAAHU/AVp1eFsONvs/s1600-h/nasehat.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SfuPXCbKTJI/AAAAAAAAAHU/AVp1eFsONvs/s320/nasehat.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331012209873669266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai sholat magrib di masjid, saya langsung pulang ke rumah. Udara yang panas semakin bikin pengen cepat mandi karena udah telat banget. Tapi begitu memasuki ruang keluarga terdengar suara musik yang saya tau pasti berasal dari televisi yang tetap menyala selama jam sholat magrib, tanda umy lupa matiin TV. Sepertinya acara musik, karena terdengar suara orang yang lagi nyanyi. Sekilas tertangk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ap oleh telinga bait liriknya yang berbunyi :&lt;br /&gt;Ribuan nasehat bla.. bla… bla… gitu deh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nangkepnya cuma satu baris aja hehe, tapi yang jelas yang nyanyiin lagu si Opi Andaresa. Nah sejenak saya jadi menunda untuk mandi karena terfikir beberapa hal tentang bait yang barusan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh beruntung jika ada orang yang dapet ribuan nasehat dari orang-orang di sekelilingnya. Andaikan saya  bisa jadi orang seperti itu mungkin akan jadi sangat bahagia. Bayangin aja jika ia dapet seribu nasehat,  berarti paling ngga orang tersebut punya 333 orang yang peduli terdapat dirinya dan kepedulian itu diwujudkan dengan usaha untuk membantu minimal berupa nasehat, ya ngga? Kenapa 333 orang? Karena saya fikir satu orang ngga akan ngasi nasehat lebih dari tiga kali. Nah beruntung banget kan punya 333 orang yang perhatian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya, berapa banyak kita dinasehati oleh orang di sekitar kita ? 1000, 100, 10, 1 orang atau malah ngga ada?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hari ini baru dapet dua nasehat dari dua orang berbeda. Sungguh bahagia rasanya dinasehati.  Ya mungkin karna nasehatnya ngga bikin bete juga sih hehehe, karena disampein dengan cara yang baik. Terlepas dari semua itu, saya jadi terfikir gimana ya supaya orang ngga segan atau enggan nasehati kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pengalaman orang akan ogah nasehati kita kalo kitanya ngga nerima nasehat dengan lapang dada. So biar banyak mendapat nasehat sebaiknya kita belajar untuk dengerin nasehat apapun yang disampein walau terasa pahit. Ya walaupun mungkin rada susah tersenyum kalo nasehatnya pahit, minimal kita ngga nunjukin rasa ngga seneng ma nasehat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kita juga bisa mengucapin terimakasih yang disampein dari hati yang paliiiiing dalem kalo ada orang yang nasehati kita. Nah yang ini, bahkan bisa bikin orang yang nasehati kita tersenyum. Selain kita dapet nasehat, kita juga bisa bikin orang yang nasehati kita tersenyum, wah bagus banget kan? Ucapan terimakasih memang dahsyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian jika ternyata nasehat yang diberikan kepada kita mampu menjadi solusi atas masalah yang kita hadapi, kita juga bisa mengucapkan terimakasih yang kedua kalinya kepada si pemberi nasehat. Ini bakal bikin ikatan hati yang semakiiiiiin kuat antara kita dan pemberi nasehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kita juga bisa lho meminta nasehat dari orang lain. Dari pengalaman pribadi, ternyata semakin banyak nasehat semakin bikin fikiran kita terbuka tentang banyak hal. Walaupun nasehat itu disampein oleh orang yang tak disangka sangka. Bahkan justru biasanya kita bakal denger hal hal yang baru tentang diri kita jika kita minta nasehat dari semakin nbanyak orang. Tapi ingat, siapin aja saringan tuk nasehat-nasehat itu karena blum tentu juga semua nasehat itu bagus buat diterapin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek sampingnya, kita bisa dinilai rendah hati hehehe. Tapi ingat ya itu bukan tujuannya, ntar malah ngga ikhlas bro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan terakhir tentunya kita juga mesti blajar ngasi nasehat yang baik baik buat banyak orang. nasehat yang ngga bikin bete, nasehat yang bikin kita tersenyum nasehat yang nyejukin hati dan yang pasti adalah nasehat yang benar bukan yang ngasal aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah mudah mudahan dengan ini semua, semakin banyak orang yang rajin ngasi nasehat buat kita dan itu berarti semakin banyak yang perhatian ma kita. Wokeh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segini dulu ya, semoga aja tulisan ini bermanfaat.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-3674078511312135934?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/3674078511312135934/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/05/seribu-nasehat.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/3674078511312135934'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/3674078511312135934'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/05/seribu-nasehat.html' title='Seribu Nasehat'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SfuPXCbKTJI/AAAAAAAAAHU/AVp1eFsONvs/s72-c/nasehat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-3919001334627060133</id><published>2009-04-28T06:14:00.000-07:00</published><updated>2009-04-28T06:53:37.037-07:00</updated><title type='text'>MENGURAI BENANG MASALAH</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;by : didi_ghifar@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {paren.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SfcHSHwg0BI/AAAAAAAAAHM/r7cPEk1xyhk/s1600-h/Benang+softy+cotton+thread.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 298px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SfcHSHwg0BI/AAAAAAAAAHM/r7cPEk1xyhk/s320/Benang+softy+cotton+thread.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329736691917836306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pussiiinnggg!!!!!”  Beberapa waktu lalu sms dengan bunyi seperti ini saya kirimkan buat seseorang yang kebetulan menanyakan suatu masalah disaat yang tidak tepat (hayoo..siape ye yang ngerase), mungkin kita sangat sering mengalami kejadian seperti tadi. Merasa tertekan dengan banyaknya amanah yang harus diselesaikan, waktu yang terbatas, dan hadirnya “ganguang-gangguan”  baru yang menambah mumet kepala, sekecil apapun gangguan itu. Hasilnya ? sebuah reaksi yang sebenarnya tidak harus diselesaikan secara tidak realistis dan tidak pada tempatnya (maksudnya kita yang punya masalah, orang lain yang terkena imbas nya). Karena mungkin penyebab masalahnya tidaklah serumit apa yang kita pikirkan. Hanya saja kita tidak menemukan cara yang tepat untuk menyelesaikannya.&lt;br /&gt;Masalah ? siapa yang tidak pernah punya masalah…? Semua orang pasti pernah merasakannya, dan…umumnya kita merasa masalah yang kita hadapi adalah yang paling berat dibandingkan dengan masalah orang lain. Dramatisasi masalah inilah yang kadang menimbulkan masalah baru&lt;br /&gt;Saya teringat dengan sebuah pelatihan yang saya ikuti sewaktu masih kuliah dulu. Saat itu peserta dibagi dalam kelompok2 kecil yang terdiri dari 4 – 7 orang, dan diberikan sebuah gulungan benang wol yang sudah dibuat kusut sebelumnya. Setiap kelompok diberi tugas untuk mengurai kekusutan benang itu dalam tempo yang sesingkat-singkatnya (proklamasi x…). Walhasil, semuanya sukses! ada yang sukses memecahkan misteri gulungan benang, dan ada yang sukses membuat gulungan benang itu makin kusut&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa tahun berlalu, saya mendapatkan ilmu baru dari pengalaman tadi (duh…lemot amat ya belajarnya), begini kira-kira yang saya tangkap :&lt;br /&gt;1. Saat pertama kali kita punya masalah, besar ataupun kecil, usahakan kita tahu penyebab/sumber nya (kalau dalam kamus “per benang an”, bahasanya ujung pangkal ). Semua masalah pasti ada penyebabnya. Semakin cepat kita mengetahui sumbernya, semakin mudah kita mengurai benang itu.&lt;br /&gt;2. Temukan “simpul-simpul keruwetan”. &lt;br /&gt;Gulungan benang ibarat kehidupan kita. Dan simpul-simpul kusut itu ibarat masalah. Tak semua sisi kehidupan kita terdiri dari simpul-simpul masalah. Simpul itu mungkin hanya beberapa. Tapi karena kita tak jeli melihatnya, kita anggap bahwa satu gulungan itu masalah semuanya.&lt;br /&gt;3. Buat list permasalahan. &lt;br /&gt;Tuangkan semua permasalahan yang sedang kita hadapi dalam point2 singkat. Setelah dihitung, kemungkinan besar masalah itu jumlahnya tidak terlalu banyak. Hanya saja bagi beberapa orang (terutama kaum hawa), sering terjadi sinetronisasi masalah (ini lebih panjang episodenya daripada dramatisasi). Akibatnya masalah yang sebenarnya gak banyak, gak ribet, dan gak penting untuk dipikirkan jadi panjaaaang…dan lamaaaa…&lt;br /&gt;4. Temukan team yang tepat untuk membantu menyelesaikan masalah. Tak semua masalah harus ditanggung sendiri, begitu pun sebaliknya. Tak semua masalah harus dibagi dan diceritakan kepada orang lain. Tergantung kebutuhannya. Jika memang masalah itu dapat diselesaikan dengan lebih baik jika ditangani oleh lebih dari satu orang, temukan orang yang tepat untuk membantu menguraikannya, jangan justru sebaliknya orang tersebut malah membuat gulungan benang tersebut makin kusut&lt;br /&gt;5. Masalah = hadiah&lt;br /&gt; Banyak orang yang menafsirkan mencoba menafsirkan fungsi dari masalah ; ahli manajemen mengatakan bahwa masalah dapat melatih seseorang memanajemen waktu dan diri mereka; para motivator mengatakan masalah dapat membuat seseorang memiliki kepribadian dan semangat yang lebih baik,  dan Allah punya bahasa indah untuk kita :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?.dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu. yang memberatkan punggungmu. Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu. Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan”(Q.S. Alam Nasyrah : 5-6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ikhwah fillah…kita pasti sadar betul bahwa masalah adalah sarana yang sangat efektif untuk mendekatkan diri kepada Allah. Ketika kita terbuai dengan kenikmatan yang tanpa henti yang diberikan Allah pada kita, perlahan tapi pasti terkadang kita semakin menjauhkan diri pada Allah. Mungkin Allah cemburu pada sikap kita. Karena itulah Allah memberikan kita masalah. Sebagai hadiah pada hamba-Nya yang lupa. Supaya ibadah kita bisa lebih khusyuk, agar doa kita tulus keluar dari hati, agar tak ada lagi hantu-hantu yang menjelma menjadi Tuhan dalam diri.&lt;br /&gt; Di beberapa riwayat diceritakan bahwa para shalafus shalihin banyak yang bersedih hati ketika dirinya tak kunjung mendapatkan masalah atau ujian dari Allah. Mereka berfikir, “apakah Allah sudah tidak sayang lagi pada ku, sehingga tidak memberiku masalah ??’ &lt;br /&gt; Jadi tak perlu risau dengan masalah. Karena itu adalah hadiah. Semakin besar masalah artinya semakin besar kepercayaan dan sayang Allah pada orang tersebut.  Setiap satu kesulitan yang Allah berikan, ada 2 kemudahan sebagai Imbalannya. Skenerio yang luar biasa bukan? Iyalah…siapa dulu yang membuat… Allah gitu loh…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Well, udahan ya. Mau belajar menjelang mid ntar malam. Semoga teman2 tetap semangat sesulit apapun tantangan yang ada didepan. Yakinlah bahwa masalah itu adalah sebuah sunatullah. Orang2 di luar sana juga pasti memilikinya. Tetapi bagi orang yang diberi Allah hidayah, masalah itu akan terasa indah, Insya Allah…amin ya Rabbal A`lamin (duh…jadi malu karena gak pernah diberi masalah berat sama Allah )&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-3919001334627060133?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/3919001334627060133/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/04/mengurai-benang-masalah.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/3919001334627060133'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/3919001334627060133'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/04/mengurai-benang-masalah.html' title='MENGURAI BENANG MASALAH'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SfcHSHwg0BI/AAAAAAAAAHM/r7cPEk1xyhk/s72-c/Benang+softy+cotton+thread.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-2140507698231594242</id><published>2009-03-31T06:00:00.000-07:00</published><updated>2009-03-31T06:19:27.801-07:00</updated><title type='text'>SAVE OUR BODY !!!</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;By : Diana Sari (Staff LSK yang Paling Menginspirasi)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SdIXsCsHWDI/AAAAAAAAAGE/Oi_qlXC9HCU/s1600-h/chibi_nine_tailed_fox_by_jen_jen_rose.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SdIXsCsHWDI/AAAAAAAAAGE/Oi_qlXC9HCU/s320/chibi_nine_tailed_fox_by_jen_jen_rose.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319340155281561650" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu`alaikum ikhwah fillah…..senang bisa menyapa antum semua. Pernah dengar kata2 ini sebelumnya? ”SAVE OUR BODY”.  Mungkin gak se popular  kata-kata save our planet atau save our young generation (ini kata2 paling popular di LSK). Wajar aja kalo gak tau. Bukan berarti antum gak gaul. Tapi emang baru mau dipopulerkan sekarang&lt;br /&gt; Ada apa dengan our body? Kenapa harus diselamatkan ? sepertinya biasa-biasa aja ya. Masih bisa “dipake” buat kerja rodi sehari semalam.&lt;span class="fullpost"&gt;ane punya beberapa alasan untuk mengangkat tema ini :&lt;br /&gt;1. Coba deh sekali-kali kita melakukan uji kesehatan sederhana untuk mengetes tingkat kesehatan kita. Misalnya : ukur denyut nadi dipergelangan tangan kita. Kalo kondisi tubuh kita lagi fit, nadi nya berdenyut 60-80 x per menit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. 70% tubuh kita terdiri dari cairan (udah tau dong iklannya), nah bayangkan kalo cairan yang seharusnya jumlahnya segitu ditubuh, tak bisa terpenuhi hanya karena kita malas minum. Lalu tubuh dapat cairannya dari mana coba? Pinjam dari tetangga? Kekurangan cairan inilah yang ternyata dapat menimbulkan banyak penyakit baru disebabkan ketidakseimbangan ditubuh kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?” &lt;br /&gt;Q.S. Al-Mulk : 3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Berapa banyak sebaiknya kita minum AIR PUTIH setiap hari ? (air putih loh…pelarut. Bukan air yang ditambah zat terlarut seperti teh, susu, es mamang, dll) menurut ahli kesehatan (bukan ane loh), kebutuhan air putih dapat diukur dari berat badan kita. Rumusnya : berat badan x 0,05 liter air. Misalnya berat badan kita 50 kg, maka air putih yang harus diminum minimal 2,5 liter/hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jujur aja deh…dalam sebulan ini berapa kali kita mengeluhkan sakit? Sepertinya ane akhir-akhir ini sangat sering mendengar banyak yang “bertumbangan”… padahal saat sedang sakit, sebenarnya “our body” sedang mengirim  sms pada kita. Gini kira-kira bunyinya: “friend, please dong perhatiin juga gue, jangan dipake aja terus”.&lt;br /&gt;4. Menjaga kesehatan adalah bagian dari ikhtiar kita, seperti doa yang minimal 17 x kita lantunkan pada Allah : “Ihdinassirathal mustaqim, tunjukilah kami jalan yang lurus”. Menurut ane, menjaga milik/ciptaan Allah, yaitu tubuh ini adalah bagian dari hidayah yang Allah berikan pada kita., yaitu jalan yang lurus (benar) yang dikehendaki Allah. Benar penggunaannya, benar pemanfaatannya. Sehingga ketika suatu saat nanti ketika kita ditanya Allah, kita punya jawaban yang benar atas semua fasilitas yang Allah titipkan untuk kita saat ini&lt;br /&gt;5. Seberapa banyak kita mengikuti  pola makan rasulullah???? Let`s check it out; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pola hidup sehat Rasulullah yang digambarkan oleh Prof. Dr. Mustofa Romadhon berdasarkan berbagai riwayat yang bisa dipercaya, adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;• Beliau bangun sebelum subuh untuk Qiymul lail, sehingga asupan awal ke tubuh beliau adalah udara sepertiga malam terakhir. Para pakar kesehatan menyatakan bahwa udara pada waktu ini sangat kaya akan oksigen, sehingga sangat bermanfaat untuk optimalisasi metabolisme tubuh, yang berpengaruh terhadap vitalitas seseorang dalam aktivitasnya sehari penuh. Itulah sebabnya orang yang yang memulai aktivitas dengan bangun subuh, biasanya menjalani hari dengan penuh semangat dan optimis.&lt;br /&gt;• Di pagi hari, Beliau menggunakan siwak untuk kesehatan mulut dan giginya. Siwak mengandung fluor alami yang sangat bermanfaat untuk kesehatan gigi dan gusi. Saat ini, ekstrak siwak dapat kita temui dalam pasta gigi, sehingga mudah untuk kita gunakan&lt;br /&gt;• Rasulullah membuka menu sarapannya dengan segelas air dingin dicampur sesendok madu asli yang luar biasa khasiatnya. Dalam Al-Quran, madu merupakan syifaa(obat) isim nakhiroh(menyeluruh) atas berbagai penyakit. Madu juga mengandung mikronutrisi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.&lt;br /&gt;• Masuk waktu dhuha(pagi menjelang siang), Rasulullah senantiasa mengonsumsi tujuh butir kurma ajwa’ (matang). Rasulullah pernah bersabda, “ Barang siapa makan tujuh butir kurma, maka akan terlindung dari racun”.&lt;br /&gt;• Menjelang sore hari, menu Rasulullah adalah cuka dan minyak zaitun yang dikonsumsi dengan makanan pokok seperti roti. Manfaatnya, diantaranya : mencegah lemah tulang, mencegah kepikunan, melancarkan sembelit, menghancurkan kolesterol, melancarkan perncernaan, dll.&lt;br /&gt;• Di malam hari, menu utama makan malam Rasulullah adalah sayur-sayuran. Secara umum, sayuran mengandung zat dan fungsi yang sama, yaitu menguatkan daya tahan tubuh dan melindunginya dari serangan penyakit.&lt;br /&gt;• Setelah makan, Beliau tidak langsung tidur. Beliau beraktivitas dahulu sehingga makanan yang dikonsumsi masuk ke lambung dengan cepat dan mudah dicerna. Rasulu pernah bersabda, “cairkan makanan kalian dengan berdzikir kepada Allah SWT dan sholat, serta janganlah kalian langsung tidur setelah makan, karena dapat membuat hati kalian menjadi keras” (HR. Abu Nu’aim dari Aisyah r.a)&lt;br /&gt;• Beberapa jenis makanan yang disukai Rasulullah tetapi Beliau tidak rutin mengkonsumsinya antara lain : tsarid (campuran roti daging dengan kuah air masak), buah yaqthin (labu air), buah anggur, dan hilbah (susu).&lt;br /&gt;• Rasulullah sering menyempatkan diri berolahraga, terkadang sambil bermain dengan anak dan cucunya. Olahraga diakui oleh para pakar kesehatan sangat bermanfaat bagi tubuh&lt;br /&gt;• Rasulullah tidak menganjurkan umatnya untuk bergadang. Beliau tidak menyukai berbincang dan makan sesudah waktu isya. Beliau tidur lebih awal supaya bisa bangun lebih pagi. Karena istirahat yang cukup, seperti tidur yang merupakan hak tubuh, dibutuhkan oleh tubuh.&lt;br /&gt;• Inti pola konsumsi Rasulullah adalah menghindari isrof (berlebihan) dalam makan dan minum. Beliau tidak pernah melakukan idkhol at thoam ‘ala thoam (makan lagi sesudah kenyang). Prof. Dr. Musthofa menekankan bahwa assyab’u (kenyang) bukanlah al imtila’ (memenuhi perut dengan makanan. Kenyang yang sebenarnya adalah tercukupinya tubuh oleh zat-zat yang dibutuhkannya sesuai dengan proporsi dan ukurannya&lt;br /&gt;• Berdasarkan riwayat, Aisyah r.a. pernah mengatakan, “ Dahulu Rasulullah saw tidak pernah mengenyangkan perutnya dengan dua jenis makanan. Ketika sudah kenyang dengan roti, beliau tidak akan makan kurma, dan ketika sudah kenyang dengan kurma, beliau tidak akan makan roti”. Penelitian membuktikan bahwa berkumpulnya makanan dalam perut telah melahirkan bermacam penyakit. Untuk itu, sangat penting bagi kita dalam mengkombinasikan makanan (food combining) dengan baik.&lt;br /&gt;Gimana ikhwah fillah ??? sudahkah kita mencoba resep Rasulullah? tawaran hidup sehat ala Rasulullah diatas sebenarnya bukan alternative loh. Tapi solusi utama yang seharusnya jadi referensi pertama kita. Kalo antum baca cerita kaum yahudi dalam membuat pola makan mereka, sebagian besar mereka mengikuti pola Rasulullah loh, dan kita? So… selamat datang air putih, madu, sayur.  Say good by to bakso ^-^ .(Wallahu`alam bi showab)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-2140507698231594242?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/2140507698231594242/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/03/save-our-body.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/2140507698231594242'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/2140507698231594242'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/03/save-our-body.html' title='SAVE OUR BODY !!!'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SdIXsCsHWDI/AAAAAAAAAGE/Oi_qlXC9HCU/s72-c/chibi_nine_tailed_fox_by_jen_jen_rose.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-2628607748308937462</id><published>2009-03-28T06:47:00.000-07:00</published><updated>2009-03-28T07:46:17.618-07:00</updated><title type='text'>Rujukan – Tempat Bertanya Dan Berbagi</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Oleh : Kanada Kurniawan (Manajer Divisi PSDM LSK)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/Sc43MZt1aSI/AAAAAAAAAF8/7FcBsc5pok0/s1600-h/1_285739409l.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 242px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/Sc43MZt1aSI/AAAAAAAAAF8/7FcBsc5pok0/s320/1_285739409l.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318248896172222754" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bismillahirrohmaanirrohiim.&lt;br /&gt;Kemarin dalam rapat divisi SDM ada suatu topik yang menarik, yaitu tentang rujukan. Kita bukan bicara rujukan dalam bentuk buku atau literatur, dan bukan pula surat rujukan rumah sakit tentunya. Rujukan yang dimaksud adalah suatu tahap kepribadian seorang. Yaitu ketika orang orang disekitar kita, tak perduli baik itu keluarga, sahabat, rekan kerja maupun teman kuliah, memberikan kepercayaan kepada kita sebagai tempat bertanya, tempat berbagi (baca: curhat), tempat meminta pertolongan untuk menyelesaikan masalah mereka.&lt;br /&gt;Trus emangnya kenapa? Emang penting?&lt;br /&gt;Yah lumayan pentinglah…&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tapi bisa jadi penting banget, tergantung cara kita memandangnya. Mungkin kita udah pada hapal julukan julukan yang disandang oleh Nabi Muhammad. Salah satunya adalah Al Amin. Nah bicara tentang julukan beliau ini, maka kita juga akan bicara tentang perkara rujukan. Karena apa? …..&lt;br /&gt;Tentu karena gelar Al Amin ini diberikan kepada beliau, salah satunya disebabkan beliau mampu menjadi rujukan oleh banyak orang. Beliau dipercaya menyelesaikan berbagai masalah. Beliau pun telah mampu menjadi teladan utama dikalangan bani Quraisy bahkan sebelum Islam datang.&lt;br /&gt;Maka dari itu, sebagai pengikut beliau, kita harus “ngikutin” juga kan sunah yang satu ini. Paling ngga kita berusahalah untuk jadi seperti beliau. Kita harus berusaha menjadi tempat bertanya untuk banyak orang.&lt;br /&gt;Oke, oke, tapi caranya gimana?&lt;br /&gt;Nah, untuk jadi tempat bertanya bagi banyak orang tentulah kita harus memiliki pengetahuan yang lebih banyak dari orang lain. So teruslah menimba ilmu, perbanyak membaca dan mendengar nasehat serta mengambil hikmah dari setiap kejadian. Agar Allah mencurahkan ilmu-Nya kepada kita.&lt;br /&gt;Kemudian &lt;br /&gt;Dalam rangka untuk menjadi rujukan kita juga mesti belajar banyak mengenai menjaga kepercayaan. Kita mesti pandai-pandai menjaga lisan, karena biasanya kepercayaan akan timbul kepada seseorang jika orang tersebut cakap menjaga lisan, bagus tutur katanya, tidak menyinggung bahkan mampu membuat kita merasa nyaman berdiskusi dengannya.&lt;br /&gt;Dan yang utama adalah jangan suka ngegosip. Kalau bahasa Islamnya Ghibah yaitu kita membicarakan seseorang, yang apabila orang itu mendengarnya maka ia membenci pembicaraan tersebut. Terlepas pembicaraan kita itu bener apa engga yah. Jika benar maka namanya ghibah, tapi kalo salah bisa jadi fitnah lo.&lt;br /&gt;Kemudian kebiasaan untuk mendengar keluh kesah orang lain juga jadi hal yang diperhitungkan. Karena pada sebagian orang, membagi masalah aja sudah cukup jadi obat yang mujarab untuk mengurangi beban masalah yang ditanggungnya. Bahkan tanpa memperoleh solusi sedikitpun dari kita. Maka dari itu sebagian besar problem solver memiliki kemampuan mendengar (dalam arti luas) yang sangat baik.&lt;br /&gt;Dan terakhir adalah tempat meminta pertolongan. Eit jangan salah sangka dulu, yang namanya meminta pertolongan tetep aja sama Yang Maha Penolong, Penguasa Semesta Raya bukan ama manusia.&lt;br /&gt;Tapi yang dimaksudkan di sini adalah kemampuan kita menebar rahmat Allah dengan cara memberikan pertolongan untuk orang lain.&lt;br /&gt;Iya deh, tapi tetep aja susah&lt;br /&gt;Iya memang sebagian orang menganggap memberi pertolongan itu susah tapi mana ada sih jalan menuju kebaikan yang mudah hehehe. Karena itu perlu membiasakan diri melakukannya. Mulai dengan hal kecil seperti bersedekah dan selalu berusaha berwajah ceria jika bertemu sahabat.&lt;br /&gt;Tahap selanjutnya, tergantung tahapan pembiasaan ini. Jika kita sudah terbiasa, ya udah deh semuanya jadi terasa semakin ringan setiap harinya.&lt;br /&gt;Biar ngga susah susah evaluasi, coba deh jawab beberapa pertanyaan ini :&lt;br /&gt;1. Seberapa sering orang tuamu menanyakan pendapatmu sebelum membuat keputusan penting dalam keluarga ?&lt;br /&gt;2. Seberapa sering orang lain berbagi rahasia pribadinya atau bahkan aibnya kepadamu ?&lt;br /&gt;3. Seberapa sering kamu dengan kesadaran yang tinggi mencoba membantu menyelesaikan orang lain? &lt;br /&gt;Nah mungkin itu aja sih beberapa hikmah yang dapat dipetik hari ini. Semoga aja dengan membacanya kita dapat mengambil manfaat yang banyak ya. Sekian dulu &lt;br /&gt;Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokaatuh&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-2628607748308937462?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/2628607748308937462/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/03/rujukan-tempat-bertanya-dan-berbagi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/2628607748308937462'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/2628607748308937462'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/03/rujukan-tempat-bertanya-dan-berbagi.html' title='Rujukan – Tempat Bertanya Dan Berbagi'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/Sc43MZt1aSI/AAAAAAAAAF8/7FcBsc5pok0/s72-c/1_285739409l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-2324479924156000251</id><published>2009-03-18T19:54:00.000-07:00</published><updated>2009-03-18T20:04:56.385-07:00</updated><title type='text'>Kasih Sayang Seperti Mentari</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Oleh : Iman Santosa (staff Divisi Program LSK)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/ScG2AWDgnmI/AAAAAAAAAFs/9IXn1SOCYEw/s1600-h/ksjsjjs.bmp"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 265px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/ScG2AWDgnmI/AAAAAAAAAFs/9IXn1SOCYEw/s320/ksjsjjs.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5314729152310451810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kasih ibu kepada beta&lt;br /&gt;Tak terhingga sepanjang masa&lt;br /&gt;Hanya memberi tak harap kembali&lt;br /&gt;Bagai  sang surya menyinari dunia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu di atas mungkin sudah sering kita dengar. Sebuah lagu anak yang sangat popular. Terdengar sederhana memang, namun jika kita renungkan dan coba selami maknanya, akan kita temukan  sebuah pesan indah bagi kita semua.&lt;br /&gt;Begitulah cinta seorang ibu. Sehingga tidak pernah salah pepatah yang mengatakan kasih anak sepanjang galah, tapi kasih ibu sepanjang jalan. Karena cinta dan kasih seorang anak selalu dapat di ukur. Ia bisa dikalkulasikan dalam hitungan-hitungan materi. Ia berbatas dan putus. Tetapi tidak demikian cinta seorang ibu. Ia akan mengalir sepanjang jalan. Sepanjang kehidupan masih berjalan. Bahkan terkadang melampaui batasan-batasan waktu dan usia.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Seorang pemuda menemui khalifah Umar bin Khatab. Ia adalah pemuda yang soleh. Begitu mencintai ibunya. Di gendongnya ibunya yang lumpuh itu kemanapun sang ibu ingin pergi. Dibersihkannya ibunya tersebut dari semua hadast. Disuapinya sang ibu dengan makanan yang terbaik yang ia miliki. Diperlakukannya ibunya tersebut dengan penuh kasih. Dan semuannya ia lakukan dengan penuh ikhlas. Semuanya dilakukan karena rasa cintanya pada sang ibu dan hanya mengharapkan ridho Allah. Namun entah apa yang mendorongnya hari itu bartanya kepada Umar : “Apakah pengabdianku sudah cukup untuk membalas budi ibuku?”&lt;br /&gt;Umar bin Khatab lalu menjawab : “Tidak! Tidak cukup! Karena kamu melakukannya sembari menunggu kematiannya, sementara ibumu merawatmu sembari mengharap kehidupanmu.”&lt;br /&gt;Demikianlah, tidak ada kata cukup untuk membalas cinta seorang ibu. Tidak ada budi yang sepadan dengan kasih sayang yang diberikan ibu kita. Karena cintanya berasal dari pertaruhan. Cinta yang lahir diantara hidup dan mati. Ia lalu tumbuh dalam harapan dan do’a.&lt;br /&gt;Tidaklah heran jika kemudian posisinya begitu istimewa. Kewajiban mencintai orang tua dan berbuat baik kepadanya, di turunkan oleh Allah persis setelah perintah tauhid. Keridhaannya selalu  berimbas pada keridhaan Allah.&lt;br /&gt;Ibu adalah sosok manusia yang paling pantas mendapat cinta kasih terbaik kita. Sebab kita semuanya mengerti bahwa yang sekarang mengalir di urat nadi kita adalah juga darahnya. Didalamnya terangkum begitu besar pengorbanan dan cinta. Maka sudah seharusnya, jika cinta kepadanya kita letakan di tempat yang tinggi. Lebih dari cinta kepada ayah, saudara, istri dan orang-orang lain yang kita kasihi. Letaknya hanya setingkat dibawah cinta pada Allah dan Rasul-Nya. Bukanlah benda yang dianggap keramat seperti pohon, batu, keris dan kuburan tempat untuk meminta dan memohon do’a. Semuanya itu tidak mengabulkan apa-apa. Karena di dunia ini tidak ada yang lebih keramat dari pada do’a seorang ibu. Karena do’anya langsung terdengar kelangit ketujuh. Karena do’a seorang ibu selamanya terkabul. Dan kita semua maklum, karena memang cinta seorang ibu pada anaknya sangatlah sempurna, makanya wajar jika do’anya juga terkabul begitu sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya memberi tak harap kembali&lt;br /&gt;Bagai sang surya menyinari dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasih ibu memang seperti mentari. Ia abadi, tidak punya sekat dan batas. Tanpa jeda dan spasi. Cintanya punya satu perhentian saja, yaitu ketika Allah sudah menyuruhnya berhenti.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-2324479924156000251?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/2324479924156000251/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/03/kasih-sayang-seperti-mentari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/2324479924156000251'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/2324479924156000251'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/03/kasih-sayang-seperti-mentari.html' title='Kasih Sayang Seperti Mentari'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/ScG2AWDgnmI/AAAAAAAAAFs/9IXn1SOCYEw/s72-c/ksjsjjs.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-803609603208077842</id><published>2009-03-18T19:48:00.000-07:00</published><updated>2009-03-19T01:59:44.067-07:00</updated><title type='text'>Hhh..Cinta..lagi-lagi..</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Oleh : Lisa Listiana (manajer Divisi Program LSK)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/ScG3O_lBzuI/AAAAAAAAAF0/9RrcHkj8Pi8/s1600-h/Love_heart_uidaodjsdsew.gif"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 258px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/ScG3O_lBzuI/AAAAAAAAAF0/9RrcHkj8Pi8/s320/Love_heart_uidaodjsdsew.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5314730503486688994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Masalah klasik yang selalu jadi hantu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maksudnya menghantui gitu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu adek saya cerita, tentang kedekatannya dengan seseorang (baca: lawan jenis)..hmm..sebenarnya inilah masalah yang selalu ingin saya hindari (baca: atasi).. Cinta terhadap lawan jenis - yang notabene belum halal - menjadi masalah/momok .. Yang terus terjadi..terus berulang..terutama diusia-usia remaja, apalagi SMA..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya..gak normal namanya kalo gak pernah jatuh cinta..&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk manusia yang sudah menyelami dunia tarbiyah pun masih saja sering terjebak (seperti yang sudah dibahas secara tegas, lugas dan terpercaya (ciee..) oleh &lt;a href="http://akhwatzone.multiply.com/journal/item/152/Ukhti_Ada_Apa_Ini?replies_read=66"&gt;saudara saya&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, untuk adek-adek yang belum bisa menyatakan komitmennya terhadap dakwah..tentu cara dan kebijakan untuk mengatasinya akan berbeda..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau diinstruksikan untuk segera melupakannya, tentu sulit bagi mereka, yang ada malah mereka akan mulai menjauhi kita karena sikap anti dan defensif kita terhadap hal yang berbau VMJ membuat mereka alergi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya saya coba memposisikan diri sebagai adek saya itu..sehingga yang saya sarankan kepadanya adalah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, berhenti atau paling tidak, mengurangi kontak dg si dia, mulai memilah dan memilih, mana sms yang perlu direspon..mana yang gak perlu dan gak penting-penting amat untuk dibalas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, cari kesibukan sebanyak mungkin..agar fokus nya pun teralihkan ke hal-hal yang lebih bermanfaat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, menahan diri dari memulai kontak dengan si dia..yah..walaupun sakit..tapi pasti bisa dan harus bisa..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar beberapa hal tersebut, adek saya itu malah hampir menangis..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm.. Jadi bingung saya v_v'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, saya bilang..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jangan menangis dek..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sabar..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah akan menggantikan rasa sakit itu dengan hadiah yang jauuuh lebih indah.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya dia pun mulai tenang..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hh..cinta-cinta…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah menunjukkan kepada kita semua arti cinta yang sebenarnya dan memahamkannya kedalam dada kita..karena percuma..kita tahu..tapi tidak paham kenapa kita harus melabuhkan cinta hanya untuk Nya dan hanya karena Nya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan semoga..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah mengilhamkan hati-hati kita untuk hanya mencintai Nya saja..karena, mahabbatullah itu karunia..hadiah dari Allah..gak bisa asal di dapat..gak bisa, dengan mengatakan "Aku cinta Allah" tanpa benar-benar diresapi didalam dada, karena itu akan jadi bohong.. just lips service..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah mentaujih saya lewat masalah orang-orang yang ada disekeliling saya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, saya mendapat jawaban dari sinyal-sinyal yang Allah berikan lewat orang lain..dan memang..harus kita sendiri yang mencari jawaban itu, karena sebenarnya..setiap pertanyaan..telah Allah jawab..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggal kita sendiri, yang sadar ato nggak..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahua'lam bishowab..&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-803609603208077842?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/803609603208077842/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/03/hhhcintalagi-lagi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/803609603208077842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/803609603208077842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/03/hhhcintalagi-lagi.html' title='Hhh..Cinta..lagi-lagi..'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/ScG3O_lBzuI/AAAAAAAAAF0/9RrcHkj8Pi8/s72-c/Love_heart_uidaodjsdsew.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-8343278221054459547</id><published>2009-03-18T19:45:00.000-07:00</published><updated>2009-03-18T19:48:07.059-07:00</updated><title type='text'>Jihad Seorang Ibu</title><content type='html'>Rasulullah SAW bersabda, ''Setiap jerih payah istri di rumah sama nilainya dengan jerih payah suami di medan jihad.'' (HR Bukhari dan Muslim). Pada dasarnya, Islam telah memberikan keistimewaan kepada para istri untuk tetap berada di rumahnya. Untuk mendapatkan surga-Nya kelak, para istri cukup berjuang di rumah tangganya dengan ikhlas. Tetesan keringat mereka di dapur dinilai sama dengan darah mujahid di medan perang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi ibu rumah tangga kedengarannya memang sepele dan remeh, hanya berkecimpung dengan urusan rumah dari A-Z, namun siapa sangka banyak sekali kebaikan dan hikmah yang dapat diperoleh. Ibulah yang mengambil porsi terbesar dalam pembentukan pribadi sebuah generasi.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertumbuhan suatu generasi bangsa pertama kali berada di buaian para ibu. Di tangan ibu pula pendidikan anak ditanamkan dari usia dini, dan berkat keuletan dan ketulusan ibu jualah bermunculan generasi-generasi berkualitas dan bermanfaat bagi bangsa dan agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Islam, ini adalah tugas besar, namun sangat mulia dan akan dipertanggungjawabkan di akhirat. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, ''Seorang istri pemimpin di rumah suaminya dan dia bertanggung jawab atas kepemimpinannya.'' (HR Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, kebanyakan wanita modern saat ini tidak menyukai aktivitas rumah tangga. Mereka lebih bangga bekerja di luar rumah karena beranggapan tinggal di rumah identik dengan ketidakmandirian dan ketidakberdayaan ekonomi. Maka, jadilah peran ibu di rumah dianggap rendah, dan tidak sedikit ibu rumah tangga yang malu-malu ketika ditanya apa pekerjaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun seorang wanita tidak bekerja setelah lulus sarjana, ilmunya tidak akan sia-sia, sebab ia akan menjadi ibu sekaligus pendidik bagi anak-anaknya. Kebiasaan berpikir ilmiah yang ia dapatkan dari proses belajar di bangku kuliah itulah yang akan membedakannya dalam mendidik anak. Seorang ibu memang harus cerdas dan berkualitas, sebab kewajiban mengurus anak tidak sebatas memberi makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia harus mampu merawat dan mendidik anak-anaknya dengan benar, penuh kasih sayang, kesabaran, menempanya dengan nilai dan norma agama agar sang anak mampu menghindar dari pengaruh lingkungan dan kemajuan teknologi yang merusak akal dan akhlaknya. Hal itu hanya dapat dilakukan oleh seorang ibu yang cerdas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Republika, 21 April 2008&lt;br /&gt;Oleh : Siti Yuliati &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-8343278221054459547?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/8343278221054459547/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/03/jihad-seorang-ibu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/8343278221054459547'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/8343278221054459547'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/03/jihad-seorang-ibu.html' title='Jihad Seorang Ibu'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-7113813661624071245</id><published>2009-03-18T19:28:00.000-07:00</published><updated>2009-03-18T19:32:37.597-07:00</updated><title type='text'>Sudahkah Rizki kita berkah</title><content type='html'>Pernah tidak mengalami ketakutan akan kekurangan atau tidak memiliki rejeki,&lt;br /&gt;saya sering mengalaminya, saya sering merasa memiliki penghasilan tapi cuma&lt;br /&gt;numpang lewat, abis gajian saya pos-poskan uang pada keperluan masing masing&lt;br /&gt;dan akhir tengah bulan terkadang tidak memiliki cukup uang terkadang sering&lt;br /&gt;juga kembang-kempis. tapi ada sesuatu yang luar biasa yang saya rasakan&lt;br /&gt;walaupun kondisi kantong kembang kempis tapi alhamdulillah saya bisa&lt;br /&gt;melewati setiap bulan dengan selamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang sahabat yang ternyata pendapatanya lebih besar dari ternyata&lt;br /&gt;tidak pernah bisa menabung, dan malah memiliki banyak hutang, loh kenapa...?&lt;br /&gt;dari sebuah obrolan yang panjang sahabat saya bercerita bahwa dia mendapat&lt;br /&gt;uang dari Gaji+"ngobjek" . kenapa "ngobjek" saya kasih tanda kutip, karena&lt;br /&gt;usahanya adalah mencari lebih dengan cara yang tidak halal, misal dia&lt;br /&gt;mencari lembur, padahal tidak ada kerjaan, dia diam-diam mengambil barang&lt;br /&gt;bekas perusahaan utuk dijual kembali. Beliau ikut belanja, ketika perusahaa&lt;br /&gt;meminta untuk belanja untuk keperluan kantor.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat saya bercerita bahwa ketika dia mendapat pendapatan yang lebih dari&lt;br /&gt;cukup dari hasil ngobyeknya, setiap bulan banyak saja pengeluaran yang harus&lt;br /&gt;dikeluarkan, misal ketika kendaraanya/ barangya rusak,atau dia/keluarga&lt;br /&gt;terkena penyakit, atau adanya pembelian suatu barang yang sebenernya tidak&lt;br /&gt;dia butuhkan (laper mata). dari diskusi singkat tersebut akhirnya kami&lt;br /&gt;menyadari bahwa kita tidak bisa berhitung bahwa risky yang banyak akan&lt;br /&gt;membuat kita bisa mencukupi semua kebutuhan hidup kita. yang diperlukan&lt;br /&gt;adalah sebuah riski yang berkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan rizki yang berkah ini Insya Allah kita terjaga dari&lt;br /&gt;perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh Allah SWT, serta di berikan&lt;br /&gt;kelapangan manfaat dari sesuatu yang kita miliki. Rizki yang berkah tidak&lt;br /&gt;harus berjumlah besar, tapi riski yang berkah memberi manfaat sangat banyak,&lt;br /&gt;saya memiliki satu contoh lagi tentang riski yang berkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang sahabat berprofesi sebagai guru swasta, dengan penghasilan Rp&lt;br /&gt;1.200.000, walau masih diatas UMR, gaji diatas terbilang sangat minimi apa&lt;br /&gt;lagi sahabat saya memiliki 2 orang anak untuk dinafkahi, tetapi&lt;br /&gt;alhamdulillah sahabat saya itu selalu bersukur dengan apa yang dimilikinya,&lt;br /&gt;tidak lupa mengeluarkan zakat 2,5% tiap bulanya, dan sungguh luar biasa&lt;br /&gt;sahabat saya ini tidak kekurangan, dan memiliki motor, dan bisa mengambil&lt;br /&gt;Kredit rumah. luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibanding sahabat yang saya ceritakan pertama atau diatas jujur memiliki&lt;br /&gt;gaji Rp.2.000.000 dan belum menikah, tapi apa yang terjadi jangankan untuk&lt;br /&gt;mengambil kredit rumah untuk kehidupanya 1 bulan pun terkadang sahabat yang&lt;br /&gt;saya sebutkan diatas harus mencari hutangan sebelum tanggal gajian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau di ibaratkan sebuah laporan rugi/laba rizky yang berkah adalah&lt;br /&gt;pendapata bersih yang diterima setelah biaya-biaya tidak terduga dan pajak&lt;br /&gt;atau kata lainya rizky yang berkah adalah rizky bersih (net) sedangkan rizky&lt;br /&gt;yang tidak berkah itu adalah pendapatan kotor sebelum biaya yang dikeluarkan&lt;br /&gt;dan pajak, jadi rizky yang tidak berkah adalah rizky kotor. Lalu maksudnya&lt;br /&gt;apa Rizky yang berkah itu oleh Allah SWT kita diberikan dengan tidak adanya&lt;br /&gt;pemotongan biaya, semua biaya ditanggung Allah, maksudnya seperti contoh&lt;br /&gt;sahabat guru saya Alhamdulillah motor yang dimilikinya tidak pernah&lt;br /&gt;rusak/awet walau motor yang dimilikinya hanya sebuah motor usang, sedang&lt;br /&gt;motor sahabat satu lagi juga memiliki motor dengan keluaran mutakhir tetapi&lt;br /&gt;anehnya motornya sering keluar masuk bengkel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari satu kasus kerusakan motor saja apa yang saya bilang biaya rizky berkah&lt;br /&gt;itu ditanggung Allah maka jika pengeluran untuk perbaikan sebut saja&lt;br /&gt;Rp.300.000, maka pengahasilan sahabat saya yang mendapat Rp.2.000.000 akan&lt;br /&gt;berkurang menjadi Rp.1.700.000, karena adanya biaya perbaikan motor. belum&lt;br /&gt;lagi kesehatan sahabat saya yang guru itu yang selalu prima, dan saya akui&lt;br /&gt;sahabat saya yang satu sering terkena penyakit maag,atau tidak enak badan.&lt;br /&gt;dan hal itu juga sebuah pengurangan lagi, sehingga akhirnya sahabat saya&lt;br /&gt;mendapat rezeky yang minus, beda dengan sahabat saya yang guru tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapat dilihat bahwa Rizky berkah itu adalah rizky bersih yang memang hak&lt;br /&gt;dari kita, sedang rizky tidak berkah adalah rizky yang kotor yang akan&lt;br /&gt;dikurangi oleh biaya-biaya yang tidak terduga. maka mulailah kita mencari&lt;br /&gt;rezeki yang berkah. lalu apa yang harus dilakukan untuk mendapat rizky yang&lt;br /&gt;berkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.) Carilah rezeki dengan cara yang benar ada pepatah "uang setan akan di&lt;br /&gt;makan jin" mulailah mencari rezeki dengan cara yang benar&lt;br /&gt;2.) Selalu bersyukur dengan apa yang diberikan oleh Allah, walaupun itu&lt;br /&gt;hanya terlihat sedikit. karena sedikit itu adalah rezeky bersih yang kita&lt;br /&gt;terima&lt;br /&gt;3.) Keluarkan Sesuatu yang bukan hak kita (zakat penghasilan 2,5%)&lt;br /&gt;4.) Belanjakan Rezeki kita dijalan yang benar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percuma memiliki harta yang banyak tetapi tidak berkah, banyak contoh telah&lt;br /&gt;dipertontonkan, kurang apa para pejabat yang korupsi, tetapi dari harta yang&lt;br /&gt;tidak berkah akan ada biaya yang besar yang harus ditanggungnya, mulai dari&lt;br /&gt;keutuhab keluarga, kesehatan keluarga, biaya-biaya yang tidak terduga, yang&lt;br /&gt;akan membuatnya menjadi sia-sia belaka. jangan tergiur dengan cara mudah&lt;br /&gt;mendapat rezeki, karena hanya akan mendatangkan bencana, tidak kah sebuah&lt;br /&gt;bencana ketika seorang yang korupsi tertangkap polisi, tersiar di media&lt;br /&gt;cetak. atau bencana yang akan datang silih berganti, Lihatlah bagaimana&lt;br /&gt;kebakaran telah menghanguskan harta benda, kebanjiran menghancurkan&lt;br /&gt;kepemilikan, gempa menenggelamkan yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah Yang Maha Luas Karunia-nya lagi Maha Tinggi, akan&lt;br /&gt;menguji setiap hamba-Nya dengan rizki yang telah Ia berikan kepadanya.&lt;br /&gt;Barangsiapa yang ridha dengan pembagian Allah Subhanahu wa Ta’ala, maka&lt;br /&gt;Allah akan memberkahi dan melapangkan rizki tersebut untuknya. Dan&lt;br /&gt;barangsiapa yang tidak ridha (tidak puas), niscaya rizkinya tidak akan&lt;br /&gt;diberkahi” [HR Ahmad dan dishahihkan oleh Al-Albani]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka mari kita cari keberkahan rizky dari Allah SWT, bukan banyaknya Rizki&lt;br /&gt;dengan cara yang haram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-- &lt;br /&gt;Best Regard&lt;br /&gt;Erwin Arianto,SE&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-7113813661624071245?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/7113813661624071245/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/03/sudahkah-rizki-kita-berkah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/7113813661624071245'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/7113813661624071245'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/03/sudahkah-rizki-kita-berkah.html' title='Sudahkah Rizki kita berkah'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-6381971586544650806</id><published>2009-03-17T18:06:00.000-07:00</published><updated>2009-03-17T18:11:08.945-07:00</updated><title type='text'>Perkataan Bijak Beberapa Wanita Mulia</title><content type='html'>Perkataan yang baik, jawaban yang bijak dan spontanitas yang terarah dengan kandungan isi yang berbobot, makna yang mendalam dan arti yang terukur merupakan indikasi akal, kebijaksanaan dan kecermatan seseorang. Di bawah ini adalah kumpulan perkataan dan sikap dari para wanita sahabat yang menunjukkan semua itu&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Khadijah binti Khuwailid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepulang menerima wahyu di goa Hira, Rasulullah saw diliputi ketakutan dan kekhawatiran, sampai di rumah Rasulullah berkata kepada Khadijah, “Selimuti aku, selimuti aku”. Khadijah menyelimutinya sehingga beliau tenang, lalu beliau menceritakan kepada Khadijah peristiwa yang baru saja dialaminya. Rasulullah berkata, “Aku takut terhadap diriku”. Khadijah menjawab, “Demi Allah, tidak akan, Allah tidak akan menghinakanmmu selamanya, engkau menyambung silatur rahim, memikul kesulitan, membantu orang tidak berpunya, memuliakan tamu dan membantu kesulitan dalam kebenaran”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Aisyah binti Abu Bakar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aisyah berkata, “Ya Rasulullah, bagaimana menurutmu apabila engkau singgah di sebuah lembah di mana di sana terdapat rerumputan yang telah dijamah oleh ternak gembalaan dan rerumputan yang belum dijamah. Di lembah manakah engkau melepas untamu?” Nabi SAW menjawab, “Di rerumputan yang belum dijamah.” Maksudnya adalah bahwa Rasulullah SAW tidak menikah dengan gadis selainnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Aisyah binti Thalhah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Hasan bin Ali berkata kepada istrinya Aisyah binti Thalhah, “Urusanmu berada di tanganmu.” Aisyah istrinya menjawab, “Selama dua puluh tahun ia berada di tanganmu. Kamu menjaganya dengan baik. Ketika ia berada di tanganku maka aku tidak menyia-nyiakannya sesaat pun dan aku telah memberikannya kepadamu.” Al-Hasan mengagumi jawabannya dan tidak menceraikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Asma’ binti Yazid al-Asyhaliyyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asma’ binti Yazid mendatangi Rasulullah SAW, sementara beliau di antara para sahabatnya. Asma’ berkata, “Aku korbankan bapak dan ibuku demi dirimu ya Rasulullah. Saya adalah utusan para wanita kepadamu. Sesungguhnya Allah mengutusmu kepada seluruh laki-laki dan wanita, maka mereka beriman kepadamu dan kepada Tuhanmu. Kami para wanita selalu dalam keterbatasan, sebagai penjaga rumah, tempat menyalurkan hasrat dan mengandung anak-anak, sementara kalian – kaum laki-laki – mengungguli kami dalam shalat jum’at, shalat berjamaah, menjenguk orang sakit, mengantar jenazah, berhaji setelah sebelumnya sudah berhaji dan yang lebih utama adalah jihad fi sabilillah. Dan jika salah seorang dari kalian pergi haji atau umrah atau jihad maka kamilah yang menjaga harta kalian, yang menenun pakaian kalian, yang mendidik anak-anak kalian. Bisakah kami menikmati pahala dan kebaikan ini sama seperti kalian?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi SAW memandang para sahabat dengan seluruh wajahnya. Kemudian beliau bersabda, “Apakah kalian pernah mendengar ucapan seorang wanita yang lebih baik pertanyaannya tentang urusan agamanya daripada wanita ini?” mereka menjawab, “Ya Rasulullah, kami tidak pernah menyangka ada wanita yang bisa bertanya seperti dia.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi SAW menengok kepadanya dan bersabda, “Pahamilah wahai ibu. Dan beritahu para wanita di belakangmu bahwa ketaatan istri kepada suaminya, usahanya untuk memperoleh ridhonya dan kepatuhannya terhadap keinginannya menyamai semua itu.”&lt;br /&gt;Asma’ berlalu dengan wajah berseri-seri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Asma’ binti Umais&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ali bin Abu Thalib menikahi Asma’ binti Umais RA. Kedua putranya Muhammad bin Ja’far dan Muhammad bin Abu Bakar saling membanggakan diri. Masing-masing berkata, “Aku lebih mulia darimu, bapakku lebih baik daripada bapakmu.” Ali berkata kepada Asma’, “Wahai Asma’ kamu yang menjadi pengadil di antara mereka berdua.” Asma’ berkata, “Aku tidak melihat pemuda Arab yang lebih baik daripada Ja’far, dan aku tidak melihat orang tua yang lebih baik daripada Abu Bakar.” Ali berkata, “Kamu tidak menyisakan sedikit pun bagi kami. Seandainya kamu berkata lain niscaya aku akan memarahimu.” Asma’ berkata, “Sesungguhnya tiga orang di mana kamu adalah yang paling muda adalah orang-orang terpilih.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Asma’ binti Abu Bakar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asma’ binti Abu Bakar RA mempunyai sepotong baju peninggalan Rasulullah SAW, ketika Abdullah bin Az-Zubair terbunuh, baju itu pergi menghilang. Asma’ berkata, “Hilangnya baju itu lebih berat bagiku daripada terbunuhnya Abdullah.” Ternyata baju itu berada di tangan seseorang dari kota Syam, orang tersebut berkata, “Aku tidak akan mengembalikannya kecuali jika Asma’ memohonkan ampunan untukku.” Asma’ berkata, “Bagaimana aku memohon ampunan untuk pembunuh Abdullah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka berkata, “Dia bersedia mengembalikan baju itu.” Asma’ berkata, “Katakan kepadanya agar datang.” Lalu laki-laki itu datang dengan membawa bajunya diiringi Abdullah bin Urwah, cucu Asma’. Asma’ berkata, “Berikan baju itu kepada Abdullah.” Lalu dia memberikannya. Asma’ bertanya, “Wahai Abdullah, apakah bajunya sudah di tanganmu?” Abdullah menjawab, “Ya.” Asma’ berkata, “Semoga Allah mengampunimu wahai Abdullah.” Maksud Asma’ adalah Abdullah bin Urwah cucunya, bukan laki-laki tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Ummu Ma’bad&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ummu Ma’bad adalah seorang wanita yang mana Rasulullah dan Abu Bakar pernah singgah minum padanya pada saat hijrah ke Madinah, Ummu Ma’bad berkata tentang Rasulullah SAW,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku melihat seorang laki-laki yang tampan, berbadan tegap, berwajah cerah, berkepala sedang, tidak besar tidak pula kecil, berakhlak mulia, berbudi pekerti baik, berbola mata hitam, bulu matanya panjang, bersuara sedikit serak, putih matanya sangat putih, hitam matanya sangat hitam, kedua alisnya melengkung dan hampir bertemu, lehernya panjang, jenggotnya lebat, jika diam dia diliputi oleh ketenangan, jika dia berbicara dia dinaungi o kewibawaan, ucapannya manis, tegas, tidak pendek, tidak bertele-tele, kata-katanya seperti untaian mutiara yang tertata rapi, dari jauh dialah orang yang paling tampan dan menawan, dari dekat dialah orang yang paling manis dan baik, berbadan sedang, mata tidak mencelanya karena kepanjangan dan mata tidak menjelekkannya karena kependekan, seperti dahan pohon di antara dua pohon yang pendek dan panjang, paling indah dipandang dari tiga, paling harum baunya. Dia memiliki teman-teman yang menghormatinya, jika dia berbicara mereka mendengar ucapannya, jika dia memerintah mereka berlomba-lomba melaksanakannya, mereka berbondong-bondong membantu dan melayaninya, tidak bermuka masam dan tida lemah pendapat.(Dari: ar-Rahiq al-Makhtum dan Adz-Dzakiyat, Qasim Asyur)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://www.alsofwah.or.id/index.php?pilih=lihatsastra&amp;id=17 &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-6381971586544650806?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/6381971586544650806/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/03/perkataan-yang-baik-jawaban-yang-bijak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/6381971586544650806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/6381971586544650806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/03/perkataan-yang-baik-jawaban-yang-bijak.html' title='Perkataan Bijak Beberapa Wanita Mulia'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-8917320098740529087</id><published>2009-03-17T18:00:00.000-07:00</published><updated>2009-03-17T18:02:41.706-07:00</updated><title type='text'>Kematian Hati</title><content type='html'>(alm) Ust. Rahmat Abdullah  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang tertawa tanpa (mau) menyadari sang maut sedang mengintainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang cepat datang ke shaf shalat layaknya orang yang amat merindukan kekasih. Sayang ternyata ia datang tergesa-gesa hanya agar dapat segera pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti penagih hutang yang kejam ia perlakukan Tuhannya. Ada yang datang sekedar memenuhi tugas rutin mesin agama. Dingin, kering dan hampa, tanpa penghayatan. Hilang tak dicari, ada tak disyukuri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari jahil engkau disuruh berilmu dan tak ada idzin untuk berhenti hanya pada ilmu. Engkau dituntut beramal dengan ilmu yang ALLAH berikan. Tanpa itu alangkah besar kemurkaan ALLAH atasmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersanjungkah engkau yang pandai bercakap tentang keheningan senyap ditingkah rintih istighfar, kecupak air wudlu di dingin malam, lapar perut karena shiam atau kedalaman munajat dalam rakaat-rakaat panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersanjungkah engkau dengan licin lidahmu bertutur, sementara dalam hatimu tak ada apa-apa. Kau kunyah mitos pemberian masyarakat dan sangka baik orang-orang berhati jernih, bahwa engkau adalah seorang saleh, alim, abid lagi mujahid, lalu puas meyakini itu tanpa rasa ngeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asshiddiq Abu Bakar Ra. selalu gemetar saat dipuji orang. "Ya ALLAH, jadikan diriku lebih baik daripada sangkaan mereka, janganlah Engkau hukum aku karena ucapan mereka dan ampunilah daku lantaran ketidaktahuan mereka", ucapnya lirih.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada orang bekerja keras dengan mengorbankan begitu banyak harta dan dana, lalu ia lupakan semua itu dan tak pernah mengenangnya lagi. Ada orang beramal besar dan selalu mengingat-ingatnya, bahkan sebagian menyebut-nyebutnya. Ada orang beramal sedikit dan mengklaim amalnya sangat banyak. Dan ada orang yang sama sekali tak pernah beramal, lalu merasa banyak amal dan menyalahkan orang yang beramal, karena kekurangan atau ketidaksesuaian amal mereka dengan lamunan pribadinya, atau tidak mau kalah dan tertinggal di belakang para pejuang. Mereka telah menukar kerja dengan kata.&lt;br /&gt;Dimana kau letakkan dirimu?&lt;br /&gt;Saat kecil, engkau begitu takut gelap, suara dan segala yang asing. Begitu kerap engkau bergetar dan takut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesudah pengalaman dan ilmu makin bertambah, engkaupun berani tampil di depan seorang kaisar tanpa rasa gentar. Semua sudah jadi biasa, tanpa rasa.&lt;br /&gt;Telah berapa hari engkau hidup dalam lumpur yang membunuh hatimu sehingga getarannya tak terasa lagi saat ma'siat menggodamu dan engkau meni'matinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam-malam berharga berlalu tanpa satu rakaatpun kau kerjakan. Usia berkurang banyak tanpa jenjang kedewasaan ruhani meninggi. Rasa malu kepada ALLAH, dimana kau kubur dia ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di luar sana rasa malu tak punya harga. Mereka jual diri secara terbuka lewat layar kaca, sampul majalah atau bahkan melalui penawaran langsung. Ini potret negerimu : 228.000 remaja mengidap putau. Dari 1500 responden usia SMP &amp; SMU, 25 % mengaku telah berzina dan hampir separohnya setuju remaja berhubungan seks di luar nikah asal jangan dengan perkosaan. Mungkin engkau mulai berfikir "Jamaklah, bila aku main mata dengan aktifis perempuan bila engkau laki-laki atau sebaliknya di celah-celah rapat atau berdialog dalam jarak sangat dekat atau bertelepon dengan menambah waktu yang tak kauperlukan sekedar melepas kejenuhan dengan canda jarak jauh" Betapa jamaknya 'dosa kecil' itu dalam hatimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemana getarannya yang gelisah dan terluka dulu, saat "TV Thaghut" menyiarkan segala "kesombongan jahiliyah dan maksiat"?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat engkau muntah melihat laki-laki (banci) berpakaian perempuan, karena kau sangat mendukung ustadzmu yang mengatakan " Jika ALLAH melaknat laki-laki berbusana perempuan dan perempuan berpakaian laki-laki, apa tertawa riang menonton akting mereka tidak dilaknat ?"&lt;br /&gt;Ataukah taqwa berlaku saat berkumpul bersama, lalu yang berteriak paling lantang "Ini tidak islami" berarti ia paling islami, sesudah itu urusan tinggallah antara engkau dengan dirimu, tak ada ALLAH disana?&lt;br /&gt;Sekarang kau telah jadi kader hebat.&lt;br /&gt;Tidak lagi malu-malu tampil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Justeru engkau akan dihadang tantangan: sangat malu untuk menahan tanganmu dari jabatan tangan lembut lawan jenismu yang muda dan segar. Hati yang berbunga-bunga didepan ribuan massa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua gerak harus ditakar dan jadilah pertimbanganmu tergadai pada kesukaan atau kebencian orang, walaupun harus mengorbankan nilai terbaik yang kau miliki. Lupakah engkau, jika bidikanmu ke sasaran tembak meleset 1 milimeter, maka pada jarak 300 meter dia tidak melenceng 1 milimeter lagi ? Begitu jauhnya inhiraf di kalangan awam, sedikit banyak karena para elitenya telah salah melangkah lebih dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang mau menghormati ummat yang "kiayi"nya membayar beberapa ratus ribu kepada seorang perempuan yang beberapa menit sebelumnya ia setubuhi di sebuah kamar hotel berbintang, lalu dengan enteng mengatakan "Itu maharku, ALLAH waliku dan malaikat itu saksiku" dan sesudah itu segalanya selesai, berlalu tanpa rasa bersalah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang akan memandang ummat yang da'inya berpose lekat dengan seorang perempuan muda artis penyanyi lalu mengatakan "Ini anakku, karena kedudukan guru dalam Islam adalah ayah, bahkan lebih dekat daripada ayah kandung dan ayah mertua" Akankah engkau juga menambah barisan kebingungan ummat lalu mendaftar diri sebagai 'alimullisan (alim di lidah)? Apa kau fikir sesudah semua kedangkalan ini kau masih aman dari kemungkinan jatuh ke lembah yang sama?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa beda seorang remaja yang menzinai teman sekolahnya dengan seorang alim yang merayu rekan perempuan dalam aktifitas da'wahnya? Akankah kau andalkan penghormatan masyarakat awam karena statusmu lalu kau serang maksiat mereka yang semakin tersudut oleh retorikamu yang menyihir ? Bila demikian, koruptor macam apa engkau ini? Pernah kau lihat sepasang mami dan papi dengan anak remaja mereka.&lt;br /&gt;Tengoklah langkah mereka di mal. Betapa besar sumbangan mereka kepada modernisasi dengan banyak-banyak mengkonsumsi produk junk food, semata-mata karena nuansa "westernnya" . Engkau akan menjadi faqih pendebat yang tangguh saat engkau tenggak minuman halal itu, dengan perasaan "lihatlah, betapa Amerikanya aku".&lt;br /&gt;Memang, soalnya bukan Amerika atau bukan Amerika, melainkan apakah engkau punya harga diri.&lt;br /&gt;Mahatma Ghandi memimpin perjuangan dengan memakai tenunan bangsa sendiri atau terompah lokal yang tak bermerk. Namun setiap ia menoleh ke kanan, maka 300 juta rakyat India menoleh ke kanan. Bila ia tidur di rel kereta api, maka 300 juta rakyat India akan ikut tidur disana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini datang "pemimpin" ummat, ingin mengatrol harga diri dan gengsi ummat dengan pameran mobil, rumah mewah, "toko emas berjalan" dan segudang asesori. Saat fatwa digenderangkan, telinga ummat telah tuli oleh dentam berita tentang hiruk pikuk pesta dunia yang engkau ikut mabuk disana. "Engkau adalah penyanyi bayaranku dengan uang yang kukumpulkan susah payah. Bila aku bosan aku bisa panggil penyanyi lain yang kicaunya lebih memenuhi seleraku"&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-8917320098740529087?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/8917320098740529087/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/03/kematian-hati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/8917320098740529087'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/8917320098740529087'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/03/kematian-hati.html' title='Kematian Hati'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-1352968340444148969</id><published>2009-03-17T17:44:00.000-07:00</published><updated>2009-03-17T17:55:50.049-07:00</updated><title type='text'>Surat Abi buat Annisa</title><content type='html'>Annisa anakku,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Abi menulis surat ini, Abi tak tahu apakah kelak kamu akan membacanya atau tidak. Sengaja Abi tuliskan hal ini karena Abi yakin bahwa diantara manusia yang banyak ada orang-orang yang akan dapat mengambil pelajaran dari kita. Walaupun pilihan Allah terhadap kita sudah jelas, tetap saja Abi berharap semoga Allah menjauhkan kita dari sifat sombong dan takabur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Abi memutuskan untuk membantu kerja nabi kita, Abi menyadari bahwa cepat atau lambat kamu akan mendapatkan bahwa Abi tidak cukup punya waktu untuk membantumu belajar, bermain atau bersenda gurau sebagaimana yang dulu pernah kita lakukan. Selepas itu barangkali orang yang tidak tahu akan menyangka bahwa Abi adalah orang yang tidak peduli lagi dengan keluarganya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam keadaan seperti ini, Abi tetap merasa bahwa kamu tahu betapa Abi sayang padamu. Ketika Abi mengurusmu, Abi tidak tahu apakah Abi termasuk orang tua yang tegar atau tidak. Saat kamu demam, Abi takut Allah segera memanggilmu pulang ke haribaan-Nya. Selepas berdoa untuk kesembuhanmu, Abi justru merasa malu karena tak kuasa membendung air mata yang gugur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada banyak hari yang telah lalu kamu dapati bahwa Abi belum pulang saat kantuk mengusaimu. Dan ketika kamu bangun, kita pun hanya punya sedikit masa untuk buat persiapan, yakni saat Abi pergi kerja dan kamu pergi ke sekolah. Kalau saja bukan karena Ummi yang sering mendesak Abi dengan ‘ancamannya’ barangkali Abi tidak punya waktu meskipun satu malam untuk berbual denganmu.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maafkan Abi bila sampai saat ini Abi tidak memberimu waktu lapang sebagaimana kebanyakan anak sebayamu mendapatkannya. Bila Abi tidak sedang keluar di tempat lain atau di negeri lain, kamu dapati Abi sibuk dengan urusan dakwah di kampung kita atau sekitarnya. Meskipun demikian Ummi biasanya tahu kemana Abi pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali kamu menyangka bahwa Abi terlalu keras dalam mendidikmu lewat Ummi. Sebagaimana saudara2-mu yang lain, kamu harus cukup merasa puas dengan cerita kawan2-mu di sekolah tentang tayangan televisi kegemaran anak2 sebayamu. Kamu juga belajar merasa puas dengan sedikitnya bekal ketika sekolah. Akan tetapi barangkali inilah yang terbaik yang dapat Abi berikan untuk menjadikanmu tegar dan mandiri pada satu hari nanti dengan ijin Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abi yakin bahwa Allah selalu menepati janji-Nya. Dia terlalu agung untuk mengingkari janji2-Nya sendiri. Dia robb kita yang maha pemelihara, maha kaya lagi maha memberi. Dan bila Abi memutuskan bahwa dakwah adalah kerja utama kita, itupun karena Abi yakin dengan ketetapan-Nya yang sempurna. Dan bila abi tetap bekerja sebagai buruh, itupun karena Abi yakin bahwa dengan cara inilah dakwah boleh diusahakan mengikuti kemampuan kita. Allah ‘menghantar’ kita ke tempat kita tinggal saat ini sebagaimana Dia mengutus nabi dan rasul-Nya kepada kaumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali kamu memendam banyak cerita tentang kesulitan yang timbul di dalam keluarga kita akibat kerja ini. Barangkali juga kamu merekam banyak kejadian yang menyedihkanmu karena bertambahnya kesibukan yang berhubungan dengan dakwah. Namun demikian, hendaknya kamu selalu ingat bahwa Allah swt selalu memberikan kesusahan kepada orang2 yang dicintai-Nya. Dengannya Allah swt menurunkan sifat2 yang bila seseorang memilikinya maka dapat dipastikan bahwa Allah bersamanya. Bukankah Allah bersama orang yang sabar, Allah bersama orang yang takwa, Allah bersama orang yang ikhlas? Sifat2 seperti inilah yang Dia hendak turunkan kepada kita dan para da’i-Nya di seluruh alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi ini, setelah pulang dari mengantarkanmu ke madrasah hafidzah selama 7 hari di tempat yang jauh, Abi berkesempatan meneleponmu. Sungguh, dari suaramu Abi tidak lagi khawatir akan kebaikanmu. Kamu tertawa bersama kawan2-mu yang ikut ‘nimbrung’ di telepon. Kamu telah mendapatkan tempat yang cocok untuk masa depanmu. Semua ini adalah karunia dari Allah yang maha pengasih dan maha penyayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Annisa, jaga dirimu baik2 nak. Abi tidak melupakan kerja besar yang telah kamu buat beberapa tahun yang lalu atas Son Lie, kawan sebayamu, justru pada saat Abi tidak bersamamu. Abi tidak tahu hikmah yang bagaimana yang telah Allah berikan kepadamu sehingga dalam beberapa bulan saja Son Lie beserta mamah-papahnya (yang datang dari Beijing) dapat memeluk Islam di tanganmu. Kamu belum lagi akil baligh, namun Allah telah memberimu satu cahaya yang dapat menerangi orang yang ada dalam kegelapan. Abi bersyukur kepada Allah atas karunia ini. Abi bangga memilikimu, nak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka bila kamu susah, janganlah kamu mengadukannya kepada siapapun sebelum kamu datang kepada Allah. Bila kamu sakit, janganlah kamu berobat sebelum kamu ‘menanyakan’ sakitmu kepada robb-mu. Bila kamu dalam kekurangan, perbaikilah amal2-mu, dengan demikian Allah akan mencukupkanmu bahkan melebihkanmu dengan apa saja yang disukai-Nya bagimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalulah berdoa agar Allah melimpahkan kekuatan dan bantuan-Nya bagi Abi dalam menolong agama-Nya. Insya Allah Abi terus belajar dalam mengikuti contoh teladan kita, nabi Muhammad saw. Doakan juga kebaikan bagi Ummi. Semoga Allah mencatatmu sebagai anak yang berbakti kepada kedua orangtuamu hingga Dia sendiri ridho kepadamu dan ridho kepada Abi dan Ummi, orangtuamu. Subhanallah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam,&lt;br /&gt;Abi dan Ummi&lt;br /&gt;Pattaya, 10/06/2003&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-1352968340444148969?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/1352968340444148969/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/03/surat-abi-buat-annisa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/1352968340444148969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/1352968340444148969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/03/surat-abi-buat-annisa.html' title='Surat Abi buat Annisa'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-7993080792660944091</id><published>2009-03-17T17:42:00.000-07:00</published><updated>2009-03-17T17:44:36.767-07:00</updated><title type='text'>Surat Ahmadinejat (Presiden Iran) Kepada George W. Bush (Presiden AS), 7 May 2006</title><content type='html'>Tehran, 7 May 2006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuan George. W. Bush, Presiden Amerika Serikat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa waktu Saya sempat berpikir, bagaimana bisa kontradiksi yang tidak dapat diingkari dalam kancah dunia internasional ini, di mana masyarakat dan pada khususnya di kalangan politik dan mahasiswa, dapat di benarkan. Banyak sekali pertanyaan-pertanyaan tentang hal ini yang tak terjawab. Karena itu saya kemudian memutuskan agar sebagian dari kontradiksi dan pertanyaan-pertanyaan itu bisa saya tanyakan. Mungkin akan ada kesempatan untuk membenarkan masalah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah bisa; pengikut Nabi Isa A.S. sebagai salah satu Nabi besar ilahi dapat berpegang teguh dengan hak-hak asasi manusia dengan menjadikan Liberalisme sebagai model peradaban dengan memperluas persenjataan nuklir dan pembunuhan massal untuk menunjukkan ketidaksetujuannya dan menjadikan peperangan melawan terorisme sebagai slogannya?&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya, untuk membentuk masyarakat yang satu dan universal tetap harus diusahakan. Sebuah masyarakat yang akan diperintah oleh Nabi Isa A.S. dan orang-orang baik di muka bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pada saat yang sama;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negara-negara diserang. Jiwa, kehormatan, keberadaan orang-orang dan nilai-nilai kemudian runtuh. Sebagai contoh, hanya dikarenakan adanya sebuah kemungkinan keberadaan beberapa orang pelaku kriminal di sebuah desa, kota atau bersama sebuah iring-iringan, seluruh desa, kota dan iring-iringan harus dibabat habis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau dengan kemungkinan keberadaan senjata pemusnah massal di sebuah negeri lalu negeri tersebut dikuasai? Sekitar ratusan ribu masyarakat negara itu harus tewas. Sumber-sumber air, pertanian dan industri rusak dan sekitar 180.000 pasukan militer tinggal di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehormatan yang dimiliki oleh rumah-rumah masyarakat telah dihancurkan dan mungkin sekitar lebih dari 50 tahun sebuah negara menjadi terkebelakang. Dengan anggaran belanja seperti apa? Dengan menghabiskan miliaran dolar dari harta kekayaan sebuah negara dan sebagian negara yang lain atau dengan mengirimkan puluhan ribu pemuda sebagai pasukan penyerang. Meletakkan mereka di tempat pembunuhan serta menjauhkan mereka dari keluarganya, mengotori tangan mereka dengan darah orang lain, menekan jiwa mereka sehingga setiap hari sejumlah dari mereka melakukan tindakan bunuh diri. Ketika mereka kembali ke negara mereka masing-masing tersiksa dan tertekan di sertai dengan penyakit yang beragam. Sebagian lainnya telah terbunuh dan jenazah mereka telah diterima oleh keluarga mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya dengan alasan adanya senjata pemusnah massal, sebuah tragedi besar telah tercipta baik untuk masyarakat yang negaranya dijajah atau penjajah. Sementara pada akhirnya jelas bahwa senjata pemusnah massal tidak pernah ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun tetap saja bahwa Saddam Husein adalah seorang diktator dan pembunuh. Namun tujuan peperangan yang dilakukan bukan untuk menumbangkannya tapi usaha untuk menemukan senjata pembunuh massal yang sudah diumumkan sebelumnya. Saddam dalam rangkaian ini telah tumbang. Masyarakat sekitarnya merasa senang dengan tumbangnya Saddam. Pada peperangan yang dipaksakan kepada Iran, Saddam di bantu dan dibela oleh Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuan Presiden...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin Anda telah tahu bahwa saya hanya seorang dosen. Mahasiswa saya sering mempertanyakan bagaimana aksi-aksi yang ada ini disesuaikan dengan nilai-nilai yang telah disampaikan di awal surat saya dengan agama Nabi Isa A.S. seorang Nabi perdamaian dan kasih sayang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang tertuduh dan dipenjara Guantanamo yang tidak bakal diadili secara adil, tidak memiliki akses untuk mendapat pembelaan dari seorang pengacara. Keluarga mereka tidak diperkenankan untuk melihat mereka dan di luar dari negaranya sendiri diisolir sementara tidak ada pengawasan internasional untuk mereka. Tidak jelas posisi mereka; apakah mereka adalah dipenjara, tawanan perang, tertuduh ataukah orang-orang yang telah dihukum?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pengawas Uni Eropa mengakui adanya penjara-penjara misterius di Eropa. Saya tidak dapat menerima penculikan dan penahanan orang-orang di penjara-penjara misterius itu tanpa adanya sebuah sistem peradilan yang berlaku di dunia. Dan saya tidak pernah mengerti bagaimana aksi-aksi yang telah dilakukan sesuai dengan nilai-nilai yang telah saya sebutkan di atas. Dengan ajaran-ajaran Nabi Isa A.S. ataukah hak-hak asasi manusia ataukah dengan nilai-nilai Liberalisme?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pemuda, mahasiswa dan masyarakat banyak mempertanyakan tentang fenomena bernama Israel. Pasti sebagian dari pertanyaan-pertanyaan itu telah Anda dengar. Dalam sejarah tercatat banyak negara yang telah dijajah. Namun salah satu fenomena kontemporer masa kita adalah sebuah pembentukan negara baru dengan masyarakat yang baru pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para mahasiswa berkata, 60 tahun yang lalu tidak pernah ada negara dengan nama ini. Dokumen-dokumen dan peta geografi dunia yang lama ditunjukkan oleh mereka sambil berkata, kami telah berusaha sedemikian rupa mencarinya namun kami tidak menemukan sebuah negara yang bernama Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya terpaksa menuntun mereka agar mempelajari lagi tentang perang dunia pertama dan kedua. Sekali waktu seorang mahasiswa berkata, pada perang dunia kedua puluhan juta manusia tewas. Berita-berita perang dengan cepat disebarkan dari kedua belah pihak yang berperang. Masing-masing memberitakan kemenangannya dan kekalahan lawan. Setelah perang dunia kedua selesai mereka mengklaim bahwa ada enam juta orang Yahudi tewas. Enam juta orang yang sekurang-kurangnya dari dua juta kepala keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita andaikan saja bahwa berita ini benar. Apakah kesimpulan logisnya adalah pembentukan sebuah negara Israel di kawasan Timur Tengah dan atau membela mereka habis-habisan? Bagaimana menganalisa dan menginterpretasikan fenomena semacam ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuan Presiden...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda pasti telah mengetahui dengan anggaran belanja dan pesan-pesan yang seperti apa sehingga Israel terbentuk;&lt;br /&gt;• Dengan terbantainya ribuan jiwa.&lt;br /&gt;• Dengan mengungsikan jutaan jiwa penduduk asli kawasan.&lt;br /&gt;• Dengan penghancuran ratusan ribu hektar sawah, kebun zaitun dan penghancuran kota-kota dan tanah-tanah subur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tragedi ini tidak hanya terbatas pada masa pembentukan saja. Sangat disayangkan selama 60 tahun hal ini berjalan dan akan terus berlanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rezim yang dibentuk ini bahkan tidak memiliki rasa belas kasihan terhadap anak-anak. Rumah-rumah dihancurkan, rencana teror tokoh-tokoh Palestina dengan terlebih dahulu mengumumkannya serta memenjarakan ribuan orang-orang Palestina. Fenomena ini pada abad-abad terakhir bila tidak dikatakan sulit dicari tandingannya maka tentunya tidak ada bandingannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan besar lainnya dari kebanyakan masyarakat adalah ini. Mengapa rezim yang seperti ini masih harus dibela?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah pembelaan rezim yang semacam ini merupakan salah satu ajaran Nabi Isa A.S. atau sesuai dengan nilai-nilai Liberalisme?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan apakah memberikan hak untuk menentukan nasib sendiri di tanah Palestina kepada pemilik aslinya baik yang tinggal di Palestina maupun di luar dan baik mereka itu Islam, Yahudi dan atau Kristen, bertentangan dengan demokrasi, hak-hak asasi manusia dan ajaran-ajaran para Nabi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila tidak bertentangan mengapa usulan referendum tidak pernah disetujui?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya dengan pilihan rakyat Palestina telah terbentuk pemerintahan di tanah Palestina. Semua pengawas yang tidak memihak mengukuhkan bahwa pemerintah terpilih dipilih oleh rakyat. Dengan tanpa disangka pemerintah terpilih ditekan sedemikian rupa agar menerima negara bernama Israel dan tidak lagi meneruskan perjuangan serta melanjutkan program pemerintah sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya pemerintah terpilih saat ini sejak awal mengumumkan kebijakannya seperti yang diinginkan, apakah masyarakat Palestina akan memilih mereka? Apakah sikap yang semacam ini di hadapan pemerintah Palestina sesuai dengan nilai-nilai di atas? Demikian pula masyarakat bertanya-tanya, mengapa resolusi PBB yang telah diputuskan di dewan keamanan PBB terhadap Israel selalu diveto?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuan Presiden...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda mengetahui bahwa saya hidup bersama rakyat dan punya hubungan dengan mereka. Kebanyakan dari masyarakat Timur Tengah, yang dengan berbagai bentuk, melakukan hubungan dengan saya. Mereka melihat kebijakan ganda yang ada ini tidak sesuai dengan logika apapun. Bukti-bukti menunjukkan bagaimana kebanyakan masyarakat di kawasan dari hari ke hari semakin marah dengan kebijakan yang dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak bermaksud untuk menyampaikan banyak pertanyaan, namun saya ingin menunjukkan beberapa poin yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa setiap kemajuan keilmuan dan teknologi di kawasan Timur Tengah dianggap dan di promosikan sebagai ancaman terhadap rezim Israel? Apakah usaha ilmiah dan penelitian bukan merupakan hak-hak dasar masyarakat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemungkinan Anda memiliki pengetahuan tentang sejarah. Selain abad pertengahan pada bagian mana dari sejarah dan di mana, kemajuan ilmu dan teknologi dianggap sebagai sebuah kejahatan? Apakah dengan mengandaikan kemungkinan dipakainya ilmu dan teknologi untuk maksud-maksud militer dapat menjadi alasan untuk menentang ilmu dan teknologi? Bila kesimpulan yang demikian adalah benar, maka seluruh ilmu harus ditentang bahkan fisika, kimia, matematika, kedokteran, arsitektur dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam masalah Irak telah terjadi kebohongan. Hasilnya apa? Saya tidak ragu bahwa semua manusia meyakini bahwa kebohongan adalah hal yang tidak terpuji. Anda sendiri tidak akan senang bila orang lain berdusta terhadap Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuan Presiden...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah masyarakat di Amerika Latin memiliki hak untuk mempertanyakan mengapa selalu ada usaha untuk tidak menyetujui pemerintahan terpilih dari rakyat dan pada saat yang sama adanya pembelaan bagi mereka yang ingin melakukan kudeta terhadap pemerintahan terpilih. Mengapa ancaman selalu diarahkan kepada mereka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat Afrika adalah masyarakat yang punya etos kerja, kreatif dan memiliki potensi. Mereka dapat berperan penting dalam menjamin kebutuhan dan kemajuan materi dan maknawi masyarakat dunia. Kemiskinan dan kepapaan di sebagian besar Afrika menjadi kendala terbesar untuk dapat memainkan peran penting tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah mereka berhak untuk mempertanyakan, mengapa kekayaan luar biasa dan barang tambang mereka dijarah padahal mereka lebih membutuhkan dari orang lain? Apakah aksi-aksi semacam ini sesuai dengan ajaran Nabi Isa dan hak-hak asasi manusia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat Iran yang berani dan beriman juga memiliki banyak pertanyaan. Salah satunya; Kudeta 28 Murdad terhadap pemerintahan waktu itu pada lima puluh dua tahun yang lalu, berhadap-hadapan dengan revolusi Islam dan menjadikan kedutaan Amerika menjadi markas besar, dengan memiliki ribuan dokumen, yang membela mereka yang tidak setuju dengan Republik Islam, melindungi Saddam Husein dalam perang terhadap Iran, penembakan pesawat penumpang Iran, menyandera harta masyarakat Iran, ancaman-ancaman yang semakin meningkat dengan menunjukkan ketidaksetujuan serta kemarahan atas kemajuan ilmu dan teknologi serta nuklir masyarakat Iran, padahal semua orang Iran gembira dengan kemajuan negara mereka dan mengadakan acara untuk keberhasilan mereka. Masih banyak lagi pertanyaan yang semacam ini dan untuk menjelaskannya di surat ini tidak saya cantumkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuan Presiden...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa 11 September benar-benar merupakan peristiwa yang mengerikan. Pembunuhan terhadap orang-orang tak berdosa di bagian mana saja dari dunia ini selalu menyakitkan dan sangat disayangkan. Pemerintah kami pada waktu itu mengumumkan rasa kebencian terhadap pelaku kejadian dan sekaligus mengucapkan belasungkawa kepada mereka yang ditinggalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua negara memiliki kewajiban untuk melindungi jiwa, harta dan kehormatan rakyatnya. Seperti yang dikatakan bahwa negara Anda memiliki sistem keamanan, penjagaan dan informasi yang luas dan canggih. Bahkan para penentang yang berada di luar negeri pun diburu. Operasi 11 September bukan operasi yang mudah. Apakah konsep dan pelaksanaan operasi tersebut dapat bekerja tanpa kerja sama dengan sistem informasi dan keamanan dan atau pengaruh yang luas di sana dapat terjadi? Tentunya ini hanya sebuah kemungkinan dari orang-orang yang berpikiran logis. Mengapa sisi-sisi lain dari kejadian ini tetap misterius? Mengapa tidak ada penjelasan resmi bahwa siapa yang bertanggung jawab atas kelalaian ini? Dan mengapa para pelaku dan mereka yang lalai tidak diumumkan dan dihukum?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuan Presiden...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kewajiban pemerintah adalah mewujudkan keamanan dan ketenangan kepada rakyatnya. Masyarakat negara Anda dan negara-negara tetangga poros krisis dunia selama bertahun-tahun tidak lagi merasakan keamanan dan ketenangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah peristiwa 11 September bukannya meredam jiwa dan menenangkan mereka yang terkena musibah. Masyarakat Amerika adalah yang paling menderita akibat kejadian tersebut sementara sebagian dari media Barat malah membesar-besarkan kondisi tidak aman dan senantiasa mengabarkan adanya kemungkinan serangan teroris dan mereka sengaja menjaga agar masyarakat senantiasa dalam kondisi takut dan khawatir. Apakah ini namanya melayani rakyat Amerika? Apakah kerugian yang berasal dari ketakutan dan kekhawatiran dapat dihitung?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba gambarkan! Rakyat Amerika merasa bakal ada serangan. Di jalanan, tempat kerja dan di rumah mereka merasa tidak aman. Siapa yang dapat menerima kondisi seperti ini? Mengapa media bukannya memberitakan hal-hal yang dapat menenangkan dan memberikan keamanan malah mengabarkan ketidakamanan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian berkeyakinan bahwa iklan besar-besaran ini sebagai fondasi dan alasan untuk menyerang Afghanistan. Bila sudah begini kiranya baik bila saya berikan sedikit petunjuk terkait dengan media.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam prinsip dasar media, penyampaian informasi yang benar dan menjaga amanat dalam menyebarkan berita adalah dasar yang manusiawi dan diterima. Saya merasa perlu untuk mengucapkan dan mengumumkan rasa penyesalan yang dalam atas ketiadaan rasa tanggung jawab sebagian media Barat dengan kewajiban ini. Alasan asli agresi ke Irak adalah adanya senjata pemusnah massal. Tema ini diulang-ulang sedemikian rupa sehingga masyarakat percaya dan menjadi dasar untuk menyerang Irak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kebenaran tidak akan hilang pada situasi yang dibuat-buat dan berisi kebohongan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah hilangnya sebuah kebenaran sesuai dengan tolok ukur yang telah dijelaskan sebelumnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kebenaran juga akan hilang di sisi Tuhan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuan Presiden...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di semua negara masyarakatlah yang menanggung anggaran belanja negaranya sehingga pemerintah dapat melayani mereka. Pertanyaannya di sini, dengan anggaran tahunan ratusan miliar dolar pengiriman pasukan ke Irak apa yang didapat oleh masyarakat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda sendiri mengetahui bahwa di sebagian negara bagian Amerika masyarakat hidup dalam kemiskinan. Ribuan orang tidak memiliki rumah. Pengangguran adalah masalah besar dan masalah ini kurang lebih terjadi juga di negara-negara lain. Apakah dalam kondisi yang seperti ini pengiriman sejumlah besar pasukan dan itu pun dengan anggaran luar biasa dari masyarakat dapat dibenarkan dan sesuai dengan dasar-dasar yang telah disebutkan sebelumnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuan Presiden...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang sudah disebutkan adalah sebagian dari penderitaan masyarakat dunia; kawasan kami dan masyarakat Anda. Namun maksud asli saya yang setidak-tidaknya akan Anda benarkan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para penguasa memiliki masa tertentu dan tidak selamanya berkuasa. Namun nama mereka akan diingat dan tertulis dalam sejarah. Dan di masa depan, dekat atau jauh, senantiasa dinilai. Masyarakat akan berkata, dalam periode kita ini apa yang telah terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah untuk masyarakat kita menyiapkan keamanan dan kesejahteraan atau ketidakamanan dan pengangguran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kita hendak mengukuhkan keadilan ataukah hanya kelompok khusus yang ingin kita lindungi. Itu pun dengan harga kemiskinan dan kepapaan sebagian besar masyarakat dunia. Apakah kita akan memilih untuk mengutamakan sekelompok kaum minoritas dengan segala kekayaan dan pangkat dan kerelaan mereka ketimbang kerelaan Tuhan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kita telah membela hak-hak masyarakat dan kaum miskin ataukah kita tidak memandang sedikit pun kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kita membela hak-hak manusia di seluruh dunia ataukah dengan memaksakan perang dan ikut campur secara ilegal terhadap urusan sebuah negara dan dengan mengadakan sel-sel yang menakutkan memenjarakan sebagian orang di sana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kita telah berbuat untuk terwujudnya perdamaian dunia ataukah kita menyebarkan ancaman dan kekerasan di seluruh dunia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kita telah berbicara dengan jujur kepada rakyat kita dan masyarakat dunia ataukah kita malah menunjukkan kebenaran yang telah diputarbalikkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kita termasuk pembela masyarakat ataukah pembela para penjajah dan penzalim?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah dalam pemerintahan kita, logika, akal, moral, perdamaian, mengamalkan perjanjian, menyebarkan keadilan, melayani masyarakat, kesejahteraan dan kemajuan dan menjaga kehormatan manusia lebih dipentingkan ataukah kekuatan persenjataan, ancaman, tidak adanya keamanan, tidak adanya perhatian kepada masyarakat, menahan lajunya kemajuan masyarakat dunia dan merusak hak-hak manusia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya mereka akan berkata, apakah kita masih setia dengan sumpah yang kita ucapkan dalam rangka melayani masyarakat dan perjanjian asli kita dan ajaran-ajaran para Nabi ataukah tidak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuan Presiden...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai kapan dunia akan menanggung beban berat ini? Dengan proses yang semacam ini dunia akan menuju kemana?&lt;br /&gt;• Sampai kapan masyarakat dunia harus menanggung beban keputusan-keputusan tidak benar dari para penguasa?&lt;br /&gt;• Sampai kapan cakrawala ketakutan harus dihadapkan kepada masyarakat dunia akibat ditimbunnya senjata pemusnah massal?&lt;br /&gt;• Sampai kapan darah anak-anak, para wanita dan laki-laki harus mengalir di atas batu-batu jalanan dan rumah-rumah mereka harus dihancurkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda rela dengan kondisi dunia sekarang ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda berpikir bahwa kebijakan yang telah ada ini dapat berlangsung terus?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila saja ratusan miliar dolar yang dipakai untuk membiayai keamanan, pertahanan, pengiriman pasukan dialokasikan sebagai modal dan bantuan bagi negara-negara miskin, pengembangan kebersihan, berperang melawan berbagai macam penyakit, penghijauan dan pengentasan kemiskinan dan keterbatasan, menggalang perdamaian, menghilangkan perselisihan antar negara-negara, menghilangkan peperangan kabilah dan ras dan lain-lain. Dapat dibayangkan bagaimana dunia sekarang? Dan apakah pemerintahan dan rakyat Anda tidak merasa bangga dengan ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah posisi politik dan ekonomi pemerintahan dan rakyat Anda tidak akan semakin kokoh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengucapkan rasa penyesalan penuh, saya harus mengucapkan apakah ada kenaikan tingkat kebencian masyarakat dunia terhadap pemerintah Amerika?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuan Presiden, saya tidak bermaksud untuk melukai perasaan seorang pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah bila hari ini Nabi Ibrahim, Ishaq, Ya’qub, Ismail, Yusuf dan atau Nabi Isa A.S. hadir di dunia ini dan dengan melihat perilaku yang semacam ini apa kata mereka? Apakah dunia yang dijanjikan, dunia yang diliputi oleh keadilan dengan kehadiran Nabi Isa A.S. akan memberikan kita peran? Apakah mereka akan menerima kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan kunci saya di sini; Apakah jalan yang lebih baik dalam pergaulan dengan masyarakat dunia tidak ada lagi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini di dunia ada ratusan juta orang Kristen, ratusan juta orang Islam dan jutaan lagi orang pengikut Nabi Musa A.S. Semua agama ilahi dalam satu kalimat bersatu dan itu adalah kalimat tauhid, yaitu keyakinan akan Tuhan Yang Esa dan selain Dia tidak ada tuhan di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Quran al-Karim menegaskan akan kalimat yang satu ini dan ia memanggil semua pengikut agama ilahi dengan kalimat ini. Allah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah : “Hai Ahli Kitab, marilah kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain dari pada Allah.” (Ali Imran: 64)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuan Presiden...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan firman ilahi kita semua diajak untuk menyembah Allah Yang Esa dan mengikuti utusan-utusan ilahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Penyembahan kepada Tuhan Yang Esa yang Maha kuasa dan berkuasa atas segala sesuatu”, Allah Yang Maha Mengetahui hal-hal yang tersembunyi dan tampak, dahulu dan akan datang dan Ia mengetahui apa yang terlintas di benak hamba-Nya dan Ia mencatat amalan mereka”, “Tuhan Sang pemilik langit dan bumi dan semua alam di bawah kekuasaan-Nya”, “Pengaturan seluruh alam di tangan-Nya dan Ia memberikan janji untuk mengampuni dosa-dosa hamba-Nya”, Ia penolong mereka yang terzalimi dan musuh mereka yang menzalimi”, Dia Maha Pengasih dan Penyayang”, “Ia penolong kaum mukminin dan Ia menuntun mereka dari kegelapan kepada keterang-benderangan”, “Ia mengawasi perbuatan hamba-hamba-Nya”, “ Ia menyerukan hamba-Nya untuk beriman dan berbuat baik dan menginginkan agar mereka berbuat berdasarkan kebenaran dan untuk tetap istiqamah dalam kebenaran”, “ Allah menyerukan agar hamba-hamba-Nya untuk menaati utusan-Nya dan Ia sebagai saksi dan pengawas perbuatan hamba-hamba-Nya”, “Puncak keburukan&lt;br /&gt;terkait dengan orang-orang yang menginginkan kehidupan yang terbatas di dunia ini dan tidak mengikuti perintah-Nya dan menzalimi hamba-hamba Allah”, “Puncak kebaikan dan surga yang kekal hanya akan diberikan kepada hamba-hamba-Nya yang bertakwa di hadapan keagungan ilahi dan tidak mengikuti hawa nafsunya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami yakin bahwa kembali kepada ajaran-ajaran para Nabi adalah satu-satunya jalur kebahagiaan dan kesuksesan. Saya mendengar bahwa Anda adalah seorang penganut Kristen dan percaya akan janji ilahi akan adanya pemerintahan orang-orang baik di muka bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami juga percaya bahwa Nabi Isa A.S. adalah salah satu Nabi besar ilahi. Dalam al-Quran Nabi Isa mendapat penghormatan yang luar biasa dan ini adalah ucapan Nabi Isa A.S. yang dinukil oleh al-Quran:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah Dia oleh kamu sekalian. Ini adalah jalan yang lurus.” (Maryam: 36)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghambaan dan ketaatan kepada Allah adalah seruan semua para Nabi. Tuhan seluruh masyarakat di Eropa, Afrika, Amerika, dan negara-negara kepulauan, seluruh dunia hanya satu Tuhan dan itu adalah Tuhan yang memberikan hidayah dan menginginkan kemuliaan bagi semua hamba-hamba-Nya dan memberikan kehormatan kepada umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dalam firman Allah: “Allah Yang Maha Mengetahui dan Tinggi mengutus para Nabi disertai dengan tanda-tanda yang jelas dan mukjizat untuk memberi petunjuk kepada manusia. Pengutusan itu agar mereka menunjukkan tanda-tanda kebesaran ilahi kepada manusia. Dengan begitu manusia dapat disucikan dari dosa. Allah mengirimkan kitab dan mizan agar manusia dapat menegakkan keadilan dan dapat meninggalkan orang-orang yang berbuat zalim”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh ayat-ayat dengan bentuk yang mirip ada di kitab suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Nabi dan utusan ilahi memberikan janji:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari nanti semua manusia akan dibangkitkan di hadapan Allah untuk diperhitungkan amal perbuatannya. Mereka yang berbuat baik akan diantarkan ke surga. Dan mereka yang berbuat buruk akan menanggung perbuatannya dengan menerima siksa ilahi. Saya berpikir bahwa kita berdua sama meyakini akan hari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya perhitungan para penguasa tidak akan ringan. Hal itu karena harus menjawab kepada masyarakat dan semua orang atas setiap perbuatan kita yang ada hubungannya dan memiliki dampak dalam kehidupan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Nabi menginginkan perdamaian, ketenangan berdasarkan prinsip-prinsip penyembahan kepada Allah, menjaga harkat dan martabat manusia bagi seluruh manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita semua meyakini tauhid dan penyembahan kepada Tuhan, keadilan, menjaga harkat dan martabat serta kemuliaan manusia dan hari akhir, apakah tidak bisa menyelesaikan problema dunia sekarang yang diakibatkan oleh kejauhan dari ketaatan kepada Allah dan ajaran-ajaran para Nabi, dengan prinsip itu dengan lebih baik dan indah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah keyakinan akan prinsip-prinsip ini tidak memperluas dan menjamin perdamaian, persaudaraan dan keadilan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah prinsip-prinsip itu bukan merupakan ajaran tertulis atau tidak tertulis mayoritas masyarakat dunia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda tidak ingin mengiyakan seruan ini? Kembali secara hakiki kepada ajaran-ajaran para Nabi, kepada tauhid dan keadilan, kepada penjagaan terhadap harkat dan martabat manusia dan kepada ketaatan terhadap Tuhan dan utusan-utusan-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuan Presiden...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data-data sejarah menunjukkan bahwa pemerintahan yang berada dalam jalur kezaliman tidak pernah bertahan lama. Tuhan tidak menyerahkan nasib manusia di tangan penguasa zalim. Tuhan tidak membiarkan dunia dan manusia begitu saja. Bukankah sudah banyak kejadian yang bertolak belakang dengan rencana-rencana para penguasa. Kejadian-kejadian sejarah menunjukkan bahwa ada kekuatan misterius di atas segalanya di balik semua ini yang mengatur semua hal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuan Presiden...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah tanda-tanda perubahan di dunia kini dapat diingkari? Apakah keadaan dunia sekarang dengan sepuluh tahun yang lalu dapat dibandingkan. Perubahan terjadi begitu cepat dan dengan dimensi yang sangat luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat dunia tidak rela dengan kondisi dunia kini. Mereka tidak percaya dengan janji-janji sebagian penguasa paling berpengaruh pun di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar masyarakat dunia merasa tidak aman. Mereka tidak setuju dengan berkembangnya kondisi ini begitu juga dengan perang. Mereka juga tidak setuju dengan kebijakan ganda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat dunia protes akan adanya jurang pemisah yang dalam antara mereka yang kaya dan miskin dan antara negara yang sejahtera dan miskin. Masyarakat semakin membenci kebejatan moral yang semakin meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mayoritas masyarakat di negara-negara merasa tidak puas karena basis budaya mereka terancam dan institusi keluarga yang berantakan serta kasih sayang dan cinta kasih yang semakin luntur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat dunia mulai pesimis memandang PBB. Hal itu dikarenakan hak-hak mereka tidak dipertahankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Liberalisme dan Demokrasi Barat tidak mampu mendekatkan manusia kepada idealisme mereka. Liberalisme dan Demokrasi adalah dua kata pecundang. Para pemikir dan cendekiawan dunia dengan jelas mendengar suara runtuhnya pemikiran dan sistem Liberal-Demokrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini perhatian masyarakat dunia semakin meningkat kepada sebuah fokus. Dan pusat itu adalah Tuhan Yang Esa. Dan tentunya masyarakat dengan tauhid dan berpegangan dengan ajaran-ajaran para Nabi akan dimenangkan atas masalah yang dihadapi. Pertanyaan penting dan serius saya di sini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda tidak ingin menyertai mereka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuan Presiden...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau tidak mau, dunia sedang mengarah pada penyembahan Allah dan keadilan dan kehendak Allah akan mengalahkan segala-galanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keselamatan kepada mereka yang mengikuti petunjuk.[Saleh L]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahmud Ahmadi Nejad&lt;br /&gt;Presiden Republik Islam Iran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tehran 17-02-1384&lt;br /&gt;07-05-2006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: http://www.president.ir/ahmadinejad/cronicnews/1385/02/19/index-f.htm&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-7993080792660944091?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/7993080792660944091/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/03/surat-ahmadinejat-presiden-iran-kepada.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/7993080792660944091'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/7993080792660944091'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/03/surat-ahmadinejat-presiden-iran-kepada.html' title='Surat Ahmadinejat (Presiden Iran) Kepada George W. Bush (Presiden AS), 7 May 2006'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-2582496093621408650</id><published>2009-03-17T17:28:00.000-07:00</published><updated>2009-03-17T17:32:41.945-07:00</updated><title type='text'>Islam Mengajarkan Barat Soal HAM (Hak Asasi Manusia)</title><content type='html'>Bersembunyi di balik tameng Hak Azasi Manusia (HAM), Amerika Serikat (AS) dan sekutunya telah menginvasi Afganistan dan Irak. Dengan mengibarkan slogan pembebasan, demokratisasi, dan penegakan HAM - kedua negara Muslim itu luluh lantak dihajar rudal, bom dan senjata-senjata mutakhir pasukan sekutu tanpa ampun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, di tengah deru letusan senjata dan rudal serta darah terus mengalir di Timur Tengah, di bagian dunia lain isu HAM dan hak wanita kini tengah ramai diperbincangan. Cendikiawan Islam di abad ke-20, Syed Maududi, dalam 'Human Right in Islam' menyatakan, dalam perspektif Islam, HAM adalah karunia yang dianugerahkan Allah SWT kepada manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''HAM bukanlah sesuatu yang dianugerahkan oleh seorang raja atau lembaga legislatif yang kemudian mereka dapat menariknya kembali dengan cara yang sama,'' ungkap Syed Maududi.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Syed Maududi, Barat selalu mengklaim bahwa konsep HAM berasal Magna Carta (Piagam Besar). Magna Carta adalah Piagam Inggris pada 1215 yang membatasi kekuasaan Monarki Inggris, terutama Raja John, dari kekuasaan absolut. Magna Carta adalah hasil dari ketidaksetujuan antara Paus dan Raja John dan baronnya atas hak raja: Magna Carta mengharuskan raja untuk membatalkan beberapa hak dan menghargai beberapa prosedur legal, dan untuk menerima bahwa keinginan raja dapat dibatasi oleh hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Hingga abad ke-17 tak ada orang yang tahu bahwa Magna Carta mengandung prinsip-prinsip Trial by Jury, Habeas Corpus dan Control of Parliament on the Right of Taxation. Jika para pembuat Magna Carta masih hidup saat ini, mereka akan benar-benar terkejut, jika yang mereka ungkapkan dalam dokumennya itu mengandung ide-ide dan prinsip ini,'' sindir Syed Maududi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejatinya Magna Carta baru lahir setelah enam abad Islam menyebar di muka bumi. Menurut Syed Maududi, sebenarnya pula orang-orang Barat tak mengenal konsep HAM dan hak kewarganegaraan sebelum abad ke-17. Konsep HAM dan hak kewarganegaraan di Barat, papar dia, baru muncul pada akhir abad ke-18 dalam proklamasi dan konstitusi Amerika dan Prancis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pertengahan abad ke-20, tepatnya pada Desember 1948 - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kemudian mendeklarasikan Universal Declaration of Human Rights (UDHC) atau Deklarasi Universal HAM. ''Hak-hak yang berikan dalam secarik kertas, pada kenyataannya tak berlaku demikian dalam kehidupan nyata,'' komentar Syed Maududi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, klaim-klaim Barat tentang HAM dengan tindakannya sungguh sangat berbeda dengan prinsip HAM yang diajarkan Islam. Barat kerap kali menegakkan HAM dengan cara menyerang dan membunuh sesama manusia lain yang tak berdosa. Syeikh Mohamad Al-Ghazali, seorang cendekiawan muslim menilai, klaim-klaim Barat tentang penegakan HAM itu tidak akan mungkin bisa terimplementasi, karena memang tidak otentik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Al-Ghazali, Barat memandang HAM sebagai konsep yang harus ditegakkan secara formal lewat kekuatan kawasan, lembaga, atau merupakan pemberian dari pemerintah. Sementara itu, Islam memandang HAM sebagai konsep yang bersumber dari Allah SWT. Bagi setiap Muslim menjaga HAM adalah kewajiban bagi setiap muslim yang percaya kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pandangan ulama dari Mesir, Yusuf Qardhawi, konsep HAM di Barat tidak sekuat sebagaimana yang ada di dalam ajaran Islam. Alasannya, papar dia, Barat memandang HAM sebagai hak, sedangkan Islam memandang ajaran ini sebagai kewajiban agama yang harus dilaksanakan. Karena itu, menurut Qardhawi, konsep HAM dalam Islam jauh lebih meyakinkan dan lebih bisa dipercaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam adalah agama yang menghormati dan menghargai HAM. Sebagai pembawa kabar gembira dan ajaran Islam, sejatinya Nabi Muhammad SAW adalah seorang pejuang pembela HAM teragung. Simaklah kembali pesan terakhir Rasulullah SAW ketika Haji Wada (haji perpisahan) pada hari kedelapan Dzulhijjah. Sebuah pesan yang begitu menghargai HAM dan hak wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Wahai manusia! Sesungguhnya kamu semua berasal dari Adam dan Adam berasal dari tanah. Keturunan, warna kulit serta bangsa tidak menyebabkan seseorang lebih baik dari yang lain. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah yang paling bertakwa,'' sabda Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Rasul pun melanjutkan sabdanya, ''Wahai umatku! Kamu berhak atas diri kamu dan isteri-isteri kamu dengan penuh kasih atas diri kamu. Perlakukanlah isteri-isteri kamu dengan penuh kasih sayang. Sesungguhnya kamu telah mengambil mereka atas hak Allah dan halal bagi kamu atas nama Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jauh sebelum Barat melalui agen HAM-nya berkoar-koar mengenai hak perempuan, 14 abad lalu Islam telah mengajarkan kepada seluruh umat manusia untuk menghargai dan menghormati seorang wanita. Nabi Muhammad SAW pernah ditanya, ''Siapa yang paling berhak untuk aku hormati, ya Rasul? Rasullullah menjawab: ''Ibumu!'' Lelaki itu turut kembali bertanya: ''Lalu siapa lagi?'' Baginda menjawab ''ibumu''. Lalu siapa lagi? ''Ibumu,'' jawabnya. Lalu siapa lagi? ''Bapakmu!''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lainnya yang ditunjukkan Rasulullah Saw dalam menegakkan HAM adalah ketika pada tahun ke-9 hijriah, kaum muslimin berhasil membebaskan kawasan yang dihuni kaum Yahudi Bani Najran. Setelah itu, Rasulullah langsung membuat traktat yang ditandatangani secara bersama dengan para pemuka Bani Najran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pda butir-butir traktat yang dibuat itu, Muhammad Saw dengan lapang dada mengakui hak warga Yahudi Bani Najran untuk mengamalkan keyakinannya. Bahkan, keamanan dan penjagaan atas harta benda milik warga Najran juga menjadi tanggung jawab kaum muslimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situasi yang sama terjadi setelah terbentuknya pemerintahan Islami di Madinah. Rasulullah saat itu langsung memulai proses penyusunan undang-undang dan peraturan dengan dasar nilai-nilai yang ada dalam ajaran Islam. Di dalam naskah berbagai undang-undang yang dibuat itu, tercantum sejumlah kalimat yang secara jelas merupakan pernyataan pembelaan terhadap HAM. Dikatakan bahwa Islam mengakui hak hidup bagi seluruh umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam pun mengajarkan kepada umatnya untuk menghargai kehidupan. ''Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. (QS: Al-Maaidah ayat 32).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alquran dan Sunnah yang menjadi sumber dan pegangan hidup umat Islam mengajarkan untuk menghormati HAM dan memuliakan sesama manusia. Sebagai agama damai, Islam memang diturunkan Allah SWT sebagai rahmat bagi sekalian alam (rahmatan lil alamin). Semua manusia di mata Islam ada sama dan sederajat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Wahai umat manusia! Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari lelaki dan perempuan, dan Kami telah menjadikan kamu berbagai bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya orang yang mulia di sisi Allah, ialah orang yang paling taqwa di antara kamu.'' (Al-Hujurat 49:13)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Republika&lt;br /&gt;( hri/ berbagai sumber ) &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-2582496093621408650?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/2582496093621408650/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/03/islam-mengajarkan-barat-soal-ham-hak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/2582496093621408650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/2582496093621408650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/03/islam-mengajarkan-barat-soal-ham-hak.html' title='Islam Mengajarkan Barat Soal HAM (Hak Asasi Manusia)'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-9182837615835551100</id><published>2009-03-01T23:18:00.000-08:00</published><updated>2009-03-01T23:19:28.573-08:00</updated><title type='text'>Memelihara Ikatan Hati dan Ikatan Iman</title><content type='html'>“Ruh-ruh itu adalah tentara-tentara yang selalu siap siaga, yang telah saling mengenal maka ia (bertemu dan) menyatu, sedang yang tidak maka akan saling berselisih (dan saling mengingkari)”. (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah karakter ruh dan jiwa manusia, ia adalah tentara-tentara yang selalu siap siaga, kesatuaannya adalah kunci kekuatan, sedang perselisihannya adalah sumber bencana dan kelemahan. Jiwa adalah tentara Allah yang sangat setia, ia hanya akan dapat diikat dengan kemuliaan Yang Menciptakanya,. Allah berfirman yang artinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan Yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman). Walaupun kamu membelajakan semua (kekayaan) yang berada dibumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”. (QS. 8:63)&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tiada satupun ikatan yang paling kokoh untuk mempertemukannya selain ikatan akidah dan keimanan. Imam Syahid Hasan Al Banna berkata:“Yang saya maksud dengan ukhuwah adalah terikatnya hati dan ruhani dengan ikatan aqidah. Aqidah adalah sekokoh-kokoh ikatan dan semulia-mulianya. Ukhuwah adalah saudaranya keimanan, sedangkan perpecahan adalah saudara kembarnya kekufuran”. (Risalah Ta’lim, 193)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab itu, hanya dengan kasih mengasihi karena Allah hati akan bertemu, hanya dengan membangun jalan ketaatan hati akan menyatu, hanya dengan meniti di jalan dakwah ia akan berpadu dan hanya dengan berjanji menegakkan kalimat Allah dalam panji-panji jihad fi sabilillah ia akan saling erat bersatu. Maka sirami taman persaudaraan ini dengan sumber mata air kehidupan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sirami dengan mata Air Cinta dan Kasih sayang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasih sayang adalah fitrah dakhil dalam jiwa setiap manusia, siapapun memilikinya sungguh memiliki segenap kebaikan dan siapapun yang kehilangannya sungguh ditimpa kerugian. Ia menghiasi yang mengenakan, dan ia menistakan yang menanggalkan. Demikianlah pesan-pesan manusia yang agung akhlaqnya menegaskan. Taman persaudaraan ini hanya akan subur oleh ketulusan cinta, bukan sikap basa basi dan kemunafikan. Taman ini hanya akan hidup oleh kejujuran dan bukan sikap selalu membenarkan. Ia akan tumbuh berkembang oleh suasana nasehat menasehati dan bukan sikap tidak peduli, ia akan bersemi oleh sikap saling menghargai bukan sikap saling menjatuhkan, ia hanya akan mekar bunga-bunga tamannya oleh budaya menutup aib diri dan bukan saling menelanjangi. Hanya ketulusan cinta yang sanggup mengalirkan mata air kehidupan ini, maka saringlah mata airnya agar tidak bercampur dengan iri dan dengki, tidak keruh oleh hawa nafsu, egoisme dan emosi, suburkan nasihatnya dengan bahasa empati dan tumbuhkan penghargaannya dengan kejujuran dan keikhlasan diri. Maka niscaya ia akan menyejukkan pandangan mata yang menanam dan menjengkelkan hati orang-orang kafir (QS.48: 29).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Sinari dengan cahaya dan petunjuk jalan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunga-bunga tamannya hanya akan mekar merekah oleh sinar mentari petunjuk-Nya dan akan layu karena tertutup oleh cahaya-Nya. Maka bukalah pintu hatimu agar tidak tertutup oleh sifat kesombongan, rasa kagum diri dan penyakit merasa cukup. Sebab ini adalah penyakit umat-umat yang telah Allah binasakan. Dekatkan hatimu dengan sumber segala cahaya (Alquran) niscaya ia akan menyadarkan hati yang terlena, mengajarkan hati yang bodoh, menyembuhkan hati yang sedang sakit dan mengalirkan energi hati yang sedang letih dan kelelahan. Hanya dengan cahaya, kegelapan akan tersibak dan kepekatan akan memudar hingga tanpak jelas kebenaran dari kesalahan, keikhlasan dari nafsu, nasehat dari menelanjangi, memahamkan dari mendikte, objektivitas dari subjektivitas, ilmu dari kebodohan dan petunjuk dari kesesatan. Sekali lagi hanya dengan sinar cahaya-Nya, jendela hati ini akan terbuka. “Maka apakah mereka tidak merenungkan Al Quran ataukah hati mereka telah terkunci”. (QS. 47:24)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Bersihkan dengan sikap lapang dada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minimal cinta kasih adalah kelapangan dada dan maksimalnya adalah itsar ( mementingkan orang lain dari diri sendiri) demikian tegas Hasan Al Banna. Kelapangan dada adalah modal kita dalam menyuburkan taman ini, sebab kita akan berhadapan dengan beragam tipe dan karakter orang, dan “siapapun yang mencari saudara tanpa salah dan cela maka ia tidak akan menemukan saudara” inilah pengalaman hidup para ulama kita yang terungkap dalam bahasa kata untuk menjadi pedoman dalam kehidupan. Kelapang dada akan melahirkan sikap selalu memahami dan bukan minta dipahami, selalu mendengar dan bukan minta didengar, selalu memperhatikan dan bukan minta perhatian, dan belumlah kita memiliki sikap kelapangan dada yang benar bila kita masih selalu memposisikan orang lain seperti posisi kita, meraba perasaan orang lain dengan radar perasaan kita, menyelami logika orang lain dengan logika kita, maka kelapangan dada menuntut kita untuk lebih banyak mendengar dari berbicara, dan lebih banyak berbuat dari sekedar berkata-kata. “Tidak sempurna keimanan seorang mukmin hingga ia mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya”. ( HR. Bukhari Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Hidupkan dengan Ma’rifat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidupkan bunga-bunga di taman ini dengan berma’rifat kepada Allah dengan sebenar-benar ma’rifat, ma’rifat bukanlah sekedar mengenal atau mengetahui secara teori, namun ia adalah pemahaman yang telah mengakar dalam hati karena terasah oleh banyaknya renungan dan tadabbur, tajam oleh banyaknya dzikir dan fikir, sibuk oleh aib dan kelemahan diri hingga tak ada sedikitpun waktu tersisa untuk menanggapi ucapan orang-orang yang jahil terlebih menguliti kesalahan dan aib saudaranya sendiri, tak ada satupun masa untuk menyebarkan informasi dan berita yang tidak akan menambah amal atau menyelesaikan masalah terlebih menfitnah atau menggosip orang. Hanya hati-hati yang disibukkan dengan Allah yang tidak akan dilenakan oleh Qiila Wa Qaala (banyak bercerita lagi berbicara) dan inilah ciri kedunguan seorang hamba sebagaimana yang ditegaskan Rasulullah apabila ia lebih banyak berbicara dari berbuat, lebih banyak bercerita dari beramal, lebih banyak berangan-angan dan bermimpi dari beraksi dan berkontribusi. “Diantara ciri kebaikan Keislaman seseorang adalah meninggalkan yang sia-sia”. ( HR. At Tirmidzi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Tajamkan dengan cita-cita Kesyahidan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pasukan yang tidak punya tugas, sangat potensial membuat kegaduhan” inilah pengalaman medan para pendahulu kita untuk menjadi sendi-sendi dalam kehidupan berjamaah ini. Kerinduan akan syahid akan lebih banyak menyedot energi kita untuk beramal dari berpangku tangan, lebih berkompetisi dari menyerah diri, menyibukkan untuk banyak memberi dari mengoreksi, untuk banyak berfikir hal-hal yang pokok dari hal-hal yang cabang. “Dan barang siapa yang meminta kesyahidan dengan penuh kejujuran, maka Allah akan menyampaikanya walaun ia meninggal diatas tempat tidurnya”. ( HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui bahwa hati-hati ini telah bersatu berkumpul untuk mencurahkan mahabbah hanya kepadaMu, bertemu untuk taat kepada-Mu, bersatu dalam rangka menyeru (dijalan)-Mu, dan berjanji setia untuk membela syariat-Mu, maka kuatkanlah ikatan pertaliannya, ya Allah, abadikanlah kasih sayangnya, tunjukkanlah jalannya dan penuhilah dengan cahay-Mu yang tidak pernah redup, lapangkanlah dadanya dengan limpahan iman dan keindahan tawakkal kepada-Mu, hidupkanlah dengan ma’rifat-mu, dan matikanlah dalam keadaan syahid di jalan-mu. Sesungguhnya Engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amin…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ikhwan.net&lt;br /&gt;Abu Zaki Al-Kalimantany, Lc.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-9182837615835551100?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/9182837615835551100/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/03/memelihara-ikatan-hati-dan-ikatan-iman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/9182837615835551100'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/9182837615835551100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/03/memelihara-ikatan-hati-dan-ikatan-iman.html' title='Memelihara Ikatan Hati dan Ikatan Iman'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-1258889212505237386</id><published>2009-03-01T23:16:00.000-08:00</published><updated>2009-03-01T23:17:44.048-08:00</updated><title type='text'>Makna Ujian &amp; Jenis-jenis Ujian Allah</title><content type='html'>Rasulullah SAW adalah orang yang paling tinggi derajatnya disisi Allah, tapi ia juga orang yang paling banyak dan paling berat cobaannya. Para nabi as yang lain juga adalah manusia-manusia paling mulia dan paling dikasihi Allah SWT tapi mereka juga adalah yang paling banyak dan berat dicoba oleh Allah SWT.Kafilah ini lalu diikuti dengan kafilah para ulama salaf yang shalih, mereka adalah yang paling banyak dan berat pula cobaannya jika dibanding manusia lainnya. Imam Syafi’i mengalami pengusiran dari Kufah ke Mesir, Imam Ahmad dipenjara dan disiksa bertahun-tahun, dan Imam Malik disiksa sampai mematahkan kedua tulang bahunya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ujian bagi seorang mu’min akan selalu meningkatkan ketinggian dan kemuliaannya disisi Allah, dan menguji kebenaran keimanannya (QS 9/1-2). Hikmah yang lain dari cobaan adalah bahwa dengannya seorang mu’min menjadi semakin matang dan kuat, serta bertawakkal dan semakin berserah diri kepada Allah SWT (QS 33/10-13, 22). Dan tidaklah cobaan yang datang kepada seorang mu’min, kecuali hal itu baik baginya sepanjang ia bersabar dan bersyukur, sebagaimana sabda Nabi SAW:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Menakjubkan urusan seorang mu’min, jika ia mendapatkan ni’mat maka ia bersyukur dan syukur itu sangat baik baginya. Dan jika ia ditimpa musibah maka ia bersabar dan sabar itu sangat baik baginya.” (HR Muslim &amp; Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah istri Rasulullah SAW, Aisyah ra yang mendapatkan ujian yang sangat berat dalam sejarah Islam dengan fitnah yang keji, tetapi Allah SWT menyatakan bahwa hal tersebut sangat baik baginya (QS 24/11). Imam Ghazali dalam Ihya-nya menceritakan tentang kisah dirinya sendiri, sangkaannya bahwa ia sudah mencapai kesempurnaan dalam bersabar, maka ia berdoa pada Allah untuk diberikan ujian sekehendak-Nya, maka Allah-pun mengujinya dengan ujian yang remeh, yaitu tidak dapat buang air kecil, maka iapun tidak mampu menanggung ujian tersebut, maka iapun bertaubat dan Allah SWT menyembuhkannya, maka iapun keluar ke jalan-jalan sambil berkata pada setiap anak kecil yang dijumpainya: “Pukullah pamanmu yang bodoh ini nak!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ujian adalah sebuah kemestian dalam kehidupan, jangankan sebagai seorang mu’min, orang kafirpun mendapatkan musibah dan kesulitan juga (QS 90/4), tetapi hendaklah kita tidak meminta untuk diberi ujian oleh Allah SWT, karena kalau DIA menguji kita, maka ujian tersebut pasti sesuai dengan kemampuan kita, karena DIA Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana, tetapi kalau kita yg meminta untuk diuji, maka ujian yang datang boleh jadi diluar kemampuan kita, karena DIA Maha Kuasa lagi Maha Perkasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAKNA UJIAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Ujian (fitnah) berasal dari kata bahasa Arab fa-ta-na yang berarti imtihaan, ikhtiyaar, ibtilaa’, yang artinya ujian. Kalimat fatanu adz-dzahaab berarti membakar emas untuk memurnikannya, artinya emas perlu dibakar (diuji) dulu sampai ketahuan kualitasnya. Demikian juga pembakaran batu bata dan pencucian pakaian dilakukan untuk menguatkannya dan membersihkannya. Demikian pula ujian bagi manusia diberikan untuk menguatkan jiwanya dan membersihkan dosanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Ali ra berkata: Iman itu bukanlah cita-cita dan bukan pula khayalan manusia, melainkan ia adalah sesuatu yang menghunjam dalam hati dan dibenarkan oleh amal perbuatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JENIS-JENIS UJIAN :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. UJIAN KELUARGA DAN ANAK (QS 64/14-15)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Contoh terbaik untuk hal ini adalah Nabi Ibrahim dan keluarganya, sudah lama tidak punya anak (QS 15/54), saat usia tua diberi anak diperintahkan oleh Allah SWT untuk ditinggalkan di padang pasir tandus (QS 14/37), saat sudah remaja setelah sekian lama tak bertemu diperintahkan untuk menyembelihnya (QS 37/102). Tetapi semua itu tidak sedikitpun menggetarkan cintanya kepada Penciptanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Contoh lainnya adalah Nabi Muhammad SAW, yang disebutkan dalam al-hadits berkali-kali ditinggal mati oleh keluarganya (dari sejak kecil sudah tidak punya ayah, lalu ditinggal mati ibunya, kakeknya, pamannya, istrinya, anak-anaknya) tetapi beliau SAW tetap bersabar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Para tabi’in seperti Farukh yang meninggalkan istrinya dalam keadaan hamil untuk mempertahankan Islam, maka anaknya kemudian menjadi tokoh tabi’in di Madinah yaitu Rabi’ah ar-Ra’yu. Ulama salaf lainnya seperti Imam Syafi’i ditinggal oleh ayahnya berjihad, tetapi ibunya tetap bersabar dan berikhtiar sehingga anaknya menjadi ulama nomor satu pada zamannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Contoh untuk cobaan yang keburukan keluarga adalah yang dialami oleh Nabi Luth dan Nabi Nuh as. Seorang hamba yang beriman, tetapi istri mereka malah paling memusuhi dakwahnya sehingga istri mereka berdua diabadikan oleh Allah SWT dalam al-Qur’an sebagai tokoh-tokoh ahli neraka (QS 66/10). Pada kondisi cobaan dari suami yang jahat adalah seperti yg dialami oleh Asiyyah binti Muzahim, istri Fir’aun, yang bersabar atas siksaan suaminya sehingga menjadi salah seorang diantara wanita paling terkemuka di syurga (QS 66/11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. UJIAN HARTA (QS 57/20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Nabi Sulaiman as. Dibukakan berlimpahnya harta sebagai raja yang paling berkuasa, diberikan kemampuan menundukkan binatang-binatang, bahkan Jin, Syaithan, angin sebagai kendaraannya, mampu mengerti bahasa-bahasa binatang, tetapi ia malah berdo’a: Wahai Rabb-ku, tunjukkanlah padaku bagaimana caranya aku mensyukuri ni’mat-Mu, dan bagaimana caranya aku beribadah yang paling Engkau ridhai. (QS 27/19).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Nabi Muhammad SAW: Mendapat 1/5 harta ghanimah, pernah mendapat bagian ghanimah kambing sebanyak dua bukit, tapi saat wafat? Hanya memiliki kuda, pedang dan baju besi yang tergadai pada seorang Yahudi. Selesai shalat buru-buru kekamarnya karena ingat pada sekeping emas yang belum dishadaqahkan; Pada wanita yang memberikan kue saat ia memegang perhiasan Bahrain, langsung diberi semua perhiasan yang dipegangnya; Domba 2 bukit setelah perang Hunain yang diminta oleh seorang Badui diberikan seluruhnya; Tidak pernah bilang “Tidak” pada orang yang meminta (HR Muttafaq ‘alaih dari Jabir ra).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Beliau SAW pernah menyatakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Demi Allah, bukanlah kefakiran yang aku takutkan atas kalian, tetapi aku takut jika Allah nanti membukakan pintu dunia sebagaimana telah dibuka-Nya untuk ummat sebelum kalian, lalu kalian berlomba-lomba menikmatinya, sebagaimana ummat sebelum kalian juga telah berlomba menikmatinya, lalu dunia itu membinasakan kalian, sebagaimana telah membinasakan mereka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits ini dialami oleh sahabat ra (saat penaklukan Persia), yaitu berlimpahnya ghanimah kaum muslimin, sampai ada seorang prajurit bawahan yang membawa sebuah mahkota Raja Kisra Persia dan memberikannya pada komandannya sehingga membuat kagum sang komandan pada kejujurannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Hikmah ditenggelamkannya Qarun dizaman Musa as (QS 28/76), karena gagal diuji dengan hartanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. UJIAN ILMU (QS 2/44; 7/175-176)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Hikmah dari Bal’am bin Mulkan (QS 7/175-176), seorang ulama Bani Israil yang sangat alim (pandai) dan ahli ibadah, tetapi kemudian tergoda oleh syahwat (wanita) dan dunia (harta) sehingga termasuk ke dalam orang yang celaka di dunia dan di akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Hikmah dari Samiri (QS 20/95-96 ), seorang ulama Bani Israil yang sangat pandai, tetapi kepandaiannya kemudian disalahgunakan sepeninggal sang pemimpin untuk membuat sapi betina yang menyesatkan kaumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. UJIAN DALAM PENYAKIT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Hikmah Nabi Ayyub as (QS 21/83), diberi ujian penyakit yang sangat berat tetapi tetap dalam keimanannya sehingga Allah SWT mengangkat derajatnya di dunia dan di akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. UJIAN SIKSAAN DARI ORANG KAFIR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Hikmah Ashaabul Ukhdud (QS 85/4-8), seorang pemuda beriman yang diberikan berbagai cobaan berat namun diselamatkan Allah SWT, sehingga kematiannya oleh raja disaksikan oleh seluruh penduduk di kota tersebut dan menyebabkan masuk Islamnya seluruh kota, sehingga raja membuat parit mengelilingi kota dan menyalakan api serta menyuruh seluruh penduduk yang tidak mau kafir untuk mencebur ke dalam parit tersebut, sehingga ribuan orang mati syahid (hadits selengkapnya di Kitab Riyadhus Shalihin jilid-II, oleh Imam Nawawi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. UJIAN DALAM BERAGAMA (QS 5/77)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Menjadi berlebih-lebihan dan ekstrim (ifraath) atau sebaliknya menjadi berkurang-kurangan (tafriith) dalam menjalankan agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Sabda Nabi SAW: “Agama Islam ini akan dipikul dalam setiap generasi oleh orang-orang yang adil; yang senantiasa berusaha membersihkan agama ini dari penyimpangan orang-orang yang berlebihan, manipulasi orang-orang yang sesat, dan penafsiran orang-orang yang bodoh.” (HR Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Orang yang berlebihan/ekstrim senantiasa berusaha menambah-nambahi dan memperberat agama yang sudah sempurna ini dengan berbagai penafsiran yang membuat agama ini kehilangan kelembutan dan rahmahnya sehingga menjadi agama yg keras, garang dan tanpa kompromi. Sementara orang-orang yang sesat selalu berusaha menafsirkan ayat ataupun hadits sesuai keinginan dan hawa nafsunya dengan tujuan jahat dan merusak Islam dari dalam. Dan orang-orang yang bodoh berusaha melaksanakan ibadah tanpa ilmu dan tanpa disertai dalil-dalil yang kuat sehingga agama ini menjadi penuh dg bid’ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Bahwa syarat diterimanya ibadah mahdhah adalah bahwa ia harus ikhlas (QS 98/5) dan harus ittiba’ / ada contohnya dari Nabi SAW berdasarkan dalil yang shahih (QS 3/31). Sedangkan syarat diterimanya ibadah ghairu mahdhah (mu’amalah) adalah harus ikhlas dan tidak bertentangan dengan dalil yang shahih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MARAJI’ :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Al-Qur’an al-Karim, Tafsir wal Bayan Wa Asbaab an Nuzuul. DR. Muhammad Hasan al-Mahdhiy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Riyadhus Shalihin. Imam Yahya bin Syaraf an-Nawawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Hikmatul Ibtilaa’. Asy Syahid Sayyid Quthb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Suar min Hayati at-Tabi’in. DR Khalid Muhammad Khalid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;al-ikhwan.net&lt;br /&gt;Abi Abdillah&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-1258889212505237386?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/1258889212505237386/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/03/makna-ujian-jenis-jenis-ujian-allah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/1258889212505237386'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/1258889212505237386'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/03/makna-ujian-jenis-jenis-ujian-allah.html' title='Makna Ujian &amp; Jenis-jenis Ujian Allah'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-2329202461218676967</id><published>2009-02-15T23:09:00.000-08:00</published><updated>2009-02-15T23:11:37.475-08:00</updated><title type='text'>Let’s Say Basmalah</title><content type='html'>Oleh: Fakhrul&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bro, pernah nggak sih kita bertanya. Kenapa kita sebagai orang muslim musti menyebut satu kata – Bismillah – dalam setiap permulaan kegiatan atau aktifitas kita? Misalnya ketika kita makan, minum, tidur , memakai baju, naik dan turun dari oplet, dan lainnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, bismillah bagi kita adalah identitas. Gimana nggak, kalimat itu adalah symbol dan label untuk menunjukkan satu penghambaan diri terhadap Allah swt. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saatnya sendiri, bismillah menjadi standar yang paling minimal dan sederhana bagaimana kita menjadikanNya sebagai prioritas, tolok ukur, atau parameter dalam melakukan suatu perbuatan. Artinya, makan minum kita nggak hanya sekedar memasukkan air ke dalam mulut kemudian lantas menenggaknya. Atau tidur nggak hanya sebuah aktifitas pasif menjamin mata beberapa jenak. Apapun itu, setelah bismillah terucap, adalah satu taqrir (ikrar) – bahwa Allah swt senantiasa menelikung dalam semua sudut kehidupan kita. Toh air putih yang kita teguk nggak lantas berubah rasanya menjadi sirup atau cola dengan kita mengucapkan bismillah di awalnya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitupun, kita jelas nggak berhak dan sembarang menggunakan kata sakti yang artinya “Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang” itu. Pun bahkan dalam Al Qur’an. Taukan, kalo bismillah dilarang diucapkan dalam permulaan Surat At Taubah ? Coba baca lagi asbabun nuzulnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillah juga dilarang diucapkan ketika kita hendak melakukan perbuatan-perbuatan yang nggak sehat – mencontek, berbohong, mencuri, dan lainnya, karena jelas : hasil atau prosesnya sendiri akan sangat kontraproduktif. Lebih – lebih lagi, jika itu dilakukan, kita sudah mengkhianati arti kata bismillah itu. Atau seperti lelucon yang banyak beredar di masyarakat : Perbuatan apa yang dibenci oleh Allah tapi juga nggak disukai oleh setan ? itu tadi, mencuri dengan mengucapkan bismillah dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah mempunyai banyak nama. Sedikitnya 99 (Asmaul Husna). Nama-nama Allah adalah baik – apapun arti dan sebutannya. Dan mengucapkannya adalah pada sisi batin tertentu memberikan penguatan psikologis dan moral terhadap hari-hari yang kita hadapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu nama Allah merupakan rahmat dan berkah meluas laut merubung bumu. Ia bahkan menebar tak tanggung-tanggung hingga pada tatanan dan jajaran makhluk Allah yang ia ciptakan namun nggak tahu berterima kasih; manusia-manusia yang korupsi, yang berbuat kerusakan di muka bumi, orang yang corat-coret tembok dan bangku sekolah, orang yang melawan dan menipu orang tua dengan membelanjakan uang SPP-nya untuk rental PS atau kegiatan sia-sia lainnya, atau bahkan membuang sampah sembarangan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa lama sudah kita berdiri di bumi, bro? Alangkah ruginya jika kita nggak bisa memberi makna yang pantas untuk satu kata sederhana namun indah dan penuh cinta itu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-2329202461218676967?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/2329202461218676967/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/lets-say-basmalah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/2329202461218676967'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/2329202461218676967'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/lets-say-basmalah.html' title='Let’s Say Basmalah'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-6253105172473235811</id><published>2009-02-15T23:06:00.000-08:00</published><updated>2009-02-15T23:08:50.671-08:00</updated><title type='text'>Cinta Paling Dahsyat</title><content type='html'>Oleh: Kanada Kurniawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillahhirrohmaannirrohiim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan nama Robb semesta cipta pemberi rahmat bagi segenap makhluk dan beriring untaian solawat serta salam yang selalu disampaikan kepada manusia paling mulia kekasih Penguasa dan Pencipta Cinta, Rosulullah saw yang diikuti puji-pujian bagi seluruh pengikut beliau yang tetap teguh dan bersabar hingga akhir zaman.&lt;br /&gt;Wah ini tulisan pertama saya di blog LSK yang tercinta. Bingung abis mau nulis apa nih. Selain karena belum biasa nulis, juga mungkin karena belum banyak yang bisa dibagi kali ya, pengalamannya masih dikit.&lt;br /&gt;Tapi Oklah, daripada ngomong ngalur ngidul kek gini, ya udah deh, saya bakal cerita tentang pengalaman beberapa waktu lalu selepas rapat LSK. Kejadiannya belum lama sih rasanya, untuk waktu dan tanggal yang tepatnya ntar aja yah, lagi malas buka MS Outlook nih.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sederhana sih tapi moga-moga aja bermanfaat. Jadi gini, ketika kemaren saya ikut rapat terbatas di MaBes LSK –duh serem banget kedengerannya- saya bertemu dengan seorang teman yang udah cukup lama ngga ketemu. Beliau kelihatan rada gemuk sekarang . Seperti biasa saya langsung menyapa –sambil sungging senyum tentunya- dan menjabat tangan beliau. Saya coba mendahului dengan bertanya kabar beliau dengan logat pontianak yang kental banget:&lt;br /&gt;“Ape kabar akh?”&lt;br /&gt;Beliau pun spontan menjawab. “baek akhi”&lt;br /&gt;Trus seperti digerakkan oleh Allah, nih mulut langsung aja nyelonong tanpa permisi bertanya lebih lanjut.&lt;br /&gt;“Gimane kabar imannye akhi?” masih dengan logat Pontianak.&lt;br /&gt;Sang akhi pun keliatan rada kaget juga denger pertanyaan tiba-tiba tadi. Lalu bengong beberapa detik trus beliau coba jawab sekedarnya. tapi –mungkin- karena agak ragu dengan jawaban pertama, beliau ini ngelanjutin dengan menyatakan bahwa imannya lagi yazid –meningkat-. Trus beliau pun berlalu.&lt;br /&gt;Setelah itu saya jadi kepikiran terus dengan kejadian singkat itu. Wah keknya saya udah lama juga ngga bertanya dan atau ditanya –saling bertanya- tentang kabar iman masing-masing. Nyesel banget rasanya kok hal penting gini bisa kelupaan ya. Padahalkan ini salah satu bentuk anugerah Allah paling gede yang dilimpahkan buat kita orang Islam. Bahasa kerennya Ukhuwah, trus biasa juga disebut brotherhood.&lt;br /&gt;Allah telah menciptakan rasa cinta dalam diri setiap manusia. Dan khusus buat yang Muslim, Allah menambahkan nikmat-Nya dengan memberikan anugerah berupa Ukhuwah yang berharga. Allah meramu kekuatan kasih sayang yang begitu dalam dan memadukannya dengan pengorbanan yang melampaui batas-batas egoisme cinta dua insan –seperti di sinetron itu loh- untuk membentuk kekuatan cinta baru yang bernama ukhuwah. Lalu ramuan ini dicampur dengan saripati keikhlasan yang membuatnya berbeda dari cinta cinta yang lain. Hingga kitapun akan melihat bentuk kerelaan, perhatian dan kesetiaan yang begitu tinggi antar sesama manusia yang dinaungi cinta ukhuwah ini. Kerelaan yang tidak menuntut balas jasa atau hal yang serupa. Perhatian yang membuat kita hangat di dalamnya. Serta kesetiaan yang tak tergoyahkan oleh ragam ragam ujian yang menerpa.Ukhuwah itu bagai oase di tandusnya gurun. Ia juga serupa pepohon yang memberi naungan keteduhan di bawah rerimbun dedaunnya. Menghindarkan kita dari terik sengatan sifat sifat kotor yang kian meracuni lingkungan.&lt;br /&gt;Begitulah rahmat Allah yang sangat besar buat hamba-Nya. Nah jadi pengen bangetkan rasanya? Biar kita kebagian nikmatnya ukhuwah ini, paling ngga kita bisa mulai dengan hal-hal berikut :&lt;br /&gt;1. Mari kita coba memberi lebih banyak ketimbang meminta.&lt;br /&gt;Wah kedengarannya sulit banget ya? Tapi klo dicoba jadi ngga sulit kok. Paling ngga kita memberikan doa deh buat saudara kita seiman (baca : sesama muslim). Lalu jika ada yang butuh bantuan kita harus mencoba memberikan bantuan dengan sepenuh hati –ikhlas gitu loh- dan jangan setengah-setengah.&lt;br /&gt;Yang bikin gawat adalah kalo kita ngga tau kapan sodara kita itu butuh bantuan. Nah yang satu ini perlu kepekaan hati, kepercayaan dan keterbukaan. Rada sulit juga menentukan batas-batas antara ketiganya. Yang jelas tiga hal itu mesti bersenyawa dengan baik dalam tingkah pergaulan kita. &lt;br /&gt;Sebagai saudara kita harus lebih peka terhadap keaadaan saudara yang lain dan tentu peka juga terhadap perubahan yang terjadi. Jika tiba-tiba aja ada saudara yang murung tentu itu merupakan tanda bahwa telah ada sesuatu yang terjadi bukan? So jangan lantas cuek aja. &lt;br /&gt;Lalu kepercayaan dan keterbukaan kepada sesama. Kepercayaan biasanya tumbuh dari pengenalan. Mulailah berbagi tentang kehidupan pribadi dengan saudara kita, jangan hanya berbagi dalam aktifitas yang rutin aja. Mulailah masuki kehidupan saudara kita secara lebih dalam, tanyakan keadaan dan hubungan keluarganya, keadaan finansial –wah yang ini biasanya agak sensi-, lalu kabar pasangan dan anak mereka –bagi yang sudah berkeluarga tentunya- lalu mungkin bicara tentang masa depan (bagi yang sudah agak berumur seperti saya, hehehe ) tanyakan juga perihal cita-cita pribadi. Nah biasanya dengan begitu akan mulai tumbuh rasa kedekatan.&lt;br /&gt;Dan masih banyak lagi sih tipsnya, mungkin ntar yang lain deh yang nambahi.&lt;br /&gt;2. Saling menasehati&lt;br /&gt;Nah, hati-hati nih dengan yang namanya nasihat. Biasanya ada yang suka meradang atau alergi dengan makhluk yang satu ini. Katanya sih, salah satu ciri lingkungan yang baik adalah jika kita bergaul di dalamnya maka kita akan dibawa terus menuju hal-hal yang baik. Untuk itu diperlukan yang namanya nasihat.&lt;br /&gt;Ingat loh, jika ada temen yang salah dan atau lupa, maka udah jadi kewajiban kita ngingetin. Jangan santai aja loh ya bisa masuk neraka ntar. Atau malah ngompor-ngompori pake kompor gas pula, bisa terbakar amarah tuh sodara. Ingat aja kalo kita pernah diajari bahwa salah satu bentuk puncak keimanan adalah menasehati dengan cara yang baik seorang penguasa yang zalim. Intinya sering-sering aja ngasi nasehat. Paling ngga dengan ngasi nasehat buat orang lain, kita juga turut ingat akan hal yang jadi materi nasehat kita itu.&lt;br /&gt;Trus biasanya nasihat yang sukses membawa perubahan adalah nasihat personal. Bukannya nasihat berupa sindiran, trus disampaikan di depan umum pula. Bisa perang dunia ke III tuh (harap jangan terlalu diseriusi, suka pake gaya bahasa hiperbola soalnya).&lt;br /&gt;Jadi nasihat bisa jadi parameter teknis yang efektif guna mengukur kedalaman ukhuwah –duh ribet banget bahasanya-. Maksudnya, jika kira-kira kita udah lama ngga ngasi nasehat buat sodara kita, itu berarti ikatan ukhuwah mulai merenggang. Soale, setiap manusia itu sangat sering melakukan kesalahan dari waktu ke waktu. Nah jika kita udah lama ngga ngasi nasehat berarti kita udah ngga perhatian lagi ama kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh saudara kita itu. Ya gitu deh kira-kira.&lt;br /&gt;Nah setidaknya, dua hal itulah yang perlu diperhatikan guna meraih kenikmatan berukhuwah. Tentunya ukhuwah itu punya banyak level pula. Dan dalam setiap level itu kita juga akan dianugerahi kerahmatan cinta yang berbeda-beda jika kita berhasil mencapainya. Nah, yang barusan tadi adalah penjelasan buat level pertama. Karena bakal panjang banget, so saya sudahi hingga level pertama dulu. &lt;br /&gt;Oh iya, ukhuwah itu mesti dimainkan dengan multi player, jangan hanya double player atau malah single player aja, ntar bisa aneh banget hasilnya. Dan makin banyak pemain yang ikut andil maka makin sukseslah ukhuwah itu. So sebarkanlah informasi tentang pentingnya berukhuwah ini, agar makin banyak yang ikutan dalam game online kita (ups sorry just kidding).&lt;br /&gt;Dan karena kekuatan ukhuwah ini sangat besar dan mumpuni maka perhatikanlah dengan seksama adab-adab pergaulan antara lawan jenis. Karena jika salah penempatan, bukannya kemuliaan persaudaraan Islam yang didapat, bisa-bisa malah “kawin masal” hehe (lagi-lagi hiperbola).&lt;br /&gt;Ya udah deh segitu aja dulu, ntar disambung lagi. Dan terakhir saya benar-benar butuh kritik dan saran mengenai tulisan ini baik dari segi muatan, gaya penulisan maupun tata bahasanya, maklum penulis pemula, masih gamang cari gaya menulis. So tolong kasi komentar ya.&lt;br /&gt;Maka segala yang telah tertulis di atas tentu pertama kali akan kembali kepada diri penulis. Ya. Allah rahmatilah hamba dengan manisnya ukhuwah. Demikian tulisan ini saya buat. Demi Dzat Yang Maha Membolak-balik hati, saya bersujud memohon ampunan jika ada noda yang mengotori keikhlasan hati dalam menoreh taujih ini. Ya Allah tiada lain kecuali keridhoaan-Mu lah yang jadi dambaan hati.&lt;br /&gt;Yang benar datangnya dari Pencipta Kebenaran dan yang salah tentu kelemahan dari pribadi ini. Semoga yang sedikit ini dapat bermanfaat banyak untuk sidang pembaca.&lt;br /&gt;Billahi Taufiq Wal Hidayah.&lt;br /&gt;Wassalamualaikum Warohmatulloohi Wabarokaatuh.&lt;br /&gt;Menerima segala bentuk kritik, saran, cacian, makian, hujatan, makanan, minuman, buah-buahan dan lain-lain&lt;br /&gt;Tanpa maksud narsis sedikit pun, silakan hubungi saya di :&lt;br /&gt;YM ID : kanada.kurniawan&lt;br /&gt;Email : alfatihmail-community@yahoo.co.id&lt;br /&gt;FB/FS : alfatihmail-community@yahoo.co.id&lt;br /&gt;Weblog : http://kanadakurniawan.com (coming soon)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-6253105172473235811?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/6253105172473235811/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/cinta-paling-dahsyat_15.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/6253105172473235811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/6253105172473235811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/cinta-paling-dahsyat_15.html' title='Cinta Paling Dahsyat'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-4557560404276809886</id><published>2009-02-14T23:37:00.000-08:00</published><updated>2009-02-14T23:58:55.425-08:00</updated><title type='text'>Kisah Wanita Yang Selalu Berbicara Dengan Bahasa Al-Qur'an</title><content type='html'>Berkata Abdullah bin Mubarak Rahimahullahu Ta'ala :&lt;br /&gt;Saya berangkat menunaikan Haji ke Baitullah Al-Haram, lalu berziarah ke makam Rasulullah sallAllahu 'alayhi wasallam. Ketika saya berada disuatu sudut jalan, tiba-tiba saya melihat sesosok tubuh berpakaian yang dibuat dari bulu. Ia adalah seorang ibu yang sudah tua. Saya berhenti sejenak seraya mengucapkan salam untuknya. Terjadilah dialog dengannya beberapa saat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam dialog tersebut wanita tua itu , setiap kali menjawab pertanyaan Abdulah bin Mubarak, dijawab dengan menggunakan ayat-ayat Al-Qur'an. Walaupun jawabannya tidak tepat sekali, akan tetapi cukup memuaskan, karena tidak terlepas dari konteks pertanyaan yang diajukan kepadanya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Assalamu'alaikum warahma wabarakaatuh."&lt;br /&gt;Wanita tua : "Salaamun qoulan min robbi rohiim." (QS. Yaasin : 58) (artinya : "Salam sebagai ucapan dari Tuhan Maha Kasih")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Semoga Allah merahmati anda, mengapa anda berada di tempat ini?"&lt;br /&gt;Wanita tua : "Wa man yudhlilillahu fa la hadiyalahu." (QS : Al-A'raf : 186 ) ("Barang siapa disesatkan Allah, maka tiada petunjuk baginya")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan jawaban ini, maka tahulah saya, bahwa ia tersesat jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Kemana anda hendak pergi?"&lt;br /&gt;Wanita tua : "Subhanalladzi asra bi 'abdihi lailan minal masjidil haraami ilal masjidil aqsa." (QS. Al-Isra' : 1) ("Maha suci Allah yang telah menjalankan hambanya di waktu malam dari masjid haram ke masjid aqsa")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan jawaban ini saya jadi mengerti bahwa ia sedang mengerjakan haji dan hendak menuju ke masjidil Aqsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Sudah berapa lama anda berada di sini?"&lt;br /&gt;Wanita tua : "Tsalatsa layaalin sawiyya" (QS. Maryam : 10) ("Selama tiga malam dalam keadaan sehat")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Apa yang anda makan selama dalam perjalanan?"&lt;br /&gt;Wanita tua : "Huwa yut'imuni wa yasqiin." (QS. As-syu'ara' : 79) ("Dialah pemberi aku makan dan minum")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Dengan apa anda melakukan wudhu?"&lt;br /&gt;Wanita tua : "Fa in lam tajidu maa-an fatayammamu sha'idan thoyyiban" (QS. Al-Maidah : 6) ("Bila tidak ada air bertayamum dengan tanah yang bersih")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdulah : "Saya mempunyai sedikit makanan, apakah anda mau menikmatinya?"&lt;br /&gt;Wanita tua : "Tsumma atimmus shiyaama ilallaiil." (QS. Al-Baqarah : 187) ("Kemudian sempurnakanlah puasamu sampai malam")&lt;br /&gt;Abdullah : "Sekarang bukan bulan Ramadhan, mengapa anda berpuasa?"&lt;br /&gt;Wanita tua : "Wa man tathawwa'a khairon fa innallaaha syaakirun 'aliim." (QS. Al-Baqarah : 158) ("Barang siapa melakukan sunnah lebih baik")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Bukankah diperbolehkan berbuka ketika musafir?"&lt;br /&gt;Wanita tua : "Wa an tashuumuu khoirun lakum in kuntum ta'lamuun." (QS. Al-Baqarah : 184) ("Dan jika kamu puasa itu lebih utama, jika kamu mengetahui")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Mengapa anda tidak menjawab sesuai dengan pertanyaan saya?"&lt;br /&gt;Wanita tua : "Maa yalfidhu min qoulin illa ladaihi roqiibun 'atiid." (QS. Qaf : 18) ("Tiada satu ucapan yang diucapkan, kecuali padanya ada Raqib Atid")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Anda termasuk jenis manusia yang manakah, hingga bersikap seperti itu?"&lt;br /&gt;Wanita tua : "Wa la taqfu ma laisa bihi ilmun. Inna sam'a wal bashoro wal fuaada, kullu ulaaika kaana 'anhu mas'ula." (QS. Al-Isra' : 36) ("Jangan kamu ikuti apa yang tidak kamu ketahui, karena pendengaran, penglihatan dan hati, semua akan dipertanggung jawabkan")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Saya telah berbuat salah, maafkan saya."&lt;br /&gt;Wanita tua : "Laa tastriiba 'alaikumul yauum, yaghfirullahu lakum." (QS.Yusuf : 92) ("Pada hari ini tidak ada cercaan untuk kamu, Allah telah mengampuni kamu")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Bolehkah saya mengangkatmu untuk naik ke atas untaku ini untuk melanjutkan perjalanan, karena anda akan menjumpai kafilah yang di depan."&lt;br /&gt;Wanita tua : "Wa maa taf'alu min khoirin ya'lamhullah." (QS Al-Baqoroh : 197) ("Barang siapa mengerjakan suatu kebaikan, Allah mengetahuinya")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu wanita tua ini berpaling dari untaku, sambil berkata :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita tua : "Qul lil mu'miniina yaghdudhu min abshoorihim." (QS. An-Nur : 30) ("Katakanlah pada orang-orang mukminin tundukkan pandangan mereka")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka saya pun memejamkan pandangan saya, sambil mempersilahkan ia mengendarai untaku. Tetapi tiba-tiba terdengar sobekan pakaiannya, karena unta itu terlalu tinggi baginya. Wanita itu berucap lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita tua : "Wa maa ashobakum min mushibatin fa bimaa kasabat aidiikum." (QS. Asy-Syura' 30) ("Apa saja yang menimpa kamu disebabkan perbuatanmu sendiri")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Sabarlah sebentar, saya akan mengikatnya terlebih dahulu."&lt;br /&gt;Wanita tua : "Fa fahhamnaaha sulaiman." (QS. Anbiya' 79) ("Maka kami telah memberi pemahaman pada nabi Sulaiman")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai mengikat unta itu sayapun mempersilahkan wanita tua itu naik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Silahkan naik sekarang."&lt;br /&gt;Wanita tua : "Subhaanalladzi sakhkhoro lana hadza wa ma kunna lahu muqriniin, wa inna ila robbinaa munqolibuun." (QS. Az-Zukhruf : 13-14) ("Maha suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini pada kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Sesungguhnya kami akan kembali pada tuhan kami")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayapun segera memegang tali unta itu dan melarikannya dengan sangat kencang. Wanita tua itu berkata lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita tua : "Waqshid fi masyika waghdud min shoutik" (QS. Lukman : 19) ("Sederhanakan jalanmu dan lunakkanlah suaramu")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu jalannya unta itu saya perlambat, sambil mendendangkan beberapa syair, Wanita tua itu berucap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita tua : "Faqraa-u maa tayassara minal qur'aan" (QS. Al- Muzammil : 20) ("Bacalah apa-apa yang mudah dari Al-Qur'an")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Sungguh anda telah diberi kebaikan yang banyak."&lt;br /&gt;Wanita tua : "Wa maa yadzdzakkaru illa uulul albaab." (QS Al-Baqoroh : 269) ("Dan tidaklah mengingat Allah itu kecuali orang yang berilmu")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan itu saya bertanya kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Apakah anda mempunyai suami?"&lt;br /&gt;Wanita tua : "Laa tas-alu 'an asy ya-a in tubda lakum tasu'kum" (QS. Al-Maidah : 101) ("Jangan kamu menanyakan sesuatu, jika itu akan menyusahkanmu")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika berjumpa dengan kafilah di depan kami, saya bertanya kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Adakah orang anda berada dalam kafilah itu?"&lt;br /&gt;Wanita tua : "Al-maalu wal banuuna zinatul hayatid dunya." (QS. Al-Kahfi : 46) ("Adapun harta dan anak-anak adalah perhiasan hidup di dunia")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru saya mengerti bahwa ia juga mempunyai anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Bagaimana keadaan mereka dalam perjalanan ini?"&lt;br /&gt;Wanita tua : "Wa alaamatin wabin najmi hum yahtaduun" (QS. An-Nahl : 16) ("Dengan tanda bintang-bintang mereka mengetahui petunjuk")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari jawaban ini dapat saya fahami bahwa mereka datang mengerjakan ibadah haji mengikuti beberapa petunjuk. Kemudian bersama wanita tua ini saya menuju perkemahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Adakah orang yang akan kenal atau keluarga dalam kemah ini?"&lt;br /&gt;Wanita tua : "Wattakhodzallahu ibrohima khalilan" (QS. An-Nisa' : 125) ("Kami jadikan ibrahim itu sebagai yang dikasihi") "Wakallamahu musa takliima" (QS. An-Nisa' : 146) ("Dan Allah berkata-kata kepada Musa") "Ya yahya khudil kitaaba biquwwah" (QS. Maryam : 12) ("Wahai Yahya pelajarilah alkitab itu sungguh-sungguh")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu saya memanggil nama-nama, ya Ibrahim, ya Musa, ya Yahya, maka keluarlah anak-anak muda yang bernama tersebut. Wajah mereka tampan dan ceria, seperti bulan yang baru muncul. Setelah tiga anak ini datang dan duduk dengan tenang maka berkatalah wanita itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita tua : "Fab'atsu ahadaku bi warikikum hadzihi ilal madiinati falyandzur ayyuha azkaa tho'aaman fal ya'tikum bi rizkin minhu." (QS. Al-Kahfi : 19) ("Maka suruhlah salah seorang dari kamu pergi ke kota dengan membawa uang perak ini, dan carilah makanan yang lebih baik agar ia membawa makanan itu untukmu")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka salah seorang dari tiga anak ini pergi untuk membeli makanan, lalu menghidangkan di hadapanku, lalu perempuan tua itu berkata :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita tua : "Kuluu wasyrobuu hanii'an bima aslaftum fil ayyamil kholiyah" (QS. Al-Haqqah : 24) ("Makan dan minumlah kamu dengan sedap, sebab amal-amal yang telah kamu kerjakan di hari-hari yang telah lalu")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Makanlah kalian semuanya makanan ini. Aku belum akan memakannya sebelum kalian mengatakan padaku siapakah perempuan ini sebenarnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga anak muda ini secara serempak berkata :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Beliau adalah orang tua kami. Selama empat puluh tahun beliau hanya berbicara mempergunakan ayat-ayat Al-Qur'an, hanya karena khawatir salah bicara."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maha suci zat yang maha kuasa terhadap sesuatu yang dikehendakinya. Akhirnya saya pun berucap :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Fadhluhu yu'tihi man yasyaa' Wallaahu dzul fadhlil adhiim." (QS. Al-Hadid : 21) ("Karunia Allah yang diberikan kepada orang yang dikehendakinya, Allah adalah pemberi karunia yang besar")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Disarikan oleh: DHB Wicaksono, dari kitab Misi Suci Para Sufi, Sayyid Abubakar bin Muhammad Syatha, hal. 161-168] dari Situs Al-Muhajir&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-4557560404276809886?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/4557560404276809886/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/kisah-wanita-yang-selalu-berbicara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/4557560404276809886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/4557560404276809886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/kisah-wanita-yang-selalu-berbicara.html' title='Kisah Wanita Yang Selalu Berbicara Dengan Bahasa Al-Qur&apos;an'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-4758778458586908789</id><published>2009-02-13T00:00:00.000-08:00</published><updated>2009-02-13T00:04:09.371-08:00</updated><title type='text'>Menunda Dunia Untuk Allah</title><content type='html'> &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ust. Yusuf Mansyur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya, persoalan shalat adalah persoalan tauhid. Sebab tauhid kan sederhananya: MengenalAllah. Lalu bagaimana kualitas shalat Kita, sebagaimana itulah Kita bertauhid kepadanya. Memang&lt;br /&gt;Ada urusan lain di urusan shalat, tapi semua bermula dari sini... Dari shalat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perrmohonan maaf kepada para peserta sebab kemaren sempat kosong tidak Ada materi. Alhamdulillah&lt;br /&gt;Pagi ini Kita ketemu lagi. Insya Allah pembahasannya masih seputar shalat. Sebab buat saya, urusan&lt;br /&gt;Shalat itulah urusan tauhid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemaren pagi jam 11 saya nemanin istri saya check-up kami punya baby di rumah sakit. Diberitahu&lt;br /&gt;Bahwa dokternya hanya sampe jam 13 saja. Alhamdulillah, urusan shalat nomor satu. Saya mengincar&lt;br /&gt;Pom bensin di menjelang Mal Puri. Di sana Ada tempat shalat yang bersih. Saya belajar seperti ini.&lt;br /&gt;Dan saya menyuarakan agar sebanyak-banyaknya orang juga begini. Betul-betul waspada di urusan&lt;br /&gt;Shalat. Dan alhamdulillah malah nyampe jam 12.40-an. Masih belum terlambat.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kadang suka timbul pikiran begini, shalat di sana saja dah. Takutnya telat. Ntar dokternya&lt;br /&gt;Malah pergi lagi. Akhirnya malah kadang terlambat semua mua. Datangnya juga terlambat. Dan sering&lt;br /&gt;Juga akhirnya shalat di akhir waktu. Saya menikmati benar mendahulukan Allah ini. Saya yakin, yang&lt;br /&gt;Punya jalan adalah Allah. Sehingga kalau mendahulukan Allah, niscaya jalanan akan dibuat lenggang&lt;br /&gt;Oleh Allah P emi lik Jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah Saudara-saudaraku, peserta Kuliah Online. Percuma juga Kita bicara Allah bila kemudian&lt;br /&gt;Urusan shalat Kita berantakan. Persoalan shalat sebenernya dijad ika n Kuliah Dasar tersendiri.&lt;br /&gt;Namun, karena bagi saya ini persoalan yang mendasar, maka IA dijad ika n sebagai bahagian dari&lt;br /&gt;Kuliah Tauhid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dilihat perilaku manusia-manusia di Indonesia ini, memang bertuhan namun sebenernya masih&lt;br /&gt;Perlu dipertanyakan lagi ketuhanannya. Sebab seperti Ga kenal sama Allah. Contoh, di dalam pesta&lt;br /&gt;Perkawinan, wuh, soal shalat, kayak Ga ketemu shalat tepat waktu di sini, kecuali segelintir saja.&lt;br /&gt;Di mall, di perkantoran, di gedung-gedung, sedikit sekali yang betul-betul memerhat ika n shalat&lt;br /&gt;Sebagai cerminan bertauhid yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok, sebagai kelanjutan bicara-bicara ini, mari Kita lanjutkan pembahasan seputar shalat. Selamat&lt;br /&gt;Menikmati esai-esai pendek. Saya pilih juga cara penyajian dengan esai-esai pendek agar peserta&lt;br /&gt;Mudah mempelajari Dan memahami. Juga mudah mendistribus ika n lagi kepada yang lain sebagai&lt;br /&gt;Perpanjangan dakwah saya Dan kawan-kawan. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Robbija 'alnii muqiimash sholaah WA min dzurriyyatii, ya Allah ya Tuhanku, jad ika nlah aku Dan anak&lt;br /&gt;Keturunanku sebagai orang-orang yang menegakkan shalat…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada hadiah dari Allah buat siapa saja yang mementingkan diri-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Is A, membawa surat interview.&lt;br /&gt;Dia ini orang yang terbiasa tepat waktu.&lt;br /&gt;Ia gelisah. Sebab di surat interview itu, IA dipanggil jam 11.00. Jam yang rawan bagi dia.&lt;br /&gt;Rawan apaan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rawan untuk tidak bisa mempersiapkan diri shalat tepat waktu.&lt;br /&gt;Subhaanallaah! Padahal jam 11 kan masih jauh? Masih 1 jam menuju waktu shalat.&lt;br /&gt;Iya. Itu kalo dia prediksi wawancara bisa berlangsung tepat waktu. Bagaimana kalau pewawancara&lt;br /&gt;Telat. Atau IA datang di urutan wawancara nomor ke sekian? Atau wawancara akan masih berlangsung&lt;br /&gt;Sedang waktu shalat sudah menjelang. Lihat ya, baru "sudah menjelang", bukan sudah datang.&lt;br /&gt;Pikiran ini betul-betul mengganggu is A ini.&lt;br /&gt;Tapi karena dia butuh pekerjaan, kemudian dia tetap memutuskan untuk datang.&lt;br /&gt;Jam 11 kurang dia sudah sampai. Dia catatkan namanya untuk interview. Ternyata hanya dia seorang.&lt;br /&gt;Aman nih.&lt;br /&gt;Tapi apa yang terjadi? Ternyata is penginterview dipanggil oleh direksi. Sampe jam 11.30-an Ga&lt;br /&gt;Kunjung Ada kejelasan apakah wawancara bisa dilaksanakan atau tidak, atau di jam berapa wawancara&lt;br /&gt;Bisa dilaksanakan.&lt;br /&gt;Di Mata is A ini, pertanyaan itu jelas IA jawab, atau bahasa lainnya, jawabannya jelas: Batal.&lt;br /&gt;Betul: Batal.&lt;br /&gt;Dia m emi lih tidak wawancara bila wawancara itu dilakukan di jam 12 lalu mengganggu jadual&lt;br /&gt;Shalatnya. Masya Allah.&lt;br /&gt;"Mbak, saya izin dulu ya. Nanti saya balik lagi. Saya titip tas di sini," katanya kepada&lt;br /&gt;Resepsionis.&lt;br /&gt;"Bawa aja tas nya. Emangnya mau kemana? Bapak sebentar lagi barangkali datang."&lt;br /&gt;"Mau shalat dulu."&lt;br /&gt;"Oh? Silahkan? Nanti saya beritahu Bapak."&lt;br /&gt;Alhamdulillah, pikir is A. Kirain akan dimarahin. Ini malah dipersilahkan Dan akan dibantu untuk&lt;br /&gt;Memberitahukan ke pewawancara. Alhamdulillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampenya is A di ruang mushalla, belum Ada orang. Sebab baru jam 11.50. Saat itu, zuhur jam&lt;br /&gt;12.08.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kira-kira jam 12-an lewat, tapi belum datang saatnya azan, datang seorang bapak. Bersih wajahnya.&lt;br /&gt;Berseri. Bapak ini sudah datang dalam keadaan berwudhu. Ditemani oleh dua orang lagi di&lt;br /&gt;Sebelahnya. Juga dalam keadaan sudah berwudhu nampaknya. Sebab si A tidak meli hat ada tanda-tanda&lt;br /&gt;bekas air wudhu baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mas, bukan pegawai sini ya?" tanya salah satu dari yang tiga orang tersebut.&lt;br /&gt;"Iya Pak"&lt;br /&gt;"Eh, kemana yang azan? Koq belum azan nih?" cetus lagi yang satu, sambil meli hat jam.&lt;br /&gt;"Saya saja Pak yang azan," kata si A.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam keadaan rapih baju dan celananya, dan dalam keadaan wangi, si A, azan. Ada rasa kebanggaan&lt;br /&gt;di hatinya, bahwa dia bisa mengalahkan interview untuk dapat azan dan shalat zuhur berjamaah.&lt;br /&gt;Berdirilah yang tiga orang tersebut, sambil menunggu azan selesai. Seolah-olah mereka mendampingi&lt;br /&gt;si A ber-azan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selepas azan, si A tidak sempat lagi bicara-bicara dengan tiga orang tersebut. Sebab mushalla&lt;br /&gt;sudah keburu ramai.&lt;br /&gt;Hanya, selepas shalat ba ' diyah, pundaknya ditepuk oleh salah satu dari yang tiga. "Mas yang akan&lt;br /&gt;diwawancara oleh saya ya?"&lt;br /&gt;Kagetlah si A. Rupanya ia bersama-sama sang pewawancara. Satu shaf.&lt;br /&gt;"Yang ngimamin shalat itu, Dirut kita," katanya datar. "Kita tunggu beliau selesai shalat sunnah."&lt;br /&gt;Singkat cerita, malah si A itu diajak makan siang bersama. Dua dari yang tiga, adalah direksi.&lt;br /&gt;Sedang yang mewawancara pun nampaknya m emi liki jabatan yang cukup tinggi di kantor tersebut.&lt;br /&gt;Sungguh beruntung si A. Ia jaga shalatnya, malah Allah dudukkan dia dalam posisi yang sangat mulia&lt;br /&gt;Bagaimana lalu dengan awawancaranya? Ya sudah tidak perlu diwawancara kali. Pertemuan di mushalla,&lt;br /&gt;dan azannya si A, sudah menyelesa ika n wawancara. Alhamdulillah, subhaanallaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Peserta Kuliah Online yang budiman, kalau kita hidup dalam aturan Allah, maka Allah akan&lt;br /&gt;mengaturkan hal-hal yang terbaik buat kita. Allah Maha Mengendal ika n dunia ini, dan DIA Maha&lt;br /&gt;Mengetahui apa yang akan terjadi. Pintu rizki pun di tangan-Nya. Bukan di tangan siapa-siapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memberi Jam yang Terbaik&lt;br /&gt;Allah begitu baik sama kita.&lt;br /&gt;Sedangkan kita??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judul di atas bukan bermaksud memberi hadiah jam tangan. Bukan. Maksudnya, member ika n waktu&lt;br /&gt;terbaik kita buat Allah. Tidak mudah loh menerapkan hal ini. Makanya, mintalah bantuan, bimbingan,&lt;br /&gt;dan pertolongan Allah, agar bisa member ika n kepada Allah, waktu terbaik untuk-Nya.&lt;br /&gt;Jadilah orang yang berbahagia, di mana ket ika orang sedang sibuk-sibuknya, kita bisa memotong&lt;br /&gt;menghadiahkan waktu yang berharga yang kita miliki, buat Allah. Bukankah sejatinya semua punya&lt;br /&gt;Allah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini kira-kira waktu terbaik kita:&lt;br /&gt;1. Waktu istirahat kita di pertengahan malam, di dua pertiga malam, dan atau di sepertiga malam.&lt;br /&gt;Untuk bangun malam. Untuk ruku ' dan sujud, memuji Allah dan memohon pertolongan- Nya. Memohon&lt;br /&gt;bimbingan-Nya agar kita tidak kelelahan dalam menjalani hidup ini. Agar anak-anak menjadi&lt;br /&gt;anak-anak yang saleh salehah. Agar orang-orang tua kita panjang umur, sehat dan diampuni Allah.&lt;br /&gt;Dan masih banyak lagi lah. Wuah, ini berat. Tidak sedikit yang tidak mampu mengorbankan waktu&lt;br /&gt;tidurnya. Karena lelahnya mencari dunia, kita lalu tidak bisa bangun malam. Atau karena banyaknya&lt;br /&gt;dunia yang di tangan kita, kita lalu berat untuk bangun malam. Suasana pun barangkali sedang&lt;br /&gt;nyaman, tidak sedang bermasalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Waktu pagi. Ket ika manusia langsung ngebut dengan pekerjaannya, dengan usahanya, dengan&lt;br /&gt;kesibukannya, kita korbankan dulu barang sedikit untuk menegakkan shalat dhuha. Dan sebelumnya,&lt;br /&gt;ket ika manusia langsung berburu dunia, kita malah tahan dulu barang sebentar untuk menegakkan&lt;br /&gt;shalat shubuh. Subhaanallaah. Kalau bisa shalat shubuhnya di masjid. Masya Allah. Kita ajak&lt;br /&gt;anak-anak dan istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jam zuhur. Jam sibuk-sibuknya. Traffic lagi tinggi-tingginya. Ket ika pelanggan lagi&lt;br /&gt;banyak-banyaknya, kita ridho meninggalkannya d emi Yang M emi liki diri kita dengan seluruh&lt;br /&gt;pemberian-Nya. Ga usah khawatir degan berkurangnya perniagaan. Lihat saja Mekkah dan madinah.&lt;br /&gt;Ket ika jam shalat, mereka tutup. Akhirnya apa? Allah malah member ika n international buyer, pembeli&lt;br /&gt;internasional. Bukan sekedar local buyer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Jam ashar. Jam ngantuk. Kita segarkan diri kita, dengan air wudhu. Kita segarkan batin kita,&lt;br /&gt;jiwa kita, raga kita, dengan shalat ashar. Sungguh banyak kemuliaan bacaan-bacaan habis ashar.&lt;br /&gt;Insya Allah akan saya banyak tulis di website.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Jam macet. Jam pulang. Banyak manusia yang terjebak di kemacetan, karena berburu pulang cepat.&lt;br /&gt;Akhirnya tetap saja kemaleman karena memang macet. Kalau memang macet-macet juga, kenapa tidak&lt;br /&gt;kita tunggu saja sampe maghrib usai. Atau syukur-syukur kita sekalian selesa ika n isya, baru kita&lt;br /&gt;pulang. Kalau tetap khawatir, misalkan pulang jam 5, maka jam 18 mampir ke masjid. Jalan lagi usai&lt;br /&gt;maghrib. Lalu, mampir lagi jelang isya. Dan jalan lagi setelah shalat isya. Repot memang. Tapi&lt;br /&gt;insya Allah yang begini ini yang kelak akan Allah istimewakan. Manusia mau lelah, mau cape. Tapi&lt;br /&gt;kali ini cape dan lelahnya, buat Allah. Bukan seperti selama ini yang untuk dunianya, untuk&lt;br /&gt;perutnya, untuk keseombongannya, untuk hawa nafsunya. Subhaanallaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Habis, Kita Digaji Beliau Sih...&lt;br /&gt;Kita tidak pernah tahu dengan sungguh-sungguh darimana rizki kita berasal. Barangkali, karena&lt;br /&gt;itulah kita jarang mengistimewakan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pak Helmy, ke ruang saya ya?", perintah bos besar, datar. Tanpa ada nada suruh cepat-cepat, dan&lt;br /&gt;tidak ada juga perintah untuk bersegera. Perintahnya bener-bener datar.&lt;br /&gt;Bos besar ngangkat telpon, dan menekan shortcut number yang tersambung ke ruangan Pak Helmy, dan&lt;br /&gt;lalu bicara begitu: "Pak Helmy, ke ruang saya ya?".&lt;br /&gt;Itupun dilakukan si bos besar ini tanpa menunggu jawaban dari Pak Helmy, apakah bisa atau tidak.&lt;br /&gt;Dan bos besar pun tidak tahu juga barangkali siapa yang ngangkat telpon di ruangan Pak Helmy&lt;br /&gt;tersebut. Apakah benar Pak Helmy, atau bukan?&lt;br /&gt;Dalam kehidupan sehari-hari, kalau kita jadi Pak Helmy, maka kita wajibkan diri kita untuk&lt;br /&gt;menyegerakan diri ke ruangan bos besar. Kita lalu merapihkan diri, dan bahkan seperti sudah&lt;br /&gt;menebak apa kemauan bos besar, kita ke ruangannya membawa data-data yang barangkali diperlukan,&lt;br /&gt;supaya bos besar senang.&lt;br /&gt;Kalau kita jadi Pak Helmy, umpama ternyata sekretaris ruangan Pak Helmy yang mengangkat telpon&lt;br /&gt;itu, lalu kemudian si sekretaris ruangan itu lupa menyampa ika n bahwa bos besar memanggil, maka&lt;br /&gt;marahlah Pak Helmy, dan bersegeralah dia m emi nta maaf kepada bos besar seraya menyampa ika n bahwa&lt;br /&gt;dia salah.&lt;br /&gt;Kalau kita ditegor orang, "Duuuh, segitunya kalo dipanggil bos?". Maka kita akan menjawab, "Ya&lt;br /&gt;wajarlah. Sebab dia kan bos nya saya. Dia yang menggaji saya. Saya bekerja di perusahaan ini sebab&lt;br /&gt;keba ika n dia".&lt;br /&gt;Luar biasa. Begitu hebatnya "tauhid" kita kepada bos besar tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, bagaimana dengan panggilan Allah? Bagaimana keadaan hati kita? Bagaimana keadaan diri kita?&lt;br /&gt;Bagaimana penampilan kita? Bagaimana sikap kita? Silahkan jawab sendiri. Masing-masing. Dengan&lt;br /&gt;jawaban yang paling jujur dari s ika p dan perilaku kita selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah menyayangi kita semua.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-4758778458586908789?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/4758778458586908789/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/menunda-dunia-untuk-allah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/4758778458586908789'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/4758778458586908789'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/menunda-dunia-untuk-allah.html' title='Menunda Dunia Untuk Allah'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-7608518164751336685</id><published>2009-02-12T23:25:00.000-08:00</published><updated>2009-02-12T23:38:44.501-08:00</updated><title type='text'>Abu Hanifah dan Ilmuwan Atheis</title><content type='html'>Pada Zaman Imam Abu Hanifah hiduplah seorang ilmuwan besar, atheis dari kalangan bangsa Romawi.&lt;br /&gt;Pada suatu hari, Ilmuwan Atheis tersebut berniat untuk mengadu kemampuan berfikir dan keluasan ilmu dengan ulama-ulama Islam. Dia hendak menjatuhkan ulama Islam dengan beradu argumentasi. Setelah melihat sudah banyak manusia yang berkumpul di dalam masjid, orang kafir itu naik ke atas mimbar. Dia menantang siapa saja yang mau berdebat dengannya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan diantara shaf-shaf masjid bangunlah seorang laki-laki muda, dialah Abu Hanifah dan ketika sudah berada dekat di depan mimbar, dia berkata : "Inilah saya, hendak bertukar fikiran dengan tuan".&lt;br /&gt;Mata Abu Hanifah berusaha untuk menguasai suasana, namun dia tetap merendahkan diri karena usianya yang masih muda.&lt;br /&gt;Abu Hanifah berkata, "sekarang apa yang akan kita perdebatkan!".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmuwan kafir itu heran akan keberanian Abu Hanifah, dia lalu memulai pertanyaannya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atheis : Pada tahun berapakah Tuhan-mu dilahirkan?&lt;br /&gt;Abu Hanifah : Allah berfirman "Dia (Allah) tidak dilahirkan dan tidak pula melahirkan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atheis : Masuk akalkah bila dikatakan bahwa Allah adalah yang pertama dan tidak ada sesuatu sebelum-Nya?, pada tahun berapa Dia ada?&lt;br /&gt;Abu Hanifah : Dia (Allah) ada sebelum adanya sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atheis : Kami mohon diberikan contoh yang lebih jelas dari kenyataan!&lt;br /&gt;Abu Hanifah : Tahukah tuan tentang perhitungan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atheis : Ya.&lt;br /&gt;Abu Hanifah : Angka berapa sebelum angka satu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atheis : Tidak ada angka (nol).&lt;br /&gt;Abu Hanifah : Kalau sebelum angka satu tidak ada angka lain yang mendahuluinya, kenapa tuan heran kalau sebelum Allah Yang Maha satu yang hakiki tidak ada yang mendahului-Nya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atheis : Dimanakah Tuhan-mu berada sekarang?, sesuatu yang ada pasti ada tempatnya.&lt;br /&gt;Abu Hanifah : Tahukah tuan bagaimana bentuk susu?, apakah di dalam susu itu keju?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atheis : Ya, sudah tentu.&lt;br /&gt;Abu Hanifah : Tolong perlihatkan kepadaku di mana, di bagian mana tempatnya keju itu sekarang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atheis : Tak ada tempat yang khusus. Keju itu menyeluruh meliputi dan bercampur dengan susu di seluruh bagian.&lt;br /&gt;Abu Hanifah : Kalau keju makhluk itu tidak ada tempat khusus dalam susu tersebut, apakah layak tuan meminta kepadaku untuk menetapkan tempat Allah Ta'ala?, Dia tidak bertempat dan tidak ditempatkan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atheis :Tunjukkan kepada kami zat Tuhan-mu, apakah ia benda padat seperti besi, atau benda cair seperti air, atau menguap seperti gas?&lt;br /&gt;Abu Hanifah : Pernahkan tuan mendampingi orang sakit yang akan meninggal?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atheis :Ya, pernah.&lt;br /&gt;Abu Hanifah : Sebelum ia meninggal, sebelumnya dia bisa berbicara dengan tuan dan menggerak-gerakan anggota tubuhnya. Lalu tiba-tiba diam tak bergerak, apa yang menimbulkan perubahan itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atheis : Karena rohnya telah meninggalkan tubuhnya.&lt;br /&gt;Abu Hanifah : Apakah waktu keluarnya roh itu tuan masih ada disana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atheis : Ya, masih ada.&lt;br /&gt;Abu Hanifah: Ceritakanlah kepadaku, apakah rohnya itu benda padat seperti besi, atau cair seperti air atau menguap seperti gas?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atheis : Entahlah, kami tidak tahu.&lt;br /&gt;Abu Hanifah : Kalau tuan tidak boleh mengetahui bagaimana zat maupun bentuk roh yang hanya sebuah makhluk, bagaimana tuan boleh memaksaku untuk mengutarakan zat Allah Ta'ala?!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atheis : Ke arah manakah Allah sekarang menghadapkan wajahnya? Sebab segala sesuatu pasti mempunyai arah?&lt;br /&gt;Abu Hanifah : Jika tuan menyalakan lampu di dalam gelap malam, ke arah manakah sinar lampu itu menghadap?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atheis : Sinarnya menghadap ke seluruh arah dan penjuru.&lt;br /&gt;Abu Hanifah : Kalau demikian halnya dengan lampu yang cuma buatan itu, bagaimana dengan Allah Ta'ala Pencipta langit dan bumi, sebab Dia nur cahaya langit dan bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atheis : Kalau ada orang masuk ke syurga itu ada awalnya, kenapa tidak ada akhirnya? Kenapa di syurga kekal selamanya?&lt;br /&gt;Abu Hanifah : Perhitungan angka pun ada awalnya tetapi tidak ada akhirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atheis : Bagaimana kita boleh makan dan minum di syurga tanpa buang air kecil dan besar?&lt;br /&gt;Abu Hanifah : Tuan sudah mempraktekkanya ketika tuan ada di perut ibu tuan. Hidup dan makan minum selama sembilan bulan, akan tetapi tidak pernah buang air kecil dan besar disana. Baru kita melakukan dua hajat tersebut setelah keluar beberapa saat ke dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atheis : Bagaimana kebaikan syurga akan bertambah dan tidak akan habis-habisnya jika dinafkahkan?&lt;br /&gt;Abu Hanifah : Allah juga menciptakan sesuatu di dunia, yang bila dinafkahkan malah bertambah banyak, seperti ilmu. Semakin diberikan (disebarkan) ilmu kita semakin berkembang (bertambah) dan tidak berkurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya! kalau segala sesuatu sudah ditakdirkan sebelum diciptakan, apa yang sedang Allah kerjakan sekarang?" tanya Atheis.&lt;br /&gt;"Tuan menjawab pertanyaan-pertanyaan saya dari atas mimbar, sedangkan saya menjawabnya dari atas lantai. Maka untuk menjawab pertanyaan tuan, saya mohon tuan turun dari atas mimbar dan saya akan menjawabnya di tempat tuan", pinta Abu Hanifah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmuwan kafir itu turun dari mimbarnya, dan Abu Hanifah naik di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Baiklah, sekarang saya akan menjawab pertanyaan tuan. Tuan bertanya apa pekerjaan Allah sekarang?".&lt;br /&gt;Ilmuwan kafir mengangguk.&lt;br /&gt;"Ada pekerjaan-Nya yang dijelaskan dan ada pula yang tidak dijelaskan. Pekerjaan-Nya sekarang ialah bahwa apabila di atas mimbar sedang berdiri seorang kafir yang tidak hak seperti tuan, Dia akan menurunkannya seperti sekarang, sedangkan apabila ada seorang mukmin di lantai yang berhak, dengan segera itu pula Dia akan mengangkatnya ke atas mimbar, demikian pekerjaan Allah setiap waktu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para hadirin puas dengan jawapan yang diberikan oleh Abu Hanifah dan begitu pula dengan ilmuwan besar atheis tersebut dia mengakui kecerdikan dan keluasan ilmu yang dimiliki Abu Hanifah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiriman Seri Utami - utami@metrindo.co.id&lt;br /&gt;Sumber : http://www.dudung.net&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-7608518164751336685?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/7608518164751336685/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/abu-hanifah-dan-ilmuwan-atheis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/7608518164751336685'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/7608518164751336685'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/abu-hanifah-dan-ilmuwan-atheis.html' title='Abu Hanifah dan Ilmuwan Atheis'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-278363474186878960</id><published>2009-02-12T23:24:00.002-08:00</published><updated>2009-02-12T23:43:56.635-08:00</updated><title type='text'>Sebuah Doa Yang Baik</title><content type='html'>Suatu ketika, beberapa anak mengikuti sebuah lomba mobil balap mainan. Suasana sungguh meriah siang itu, sebab, ini adalah babak final. Hanya tersisa 4 orang sekarang dan mereka memamerkan setiap mobil mainan yang dimiliki. Semuanya buatan sendiri, sebab, memang begitulah peraturannya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang anak bernama Ahmad. Mobilnya tak istimewa, namun ia termasuk dalam 4 anak yang masuk final. Dibanding semua lawannya, mobil Ahmad lah yang paling tak sempurna. Beberapa anak menyangsikan kekuatan mobil itu untuk berpacu melawan mobil lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tibalah saat yang dinantikan. Final kejuaraan mobil balap mainan. Setiap anak mulai bersiap di garis start, untuk mendorong mobil mereka kencang-kencang. Di setiap jalur lintasan, telah siap 4 mobil, dengan 4 "pembalap" kecilnya. Lintasan itu berbentuk lingkaran dengan 4 jalur terpisah diantaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, sesaat sebelum mulai, Ahmad meminta waktu sebentar untuk berdoa. Matanya terpejam, dengan tangan tang bertangkup memanjatkan doa. Lalu, semenit kemudian, ia berkata, "Ya, aku siap!".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dor. Tanda telah dimulai. Dengan satu hentakan kuat, mereka mulai mendorong mobilnya kuat-kuat. Semua mobil itu pun meluncur dengan cepat. Setiap orang bersorak-sorai, bersemangat, menjagokan mobilnya masing-masing. "Ayo..ayo... cepat..cepat, maju..maju", begitu teriak mereka. Ahha...sang pemenang harus ditentukan, tali lintasan finish pun telah terlambai. Dan, Ahmad lah pemenangnya. Ya, semuanya senang, begitu juga Ahmad. Ia berucap, dan berkomat-kamit lagi dalam hati. "Alhamdulillah, terima kasih."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat pembagian piala tiba. Ahmad maju ke depan dengan bangga. Sebelum piala itu diserahkan, ketua panitia bertanya. "Hai jagoan, kamu pasti tadi berdoa kepada Allah swt agar kamu menang, bukan?". Ahmad terdiam. "Bukan, Pak, bukan itu yang aku panjatkan" kata Ahmad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia lalu melanjutkan, "Sepertinya, tak adil untuk meminta pada Allah swt untuk menolongmu mengalahkan saudaramu yang lain. "Aku, hanya bermohon pada Allah swt, supaya aku tak menangis, jika aku kalah."&lt;br /&gt;Semua hadirin terdiam mendengar itu. Setelah beberapa saat, terdengarlah gemuruh tepuk-tangan yang memenuhi ruangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Aldakwah.org&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-278363474186878960?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/278363474186878960/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/sebuah-doa-yang-baik_12.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/278363474186878960'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/278363474186878960'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/sebuah-doa-yang-baik_12.html' title='Sebuah Doa Yang Baik'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-3531153175553480481</id><published>2009-02-12T23:20:00.001-08:00</published><updated>2009-02-12T23:47:20.048-08:00</updated><title type='text'>Benteng Terakhir Barshisha</title><content type='html'>Seribu satu cara untuk menggoda manusia. Itulah sumpah Iblis terlaknat dalam memburu anggota. Pantang mundur sebelum menang, siapa pun dihadapi. Semakin teguh yang dibujuk rayu, semakin canggih pula cara yang ditempuh. Dengan keuletan Iblis ini, jatuh pula Imam Barshisha, manusia alim tiada tara.&lt;br /&gt;Siapa Barshisha, seorang ulama yang dikisahkan bahwa selama 200 tahun hayatnya tidak pernah berbuat maksiat, walau hanya sekejap. Diceritakan pula, berkat ibadah dan kealimannya, 9.000 muridnya bisa berjalan di atas bumi. Sampai-sampai malaikat pun kagum terhadap hamba Allah yang satu ini.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, apa kata Allah atas kekaguman malaikat kepada Barshisha, “Apa yang kamu herankan darinya ? Sesungguhnya aku lebih mengetahhui dari apa yang tidak pernah kamu ketahui. Dan, sesungguhnya Barshisha dalam pengetahuanku,” kata Allah. Pada akhir hidupnya, Barshisha yang terkenal alim itu, berbalik menjadi kafir dan masuk neraka selama-lamanya, hanya sebab minum khamr (minuman keras). Mendengar perkataan Allah ini, Iblis merasa menemukan kunci kelemahan Barshisha. Maka datanglah Iblis ke biara Barshisha dengan menyamar sebagai orang yang alim, dengan mengenakan kain zuhudnya berupa kain tenun.&lt;br /&gt;“Siapa engkau ini, dan apa maumu?” tanya Barshisha. “Aku adalah hamba Allah yang datang untuk menolongmu, dalam rangka mengabdi dan menyembah Allah,” jawab Iblis.&lt;br /&gt;Dengan hati yang tegar Barshisha berkata, “Siapa yang hendak mengabdi kepada Allah, cukuplah Allah sendiri yang menolongnya dan bukan engkau.”&lt;br /&gt;Kulihat mangsanya begitu tegar pendiriannya, Iblis melangkahkan jurusnya yang lain, selama tiga hari tiga malam Iblis beribadah tanpa makan, minum, dan tidur.&lt;br /&gt;Melihat tamunya beribadah dengan khusyu, hati Barshisha mulai goyah. Ia kagum atas kekhusyuan tamunya yang terus-menerus beribadah kepada Allah tiga hari tiga malam tanpa makan, minum, dan tidur. Padahal, yang sealim ini tetap makan, minum, dan tidur bila beribadah kepada Allah.&lt;br /&gt;Didorong rasa ingin tahu, Barshisha lalu bertanya kepada tamunya bagaimana dia bisa beribadah semacam itu. Iblis mengatakan bahwa ia pernah berbuat dosa, sehingga apabila dia teringat dosanya dia tidak bisa makan dan tidur.&lt;br /&gt;“Bagaimana agar aku bisa beribadah seperti kamu ?” desak Barshisha yang mulai terpikat taktik Iblis. Kemudian Iblis menyarankan agar sekali waktu Barshisha berbuat maksiat kepada Allah, kemudian bertobat kepadanya. Dengan demikian Barshisha akan bisa merasakan kenikmatan beribadah setelah mengenang dosanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiat Iblis ini ternyata mampu menggoyahkan Barshisha. Dia bertanya kepada Iblis, “Apa yang harus aku kerjakan ?”&lt;br /&gt;“Berzina,” jawab Iblis.&lt;br /&gt;“Tidak mungkin, aku tidak akan melakukan dosa besar itu,” bantah Barshisha.&lt;br /&gt;Iblis berkata, “Jika tidak mau berzina, membunuh orang saja, atau minum khamr yang dosanya lebih ringan.”&lt;br /&gt;“Aku memilih minum khamr, tetapi di mana aku bisa mendapatkannya ?” sahut Barshisha.&lt;br /&gt;“Pergilah ke desa ini,” ujar Iblis sambil menunjukkan nama desa yang dimaksud.&lt;br /&gt;Atas saran Iblis, Barshisha pergi menuju desa yang dimaksud. Di sana dia bertemu dengan seorang perempuan cantik yang berjualan khamr. Ia langsung membelinya dan langsung meneguknya. Karena tidak terbiasa, maka Barshisha langsung mabuk hingga kehilangan kontrol. Kemudian dengan nafsunya, ia memaksa perempuan penjual khamr itu untuk diajak berzina. Malangnya, saat dia memperkosa perempuan tersebut, ia kepergok suaminya, maka dipukullah dia hingga hampir mati.&lt;br /&gt;Saat korbannya dalam kepayahan, Iblis yang menyamar sebagai seorang alim itu berubah menjadi manusia biasa. Ia melaporkan peristiwa itu ke pengadilan dengan Barshisha sebagai terdakwa. Oleh pengadilan Barshisha dijatuhi hukuman cambuk 80 kali, sebagai hukuman minum khamr. Ditambah cambukan 100 kali atas hukuman zina, dan hakim memutuskan Barshisha dihukum gantung sebagai ganti darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Barshisha digantung itu, Iblis datang menghampirinya dan berkata, “Bagaimana keadaanmu Barshisha ?”&lt;br /&gt;Barshisha menjawab, “Siapa yang mengikuti orang jahat, inilah akibatnya,” jawab Barshisha.&lt;br /&gt;Iblis berkata, “Aku sudah berupaya 200 tahun menggodamu sampai berhasil hari ini engkau digantung. Jika engkau ingin turun, aku dapat menolongmu tetapi ada syaratnya. Sujudlah kepadaku,” ujar Iblis yang masih berupaya menjebloskan mangsanya.&lt;br /&gt;Barshisha, yang sudah kehilangan benteng imannya berkata, “Bagaimana aku dapat bersujud kepadamu sedang tubuhku berada dalam gantungan ?” “Tidak perlu cukup engkau bersujud dan beriman dalam hati kepadaku,” kata Iblis menegaskan. Maka, bersujudlah Barshisha dalam hatinya menuruti saran Iblis. Matilah ia dalam kekafiran menyembah Iblis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Sumber : Buku 1001 Kisah-Kisah Nyata oleh Achmad Sunarto telah diterbitkan oleh penerbit CV Firdaus, Jln. Kramat Sentiong Masjid, No. E 105, Telp. (021) 3144738, Jakarta Pusat]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.alislam.or.id/comments.php?id=1391_0_11_0_C&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-3531153175553480481?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/3531153175553480481/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/benteng-terakhir-barshisha_12.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/3531153175553480481'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/3531153175553480481'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/benteng-terakhir-barshisha_12.html' title='Benteng Terakhir Barshisha'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-2761218184201543314</id><published>2009-02-12T23:06:00.000-08:00</published><updated>2009-02-12T23:50:53.864-08:00</updated><title type='text'>Bidadari Syurga, Ainul Mardiyah</title><content type='html'>Pengantar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ini sudah sangat terkenal. Dikabarkan bahwa kisah ini hanyalah karangan seorang sastrawan Aceh, untuk memberikan semangat kepada pemuda pemuda di Aceh dalam melawan penjajahan. Wallahu a’lam. Namun demikian, alangkah bagusnya jika kita bisa mengambil ibroh/pelajaran dari kisah kisah tersebut.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;_________________________________________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam suatu kisah yang dipaparkan Al Yafi’i dari Syeikh Abdul Wahid bin Zahid, dikatakan: Suatu hari ketika kami sedang bersiap-siap hendak berangkat perang, aku meminta beberapa teman untuk membaca sebuah ayat. Salah seorang lelaki tampil sambil membaca ayat Surah At Taubah ayat 111, yang artinya sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu’min, diri dan harta mereka dengan memberikan sorga untuk mereka"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai ayat itu dibaca, seorang anak muda yang berusia 15 tahun atau lebih bangkit dari tempat duduknya. Ia mendapat harta warisan cukup besar dari ayahnya yang telah meninggal. Ia berkata:"Wahai Abdul Wahid, benarkah Allah membeli dari orang-orang mu’min diri dan harta mereka dengan sorga untuk mereka?" "Ya, benar, anak muda" kata Abdul Wahid. Anak muda itu melanjutkan:"Kalau begitu saksikanlah, bahwa diriku dan hartaku mulai sekarang aku jual dengan sorga."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak muda itu kemudian mengeluarkan semua hartanya untuk disedekahkan bagi perjuangan. Hanya kuda dan pedangnya saja yang tidak. Sampai tiba waktu pemberangkatan pasukan, ternyata pemuda itu datang lebih awal. Dialah orang yang pertama kali kulihat. Dalam perjalanan ke medan perang pemuda itu kuperhatikan siang berpuasa dan malamnya dia bangun untuk beribadah. Dia rajin mengurus unta-unta dan kuda tunggangan pasukan serta sering menjaga kami bila sedang tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu sampai di daerah Romawi dan kami sedang mengatur siasat pertempuran, tiba-tiba dia maju ke depan medan dan berteriak:"Hai, aku ingin segera bertemu dengan Ainul Mardhiyah . ." Kami menduga dia mulai ragu dan pikirannya kacau, kudekati dan kutanyakan siapakah Ainul Mardiyah itu. Ia menjawab: "Tadi sewaktu aku sedang kantuk, selintas aku bermimpi. Seseorang datang kepadaku seraya berkata: "Pergilah kepada Ainul Mardiyah." Ia juga mengajakku memasuki taman yang di bawahnya terdapat sungai dengan air yang jernih dan dipinggirnya nampak para bidadari duduk berhias dengan mengenakan perhiasan-perhiasan yang indah. Manakala melihat kedatanganku , mereka bergembira seraya berkata: "Inilah suami Ainul Mardhiyah . . . . ."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Assalamu’alaikum" kataku bersalam kepada mereka. "Adakah di antara kalian yang bernama Ainul Mardhiyah?" Mereka menjawab salamku dan berkata: "Tidak, kami ini adalah pembantunya. Teruskanlah langkahmu" Beberapa kali aku sampai pada taman-taman yang lebih indah dengan bidadari yang lebih cantik, tapi jawaban mereka sama, mereka adalah pembantunya dan menyuruh aku meneruskan langkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya aku sampai pada kemah yang terbuat dari mutiara berwarna putih. Di pintu kemah terdapat seorang bidadari yang sewaktu melihat kehadiranku dia nampak sangat gembira dan memanggil-manggil yang ada di dalam: "Hai Ainul Mardhiyah, ini suamimu datang . ..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku dipersilahkan masuk kulihat bidadari yang sangat cantik duduk di atas sofa emas yang ditaburi permata dan yaqut. Waktu aku mendekat dia berkata: "Bersabarlah, kamu belum diijinkan lebih dekat kepadaku, karena ruh kehidupan dunia masih ada dalam dirimu." Anak muda melanjutkan kisah mimpinya: "Lalu aku terbangun, wahai Abdul Hamid. Aku tidak sabar lagi menanti terlalu lama".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi percakapan kami selesai, tiba-tiba sekelompok pasukan musuh terdiri sembilan orang menyerbu kami. Pemuda itu segera bangkit dan melabrak mereka. Selesai pertempuran aku mencoba meneliti, kulihat anak muda itu penuh luka ditubuhnya dan berlumuran darah. Ia nampak tersenyum gembira, senyum penuh kebahagiaan, hingga ruhnya berpisah dari badannya untuk meninggalkan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( Irsyadul Ibad ).&lt;br /&gt;http://islam.blogsome.com/category/kisah-teladan/&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-2761218184201543314?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/2761218184201543314/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/bidadari-syurga-ainul-mardiyah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/2761218184201543314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/2761218184201543314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/bidadari-syurga-ainul-mardiyah.html' title='Bidadari Syurga, Ainul Mardiyah'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-6160745067297356283</id><published>2009-02-11T06:07:00.000-08:00</published><updated>2009-02-12T23:51:43.059-08:00</updated><title type='text'>Belajar Istiqomah</title><content type='html'>Bismillah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sebagian diantara kita, mungkin saja pernah merasakan masa-masa dimana kita sangat dekat pada Allah. Kondisinya, mungkin setelah kita bertaubat nasuha dan sadar akan ke-sementara-an hidup ini. Dan juga sangat mungkin pada saat itu kita sangat ingin untuk bisa membela agama Allah, menjadi prajuritNya yang sejati, dan menjadi khalifahNya di atas muka bumi ini dengan menegakkan segala perintah dan menjauhi segala larangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi yang juga tidak jarang terjadi adalah kita lupa, khilaf, dan cenderung untuk kembali kepada kondisi tidak-insyaf dan kembali kehilangan kesadaran sejati tersebut. Entah karena alasan pengaruh lingkungan, karena alasan sudah merasa terlalu lama berbuat kebaikan, atau sekedar berniat untuk mencoba merasakan suatu ketidakbaikan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan kawan. Marilah tetap. Tetap di jalan kesadaran tersebut. Karena apa yang Rasul contohkan sederhana. Berkata: Rabbunallah, kemudian Istiqomah. Ya, Belajarlah untuk beristiqomah. Silakan nikmati artikel dibawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar Istiqomah&lt;br /&gt;2008-09-18&lt;br /&gt;“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah”, kemudian mereka tetap istiqamah, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada pula berduka cita. Mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan”. ( Q.S. Al-Ahqâf/46: 13-14.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Rasulullah SAW. diminta oleh salah seorang sahabat untuk menjelaskan bagaimana beragama Islam yang baik, maka dengan kata-kata singkat beliau memerintahkan agar sahabat itu beriman kepada Allah dan beristiqamah. Dua kata-kata yang singkat dan mudah diucapkan, îmân dan istiqâmah, tapi mengandung makna yang sangat dalam yang tidak semua orang dapat melaksanakannya. Jumhur ulama memahami îmân sebagai suatu sikap yang meliputi keyakinan dalam hati, ucapan lisan, dan perbuatan oleh seluruh anggota tubuh. Sedangkan istiqâmah dipahami sebagai teguh pendirian, mempunyai prinsip, dan terus menerus dalam ketaatan melaksanakan amal saleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam diri setiap muslim pusat keimanan terletak di dalam qalb (hati). Karena sifat hati yang selalu berubah-ubah, sebagaimana arti kata qalb itu sendiri, maka keimanan yang berada didalamnya dapat mengalami perubahan-perubahan. Itulah maka iman itu dapat bertambah dan berkurang. Semakin bersih seorang membersihkan hatinya, yang oleh Imam al-Ghazali digambarkan sebagai sebuah cermin, maka semakin bertambah tingkat keimanannya karena cahaya Illahi dapat memantulkan sinar terang ke dalam dirinya. Tapi bila seorang semakin malas membersihkan cermin hatinya itu dan membiarkannya dikotori oleh tebalnya debu kemaksiatan, maka semakin kurang dan menipis keimanan dalam hatinya karena pantulan cahaya Illahi sudah tidak tampak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena watak hati yang berubah-rubah sehingga mengakibatkan keimanan dapat bertambah dan berkurang, maka kita dituntut untuk memelihara hati itu agar selalu beristiqamah. Yaitu keteguhan hati dalam memegang teguh keimanan, mempunyai prinsip yang tegas dalam membela kebenaran, dan kecintaan terhadap setiap amal saleh secara terus menerus dan untuk semua orang. Bukan suatu keimanan sesaat, membela kebenaran kalau ada kepentingan pribadi atau kelompok, dan hanya bersikap angin-anginan dalam beramal saleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar istiqamah itu dapat tercapai, maka kita harus melatih diri kita secara sungguh-sungguh, berusaha agar setiap amal perbuatan kita diikuti dengan tiga rangkaian kata ijtihad, mujahadah, dan jihad. Dengan berijtihad kita dapat memastikan bahwa tindakan kita adalah suatu pilihan terbaik setelah melalui pertimbangan-pertimbangan yang mendalam. Tindakan itu harus diikuti dengan mujahadah (upaya yang sungguh-sungguh) dan terus menerus jangan sampai berhenti di tengah jalan. Dan tentu saja semuanya harus disertai dengan jihad (suatu perjuangan keras yang berkesinambungan) yang membutuhkan pengorbanan-pengorbanan dalam berbagai bentuk, seperti: tenaga, harta, pikiran, bahkan nyawa. Tanpa tiga hal itu, sulit rasanya istiqamah dapat terwujud dalam kehidupan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya istiqamah harus dijadikan sebagai budaya setiap muslim. Kita semestinya sudah bosan dengan sikap plin-plan yang selalu kita lakukan. Sehari berkata begini, besoknya berkata begitu. Seminggu berbuat baik selebihnya kemaksiatan dikerjakan. Hati kita sering luluh dan hanyut ke dalam keindahan dunia, kenikmatan materi, dan bau harum kekuasaan. Kita sering tidak mampu meneguhkan hati dan memegang prinsip untuk berkata “tidak” terhadap keserakahan, kebiadaban, dan kezaliman. Sudah saatnya kita kembali kepada pesan Rasulullah SAW.: “memperteguh keimanan, kemudian beristiqamah”, dan itu artinya kita telah melaksanakan petunjuk agama secara benar dan akan mendapatkan balasan sebagaimana yang telah dijanjikan Allah dalam firman-Nya. Insyâ Allâh. Amien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) Dr. H. Shobahussurur, M.A.; Ketua Takmir Masjid Agung Al Azhar&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-6160745067297356283?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/6160745067297356283/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/belajar-istiqomah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/6160745067297356283'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/6160745067297356283'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/belajar-istiqomah.html' title='Belajar Istiqomah'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-8533349305211611562</id><published>2009-02-11T05:57:00.001-08:00</published><updated>2009-02-12T23:54:25.557-08:00</updated><title type='text'>Saad bin Abi Waqqas, Panglima Perang Umat Islam</title><content type='html'>Penolakan kaisar Persia membuat air mata Saad bercucuran. Berat baginya melakukan peperangan yang harus mengorbankan banyak nyawa kaum Muslim dan non Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepahlawanan Saad bin Abi Waqqas tertulis dengan tinta emas saat memimpin pasukan Islam melawan melawan tentara Persia di Qadissyah. Peperangan ini merupakan salah satu peperangan terbesar umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama tiga ribu pasukannya, ia berangkat menuju Qadasiyyah. Di antara mereka terdapat sembilan veteran perang Badar, lebih dari 300 mereka yang ikut serta dalam ikrar Riffwan di Hudaibiyyah, dan 300 di antaranya mereka yang ikut serta dalam memerdekakan Makkah bersama Rasulullah. Lalu ada 700 orang putra para sahabat, dan ribuan wanita yang ikut serta sebagai perawat dan tenaga bantuan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasukan ini berkemah di Qadisiyyah di dekat Hira. Untuk melawan pasukan Muslim, pasukan Persia yang siap tepur berjumlah 12O ribu orang dibawah panglima perang kenamaan mereka, Rustum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum memulai peperangan, atas instruksi Umar yang menjadi khalifah saat itu, Saad mengirim surat kepada kaisar Persia, Yazdagird dan Rustum, yang isinya undangan untuk masuk Islam. Delegasi Muslim yang pertama berangkat adalah Numan bin Muqarrin yang kemudian mendapat penghinaan dan menjadi bahan ejekan Yazdagird.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengirim surat kepada Rustum, Saad mengirim delegasi yang dipimpin Rubiy bin Aamir. Kepada Rubiy, Rustum menawarkan segala kemewahan duniawi. Namun ia tidak berpaling dari Islam dan menyatakan bahwa Allah SWT menjanjikan kemewahan lebih baik yaitu surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para delegasi Muslim kembali setelah kedua pemimpin itu menolak tawaran masuk Islam. Melihat hal tersebut, air mata Saad bercucuran karena ia terpaksa harus berperang yang berarti mengorbankan nyawa orang Muslim dan non Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, untuk beberapa hari ia terbaring sakit karena tidak kuat menanggung kepedihan jika perang harus terjadi. Saad tahu pasti, bahwa peperangan ini akan menjadi peperangan yang sangat keras yang akan menumpahkan darah dan mengorbankan banyak nyawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika tengah berpikir, Saad akhirnya tahu bahwa ia tetap harus berjuang. Karena itu, meskipun terbaring sakit, Saad segera bangkit dan menghadapi pasukannya. Di depan pasukan Muslim, Saad mengutip Alquran surat Al Anbiya ayat 105 tentang bumi yang akan dipusakai oleh orang-orang shaleh seperti yang tertulis dalam kitab Zabur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, Saad berganti pakaian kemudian menunaikan sholat Dzuhur bersama pasukannya. Setelah itu dengan membaca takbir, Saad bersama pasukan Muslim memulai peperangan. Selama empat hari, peperangan berlangsung tanpa henti dan menimbulkan korban dua ribu Muslim dan sepuluh ribu orang Persia. Peperangan Qadisiyyah merupakan salah satu peperangan terbesar dalam sejarah dunia. Pasukan Muslim memenangi peperangan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saad lahir dan besar di kota Makkah. Ia dikenal sebagai pemuda yang serius dan memiliki pemikiran yang cerdas. Sosoknya tidak terlalu tinggi namun bertubuh tegap dengan potongan rambut pendek. Orang-orang selalu membandingkannya dengan singa muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berasal dari keluarga bangsawan yang kaya raya dan sangat disayangi kedua orangtuanya, terutama ibunya. Meski berasal dari Makkah, ia sangat benci pada agamanya dan cara hidup yang dianut masyarakatnya. Ia membenci praktik penyembahan berhala yang membudaya di Makkah saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari dalam hidupnya, ia didatangi sosok Abu Bakar yang dikenal sebagai orang yang ramah. Ia mengajak Saad menemui Muhammad di sebuah perbukitan dekat Makkah. Pertemuan itu mengesankan Saad yang baru berusia 20 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia pun segera menerima undangan Muhammad SAW untuk menjadi salah satu penganut ajaran Islam yang dibawanya. Saad kemudian menjadi salah satu sahabat yang pertama masuk Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saad sendiri secara tidak langsung memiliki hubungan kekerabatan dengan Rasulullah SAW. Ibunda rasul, Aminah binti Wahhab berasal dari suku yang sama dengan Saad yaitu dari Bani Zuhrah. Karena itu Saad juga sering disebut sebagai Saad of Zuhrah atau Saad dari Zuhrah, untuk membedakannya dengan Saad-Saad lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun keislaman Saad mendapat tentangan keras terutama dari keluarga dan anggota sukunya. Ibunya bahkan mengancam akan bunuh diri. Selama beberapa hari, ibunda Saad menolak makan dan minum sehingga kurus dan lemah. Meski dibujuk dan dibawakan makanan, namun ibunya tetap menolak dan hanya bersedia makan jika Saad kembali ke agama lamanya. Namun Saad berkata bahwa meski ia memiliki kecintaan luar biasa pada sang ibu, namun kecintaannya pada Allah SWT dan Rasulullah SAW jauh lebih besar lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar kekerasan hati Saad, sang ibu akhirnya menyerah dan mau makan kembali. Fakta ini memberikan bukti kekuatan dan keteguhan iman Saad bin Abi Waqqas. Di masa-masa awal sejarah Islam, kaum Muslim mengungsi ke bukit jika hendak menunaikan shalat. Kaum Quraisy selalu mengalangi mereka beribadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat tengah shalat, sekelompok kaum Quraisy mengganggu dengan saling melemparkan lelucon kasar. Karena kesal dan tidak tahan, Saad bin Abi Waqqas yang memukul salah satu orang Quraisy dengan tulang unta sehingga melukainya. Ini menjadi darah pertama yang tumpah akibat konflik antara umat Islam dengan orang kafir. Konflik yang kemudian semakin hebat dan menjadi batu ujian keimanan dan kesabaran umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah peristiwa itu, Rasulullah meminta para sahabat agar lebih tenang dan bersabar menghadapi orang Quraisy seperti yang difirmankan Allah SWT dalam Alquran surat Al Muzammil ayat 10. Cukup lama kaum Muslim menahan diri. Baru beberapa dekade kemudian, umat Islam diperkenankan melakukan perlawanan fisik kepada para orang kafir. Di barisan pejuang Islam, nama Saad bin Abi Waqqas menjadi salah satu tonggak utamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia terlibat dalam perang badar bersama saudaranya yang bernama Umair yang kemudian syahid bersama 13 pejuang Muslim lainnya. Pada perang Uhud, bersama Zaid, Saad terpilih menjadi salah satu pasukan pemanah terbaik Islam. Saad berjuang dengan gigih dalam mempertahankan Rasulullah SAW setelah beberapa pejuang Muslim meninggalkan posisi mereka. Saad juga menjadi sahabat dan pejuang Islam pertama yang tertembak panah dalam upaya mempertahankan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saad juga merupakan salah satu sahabat yang dikarunai kekayaan yang juga banyak digunakannya untuk kepentingan dakwah. Ia juga dikenal karena keberaniannya dan kedermawanan hatinya. Saad hidup hingga usianya menjelang delapan puluh tahun. Menjelang wafatnya, Saad meminta puteranya untuk mengafaninya dengan jubah yang ia gunakan dalam perang Badar. ''Kafani aku dengan jubah ini karena aku ingin bertemu Allah SWT dalam pakaian ini,''ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabloid Jumat Republika&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-8533349305211611562?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/8533349305211611562/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/saad-bin-abi-waqqas-panglima-perang_11.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/8533349305211611562'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/8533349305211611562'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/saad-bin-abi-waqqas-panglima-perang_11.html' title='Saad bin Abi Waqqas, Panglima Perang Umat Islam'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-1418604563247103785</id><published>2009-02-11T05:12:00.000-08:00</published><updated>2009-02-11T05:14:17.612-08:00</updated><title type='text'>Bilal bin Rabah, Muadzin Pertama Islam</title><content type='html'>Siapa tak kenal Bilal bin Rabah. Ia merupakan muadzin pertama yang dimiliki umat Islam. Bilal juga termasuk golongan pertama yang masuk Islam atau tepatnya orang ketujuh yang masuk Islam pertama kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persentuhan Bilal dengan Islam dimulai ketika ia masih menjadi budak Umayyah. Perbincangan Umayyah dengan tamunya soal kehadiran agama baru yang dibawa Muhammad secara tak sengaja terdengar oleh Bilal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski belum mengenali Muhammad secara pribadi, namun Bilal telah sering mendengar sosoknya. Lelaki bersahaja dan juga jujur dari Bani Hasyim itu sangat dihormati oleh bangsa Quraisy. Seketika ketertarikan Bilal terhadap Islam dan ajaran yang dibawa Muhammad membuncah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bilal pun segera menemui Abu Bakar yang sudah terlebih dahulu masuk Islam. Bilal meminta Abu Bakar untuk mengantarnya menemui Rasulullah SAW. Tak perlu waktu lama bagi Bilal untuk menyatakan keislamannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keimanan Bilal langsung diuji setelah bersyahadat. Jika Abu Bakar dan bangsawan Quraisy lainnya aman dari perlakuan kejam sesama bangsa Quraisy yang benci terhadap Islam, lain halnya dengan Bilal. Sebagai budak dari anggota suku Quraisy terkejam, Bilal dipaksa untuk keluar dari Islam dan kembali kepada agama nenek moyangnya yang menyembah berhala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Majikannya, Umayyah memaksa Bilal keluar dari Islam dengan segala cara. Pada siang yang terik, Bilal dipaksa memakai baju besi kemudian dikubur dalam pasir yang sangat panas hingga hanya kepalanya saja yang nampak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia pun sering dipaksa Umayyah untuk berbaring telentang di atas pasir yang sangat panas. Kemudian tubuh Bilal ditindih oleh batu yang sangat besar dan berat. Di lain waktu, Bilal diikat lehernya dan diseret ke kota Mekkah. Meski demikian, Bilal tetap bertahan seraya berucap "Ahad, Ahad."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu kali, akibat penyiksaan yang luar biasa kejam ini, Bilal pingsan. Ketika ia sadar kembali, ia menghadapi teriakan Umayyah yang memaksanya untuk keluar dari Islam. Dengan kejam Umayyah mengancam akan membunuhnya dengan menyiksanya kecuali ia tidak mengakui Muhammad SAW sebagai utusan Tuhan. Namun Bilal tetap kokoh dan bertahan dengan keyakinannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, Abu Bakar berjalan melintasi tempat dimana Bilal sedang mengalami penyiksaan. Karena kasihan, Abu Bakar pun segera meminta Umayyah menjual Bilal kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena tak rela Bilal dimiliki Abu Bakar, Umayyah pun mematok harga yang sangat tinggi. Namun Abu Bakar tetap membayarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bilal kemudian bekerja pada Abu Bakar. Namun kemudian ia berhenti dan memutuskan membantu Rasulullah SAW menyebarkan ajaran Islam. Bilal juga menjadi pengawal Rasulullah SAW yang senantiasa siap membela Rasul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Rasulullah pergi hijrah ke Madinah, Bilal termasuk yang ikut serta. Ia selalu menemani dan menjaga Rasulullah kemanapun, termasuk dalam setiap peperangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya, untuk mengetahui jam shalat, umat Islam menjalankannya dengan terlebih dahulu menentukan waktu kemudian berkumpul untuk shalat. Namun karena menyulitkan, akhirnya Rasulullah SAW berpikir untuk memanggil umat menggunakan terompet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Rasulullah SAW sendiri tidak menyukai ide ini karena orang Yahudi juga menggunakan cara yang sama. Akhirnya disepakati panggilan azan ketika memasuki jam shalat dilakukan dengan tepukan tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak berapa lama kemudian, salah seorang sahabat, Abdullah bin Zaid datang menemui Rasulullah. Ia berkata bahwa ia bermimpi bertemu seorang pria yang menggunakan dua helai kain berwarna hijau seraya membawa bel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mimpi itu, Abdullah lalu menawarkan diri untuk membeli bel tersebut. Ketika pria itu bertanya untuk tujuan apa ia gunakan bel tersebut, Abdullah menyatakan bahwa bel itu akan ia gunakan untuk memanggil orang-orang untuk sholat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pria itu menawarkan panggilan shalat yang lebih baik yaitu menyebutkan empat kali seruan "Allahu Akbar" lalu dua kali seruan "asyhadualla ilaaha illallah", kemudian dua kali seruan "asyhadu Annamuhammadarrasulullah", lalu dua kali seruan "hayya 'alas sholah", dua kali seruan "hayya 'alal falah" lalu "Allahu Akbar, Allahu Akbar, laa ilaaha illallah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan gembira, Rasulullah SAW menyatakan bahwa itu itu adalah sebuah penglihatan baik. Rasulullah SAW segera meminta Abdullah pergi menemui Bilal dan mengajarkan adzan tersebut padanya. Bilal dipilih sebagai muadzin karena ia memiliki suara indah dan keras, sehingga bisa menjangkau jarak yang jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak saat itulah pertama kali adzan diperdengarkan di kota Madinah dan Bilal menjadi muadzinnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap usai melantunkan adzan, Bilal selalu berdiri di depan pintu rumah Rasulullah SAW dan berkata "Hayya alas-salah, hayya 'alal-falaah (Mari kita Shalat, Mari dirikan kemenangan)." Ia berucap mengingatkan Rasulullah SAW bahwa telah masuk waktu shalat. Begitulah Bilal setiap kali ia usai melantunkan adzan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bilal sangat menikmati perannya sebagai muadzin Rasul sampai kemudian Rasulullah SAW meninggal dunia. Meski semua umat Islam larut dalam kesedihan, mereka tidak melupakan kewajiban shalat. Karena itulah mereka meminta Bilal untuk kembali melantunkan adzan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bilal pun bersiap mengumandangkan adzan pertamanya setelah wafatnya Rasul. Namun baru saja ia berucap "Allahu Akbar.." dan hendak mengucap nama Rasulullah SAW, ia tidak kuasa menahan kesedihan. Bilal menangis terisak-isak sehingga ia tidak meneruskan adzannya. Ia lalu berkata bahwa ia tidak akan pernah lagi mengumandangkan adzan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bilal meminta Abu Bakar yang menjadi khalifah, untuk membiarkannya pergi Suriah. Bilal kemudian menetap di kota Damaskus hingga akhir hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah wafatnya Rasulullah SAW, Bilal hanya melantunkan adzan dua kali. Pertama ketika Umar bin Khattab datang ke Damaskus. Sementara yang kedua ketika ia mengunjungi makam Rasulullah SAW di Madinah. Mendengar suaranya, semua yang hadir menangis karena teringat masa Rasulullah masih ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabloid Jumat Republika&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-1418604563247103785?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/1418604563247103785/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/bilal-bin-rabah-muadzin-pertama-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/1418604563247103785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/1418604563247103785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/bilal-bin-rabah-muadzin-pertama-islam.html' title='Bilal bin Rabah, Muadzin Pertama Islam'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-509458858698630834</id><published>2009-02-11T05:10:00.000-08:00</published><updated>2009-02-11T05:11:04.227-08:00</updated><title type='text'>Abdullah bin Abbas, Menjadi "Tinta" bagi Umat</title><content type='html'>Di antara sahabat-sahabat Rasulullah SAW, terdapat beberapa sahabat kecil yang ketika bersyahadat mereka berusia sangat muda. Atau, ketika mereka dilahirkan, orang tuanya telah menjadi Muslim lebih dulu. Salah satunya adalah Abdullah bin Abbas, atau lebih dikenal dengan Ibnu Abbas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Abbas dilahirkan tiga tahun sebelum hijrah. Boleh dikata, ia hidup bersama Rasulullah SAW dan belajar langsung dari beliau. Ia adalah sepupu Rasulullah. Rasulullah pernah merengkuhnya ke dada beliau seraya berdoa, "Ya Allah, ajarilah ia al-hikmah." Dalam suatu riwayat disebutkan, "(Ajarilah ia) al-Kitab (Alquran)."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika, Ibnu Abbas ingin mengetahui secara langsung bagaimana cara Rasulullah shalat. Untuk itu, ia sengaja menginap di rumah bibinya, ummahatul mu'minin, Maimunah binti al-Harist.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tengah malam, ia melihat Rasulullah bangun dan pergi berwudhu. Dengan sigap Ibnu Abbas membawakan air untuk berwudhu, sambil diam-diam mengamati cara Rasulullah bersuci. Rasul SAW melihatnya, sambil mengusap kepalanya dan berdoa, ''Ya Allah, anugerahilah pemahaman agama kepadanya.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Rasulullah berdiri untuk sholat lail yang dimakmumi oleh isteri beliau, Maimunah. Ibnu Abbas tak tinggal diam, dia segera berdiri di belakang Rasulullah SAW; tetapi RasuluLlah kemudian menariknya agar ia berdiri sedikit berjajar dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Abbas berdiri sejajar dengan Rasulullah, tetapi kemudian ia mundur lagi ke shaf belakang. Seusai sholat, Rasulullah mempertanyakan sikap Ibnu Abbas ini, dan dijawab oleh Ibnu Abbas bahwa rasanya tak pantas dirinya berdiri sejajar dengan seorang utusan Allah SWT. Rasulullah ternyata tidak memarahinya, bahkan beliau mengulangi doanya ketika berwudhu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Ibnu Abbas berusia 13 tahun, Rasulullah wafat. Ia sangat merasa kehilangan. Tapi hal ini tidak menjadikan kesedihannya berlarut-larut. Ia memantapkan hati untuk nyantri para para sahabat Rasul SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sabar, ia menunggu para sahabat pulang dari kerja keseharian atau dakwahnya. Bahkan kalau sahabat tadi kebetulan sedang berisitirahat, Ibnu Abbas dengan sabar menanti di depan pintu rumahnya, bahkan hingga tertidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, sesuai doa Rasulullah, Ibnu Abbas mendapatkan banyak ilmu. Ketekunannya belajar membuatnya menjadi seorang ulama yang mumpuni. Ia dijuluki sebagai 'tinta'-nya umat, dalam menyebarkan tafsir dan fikih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibn Umar pernah berkata kepada salah seorang yang bertanya mengenai suatu ayat kepadanya, "Berangkatlah menuju Ibnu Abbas lalu tanyakanlah kepadanya sebab ia adalah sisa sahabat yang masih hidup yang paling mengetahui wahyu yang diturunkan kepada Nabi SAW."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umar bin Khattab selalu mengundang Ibnu Abbas dalam majelis syura-nya dengan beberapa sahabat senior. Ia selalu berkata kepada Ibnu Abbas agar ia tidak perlu sungkan menyampaikan pendapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa sahabat Umar mempertanyakan kenapa mengajak "anak muda" dalam diskusi mereka. Umar menjawabnya dengan mengundang para sahabat, termasuk Ibnu Abbas. Umar berkata, "Apa pendapat kalian mengenai firman Allah, 'Bila telah datang pertolongan Allah dan Penaklukan.' (surat An-Nahsr hingga selesai). Maka, sebagian mereka berkata, "Kita diperintahkan agar memuji Allah dan meminta ampun kepada-Nya bila kita menang (dapat menaklukkan Mekkah)." Sebagian lagi hanya terdiam saja. Lalu, Umar pun berkata kepada Ibnu Abbas, "Apakah kamu juga mengatakan demikian?" Ia menjawab, "Tidak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Umar bertanya, "Kalau begitu, apa yang akan kamu katakan?" Ia menjawab, "Itu berkenaan dengan ajal Rasulullah SAW di mana Allah memberitahukan kepadanya bila telah datang pertolongan-Nya dan penaklukan kota Mekkah, maka itulah tanda ajalmu (Rasulullah-red), karena itu sucikanlah Dia dengan memuji Rabbmu dan minta ampunlah kepada-Nya karena Dia Maha Menerima Tobat." Umar pun berkata, "Yang aku ketahui memang seperti yang engkau ketahui itu." Secara tidak langsung Umar hendak menjawab, kendati muda, keilmuan Ibnu Abbas sangat mumpuni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam masa kekhalifahan Utsman bin Affan RA, ia bergabung dengan pasukan Muslimin yang berekspedisi ke Afrika Utara, di bawah pimpinan Abdullah bin Abi-Sarh. Ia terlibat dalam pertempuran dan dalam dakwah Islam di sana. Ia juga menjadi amirul hajj pada tahun 35 Hijrah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di masa pemerintahan Ali bin Abi Thalib RA, Ibnu Abbas mengajukan permohonan untuk berdakwah kepada kaum Khawarij. Melalui dialog dan diskusinya yang intens, sekitar 12 ribu dari 16 ribu Khawarij bertobat dan kembali kepada ajaran Islam yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia sempat diangkat menjadi penguasa di Bashrah oleh khalifah Ali. Namun tatkala Ali meninggal karena terbunuh, ia pulang ke Hijaz, bermukim di Mekkah, sebelum akhirnya menuju Tha`if dan wafat di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Abbas meninggal pada tahun 68 H dalam usia 71 tahun. Di hari pemakamannya, sahabat Abu Hurairah RA, berkata, "Hari ini telah wafat ulama umat. Semoga Allah SWT berkenan memberikan pengganti Abdullah bin Abbas."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabloid Jumat Republika&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-509458858698630834?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/509458858698630834/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/abdullah-bin-abbas-menjadi-tinta-bagi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/509458858698630834'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/509458858698630834'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/abdullah-bin-abbas-menjadi-tinta-bagi.html' title='Abdullah bin Abbas, Menjadi &quot;Tinta&quot; bagi Umat'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-5439587182512953100</id><published>2009-02-11T05:09:00.002-08:00</published><updated>2009-02-11T05:10:21.862-08:00</updated><title type='text'>Abuzar Al Ghifari, Sahabat dari Suku Ghifar</title><content type='html'>Sosok sahabat yang satu ini sudah menjadi penentang pemujaan berhala sejak sebelum ia mengenal Islam. Meski besar di kelompok yang memuja berhala, namun Jundub bin Junadah, yang biasa dipanggil Abuzar, sejak kecil selalu menolak menyembahnya. Pemuda yang berasal dari suku Ghifar di bukit Waddan, dekat kota Mekkah ini, menganggap pemujaan berhala merupakan kepercayaan yang tidak masuk akal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abuzar pertama kali bersentuhan dengan Islam ketika ia mendengar kabar bahwa di Makkah ada seorang pria yang mengaku dirinya adalah nabi. Ia berharap pria ini memang seorang nabi dan kedatangannya bisa mengubah hati, pikiran, dan kepercayaan sukunya dari kegelapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia kemudian meminta adiknya yang bernama Anis untuk segera pergi ke Makkah untuk mencari kebenaran berita itu. Sesuai permintaan Abuzar, Anis pergi ke Mekkah dan bertemu Rasulullah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, ia pulang dan menyampaikan apa yang ia lihat dan dengar di Makkah. Ia menyebut kalau sosok yang ia temui adalah sosok yang rendah hati, bersahaja, dan kalimat yang meluncur dari mulutnya bukanlah puisi atau syair yang dibuat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar hal tersebut, Abuzar sangat tertarik dan memutuskan untuk melihat sendiri ke Makkah. Namun Anis memperingatkannya untuk berhati-hati terhadap orang Mekkah yang membenci pria bernama Muhammad itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Makkah, karena tak memiliki tempat tinggal, ia tidur di dekat Kabah. Suatu malam, ketika tengah tertidur, Ali ibn abi Talib berjalan melewatinya. Menyadari orang yang dilewatinya adalah orang asing, Ali lalu membangunkan dan mengajak Abuzar menginap di rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paginya ia bangun, lalu kembali ke dekat Kabah untuk mencari sosok sang nabi. Namun ia tidak berkata dan bertanya apapun kepada siapapun sehingga ia tidak bertemu Nabi Muhammad SAW. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malamnya, Abuzar kembali tidur di dekat Kabah. Ali yang melihatnya kembali mengajaknya menginap di rumahnya. Meski demikian, keduanya tidak bercakap-cakap sedikitpun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru pada malam ketiga, Ali bertanya kepada Abuzar soal alasannya datang ke Makkah. Abuzar berkata ia bersedia mengungkapkan alasannya asal Ali mmembawanya kepada orang yang ingin ia temui. Setelah Ali setuju, Abuzar berkata bahwa ia datang dari jauh dan ingin menemui sosok nabi yang dikabarkan ada di Makkah. Ia menyebut ingin bertemu dan mendengarkan apa yang disampaikan oleh nabi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar hal tersebut, seketika wajah Ali berubah menjadi cerah dan dipenuhi kegembiraan. Malam itu, Abuzar tidak bisa tidur karena kegembiraan dan rasa penasarannya yang luar biasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan pertama itu terjadi di Makkah. Mendengar kisah Abuzar, Rasulullah kemudian membacakan beberapa ayat Alquran. Tidak butuh waktu lama untuk membuat Abuzar Al Ghifari membaca syahadat dan menjadi seorang Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia adalah salah satu sahabat yang pertama kali masuk Islam. Setelah itu, Abuzar menetap bersama Rasul di Mekkah. Ia belajar Islam dan Alquran dengan giat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khawatir dengan perlakuan orang Quraisy, Rasulullah meminta Abuzar untuk tidak mengumukan dirinya sudah menjadi seorang Muslim kepada orang Quraisy. Rasulullah khawatir Abuzar akan disiksa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun dengan berani, Abuzar berkata, "Demi Allah yang ditangan-Nya nyawaku berada, aku tidak akan meninggalkan Makkah sampai aku pergi menuju Kabah dan menyatakan kebenaran kepada bangsa Quraisy."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah kerumunan warga Quraisy di dekat Kabah, Abuzah berkata dirinya telah bersyahadat. Mendengar hal itu, orang Quraisy menjadi sangat marah. Mereka mulai memukuli Abuzar dan bermaksud membunuhnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun untunglah ada Abbas bin Abdul Muttalib. Abuzar pun segera dilindungi dan diselamatkan oleh paman Rasulullah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada orang Quraisy, Abbas mengatakan bahwa Abuzar berasal dari suku Ghifar yang daerahnya dilintasi kafilah dagang Quraisy. Karena takut dibalas, akhirnya orang Quraisy membebaskannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasul kemudian meminta Abuzar kembali dan menyampaikan apa yang telah ia pelajari kepada sukunya. Abuzar kemudian kembali ke sukunya dan menemukan adiknya telah menjadi seorang Muslim juga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keduanya kemudian mengajak ibunya yang segera bersyahadat. Mereka tidak pernah berhenti menyebarkan Islam sehingga pada akhirnya, komunitas ini menjadi salah satu komunitas Muslim terbesar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Nabi SAW hijrah ke Madinah, ia menyusul ke sana. Abuzar kemudian memperkuat pasukan Muslim dalam perang Badar, Uhud, dan Khandaq. Di Madinah, Abuzar meminta izin agar ia diperbolehkan melayani dan selalu menemani Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Rasulullah meninggal, Abuzar memutuskan untuk pergi dari Madinah. Ia merasa tidak ada lagi yang bisa ia lakukan di kota ini. Abuzar memutuskan pindah ke sebuah daerah di gurun kawasan Suriah. Ia tinggal disana selama masa pemerintahan Abu Bakar dan Umar bin Khattab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama masa kekhalifahan Ustman bin Affan, Abuzar tinggal di Damaskus. Ia sangat perihatin melihat orang Islam yang senang dengan kehidupan duniawi dan senang hidup bermewah-mewahan. Sehingga kemudian ia dipanggil pulang ke Madinah oleh Usman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Madinah, kritikannya tidak berhenti. Ia mengecam orang-orang yang menikmati kehidupan duniawi sehingga oleh Usman akhirnya ia diminta pindah ke Rubdhah, sebuah desa kecil di dekat Madinah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia hidup dalam kesederhanaan. Seorang pria pernah datang ke rumahnya dan bertanya kepada Abuzar tentang barang apa yang ia miliki. ''Aku memiliki rumah di akhirat, dan itu merupakan milikku yang paling berharga,'' ujarnya. Abuzar bersikukuh hidup dalam kesederhanaan dan senantiasa berhemat atas apa yang ia miliki. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika, amir dari Suriah mengirimnya uang sebanyak 300 dinar untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Abuzar kemudian mengembalikan uang tersebut dan menyatakan agar sang amir memberikannya kepada mereka yang lebih membutuhkannya daripada dirinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abuzar meninggal dunia pada tahun 32 Hijriah. Terhadap sosoknya yang luar biasa, Rasulullah pernah berkata seluruh bumi dan langit belum pernah ada orang yang begitu tulus dan setia daripada Abuzar Al Ghifari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabloid Jumat Republika&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-5439587182512953100?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/5439587182512953100/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/abuzar-al-ghifari-sahabat-dari-suku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/5439587182512953100'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/5439587182512953100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/abuzar-al-ghifari-sahabat-dari-suku.html' title='Abuzar Al Ghifari, Sahabat dari Suku Ghifar'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-93185637613080219</id><published>2009-02-11T05:09:00.001-08:00</published><updated>2009-02-11T05:09:42.713-08:00</updated><title type='text'>Zubair bin Awwam, Murid Rasulullah SAW</title><content type='html'>Naufil seringkali membungkus tubuh suami Asma ini dengan kasur, lalu menyalakan api di sekelilingnya, agar dia mau meninggalkan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zubair adalah putra Al Awwam dan ayah dari Abdullah. Rasulullah SAW menyebutnya sebagai hawari-e-Rasul, atau murid sang penyampai pesan Allah SWT. Ia merupakan satu dari sepuluh orang sahabat yang dijanjikan masuk surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keunggulan pribadinya barangkali tergambar dari apa yang dikatakan Umar bin Khattab atas sosoknya. Umar menyebut Zubair sebagai salah satu pilar Islam. Selain sebagai sahabat yang paling pertama menganut Islam, Zubair memiliki hubungan kekerabatan yang sangat dekat dengan Rasulullah SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zubair merupakan sepupu Rasulullah SAW dari bibinya Safiyah yang juga salah satu puteri Abdul Mutthalib. Sementara Khadijah binti Khuwailid yang merupakan istri Rasulullah SAW adalah bibi Zubair, sehingga dalam hal ini Rasulullah SAW merupakan pamannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Asma, putri Abu Bakar Siddiq dan kakak tertua Aisyah yang kemudian menjadi isteri Rasulullah SAW, merupakan isteri dari Zubair, sehingga ia merupakan saudara ipar Rasulullah SAW. Selain itu, secara silsilah keturunan, Zubair bin Awwam dan Rasulullah SAW berasal dari satu nenek moyang yaitu dari Qusai putra Kalab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah Zubair, Al Awwam, meninggal ketika Zubair masih kecil. Ibunya, Safiyah, merupakan wanita pemberani yang sangat tegas yang menginginkan putranya juga menjadi seorang yang berani. Ia memaksa Zubair belajar dan bekerja keras agar menjadi besar dan kuat. Untuk mewujudkan hal ini, Safiyah tak segan memukuli Zubair kecil tanpa ampun. Suatu hari, sang paman Naufil melihat Zubair tengah dipukuli Safiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kasihan ia pun melaporkannya kepada tetua Bani Hashim, suku yang menaungi Safiyah. Ia menyatakan Safiyah berlaku sangat kejam karena memukuli putranya. Ketika hal ini terdengar oleh Safiyah, ia menyebut bahwa tindakan ini dilakukannya bukan karena kebencian, melainkan untuk mendidik Zubair agar menjadi orang yang bijaksana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali didikan inilah yang menjadikan Zubair bin Awwam sebagai salah satu sahabat paling pemberani. Ia selalu siap menghadapi segalam macam bahaya dan siap menanggung semua rasa sakit dan masalah selama awal kehadiran Islam di Mekkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari beredar isu bahwa Rasulullah SAW ditangkap oleh orang Quraisy, bahkan beliau diberitakan syahid. Zubair yang sedang di rumahnya untuk beristirahat mendengar kabar ini. Dengan segera, remaja yang baru berusia 16 tahun ini bangkit, keluar rumah dengan membawa pedang di tangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia segera mendatangi rumah Rasulullah SAW dengan wajah merah karena marah. Ternyata isu tidak benar, karena Rasulullah SAW tengah berada di rumahnya tanpa kurang satu apapun. Melihat Zubair, Rasul pun bertanya mengapa ia membawa pedang. Dengan gembira, Zubair berucap bahwa ia bersyukur dan sangat gembira melihat Rasulullah SAW dalam keadaan baik-baik saja dan aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar berita salah tentang dirinya, Rasul tersenyum. Rasul bertanya, jika memang isu tersebut terjadi apakah yang akan dilakukan Zubair. Zubair berkata bahwa ia lebih memilih mati daripada harus hidup tanpa Rasulullah SAW. Lagi-lagi Rasul tersenyum sambil menunjuk pedang yang tengah dipegang Zubair. Rasul berkata "Inilah pedang pertama yang terhunus karena Allah SWT dan Rasulnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibenci sang paman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika masa kecil, Zubair dilimpahi kasih sayang dari sang paman, Naufil, lain halnya ketika ia sudah masuk Islam. Setelah Zubair mengucapkan syahadat, sang paman yang dulu sangat menyayanginya berubah menjadi musuh yang paling kejam. Ia bahkan menjadi lebih kejam dari Safiyah yang dulu selalu memukuli Zubair ketika kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahli sejarah mengatakan, kebencian dan kekejaman Naufil terhadap Zubair sangat besar. Naufil seringkali membungkus seluruh badan Zubair menggunakan kasur, kemudian ia menyalakan api di sekelilingnya. Ketika Zubair tercekik tidak bisa bernafas karena dipenuhi asap, pamannya yang kejam memaksanya untuk kembali ke ajaran nenek moyangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun dengan berani Zubair menolak perintah pamannya. Dengan gagah, Zubair remaja berkata, "Tidak mungkin saya melepaskan keimanan saya atas Allah SWT. JIka saya mati, saya harus mati dalam keadaan Muslim dan bukannya sebagai seorang kafir."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kekejaman Naufil mencapai puncaknya, dengan izin Rasulullah SAW, Zubair akhirnya meninggalkan Makkah dan berhijrah ke Abyssinia (sekarang Ethiopia). Namun ia tidak tinggal lama di kota ini. Setelah beberapa waktu ia kembali ke Makkah dan mulai berbisnis. Bisnis yang digeluti Zubair membuatnya kaya raya dan menjadi salah satu sahabat terkaya, selain Usman bin Affan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski demikian, Zubair merupakan orang yang menginfakkan jiwa dan raganya, termasuk hartanya, untuk menegakkan kalimah Allah di muka bumi. Zubair memiliki seribu orang budak, dan selalu membayar pajaknya. Namun ia tidak pernah mengambil uang-uang tersebut melainkan memginfakkannya di jalan Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kesibukan bisnisnya inilah, maka Zubair tidak ikut menyertai kepergian Rasulullah SAW ketika berhijrah dari Makkah ke Madinah. Saat ini terjadi, Zubair tengah dalam perjalanan bisnis ke Suriah. Ketika ia kembali ke Makkah, ia bertemu Rasulullah SAW dan Abu Bakar Siddiq yang tengah berangkat menuju Madinah dari Makkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena saat itu ia berada dalam rombongan bisnis, maka Zubair memutuskan menunda kepergiannya hijrah bersama Rasulullah. Ia membekali Rasulullah dengan pakaian dan perbekalan untuk perjalanan ke Madinah. Namun tak lama kemudian, bersama sang bunda Safiyah, dan istrinya Asma, Zubair pergi menyusul Rasulullah SAW ke Madinah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Madinah, Rasulullah SAW telah berhasil mewujudkan Moakhah atau hubungan kekerabatan berdasar Islam antara golongan Muhajirin dari Mekkah dengan golongan Anshor dari Madinah. Berdasarkan hubungan ini, Zubair menjadi saudara se-Islam dengan Salma, putera Salama yang berasal dari Bani Ash-hal, sebuah klan keluarga di Madinah dari suku Aus. Zubair bin Awwam meninggal 33 tahun setelah hijrah. Suatu ketika Rasulullah SAW bersabda, "Zubair dan Thalhah akan menjadi tetanggaku di surga."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabloid Jumat REPUBLIKA&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-93185637613080219?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/93185637613080219/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/zubair-bin-awwam-murid-rasulullah-saw.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/93185637613080219'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/93185637613080219'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/zubair-bin-awwam-murid-rasulullah-saw.html' title='Zubair bin Awwam, Murid Rasulullah SAW'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-5385722922034240414</id><published>2009-02-11T05:08:00.000-08:00</published><updated>2009-02-11T05:09:00.036-08:00</updated><title type='text'>Sepuluh Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga</title><content type='html'>Dan orang-orang yang terdahulu lagi yang petama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridho kepada mereka dengan mereka dan mereka ridho kepada Allah. Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang agung.” (Qs At-Taubah : 100)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini 10 orang sahabat Rasul yang dijamin masuk surga (Asratul Kiraam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Abu Bakar Siddiq ra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau adalah khalifah pertama sesudah wafatnya Rasulullah Saw. Selain itu Abu bakar juga merupakan laki-laki pertama yang masuk Islam, pengorbanan dan keberanian beliau tercatat dalam sejarah, bahkan juga didalam Quran (Surah At-Taubah ayat ke-40) sebagaimana berikut : “Jikalau tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekah) mengeluarkannya (dari Mekah) sedang dia salah seseorang dari dua orang (Rasulullah dan Abu Bakar) ketika keduanya berada dalam gua, diwaktu dia berkata kepada temannya:”Janganlah berduka cita, sesungguhya Allah bersama kita”. Maka Allah menurunkan ketenangan kepada (Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya, dan Allah menjadikan seruan orang-orang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” Abu Bakar Siddiq meninggal dalam umur 63 tahun, dari beliau diriwayatkan 142 hadiets.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Umar Bin Khatab ra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau adalah khalifah ke-dua sesudah Abu Bakar, dan termasuk salah seorang yang sangat dikasihi oleh Nabi Muhammad Saw semasa hidupnya. Sebelum memeluk Islam, Beliau merupakan musuh yang paling ditakuti oleh kaum Muslimin. Namun semenjak ia bersyahadat dihadapan Rasul (tahun keenam sesudah Muhammad diangkat sebagai Nabi Allah), ia menjadi salah satu benteng Islam yang mampu menyurutkan perlawanan kaum Quraish terhadap diri Nabi dan sahabat. Dijaman kekhalifaannya, Islam berkembang seluas-luasnya dari Timur hingga ke Barat, kerajaan Persia dan Romawi Timur dapat ditaklukkannya dalam waktu hanya satu tahun. Beliau meninggal dalam umur 64 tahun karena dibunuh, dikuburkan berdekatan dengan Abu Bakar dan Rasulullah dibekas rumah Aisyah yang sekarang terletak didalam masjid Nabawi di Madinah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Usman Bin Affan ra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khalifah ketiga setelah wafatnya Umar, pada pemerintahannyalah seluruh tulisan-tulisan wahyu yang pernah dicatat oleh sahabat semasa Rasul hidup dikumpulkan, kemudian disusun menurut susunan yang telah ditetapkan oleh Rasulullah Saw sehingga menjadi sebuah kitab (suci) sebagaimana yang kita dapati sekarang. Beliau meninggal dalam umur 82 tahun (ada yang meriwayatkan 88 tahun) dan dikuburkan di Baqi’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Ali Bin Abi Thalib ra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merupakan khalifah keempat, beliau terkenal dengan siasat perang dan ilmu pengetahuan yang tinggi. Selain Umar bin Khatab, Ali bin Abi Thalib juga terkenal keberaniannya didalam peperangan. Beliau sudah mengikuti Rasulullah sejak kecil dan hidup bersama Beliau sampai Rasul diangkat menjadi Nabi hingga wafatnya. Ali Bin Abi Thalib meninggal dalam umur 64 tahun dan dikuburkan di Koufah, Irak sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Thalhah Bin Abdullah ra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuk Islam dengan perantaraan Abu Bakar Siddiq ra, selalu aktif disetiap peperangan selain Perang Badar. Didalam perang Uhud, beliaulah yang mempertahankan Rasulullah Saw sehingga terhindar dari mata pedang musuh, sehingga putus jari-jari beliau. Thalhah Bin Abdullah gugur dalam Perang Jamal dimasa pemerintahan Ali Bin Abi Thalib dalam usia 64 tahun, dan dimakamkan di Basrah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Zubair Bin Awaam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memeluk Islam juga karena Abu Bakar Siddiq ra, ikut berhijrah sebanyak dua kali ke Habasyah dan mengikuti semua peperangan. Beliau pun gugur dalam perang Jamal dan dikuburkan di Basrah pada umur 64 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Sa’ad bin Abi Waqqas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengikuti Islam sejak umur 17 tahun dan mengikuti seluruh peperangan, pernah ditawan musuh lalu ditebus oleh Rasulullah dengan ke-2 ibu bapaknya sendiri sewaktu perang Uhud. Meninggal dalam usia 70 (ada yang meriwayatkan 82 tahun) dan dikuburkan di Baqi’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Sa’id Bin Zaid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah Islam sejak kecilnya, mengikuti semua peperangan kecuali Perang Badar. Beliau bersama Thalhah Bin Abdullah pernah diperintahkan oleh rasul untuk memata-matai gerakan musuh (Quraish). Meninggal dalam usia 70 tahun dikuburkan di Baqi’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Abdurrahman Bin Auf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memeluk Islam sejak kecilnya melalui Abu Bakar Siddiq dan mengikuti semua peperangan bersama Rasul. Turut berhijrah ke Habasyah sebanyak 2 kali. Meninggal pada umur 72 tahun (ada yang meriwayatkan 75 tahun), dimakamkan di baqi’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Abu Ubaidillah Bin Jarrah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuk Islam bersama Usman bin Math’uun, turut berhijrah ke Habasyah pada periode kedua dan mengikuti semua peperangan bersama Rasulullah Saw. Meninggal pada tahun 18 H di urdun (Syam) karena penyakit pes, dan dimakamkan di Urdun yang sampai saat ini masih sering diziarahi oleh kaum Muslimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Tim dakwatuna.com&lt;br /&gt;www.dakwatuna.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-5385722922034240414?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/5385722922034240414/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/sepuluh-sahabat-yang-dijamin-masuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/5385722922034240414'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/5385722922034240414'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/sepuluh-sahabat-yang-dijamin-masuk.html' title='Sepuluh Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-1508314824077219130</id><published>2009-02-11T05:07:00.000-08:00</published><updated>2009-02-11T05:08:24.718-08:00</updated><title type='text'>Mus'ab bin Umair, Syahid Mempertahankan Panji Islam</title><content type='html'>Mus'ab bin Umair lahir dan besar dalam keluarga kaya raya. Ia dimanjakan dengan kemewahan, kasih sayang dan perhatian dari kedua orangtuanya. Ia senantiasa menggunakan pakaian termahal dan sepatu paling modis yang hanya bisa dipenuhi oleh keluarga kaya dan paling berpengaruh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai pemuda, ia sangat dibanggakan oleh bangsa Quraisy. Bukan hanya karena ketampanan dan gayanya, melainkan juga karena kecerdasannya. Meski masih remaja, ia telah mendapatkan keistimewaan sehingga bisa menghadiri pertemuan-pertemuan yang digelar bangsawan Quraisy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara penduduk Mekkah saat itu, isu yang tengah berkembang adalah mengenai Muhammad, yang dikenal di kalangannya sebagai Al Amin (yang dapat dipercaya) -- Muhammad menyatakan diri bahwa Allah telah mengirimnya sebagai pengirim kabar baik dan pemberi peringatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mus'ab mendengar bahwa Muhammad dan mereka yang percaya terhadap ajarannya tengah berkumpul di rumah Arqam, di dekat bukit Safa. Untuk memuaskan keingintahuannya, Mus'ab memutuskan untuk mendatangi rumah tersebut dengan sikap bermusuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menemukan Rasulullah tengah mengajarkan pengikutnya tentang ayat-ayat Alquran dan mempraktikan sholat. Ia terpesona dengan apa yang ia lihat dan ia dengar. Kata-kata dalam Alquran telah memberikan kesan mendalam baginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak pertemuan pertamanya dengan Rasulullah, Mus'ab muda kemudian memutuskan dirinya menjadi pengikut Muhammad. Ia menjadi seorang Muslim. Pikiran tajam, keteguhan hati, kebulatan tekad, kefasihan, dan karakternya yang menawan kini ia tujukan untuk melayani Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu-satunya masalah Mus'ab ketika ia memutuskan masuk Islam adalah kesulitannya dalam menghadapi ibu tercintanya yang bernama Khunnas bin Malik. Sang ibu adalah wanita yang keras hati dan berkuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menutupi kemuslimannya. Namun pada akhirnya, tabir pun tersingkap. Bangsa Quraiy geram mengetahui Mus'ab telah menjadi pengikut Muhammad. Mereka pun segera melaporkan hal ini kepada ibunda Mus'ab. Namun sebelum orang Quraisy tiba, Mus'ab memutuskan ia harus lebih dahulu menyampaikan kebenaran ini kepada sang ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengarkan penjelasan anaknya, sang ibu yang begitu memanjakan puteranya ini menjadi sangat marah. Ia menarik Mus'ab ke sebuah sudut rumah dan mengikatnya. Mus'ab menjadi tawanan di rumahnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menggunakan trik, Mus'ab akhirnya berhasil kabur dan bergabung bersama rombongan umat Muslim yang hendak pindah ke Abbyssinia dan menyeberangi Laut Merah menuju Afrika. Namun meski merasakan kedamaian dan keamanan di Negus, umat Muslim ingin kembali ke Mekkah dan bergabung bersama Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kerinduannya, ia pun menemui sang ibu. Peristiwa ini sangat menyedihkan bagi keduanya. Namun karena masing-masing tetap bertahan pada keyakinannya, maka pertemuan ini tetap tidak mempersatukan keduanya. Sang ibu bahkan mengusir Mus'ab dan menganggapnya bukan anaknya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mus'ab pun pergi dan meninggalkan segala kekayaan dan kemewahan yang selama ini ia nikmati. Ia menanggalkan segala kemewahan dan berpakaian layaknya orang biasa. Ia bertekad menggunakan segenap potensinya untuk mengembangkan ajaran Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepuluh tahun berlalu sejak Rasulullah mengenalkan ajaran Islam untuk pertama kalinya, namun sikap orang Quraisy tetap sama. Mereka masih memusuhi Islam dan bersikap kasar terhadap para pengikutnya. Suatu hari Rasulullah meminta Mus'ab untuk pergi ke Yasrib untuk mengajarkan Islam kepada beberapa orang yang telah menganut Islam. Ia juga diminta mempersiapkan Madinah sebelum umat Islam berhijrah kesana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mus'ab dipilih Rasulullah untuk tugas ini dan ia terpilih dari sekian banyak sahabat yang jauh lebih tua darinya. Ia dipiliha karena ia memiliki wibawa lebih tinggi daripada sahabat yang lain. Selain itu, ia juga berasal dari kalangan bangsawan dengan perilakunya yang baik dan kecerdasannya. Pengetahuannya tentang ayat-ayat dalam Alquran dan kemampuannya untuk menyampaikannya dengan sangat indah telah menjadi salah satu alasan penunjukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mus'ab datang ke Madinah dan menjadi tamu dari Saad bin Ibnu Zurarah dari suku Khawarij. Bersama-sama, mereka mendatangi umat dan mengajarkan Islam serta ayat-ayat suci Alquran. Lewat tangannya, banyak penduduk Yasrib yang kemudian memeluk Islam. Bahkan, Usaid bin Khuydar, tokoh yang begitu membenci Islam, berhasil diyakinkannya dan menjadi Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya Usaid, Mus'ab juga berhasil mengislamkan Saad bin Muaz dan Saad bin Ubadah yang merupakan petinggi Yasrib. Dengan masuk Islamnya ketiga orang tersebut, banyak penduduk Yasrib yang merupakan pengikut ketiga orang ini mengikuti jejak pimpinan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang dari setahun sejak kedatangannya di Yasrib, Mus'ab kembali ke Mekkah bersama 75 Muslim lainnya. Ia kemudian terlibat dalam berbagai pertempuran, antara lain perang Badar. Dalam perang itu, ia bahkan berhadap-hadapan dengan saudaranya, Abu Aziz bin Umair.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada perang Uhud, Rasulullah memanggil Mus'ab bin Umair atau dikenal sebagai Mus'ab al Khair (yang baik) untuk membawa panji Islam. Dalam pertarungan, nyawa Rasulullah terancam. Dengan semangat membara, di satu tangan Mus'ab memegang panji Islam, sementara tangan lainnya memegang senjata dan membasmi musuh. Tiba-tiba, seorang pria Quraisy berkuda mendekatinya dan memenggal tangan kanannya. Sambil mengucap nama Allah, Mus'ab pun terjatuh dan panji yang dibawanya ikut jatuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai peperangan, Rasulullah dan para sahabat mengunjungi medan perang. Ketika mereka menemukan tubuh Mus'ab, air matanya bercucuran. Syuhada itu tewas mempertahankan keagungan agamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabloid Jumat, Republika&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-1508314824077219130?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/1508314824077219130/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/musab-bin-umair-syahid-mempertahankan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/1508314824077219130'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/1508314824077219130'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/musab-bin-umair-syahid-mempertahankan.html' title='Mus&apos;ab bin Umair, Syahid Mempertahankan Panji Islam'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-8010813554398062007</id><published>2009-02-11T05:06:00.000-08:00</published><updated>2009-02-11T05:07:31.616-08:00</updated><title type='text'>Abdullah bin Mas'ud, Sang Pelayan Rasul</title><content type='html'>Masyarakat di sekitarnya memanggilnya Ibn Umm Abd atau putra dari budak wanita. Namanya sendiri adalah Abdullah dan nama ayahnya adalah Mas'ud. Dia adalah sahabat Rasulullah SAW yang ketika kecil merupakan penggembala kambing milik salah satu ketua adat Bani Quraisy bernama Uqbah bin Muayt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, ia mendengar kabar tentang kenabian Rasulullah. Namun Abdullah tidak tertarik dan tidak ingin tahu mengingat usianya yang masih kecil. Selain itu, ia memang jauh dari komunitas masyarakat Makkah, karena pekerjaannya sebagai penggembala kambing, yang terbiasa berangkat pagi dan pulang petang hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hari, ketika ia tengah menjaga ternaknya, ia melihat dua orang pria paruh baya bergerak mendekatinya dari kejauhan. Mereka terlihat lelah, dan sangat kehausan. Mereka kemudian berjalan ke arahnya, memberikan salam dan memintanya memerah susu kambing yang ia gembalakan sehingga mereka dapat minum. Namun Abdullah berkata ia tidak bisa memberikannya kepada mereka. ''Kambing-kambing ini bukan milikku, saya hanya memeliharanya,''ujarnya jujur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendapat jawaban seperti itu, kedua pria ini tidak memberikan bantahan. Meskipun mereka sangat kehausan, namun mereka sangat senang dengan jawaban jujur dari sang bocah penggembala ini. Kegembiraan ini terlihat jelas dari wajah mereka. Di lubuk hati Abdullah, ia juga mengagumi tamunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua pria ini ternyata Rasulullah SAW dan sahabatnya, Abu Bakar Shiddiq. Hari itu, keduanya melarikan diri ke pegunungan Makkah untuk menghindari perlakuan kejam dari kaum Quraisy. Melihat sikap tamunya, pria muda ini terkesan dengan sikap Rasulullah dan sahabatnya, dan dengan segera menjadi cukup dekat dengan keduanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama setelah peristiwa itu, Abdullah menyatakan diri sebagai Muslim. Bahkan, ia menawarkan dirinya sebagai pelayan Rasul. Abdullah bin Mas'ud menerima pelatihan kerumahtanggaan yang istimewa dari Rasul. Dia senantiasa berada di bawah pengawasan Rasul, karenanya ia meniru semua kebiasaan dan mengikuti setiap apa yang dikerjakan Rasulullah. Tak heran kalau ia disebut sebagai orang yang paling mendekati Rasulullah dari sisi karakternya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kemudian hari, ia merupakan salah satu penghapal Alquran yang terbaik di antara para sahabat dan ia sangat memahami kandungan Alquran dibanding siapapun. Ia juga merupakan orang yang paling memahami syariah Islam dan tidak ada satupun yang bisa menggambarkannya dengan lebih baik lagi kecuali Abdullah bin Mas'ud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khalifah Umar bin Khattab mempunyai kisah tentang sosok Abdullah bin Mas'ud. Suatu malam, kata Umar, Rasulullah sedang berbindang-bincang bersama Abu Bakar Shiddiq tentang situasi umat Islam. Sesudah Rasulullah pergi, para sahabat itu pergi bersamanya dan melewati masjid. Di dalamnya ada seorang pria yang tidak mereka kenali. Rasulullah lalu berjalan mendekatinya dan mendengarkannya. Rasulullah lalu berbalik dan berkata, ''Barangsiapa yang ingin membaca Alquran seperti yang barusan diperdengarkan, maka suruhlah ia pergi dan belajar kepada Ibn Umm Abd.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah bin Mas'ud telah mencapai pemahaman yang sangat luar biasa akan Alquran. Ia pernah berkata, ''Demi Allah yang tiada tuhan di samping-Nya, tak ada satu ayatpun dalam Alquran yang tidak saya ketahui. Demi Allah, jika ada orang yang pemahamannya tentang Alquran lebih baik dari saya, maka saya akan belajar dengan sungguh-sungguh padanya.'' Abdullah tidak melebih-lebihkan apa yang ia bilang tentang dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah bin Mas'ud bukan hanya orang yang mengerti Alquran, ia juga orang yang sangat taat dan bersungguh-sungguh dalam beribadah. Namun ia juga merupakan orang yang sangat kuat dan tangguh. Suatu hari para sahabat berada di Makkah dan jumlah mereka masih sangat sedikit, lemah, dan tertindas. Para sahabat berkata bahwa orang Quraisy belum mendengar Alquran dibacakan secara terbuka dengan suara dikeraskan pula. Abdullah bin Mas'ud dengan suka cita menyatakan dirinya yang akan melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika para sahabat meragukannya, Abdullah menyebut bahwa Allah-lah yang akan melindunginya. Ia lalu pergi ke masjid mendekati makam Nabi Ibrahim yang letaknya hanya beberapa meter dari Kabah. Saat itu orang-orang Quraisy tengah duduk mengelilingi Kabah. Abdullah lalu berhenti dan mulai membaca Alquran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar ayat-ayat Alquran dilantunkan dengan keras, orang Quraisy menjadi sangat marah. Mereka mulai memukuli wajah dan menyiksanya. Namun Abdullah terus membacakan Alquran. Ketika ia kembali kepada para sahabat, wajahnya sudah dipenuhi darah. Ketika para sahabat mengkhawatirkannya, ia menyatakan bahwa ia siap melakukan hal yang sama keesokan harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah bin Mas'ud hidup hingga zaman pemerintahan Khalifah Usman bin Affan. Suatu hari ketika ia jatuh sakit dan terkulai lemah di atas tempat tidur, Usman datang dan bertanya kepadanya soal penyakitnya. Abdullah menjawab ia sakit karena berdosa dan ia mengharapkan Allah mengampuninya. Usman lalu menawarkan kepadanya gaji yang selama ini ditolak Abdullah. Saat itupun Abdullah tetap menolaknya, dan meski Usman menyatakan bahwa uang itu untuk anak-anaknya, Abdullah tetap bersikeras menolaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Apakah engkau mengkhawatirkan kemiskinan yang akan terjadi pada anak-anakku? Aku telah menyuruh mereka membaca surat Al Waqi'ah setiap malam, seperti yang dikatakan Rasulullah bahwa siapapun yang membaca surat Al Waqi'ah setiap malam, maka ia tidak akan miskin sampai kapanpun.'' Malam itu, Abdullah bin Mas'ud meninggal dunia. Ia selalu dikenang sebagai sosok yang senantiasa mengingat Allah dan selalu melantunkan ayat-ayat-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabloid Jumat Republika&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-8010813554398062007?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/8010813554398062007/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/abdullah-bin-masud-sang-pelayan-rasul.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/8010813554398062007'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/8010813554398062007'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/abdullah-bin-masud-sang-pelayan-rasul.html' title='Abdullah bin Mas&apos;ud, Sang Pelayan Rasul'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-1186226509117485936</id><published>2009-02-11T05:05:00.000-08:00</published><updated>2009-02-11T05:06:00.590-08:00</updated><title type='text'>Uwais AlQarni, Terkenal Di Langit Tapi tak Dikenal di Bumi</title><content type='html'>Pada zaman Nabi Muhammad SAW, ada seorang pemuda bermata biru, rambutnya merah, pundaknya lapang panjang, berpenampilan cukup tampan, kulitnya kemerah-merahan, dagunya menempel di dada selalu melihat pada tempat sujudnya, tangan kanannya menumpang pada tangan kirinya, ahli membaca Al Qur’an dan matanya mudah meneteskan airmata, pakaiannya hanya dua helai sudah kusut yang satu untuk penutup badan dan yang satunya untuk selendangan, tiada orang yang menghiraukan, tak dikenal oleh penduduk bumi akan tetapi sangat terkenal di langit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia, jika bersumpah demi Allah pasti terkabul. Pada hari kiamat nanti ketika semua ahli ibadah dipanggil disuruh masuk surga, dia justru dipanggil agar berhenti dahulu dan disuruh memberi syafa’at, ternyata Allah memberi izin dia untuk memberi syafa’at sejumlah qobilah Robi’ah dan qobilah Mudhor, semua dimasukkan surga tak ada yang ketinggalan karenanya. Dia adalah “Uwais al-Qarni”. Ia tak dikenal banyak orang dan juga miskin, banyak orang suka menertawakan, mengolok-olok, dan menuduhnya sebagai tukang membujuk, tukang mencuri serta berbagai macam umpatan dan penghinaan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah seorang fuqoha’ negeri Kuffah, karena ingin duduk dengannya, memberinya hadiah dua helai pakaian, tapi tak berhasil dengan baik, karena hadiah pakaian tadi diterima lalu dikembalikan lagi olehnya seraya berkata : “Aku khawatir, nanti sebagian orang menuduh aku, dari mana kamu dapatkan pakaian itu, kalau tidak dari membujuk pasti dari mencuri”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda dari Yaman ini telah lama menjadi yatim, tak punya sanak famili kecuali hanya ibunya yang telah tua renta dan lumpuh. Hanya penglihatan kabur yang masih tersisa. Untuk mencukupi kehidupannya sehari-hari, Uwais bekerja sebagai penggembala kambing. Upah yang diterimanya hanya cukup untuk sekedar menopang kesehariannya bersama Sang ibu, bila ada kelebihan, ia pergunakan untuk membantu tetangganya yang hidup miskin dan serba kekurangan seperti keadaannya. Kesibukannya sebagai penggembala domba dan merawat ibunya yang lumpuh dan buta, tidak mempengaruhi kegigihan ibadahnya, ia tetap melakukan puasa di siang hari dan bermunajat di malam harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uwais al-Qarni telah memeluk Islam pada masa negeri Yaman mendengar seruan Nabi Muhammad SAW. yang telah mengetuk pintu hati mereka untuk menyembah Allah, Tuhan Yang Maha Esa, yang tak ada sekutu bagi-Nya. Islam mendidik setiap pemeluknya agar berakhlak luhur. Peraturan-peraturan yang terdapat di dalamnya sangat menarik hati Uwais, sehingga setelah seruan Islam datang di negeri Yaman, ia segera memeluknya, karena selama ini hati Uwais selalu merindukan datangnya kebenaran. Banyak tetangganya yang telah memeluk Islam, pergi ke Madinah untuk mendengarkan ajaran Nabi Muhammad SAW secara langsung. Sekembalinya di Yaman, mereka memperbarui rumah tangga mereka dengan cara kehidupan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah sedihnya hati Uwais setiap melihat tetangganya yang baru datang dari Madinah. Mereka itu telah “bertamu dan bertemu” dengan kekasih Allah penghulu para Nabi, sedang ia sendiri belum. Kecintaannya kepada Rasulullah menumbuhkan kerinduan yang kuat untuk bertemu dengan sang kekasih, tapi apalah daya ia tak punya bekal yang cukup untuk ke Madinah, dan yang lebih ia beratkan adalah sang ibu yang jika ia pergi, tak ada yang merawatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di ceritakan ketika terjadi perang Uhud Rasulullah SAW mendapat cedera dan giginya patah karena dilempari batu oleh musuh-musuhnya. Kabar ini akhirnya terdengar oleh Uwais. Ia segera memukul giginya dengan batu hingga patah. Hal tersebut dilakukan sebagai bukti kecintaannya kepada beliau SAW, sekalipun ia belum pernah melihatnya. Hari berganti dan musim berlalu, dan kerinduan yang tak terbendung membuat hasrat untuk bertemu tak dapat dipendam lagi. Uwais merenungkan diri dan bertanya dalam hati, kapankah ia dapat menziarahi Nabinya dan memandang wajah beliau dari dekat ? Tapi, bukankah ia mempunyai ibu yang sangat membutuhkan perawatannya dan tak tega ditingalkan sendiri, hatinya selalu gelisah siang dan malam menahan kerinduan untuk berjumpa. Akhirnya, pada suatu hari Uwais mendekati ibunya, mengeluarkan isi hatinya dan memohon izin kepada ibunya agar diperkenankan pergi menziarahi Nabi SAW di Madinah. Sang ibu, walaupun telah uzur, merasa terharu ketika mendengar permohonan anaknya. Beliau memaklumi perasaan Uwais, dan berkata : “Pergilah wahai anakku ! temuilah Nabi di rumahnya. Dan bila telah berjumpa, segeralah engkau kembali pulang”. Dengan rasa gembira ia berkemas untuk berangkat dan tak lupa menyiapkan keperluan ibunya yang akan ditinggalkan serta berpesan kepada tetangganya agar dapat menemani ibunya selama ia pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesudah berpamitan sambil menciumi sang ibu, berangkatlah Uwais menuju Madinah yang berjarak kurang lebih empat ratus kilometer dari Yaman. Medan yang begitu ganas dilaluinya, tak peduli penyamun gurun pasir, bukit yang curam, gurun pasir yang luas yang dapat menyesatkan dan begitu panas di siang hari, serta begitu dingin di malam hari, semuanya dilalui demi bertemu dan dapat memandang sepuas-puasnya paras baginda Nabi SAW yang selama ini dirindukannya. Tibalah Uwais al-Qarni di kota Madinah. Segera ia menuju ke rumah Nabi SAW, diketuknya pintu rumah itu sambil mengucapkan salam. Keluarlah sayyidatina ‘Aisyah r.a., sambil menjawab salam Uwais. Segera saja Uwais menanyakan Nabi yang ingin dijumpainya. Namun ternyata beliau SAW tidak berada di rumah melainkan berada di medan perang. Betapa kecewa hati sang perindu, dari jauh ingin berjumpa tetapi yang dirindukannya tak berada di rumah. Dalam hatinya bergolak perasaan ingin menunggu kedatangan Nabi SAW dari medan perang. Tapi, kapankah beliau pulang ? Sedangkan masih terngiang di telinga pesan ibunya yang sudah tua dan sakit-sakitan itu, agar ia cepat pulang ke Yaman,” Engkau harus lekas pulang”. Karena ketaatan kepada ibunya, pesan ibunya tersebut telah mengalahkan suara hati dan kemauannya untuk menunggu dan berjumpa dengan Nabi SAW. Ia akhirnya dengan terpaksa mohon pamit kepada sayyidatina ‘Aisyah r.a. untuk segera pulang ke negerinya. Dia hanya menitipkan salamnya untuk Nabi SAW dan melangkah pulang dengan perasaan haru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepulangnya dari perang, Nabi SAW langsung menanyakan tentang kedatangan orang yang mencarinya. Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahwa Uwais al-Qarni adalah anak yang taat kepada ibunya. Ia adalah penghuni langit (sangat terkenal di langit). Mendengar perkataan baginda Rosulullah SAW, sayyidatina ‘Aisyah r.a. dan para sahabatnya tertegun. Menurut informasi sayyidatina ‘Aisyah r.a., memang benar ada yang mencari Nabi SAW dan segera pulang kembali ke Yaman, karena ibunya sudah tua dan sakit-sakitan sehingga ia tidak dapat meninggalkan ibunya terlalu lama. Rosulullah SAW bersabda : “Kalau kalian ingin berjumpa dengan dia (Uwais al-Qarni), perhatikanlah, ia mempunyai tanda putih di tengah-tengah telapak tangannya.” Sesudah itu beliau SAW, memandang kepada sayyidina Ali k.w. dan sayyidina Umar r.a. dan bersabda : “Suatu ketika, apabila kalian bertemu dengan dia, mintalah do’a dan istighfarnya, dia adalah penghuni langit dan bukan penghuni bumi”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun terus berjalan, dan tak lama kemudian Nabi SAW wafat, hingga kekhalifahan sayyidina Abu Bakar ash-Shiddiq r.a. telah di estafetkan Khalifah Umar r.a. Suatu ketika, khalifah Umar teringat akan sabda Nabi SAW. tentang Uwais al-Qarni, sang penghuni langit. Beliau segera mengingatkan kepada sayyidina Ali k.w. untuk mencarinya bersama. Sejak itu, setiap ada kafilah yang datang dari Yaman, beliau berdua selalu menanyakan tentang Uwais al-Qorni, apakah ia turut bersama mereka. Diantara kafilah-kafilah itu ada yang merasa heran, apakah sebenarnya yang terjadi sampai-sampai ia dicari oleh beliau berdua. Rombongan kafilah dari Yaman menuju Syam silih berganti, membawa barang dagangan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika, Uwais al-Qorni turut bersama rombongan kafilah menuju kota Madinah. Melihat ada rombongan kafilah yang datang dari Yaman, segera khalifah Umar r.a. dan sayyidina Ali k.w. mendatangi mereka dan menanyakan apakah Uwais turut bersama mereka. Rombongan itu mengatakan bahwa ia ada bersama mereka dan sedang menjaga unta-unta mereka di perbatasan kota. Mendengar jawaban itu, beliau berdua bergegas pergi menemui Uwais al-Qorni. Sesampainya di kemah tempat Uwais berada, Khalifah Umar r.a. dan sayyidina Ali k.w. memberi salam. Namun rupanya Uwais sedang melaksanakan sholat. Setelah mengakhiri shalatnya, Uwais menjawab salam kedua tamu agung tersebut sambil bersalaman. Sewaktu berjabatan, Khalifah Umar segera membalikkan tangan Uwais, untuk membuktikan kebenaran tanda putih yang berada ditelapak tangan Uwais, sebagaimana pernah disabdakan oleh baginda Nabi SAW. Memang benar ! Dia penghuni langit. Dan ditanya Uwais oleh kedua tamu tersebut, siapakah nama saudara ? “Abdullah”, jawab Uwais. Mendengar jawaban itu, kedua sahabatpun tertawa dan mengatakan : “Kami juga Abdullah, yakni hamba Allah. Tapi siapakah namamu yang sebenarnya ?” Uwais kemudian berkata: “Nama saya Uwais al-Qorni”. Dalam pembicaraan mereka, diketahuilah bahwa ibu Uwais telah meninggal dunia. Itulah sebabnya, ia baru dapat turut bersama rombongan kafilah dagang saat itu. Akhirnya, Khalifah Umar dan Ali k.w. memohon agar Uwais berkenan mendo’akan untuk mereka. Uwais enggan dan dia berkata kepada khalifah: “Sayalah yang harus meminta do’a kepada kalian”. Mendengar perkataan Uwais, Khalifah berkata: “Kami datang ke sini untuk mohon do’a dan istighfar dari anda”. Karena desakan kedua sahabat ini, Uwais al-Qorni akhirnya mengangkat kedua tangannya, berdo’a dan membacakan istighfar. Setelah itu Khalifah Umar r.a. berjanji untuk menyumbangkan uang negara dari Baitul Mal kepada Uwais, untuk jaminan hidupnya. Segera saja Uwais menolak dengan halus dengan berkata : “Hamba mohon supaya hari ini saja hamba diketahui orang. Untuk hari-hari selanjutnya, biarlah hamba yang fakir ini tidak diketahui orang lagi".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu kemudian, tersiar kabar kalau Uwais al-Qorni telah pulang ke rahmatullah. Anehnya, pada saat dia akan dimandikan tiba-tiba sudah banyak orang yang berebutan untuk memandikannya. Dan ketika dibawa ke tempat pembaringan untuk dikafani, di sana sudah ada orang-orang yang menunggu untuk mengkafaninya. Demikian pula ketika orang pergi hendak menggali kuburnya. Di sana ternyata sudah ada orang-orang yang menggali kuburnya hingga selesai. Ketika usungan dibawa menuju ke pekuburan, luar biasa banyaknya orang yang berebutan untuk mengusungnya. Dan Syeikh Abdullah bin Salamah menjelaskan, “ketika aku ikut mengurusi jenazahnya hingga aku pulang dari mengantarkan jenazahnya, lalu aku bermaksud untuk kembali ke tempat penguburannya guna memberi tanda pada kuburannya, akan tetapi sudah tak terlihat ada bekas kuburannya. (Syeikh Abdullah bin Salamah adalah orang yang pernah ikut berperang bersama Uwais al-Qorni pada masa pemerintahan sayyidina Umar r.a.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meninggalnya Uwais al-Qorni telah menggemparkan masyarakat kota Yaman. Banyak terjadi hal-hal yang amat mengherankan. Sedemikian banyaknya orang yang tak dikenal berdatangan untuk mengurus jenazah dan pemakamannya, padahal Uwais adalah seorang fakir yang tak dihiraukan orang. Sejak ia dimandikan sampai ketika jenazahnya hendak diturunkan ke dalam kubur, di situ selalu ada orang-orang yang telah siap melaksanakannya terlebih dahulu. Penduduk kota Yaman tercengang. Mereka saling bertanya-tanya : “Siapakah sebenarnya engkau wahai Uwais al-Qorni ? Bukankah Uwais yang kita kenal, hanyalah seorang fakir yang tak memiliki apa-apa, yang kerjanya hanyalah sebagai penggembala domba dan unta ? Tapi, ketika hari wafatmu, engkau telah menggemparkan penduduk Yaman dengan hadirnya manusia-manusia asing yang tidak pernah kami kenal. Mereka datang dalam jumlah sedemikian banyaknya. Agaknya mereka adalah para malaikat yang di turunkan ke bumi, hanya untuk mengurus jenazah dan pemakamannya. Baru saat itulah penduduk Yaman mengetahuinya siapa “Uwais al-Qorni” ternyata ia tak terkenal di bumi tapi terkenal di langit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: almihrab.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-1186226509117485936?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/1186226509117485936/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/uwais-alqarni-terkenal-di-langit-tapi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/1186226509117485936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/1186226509117485936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/uwais-alqarni-terkenal-di-langit-tapi.html' title='Uwais AlQarni, Terkenal Di Langit Tapi tak Dikenal di Bumi'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-321455020103315373</id><published>2009-02-11T05:02:00.000-08:00</published><updated>2009-02-11T05:05:05.089-08:00</updated><title type='text'>Abu Musa Al-Asy’ariy, pemimpin prajurit-prajurit berkuda yang alim dan mujahid</title><content type='html'>Salah seorang sahabat Rasulullah Saw yang telah beliau do’akan dengan permohonan kepada Allah ampunan dan agar dihari kiamat dimasukkan kedalam tempat yang mulia adalah Abu Musa Al-Asy’ariy, sebagaimana do’a Rasulullah Saw: ”Allahumaghfir li-’Abdillah bin Qais zanbahu, wa adkhilhu yauma al-qiyamati madkhalan kariimaa”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama lengkap beliau adalah Abdullah bin Qais bin Sulaim bin Hadhar bin Harb bin bin Aamir, dan terus sampai nasabnya pada Asy’ari bin Adad. Nabi Saw memanggilnya dengan “Abdullah bin Qais” seperti dalam hadist yang diriwayatkan dari Abi Musa Ra, bahwa Rasulullah Saw mengatakan kepadanya: ”ya Abdullah bin Qais, inginkah kamu aku ajarkan satu kalimat dari perbendaharaan surga? yaitu (la hawla wala quwwata illa billah)”. Dan juga pada hadist do’a Rasulullah yang telah disebutkan diatas tadi. Sedangkan julukan “Abu Musa” diambil dari nama salah salah satu anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AWAL MASUK ISLAM DAN KEHIDUPANNYA BERSAMA RASULULLAH SAW&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum bertemu dengan Rasulullah Saw di Mekkah ada kebimbangan pada dirinya untuk mencari rezeki dan bekerja dipasar-pasar dan musim-musim yang ada di Mekkah, tetapi dengan kebimbangan inilah salah satu sebab masuknya ia ke dalam Islam, yaitu tatkala ia meninggalkan tanah leluhurnya Yaman, menuju Mekkah dan mendengar bahwa di negeri ini ada seorang Rasul yang mengajak dan menghimbau kepada tauhid dan kepada Allah dengan sesuatu yang bisa diterima akal serta dengan akhlak yang mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ia berkenalan dengan Nabi Muhammad Saw dan lalu masuk Islam dengan aktif mengikuti pelajaran- pelajaran dari beliau menambah hidayah dan keyakinan. Ia masuk Islam diawal masa kenabian dan termasuk dalam golongan “Assabiquuna ila-l-Islam”, dengan dalil hijrahnya ia bersama-sama para muhajirin ke Habasyah setelah adanya tekanan dan kekerasan serta siksaan yang yang dilakukan orang – orang musyrik terhadap mereka. Kemudian selang beberapa waktu ia kembali ke negeri asalnya menyampaikan kalimat Allah SWT, sehingga banyak dari kaumnya yang masuk Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pada waktu ia mendengar bahwa Rasulullah Saw hijrah ke Madinah menemui Rasulullah untuk bergabung bersama membangun suatu masyarakat baru yang Islami dan daulah Islamiyah. Rasulullah Saw menyebut kaum yang dipimpin Abu Musa ini dengan nama “Al-Asy’ariyiin”. Mulai dari hari itu ia terus berpartisipasi dan berkecimpung bersama para mu’min dan muslimin menjadi sahabat dan murid Nabi Saw dalam mengemban risalah Tuhan hingga akhir hayatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Musa dalam masa hidup setelah Islamnya memiliki sifat-sifat mulia. Ia adalah seorang pejuang yang gagah berani dan pemanah yang tangguh bila dihadapkan pada hal-hal yang darurat. Dan ia juga seorang faqih bijaksana yang memiliki otak briliant yang mampu dalam memecahkan beberapa macam problema serta memberikan cahaya penerang dalam masalah fatwa-fatwa dan pengadilan, sehingga ia disebut sebagai salah satu dari empat hakim ummat, sebagaimana yang dikatakan oleh Imam As-Sya’biy,” Qodhotu hazihi al-ummah arba’atun : Umar, Ali, Zaid bin Tsabit wa Abu Musa”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam medan jihad, Abullah bin Qais memiliki rasa tanggung jawab yang besar dengan berlomba-lomba dalam kemulian ia berani menaruhkan nyawanya, sehingga ia digelari oleh Rasulullah Saw sebagai “pemimpin prajurit-prajurit berkuda” sebagaimana telah diriwayatkan oleh Ibnu Sa’ad dari Na’im bin Yahya At-Tamimiy, bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda,” Saidu al-fawarisi, Abu Musa”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau pun telah mengikuti beberapa peperangan bersama Rasulullah dalam menghadapi orang-orang musyrik, diantaranya perang Tabuk. Dan setelah perang ini Nabi Saw mengutusnya ke Yaman sebagai da’i dan mu’allim serta wali, juga diutus untuk mengajarkan Al-Quran bersama Mu’az bin Jabal pada daerah yang berbeda, namun jaraknya tidak jauh sehingga antara keduanya tetap terjalin hubungan komunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini dilakukan Rasulullah Saw ketika datang kepadanya utusan raja Hamir dari Yaman (Sepertinya Himyar; Aman). lalu beliau memilih dari sahabat-sahabatnya yang dapat dipercaya dan memiliki pengetahuan agama yang matang, maka diutuslah mereka berdua, Malik bin ‘Ubadah dan beberapa sahabat lainnya. Ini merupakan suatu perhatian yang besar dari Rasulullah Saw terhadap ahli Yaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Hajar Al-’Asqolany mengatakan bahwa diutusnya Abu Musa ke Yaman dikarenakan kepintaran dan pemahamannya yang dalam terhadap Islam. Pada tahun ke 10 hijriyah, Abu Musa kembali dari Yaman menemui Nabi Muhammad Saw untuk melaksanakan haji, yang disebut dengan haji wada’ (haji perpisahan). Rasulullah Saw telah memberikan wewenang kepadanya untuk memberikan fatwa hingga wafatnya beliau bahkan hingga masa kekhalifahan Abu Bakar dan Umar bin Khattab radhiallahu ‘an huma. Ini semua ini menunjukkan akan kedalaman ilmu pengetahuannya dan ketaatannya kepada khalifah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Rasulullah Saw meninggal, yaitu bertepatan setelah tiga hari dibunuhnya “Al-Kazzaab” ‘Abhalah ibnu Ka’ab Al-’Anasiy, seorang dukun yang mengaku sebagai nabi di Yaman. Hal ini merupakan cobaan yang besar bagi Abu Musa yang ketika itu berada di sana, setelah pulangnya dari haji wada’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEHIDUPAN ABU MUSA SETELAH WAFATNYA NABI SAW&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa kekhalifahan Abu Bakar Ra ia ditetapkan untuk menjadi wali di Yaman. Dan pada masa kekhalifahan Umar bin Khattab Ra, Abu Musa telah berhasil mengatur administrasi wilayah Bashrah, juga berhasil didalam memimpi pasukan militernya. Merupakan suatu rahmat yang besar dari Allah terhadapnya dengan pertolongan-pertolongan-Nya kepada tangannya, sehingga ia mampu menaklukkan beberapa kota dan negeri, dan telah dimenangkan Allah dalam memerangi pemimpin-pemimpin “daulah Al-Farisiyah” dengan kecerdikkan dan ketajaman pemikirannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhir tahun 23 hijrah Amirul mu’minin Umar bin Khattab Ra meninggal terbunuh sebagai syahid, dan Abu Musa ketiak itu sedang berada di Bashrah mengajar dan berjuang menyampaikan dakwah kepada Allah SWT, namun walaupun demikian beliau telah mengetahuinya melalui ru’yah yang merupakan karamah yang telah Allah berikan kepadanya, sebagaimana yang telah dikeluarkan oleh Ibnu Sa’ad di Tabaqoot dengan sanadnya dari Abu musa (lih. Hayatu As- Shohabah juz; 3 hal; 666).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dibaiatnya khalifah ‘Utsman Ra, beliau menetapkan Abi Musa sebagai wali di Bashrah selama enam tahun, setelah lepas dari amanat ini banyak sekali cobaan-cobaan fitnah dan tantangan yang ia hadapi dalam menyampaikan syariat dan risalah Ilahi hingga masa kekhalifahan Ali Ra dan berakhir pada akhir hayatnya yaitu pada masa pemerintahan Mu’awiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BUDI PEKERTI DAN SIFAT-SIFATNYA YANG MULIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kelebihan budi pekerti dan sipat-sipatnya yang mulia yang ada pada diri Abu Musa sudah diakui oleh Rasulullah Saw sendiri hingga beliau mendo’akannya dan mengajarkan kepadanya perbendaharaan surga. Ini semua jelas karena budi pekerti dan sifat-sifatnya yang mulia, mulai masa hidupnya bersama Saw, dengan para khulafa ar-rasyidiin hingga wafatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau amat terkenal dengan kedalamannya terhadap ilmu agama, seorang ahli ibadah yang wara, memiliki sipat pemalu, ahli zuhud di dunia, kuat dalam pendirian dan sifat-sifat mulia yang lain yang disandangnya. Az-Zahabiy mengatakan, ”Abu Musa adalah seorang qori yang memiliki suara yang indah dan seorang terkemuka di Bashrah didalam membaca dan memahami Al-Quran.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping sebagai seorang yang memiliki ‘izzah yang besar dalam menuntut ilmu, baik dari Rasulullah Saw maupun dari sahabat-sahabat, beliau juga mengajarkan ilmu yang telah diperolehnya itu kepada orang lain, mengamalkan sabda Rasulullah Saw,” Khairukum man ta’allama Al-Qurana wa ‘allamahu” (H.R. Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan segala kemampuannya beliau mengajarkan Al-Quran dan memberikan penjelasan kepada ummat di setiap daerah yang didatanginya, dibantu dengan bacaan dan suaranya yang indah ketika membaca Al-Quran, dapat menarik perhatian masyarakat sekitarnya hingga berkumpul mengelilinginya. Dikarenakan banyaknya penuntut ilmu yang hadir, maka ia membagi mereka menjadi beberapa kelompok halaqah pengajian ilmu pengetahuan agama, seperti yang pernah ia lakukan di mesjid Bashrah. Abu Musa juga memiliki perhatian yang besar dalam pengajian sunnah dan riwayat-riwayatnya, serta sangat berpegang teguh terhadap sunnah Nabi Saw, sebagaimana ia telah sampaikan nasehat kepada anak-anak dan keluarganya ketika ajal mendatanginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WAFATNYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ulama berbeda pendapat terhadap tahun wafatnya Abu musa Ra. Kebanyakan dari perkataan mereka, tidak lebih dari tahun empat puluhan dari tahun hijrah, diantaranya pendapat Ibnu Al-Atsir mengatakan, ”Abu Musa meninggal di Kufah, dan dikatakan di Mekkah pada tahun 42 hijrah, dan dikatakan pada tahun 44 hijrah, pada waktu itu beliau berumur 63 tahun.” Sebagaimana Az-Zahaby juga membenarkan bahwa beliau wafat pada bulan zulhijjah tahun 44 hijrah, Allahu A’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum wafatnya beliau masih sempat memberikan peringatan dan nasehat buat anak-anak dan keluarganya agar selalu beriltizam terhadap sunnah Nabi Saw. Dan merupakan suatu kemuliaan dari Allah terhadap keluarganya dengan menjadikan banyak dari anak-anak, cucu-cucu sampai pada keturunan-keturunannya menjadi ulama, qodhi dan perawi hadist, yang merupakan berkah dari do’a Rasulullah Saw yang diterimanya dan berkah keikhlasannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah perjalanan dari kehidupan seorang sahabat Rasulullah yang ahli ibadat, wara, mujahid dan faqih, semoga kita semua dapat mengambil ibrah dari semua itu dan semoga Allah memberi hidayah kepada kita dalam melangkah tuk mencapai ridho-Nya serta mewafatkan kita dalam keadaan Iman dan Islam. Amin. “Rabbana-ghfir lana wa li-ikhwanina allaziina sabaquuna bil-iimaan wala taj’al fi- quluubina ghillan lil-laziina a-manu Rabbana innaka Raufu-r- Rahiim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Referensi:&lt;br /&gt;1. Rijaalu hawla ar-Rasul; oleh Khalid Muhammad Khalid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Hilyatu al-Awliya; oleh Al-hafidz Abu Na’im.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Abu Musa Al-Asy’ariy (shohabah al-’alim, al-mujahid); oleh Abdul Hamid Mahmud Thohaziy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: http://aman.nulis.net/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-321455020103315373?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/321455020103315373/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/abu-musa-al-asyariy-pemimpin-prajurit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/321455020103315373'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/321455020103315373'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/abu-musa-al-asyariy-pemimpin-prajurit.html' title='Abu Musa Al-Asy’ariy, pemimpin prajurit-prajurit berkuda yang alim dan mujahid'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-1071970414814219500</id><published>2009-02-09T18:04:00.000-08:00</published><updated>2009-02-09T18:15:36.889-08:00</updated><title type='text'>Kamboja Memperbolehkan Seragam Sekolah Muslimah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SZDjAygP3BI/AAAAAAAAAFE/QId_OUvLVvU/s1600-h/pelajar-muslimah-kamboja.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 250px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SZDjAygP3BI/AAAAAAAAAFE/QId_OUvLVvU/s320/pelajar-muslimah-kamboja.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5300986364111608850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;dakwatuna.com - &lt;/strong&gt;Pnom Penh, Perdanan Menteri Kamboja, Hun Sen memperkenankan kepada sekolah-sekolah negeri bagi siswi-siswi muslimah untuk mengenakan busana muslimah, berhijab jika siswi-&lt;span id="high_1" class="searchterm1"&gt;siswi&lt;/span&gt; menghendakinya. &lt;p&gt;Dalam pernyataan resminya yang dilansir sejumlah media massa di Kamboja, Hun Sen mengatakan:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt; “Bagi siswi-&lt;span class="searchterm1"&gt;siswi&lt;/span&gt; muslimah diperbolehkan memakai busana yang sesuai dengan ketentuan di dalam sekolah atau memakai seragam Islami yang khusus bagi mereka.”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketentuan ini akan membawa dampak posistif bagi kesatuan bangsa, setelah lama sekali komunitas muslim menanti diperbolehkannya memakai identitas ke-muslimahan di sekolah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penguasa sebelumnya, yang dijabat Partai Komunis -tahun 1975-1979- sangat membatasi dan mengekang kebebasan beragama, terutama Islam, bahkan sekitar 500 ribu dibunuh dengan cara disembelih, pemudinya dipaksa nikah dengan non muslim. Sistem Komunis juga memaksa umat muslim selama 15 tahun, memaksa beribadah di tempat ibadah agama lain, memaksa memakan daging babi, meminum khamer, membakar masjid-masjid, sehingga banyak umat muslim yang lari ke Malaysia dan Thailand.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kondisi perpolitikan berubah ketika Partai Kebangsaan memerintah, mereka memberi kebebasan bagi pemeluk agama menjalankan keyakinannya tak terkecuali, pemeluk agama Islam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meskipun kebebasan terjamin, namun kondisi ekonomi komunitas muslim masih sangat sulit karena SDM masih kurang berdaya saing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Problem lain adalah tiadanya kurikulum sekolah yang sama di antara sekolah-sekolah Islam, sehingga terjadi persaingan yang tidak sehat dan mutu yanng kurang berkualitas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peran negara-negara Timur Tengah untuk memajukan dunia pendidikan dan dakwah Islam di sana dilakukan kian gencar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di Kamboja, hidup lebih dari 700 ribu muslim dari 14 juta jiwa penduduk, mayoritas mereka tinggal di Ibo Kota Kamboja, Pnom Penh. (io/ut)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-1071970414814219500?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/1071970414814219500/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/kamboja-memperbolehkan-seragam-sekolah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/1071970414814219500'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/1071970414814219500'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/kamboja-memperbolehkan-seragam-sekolah.html' title='Kamboja Memperbolehkan Seragam Sekolah Muslimah'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SZDjAygP3BI/AAAAAAAAAFE/QId_OUvLVvU/s72-c/pelajar-muslimah-kamboja.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-191912686266015680</id><published>2009-02-09T17:39:00.001-08:00</published><updated>2009-02-09T17:39:41.282-08:00</updated><title type='text'>Jadilah Seperti Lebah</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span id="high_1" class="searchterm1"&gt;dakwatuna&lt;/span&gt;.com - &lt;/strong&gt;Rasulullah saw. bersabda, &lt;em&gt;“Perumpamaan orang beriman itu bagaikan lebah. Ia makan yang bersih, mengeluarkan sesuatu yang bersih, hinggap di tempat yang bersih dan tidak merusak atau mematahkan (yang dihinggapinya).”&lt;/em&gt; (Ahmad, Al-Hakim, dan Al-Bazzar)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seorang mukmin adalah manusia yang memiliki sifat-sifat unggul. Sifat-sifat itu membuatnya memiliki keistimewaan dibandingkan dengan manusia lain. Sehingga di mana pun dia berada, kemana pun dia pergi, apa yang dia lakukan, peran dan tugas apa pun yang dia emban akan selalu membawa manfaat dan maslahat bagi manusia lain. Maka jadilah dia orang yang seperti dijelaskan Rasulullah saw., &lt;em&gt;“Manusia paling baik adalah yang paling banyak memberikan manfaat bagi manusia lain.”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehidupan ini agar menjadi indah, menyenangkan, dan sejahtera membutuhkan manusia-manusia seperti itu. Menjadi apa pun, ia akan menjadi yang terbaik; apa pun peran dan fungsinya maka segala yang ia lakukan adalah hal-hal yang membuat orang lain, lingkungannya menjadi bahagia dan sejahtera.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nah, sifat-sifat yang baik itu antara lain terdapat pada lebah. Rasulullah saw. dengan pernyataanya dalam hadits di atas mengisyaratkan agar kita meniru sifat-sifat positif yang dimiliki oleh lebah. Tentu saja, sifat-sifat itu sendiri memang merupakan ilham dari Allah swt. seperti yang Dia firmankan, &lt;em&gt;“Dan Rabbmu mewahyukan (mengilhamkan) kepada lebah: ‘Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Rabbmu yang telah dimudahkan (bagimu).’ Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Rabb) bagi orang-orang yang memikirkan.”&lt;/em&gt; (An-Nahl: 68-69)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekarang, bandingkanlah apa yang dilakukan lebah dengan apa yang seharusnya dilakukan seorang mukmin, seperti berikut ini:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Hinggap di tempat yang bersih dan menyerap hanya yang bersih.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebah hanya hinggap di tempat-tempat pilihan. Dia sangat jauh berbeda dengan lalat. Serangga yang terakhir amat mudah ditemui di tempat sampah, kotoran, dan tempat-tempat yang berbau busuk. Tapi lebah, ia hanya akan mendatangi bunga-bunga atau buah-buahan atau tempat-tempat bersih lainnya yang mengandung bahan madu atau nektar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Begitulah pula sifat seorang mukmin. Allah swt. berfirman:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Hai manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan adalah musuh yang nyata bagimu.&lt;/em&gt; (Al-Baqarah: 168)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma’ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al-Qur’an), mereka itulah orang-orang yang beruntung.&lt;/em&gt; (Al-A’raf: 157)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karenanya, jika ia mendapatkan amanah dia akan menjaganya dengan sebaik-baiknya. Ia tidak akan melakukan korupsi, pencurian, penyalahgunaan wewenang, manipulasi, penipuan, dan dusta. Sebab, segala kekayaan hasil perbuatan-perbuatan tadi adalah merupakan khabaits (kebusukan).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Mengeluarkan yang bersih.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Siapa yang tidak kenal madu lebah. Semuanya tahu bahwa madu mempunyai khasiat untuk kesehatan manusia. Tapi dari organ tubuh manakah keluarnya madu itu? Itulah salah satu keistimewaan lebah. Dia produktif dengan kebaikan, bahkan dari organ tubuh yang pada binatang lain hanya melahirkan sesuatu yang menjijikan. Belakangan, ditemukan pula produk lebah selain madu yang juga diyakini mempunyai khasiat tertentu untuk kesehatan: liurnya!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seorang mukmin adalah orang yang produktif dengan kebajikan. &lt;em&gt;“Hai orang-orang yang beriman, rukuklah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Rabbmu dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan.”&lt;/em&gt; (Al-Hajj: 77)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Al-khair&lt;/em&gt; adalah kebaikan atau kebajikan. Akan tetapi al-khair dalam ayat di atas bukan merujuk pada kebaikan dalam bentuk ibadah ritual. Sebab, perintah ke arah ibadah ritual sudah terwakili dengan kalimat “rukuklah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Rabbmu” (&lt;em&gt;irka’u, wasjudu, wa’budu rabbakum&lt;/em&gt;). Al-khair di dalam ayat itu justru bermakna kebaikan atau kebajikan yang buahnya dirasakan oleh manusia dan makhluk lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Segala yang keluar dari dirinya adalah kebaikan. Hatinya jauh dari prasangka buruk, iri, dengki; lidahnya tidak mengeluarkan kata-kata kecuali yang baik; perilakunya tidak menyengsarakan orang lain melainkan justru membahagiakan; hartanya bermanfaat bagi banyak manusia; kalau dia berkuasa atau memegang amanah tertentu, dimanfaatkannya untuk sebesar-besar kemanfaat manusia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Tidak pernah merusak&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seperti yang disebutkan dalam hadits yang sedang kita bahas ini, lebah tidak pernah merusak atau mematahkan ranting yang dia hinggapi. Begitulah seorang mukmin. Dia tidak pernah melakukan perusakan dalam hal apa pun: baik material maupun nonmaterial. Bahkan dia selalu melakukan perbaikan-perbaikan terhadap yang dilakukan orang lain dengan cara-cara yang tepat. Dia melakukan perbaikan akidah, akhlak, dan ibadah dengan cara berdakwah. Mengubah kezaliman apa pun bentuknya dengan cara berusaha menghentikan kezaliman itu. Jika kerusakan terjadi akibat korupsi, ia memberantasnya dengan menjauhi perilaku buruk itu dan mengajukan koruptor ke pengadilan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bekerja keras&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebah adalah pekerja keras. Ketika muncul pertama kali dari biliknya (saat “menetas”), lebah pekerja membersihkan bilik sarangnya untuk telur baru dan setelah berumur tiga hari ia memberi makan larva, dengan membawakan serbuk sari madu. Dan begitulah, hari-harinya penuh semangat berkarya dan beramal. Bukankah Allah pun memerintahkan umat mukmin untuk bekerja keras? &lt;em&gt;“Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain.”&lt;/em&gt; (Alam Nasyrah: 7)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kerja keras dan semangat pantang kendur itu lebih dituntut lagi dalam upaya menegakkan keadilan. Karena, meskipun memang banyak yang cinta keadilan, namun kebanyakan manusia –kecuali yang mendapat rahmat Allah– tidak suka jika dirinya “dirugikan” dalam upaya penegakkan keadilan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bekerja secara jama’i dan tunduk pada satu pimpinan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebah selalu hidup dalam koloni besar, tidak pernah menyendiri. Mereka pun bekerja secara kolektif, dan masing-masing mempunyai tugas sendiri-sendiri. Ketika mereka mendapatkan sumber sari madu, mereka akan memanggil teman-temannya untuk menghisapnya. Demikian pula ketika ada bahaya, seekor lebah akan mengeluarkan feromon (suatu zat kimia yang dikeluarkan oleh binatang tertentu untuk memberi isyarat tertentu) untuk mengudang teman-temannya agar membantu dirinya. Itulah seharusnya sikap orang-orang beriman. &lt;em&gt;“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.”&lt;/em&gt; (Ash-Shaff: 4)&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Tidak pernah melukai kecuali kalau diganggu&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebah tidak pernah memulai menyerang. Ia akan menyerang hanya manakala merasa terganggu atau terancam. Dan untuk mempertahankan “kehormatan” umat lebah itu, mereka rela mati dengan melepas sengatnya di tubuh pihak yang diserang. Sikap seorang mukmin: musuh tidak dicari. Tapi jika ada, tidak lari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Itulah beberapa karakter lebah yang patut ditiru oleh orang-orang beriman. Bukanlah sia-sia Allah menyebut-nyebut dan mengabadikan binatang kecil itu dalam Al-Quran sebagai salah satu nama surah: An-Nahl. Allahu a’lam. []&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-191912686266015680?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/191912686266015680/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/jadilah-seperti-lebah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/191912686266015680'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/191912686266015680'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/jadilah-seperti-lebah.html' title='Jadilah Seperti Lebah'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-434364443046010108</id><published>2009-02-09T17:24:00.000-08:00</published><updated>2009-02-09T17:27:03.730-08:00</updated><title type='text'>3 Langkah Menjadi Manusia Terbaik</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);" class="postedby"&gt;Oleh: &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://www.dakwatuna.com/author/bugi/" title="Profil dari Mochamad Bugi"&gt;Mochamad Bugi&lt;/a&gt; &lt;/span&gt; &lt;hr align="left" color="#999999" noshade="noshade" size="1"&gt;  &lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2008/3-langkah-menjadi-manusia-terbaik/email/" title="Kirim" rel="nofollow"&gt;&lt;img class="WP-EmailIcon" src="http://www.dakwatuna.com/wp-content/plugins/wp-email/images/email_famfamfam.gif" alt="Kirim" title="Kirim" style="border: 0px none ;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;dakwatuna.com -&lt;/strong&gt; Ada hadits pendek namun sarat makna dikutip Imam Suyuthi dalam bukunya &lt;em&gt;Al-Jami’ush Shaghir&lt;/em&gt;. Bunyinya, “&lt;em&gt;Khairun naasi anfa’uhum linnaas&lt;/em&gt;.” Terjemahan bebasnya: sebaik-baik manusia adalah siapa yang paling banyak bermanfaat bagi orang lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Derajat hadits ini ini menurut Imam Suyuthi tergolong hadits hasan. Syeikh Nasiruddin Al-Bani dalam bukunya &lt;em&gt;Shahihul Jami’ush Shagir&lt;/em&gt; sependapat dengan penilaian Suyuthi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adalah aksioma bahwa manusia itu makhluk sosial. Tak ada yang bisa membantah. Tidak ada satu orangpun yang bisa hidup sendiri. Semua saling berketergantungan. Saling membutuhkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena saling membutuhkan, pola hubungan seseorang dengan orang lain adalah untuk saling mengambil manfaat. Ada yang memberi jasa dan ada yang mendapat jasa. Si pemberi jasa mendapat imbalan dan penerima jasa mendapat manfaat. Itulah pola hubungan yang lazim. Adil.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika ada orang yang mengambil terlalu banyak manfaat dari orang lain dengan pengorbanan yang amat minim, naluri kita akan mengatakan itu tidak adil. Orang itu telah berlaku curang. Dan kita akan mengatakan seseorang berbuat jahat ketika mengambil banyak manfaat untuk dirinya sendiri dengan cara yang curang dan melanggar hak orang lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Begitulah hati sanubari kita, selalu menginginkan pola hubungan yang saling ridho dalam mengambil manfaat dari satu sama lain. Jiwa kita akan senang dengan orang yang mengambil manfaat bagi dirinya dengan cara yang baik. Kita anggap seburuk-buruk manusia orang yang mengambil manfaat banyak dari diri kita dengan cara yang salah. Apakah itu menipu, mencuri, dan mengambil paksa, bahkan dengan kekerasan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun yang luar biasa adalah orang lebih banyak memberi dari mengambil manfaat dalam berhubungan dengan orang lain. Orang yang seperti ini kita sebut orang yang terbaik di antara kita. Dermawan. Ikhlas. Tanpa pamrih. Tidak punya &lt;em&gt;vested interes&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Orang yang selalu menebar kebaikan dan memberi manfaat bagi orang lain adalah sebaik-baik manusia. Kenapa Rasulullah saw. menyebut seperti itu? Setidaknya ada empat alasan. Pertama, karena ia dicintai Allah swt. Rasulullah saw. pernah bersabda yang bunyinya kurang lebih, orang yang paling dicintai Allah adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Siapakah yang lebih baik dari orang yang dicintai Allah?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Alasan kedua, karena ia melakukan amal yang terbaik. Kaidah usul fiqih menyebutkan bahwa kebaikan yang amalnya dirasakan orang lain lebih bermanfaat ketimbang yang manfaatnya dirasakan oleh diri sendiri. Apalagi jika spektrumnya lebih luas lagi. Amal itu bisa menyebabkan orang seluruh negeri merasakan manfaatnya. Karena itu tak heran jika para sahabat ketika ingin melakukan suatu kebaikan bertanya kepada Rasulullah, amal apa yang paling afdhol untuk dikerjakan. Ketika musim kemarau dan masyarakat kesulitan air, Rasulullah berkata membuat sumur adalah amal yang paling utama. Saat seseorang ingin berjihad sementara ia punya ibu yang sudah sepuh dan tidak ada yang merawat, Rasulullah menyebut berbakti kepada si ibu adalah amal yang paling utama bagi orang itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketiga, karena ia melakukan kebaikan yang sangat besar pahalanya. Berbuat sesuatu untuk orang lain besar pahalanya. Bahkan Rasulullah saw. berkata, “Seandainya aku berjalan bersama saudaraku untuk memenuhi suatu kebutuhannya, maka itu lebih aku cintai daripada I;tikaf sebulan di masjidku ini.” (Thabrani). Subhanallah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keempat, memberi manfaat kepada orang lain tanpa pamrih, mengundang kesaksian dan pujian orang yang beriman. Allah swt. mengikuti persangkaan hambanya. Ketika orang menilai diri kita adalah orang yang baik, maka Allah swt. menggolongkan kita ke dalam golongan hambanya yang baik-baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernah suatu ketika lewat orang membawa jenazah untuk diantar ke kuburnya. Para sahabat menyebut-nyebut orang itu sebagai orang yang tidak baik. Kemudian lewat lagi orang-orang membawa jenazah lain untuk diantar ke kuburnya. Para sahabat menyebut-nyebut kebaikan si mayit. Rasulullah saw. membenarkan. Seperti itu jugalah Allah swt. Karena itu di surat At-Taubah ayat 105, Allah swt. menyuruh Rasulullah saw. untuk memerintahkan kita, orang beriman, untuk beramal sebaik-baiknya amal agar Allah, Rasul, dan orang beriman menilai amal-amal kita. Di hari akhir, Rasul dan orang-orang beriman akan menjadi saksi di hadapan Allah bahwa kita seperti yang mereka saksikan di dunia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk bisa menjadi orang yang banyak memberi manfaat kepada orang lain, kita perlu menyiapkan beberapa hal dalam diri kita. Pertama, tingkatkan derajat keimanan kita kepada Allah swt. Sebab, amal tanpa pamrih adalah amal yang hanya mengharap ridho kepada Allah. Kita tidak meminta balasan dari manusia, cukup dari Allah swt. saja balasannya. Ketika iman kita tipis terkikis, tak mungkin kita akan bisa beramal ikhlas Lillahi Ta’ala.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika iman kita memuncak kepada Allah swt., segala amal untuk memberi manfaat bagi orang lain menjadi ringan dilakukan. Bilal bin Rabah bukanlah orang kaya. Ia hidup miskin. Namun kepadanya, Rasulullah saw. memerintahkan untuk bersedekah. Sebab, sedekah tidak membuat rezeki berkurang. Begitu kata Rasulullah saw. Bilal mengimani janji Rasulullah saw. itu. Ia tidak ragu untuk bersedekah dengan apa yang dimiliki dalam keadaan sesulit apapun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua, untuk bisa memberi manfaat yang banyak kepada orang lain tanpa pamrih, kita harus mengikis habis sifat egois dan rasa serakah terhadap materi dari diri kita. Allah swt. memberi contoh kaum Anshor. Lihat surat Al-Hasyr ayat 9. Merekalah sebaik-baik manusia. Memberikan semua yang mereka butuhkan untuk saudara mereka kaum Muhajirin. Bahkan, ketika kaum Muhajirin telah mapan secara financial, tidak terbetik di hati mereka untuk meminta kembali apa yang pernah mereka beri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang ketiga, tanamkan dalam diri kita logika bahwa sisa harta yang ada pada diri kita adalah yang telah diberikan kepada orang lain. Bukan yang ada dalam genggaman kita. Logika ini diajarkan oleh Rasulullah saw. kepada kita. Suatu ketika Rasulullah saw. menyembelih kambing. Beliau memerintahkan seoran sahabat untuk menyedekahkan daging kambing itu. Setelah dibagi-bagi, Rasulullah saw. bertanya, berapa yang tersisa. Sahabat itu menjawab, hanya tinggal sepotong paha. Rasulullah saw. mengoreksi jawaban sahabat itu. Yang tersisa bagi kita adalah apa yang telah dibagikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Begitulah. Yang tersisa adalah yang telah dibagikan. Itulah milik kita yang hakiki karena kekal menjadi tabungan kita di akhirat. Sementara, daging paha yang belum dibagikan hanya akan menjadi sampah jika busuk tidak sempat kita manfaatkan, atau menjadi kotoran ketika kita makan. Begitulah harta kita. Jika kita tidak memanfaatkannya untuk beramal, maka tidak akan menjadi milik kita selamanya. Harta itu akan habis lapuk karena waktu, hilang karena kematian kita, dan selalu menjadi intaian ahli waris kita. Maka tak heran jika dalam sejarah kita melihat bahwa para sahabat dan salafussaleh enteng saja menginfakkan uang yang mereka miliki. Sampai sampai tidak terpikirkan untuk menyisakan barang sedirham pun untuk diri mereka sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keempat, kita akan mudah memberi manfaat tanpa pamrih kepada orang lain jika dibenak kita ada pemahaman bahwa sebagaimana kita memperlakukan seperti itu jugalah kita akan diperlakukan. Jika kita memuliakan tamu, maka seperti itu jugalah yang akan kita dapat ketika bertamu. Ketika kita pelit ke tetangga, maka sikap seperti itu jugalah yang kita dari tetangga kita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kelima, untuk bisa memberi, tentu Anda harus memiliki sesuatu untuk diberi. Kumpulkan bekal apapun bentuknya, apakah itu finansial, pikiran, tenaga, waktu, dan perhatian. Jika kita punya air, kita bisa memberi minum orang yang harus. Jika punya ilmu, kita bisa mengajarkan orang yang tidak tahu. Ketika kita sehat, kita bisa membantu beban seorang nenek yang menjinjing tak besar. Luangkan waktu untuk bersosialisasi, dengan begitu kita bisa hadir untuk orang-orang di sekitar kita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mudah-muhan yang sedikit ini bisa menginspirasi.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-434364443046010108?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/434364443046010108/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/3-langkah-menjadi-manusia-terbaik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/434364443046010108'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/434364443046010108'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/3-langkah-menjadi-manusia-terbaik.html' title='3 Langkah Menjadi Manusia Terbaik'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-8376426305295521391</id><published>2009-02-04T23:36:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T23:37:23.864-08:00</updated><title type='text'>Astronomi Islam Menguak Rahasia Langit</title><content type='html'>Sebagai salah satu ilmu pengetahuan tertua dalam peradaban manusia, Astronomi kerap dijuluki sebagai 'ratu sains'. Astronomi memang menempati posisi yang terbilang istimewa dalam kehidupan manusia. Sejak dulu, manusia begitu terkagum-kagum ketika memandang kerlip bintang dan pesona benda-benda langit yang begitu luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya, manusia menganggap fenomena langit sebagai sesuatu yang magis. Seiring berputarnya waktu dan zaman, manusia pun memanfaatkan keteraturan benda-benda yang mereka amati di angkasa untuk memenuhi kebutuhan hidup seperti penanggalan. Dengan mengamati langit, manusia pun bisa menentukan waktu utuk pesta, upacara keagamaan, waktu untuk mulai menabur benih dan panen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jejak astronomi tertua ditemukan dalam peradaban bangsa Sumeria dan Babilonia yang tinggal di Mesopotamia (3500 - 3000 SM). Bangsa Sumeria hanya menerapkan bentuk-bentuk dasar astronomi. Pembagian lingkaran menjadi 360 derajat berasal dari bangsa Sumeria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Sumeria juga sudah mengetahui gambaran konstelasi bintang sejak 3500 SM. Mereka menggambar pola-pola rasi bintang pada segel, vas, dan papan permainan. Nama rasi Aquarius yang dikenal saat ini berasal dari bangsa Sumeria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Astronomi juga sudah dikenal masyarakat India kuno. Sekitar tahun 500 SM, Aryabhata melahirkan sistem matematika yang menempatkan bumi berputar pada porosnya. Aryabhata membuat perkiraan mengenai lingkaran dan diameter bumi. Brahmagupta (598 - 668) juga menulis teks astronomi yang berjudul Brahmasphutasiddhanta pada 628. Dialah astronom pendahulu yang menggunakan aljabar untuk memecahkan masalah-masalah astronomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat Cina kuno 4000 SM juga sudah mengenal astronomi. Awalnya, astronomi di Cina digunakan untuk mengatur waktu. Orang Cina menggunakan kalender lunisolar. Namun, kerena perputaran matahari dan bulan berbeda, para ahli astronomi Cina sering menyiapkan kalender baru dan membuat observasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa Yunani kuno juga amat tertarik dengan astronomi. Adalah Thales yang mengawalinya pada abad ke-6 SM. Menurut dia, bumi itu berbentuk datar. Phytagoras sempat membantah pendapat itu dengan menyatakan bumi itu bulat. Dua abad berselang, Aristoteles melahirkan terobosan penting yang menegaskan menyatakan bahwa bumi itu bulat bundar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aristachus pada abad ke-3 SM sempat melontarkan pendapat bahwa Bumi bukanlah pusat alam semesta. Teori itu tak mendapat tempat pada masa itu. Era astronomi klasik ditutup Hipparchus pada abad ke-1 SM yang melontarkan teori geosentris. Bumi itu diam dan dikelilingi oleh matahari, bulan, dan planet-planet yang lain. Sistem geosentris itu disempurnakan Ptolomeus pada abad ke-2 M .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Astronomi Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah runtuhnya kebudayaan Yunani dan Romawi pada abad pertengahan, maka kiblat kemajuan ilmu astronomi berpindah ke bangsa Arab. Astronomi berkembang begitu pesat pada masa keemasan Islam (8 - 15 M). Karya-karya astronomi Islam kebanyakan ditulis dalam bahasa Arab dan dikembangkan para ilmuwan di Timur Tengah, Afrika Utara, Spanyol dan Asia Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu bukti dan pengaruh astronomi Islam yang cukup signifikan adalah penamaan sejumlah bintang yang menggunakan bahasa Arab, seperti Aldebaran dan Altair, Alnitak, Alnilam, Mintaka (tiga bintang terang di sabuk Orion), Aldebaran, Algol, Altair, Betelgeus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, astronomi Islam juga mewariskan beberapa istilah dalam `ratu sains' itu yang hingga kini masih digunakan, seperti alhidade, azimuth, almucantar, almanac, denab, zenit, nadir, dan vega. Kumpulan tulisan dari astronomi Islam hingga kini masih tetap tersimpan dan jumlahnya mencapaii 10 ribu manuskrip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahli sejarah sains, Donald Routledge Hill, membagi sejarah astronomi Islam ke dalam empat periode. Periode pertama (700-825 M) adalah masa asimilasi dan penyatuan awal dari astronomi Yunani, India dan Sassanid. Periode kedua (825-1025) adalah masa investigasi besar-besaran dan penerimaan serta modifikasi sistem Ptolomeus. Periode ketiga (1025-1450 M), masa kemajuan sistem astronomi Islam. Periode keempat (1450-1900 M), masa stagnasi, hanya sedikit kontribusi yang dihasilkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Geliat perkembangan astronomi di dunia Islam diawali dengan penerjemahan secara besar-besaran karya-karya astronomi dari Yunani serta India ke dalam bahasa Arab. Salah satu yang diterjemahkan adalah karya Ptolomeus yang termasyhur, Almagest. Berpusat di Baghdad, budaya keilmuan di dunia Islam pun tumbuh pesat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah, ahli astronomi Islam pun bermunculan, Nasiruddin at-Tusi berhasil memodifikasi model semesta episiklus Ptolomeus dengan prinsip-prinsip mekanika untuk menjaga keseragaman rotasi benda-benda langit. Selain itu, ahli matematika dan astronomi Al-Khawarizmi, banyak membuat tabel-tabel untuk digunakan menentukan saat terjadinya bulan baru, terbit-terbenam matahari, bulan, planet, dan untuk prediksi gerhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahli astronomi lainnya, seperti Al-Batanni banyak mengoreksi perhitungan Ptolomeus mengenai orbit bulan dan planet-planet tertentu. Dia membuktikan kemungkinan gerhana matahari tahunan dan menghitung secara lebih akurat sudut lintasan matahari terhadap bumi, perhitungan yang sangat akurat mengenai lamanya setahun matahari 365 hari, 5 jam, 46 menit dan 24 detik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Astronom Islam juga merevisi orbit bulan dan planet-planet. Al-Battani mengusulkan teori baru untuk menentukan kondisi dapat terlihatnya bulan baru. Tak hanya itu, ia juga berhasil mengubah sistem perhitungan sebelumnya yang membagi satu hari ke dalam 60 bagian (jam) menjadi 12 bagian (12 jam), dan setelah ditambah 12 jam waktu malam sehingga berjumlah 24 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku fenomenal karya Al-Battani pun diterjemahkan Barat. Buku 'De Scienta Stelarum De Numeris Stellarum' itu kini masih disimpan di Vatikan. Tokoh-tokoh astronomi Eropa seperti Copernicus, Regiomantanus, Kepler dan Peubach tak mungkin mencapai sukses tanpa jasa Al-Batani. Copernicus dalam bukunya 'De Revoltionibus Orbium Clestium' mengaku berutang budi pada Al-Battani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia astronomi juga tak bisa lepas dari bidang optik. Melalui bukunya Mizan Al-Hikmah, Al Haitham mengupas kerapatan atmofser. Ia mengembangkan teori mengenai hubungan antara kerapatan atmofser dan ketinggiannya. Hasil penelitiannya menyimpulkan ketinggian atmosfir akan homogen di ketinggian lima puluh mil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teori yang dikemukakan Ibn Al-Syatir tentang bumi mengelilingi matahari telah menginspirasi Copernicus. Akibatnya, Copernicus dimusuhi gereja dan dianggap pengikut setan. Demikian juga Galileo, yang merupakan pengikut Copernicus, secara resmi dikucilkan oleh Gereja Katolik dan dipaksa untuk bertobat, namun dia menolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut para ahli sejarah, kedekatan dunia Islam dengan dunia lama yang dipelajarinya menjadi faktor berkembangnya astronomi Islam. Selain itu, begitu banyak teks karya-karya ahli astronomi yang menggunakan bahasa Yunani Kuno, dan Persia yang diterjemahkan ke dalam bahasa Arab selama abad kesembilan. Proses ini dipertinggi dengan toleransi terhadap sarjana dari agama lain. Sayang, dominasi itu tak bisa dipertahankan umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jejak Abadi di Kawah ke Bulan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmuwan Islam begitu banyak memberi kontribusi bagi pengembangan dunia astronomi. Buah pikir dan hasil kerja keras para sarjana Islam di era tamadun itu diadopsi serta dikagumi para saintis Barat. Inilah beberapa ahli astronomi Islam dan kontribusi yang telah disumbangkannya bagi pengembangan `ratu sains' itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Battani (858-929).&lt;br /&gt;Sejumlah karya tentang astronomi terlahir dari buah pikirnya. Salah satu karyanya yang paling populer adalah al-Zij al-Sabi. Kitab itu sangat bernilai dan dijadikan rujukan para ahli astronomi Barat selama beberapa abad, selepas Al-Battani meninggal dunia. Ia berhasil menentukan perkiraan awal bulan baru, perkiraan panjang matahari, dan mengoreksi hasil kerja Ptolemeus mengenai orbit bulan dan planet-planet tertentu. Al-Battani juga mengembangkan metode untuk menghitung gerakan dan orbit planet-planet. Ia memiliki peran yang utama dalam merenovasi astronomi modern yang berkembang kemudian di Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Sufi (903-986 M)&lt;br /&gt;Orang Barat menyebutnya Azophi. Nama lengkapnya adalah Abdur Rahman as-Sufi. Al-Sufi merupakan sarjana Islam yang mengembangkan astronomi terapan. Ia berkontribusi besar dalam menetapkan arah laluan bagi matahari, bulan, dan planet dan juga pergerakan matahari. Dalam Kitab Al-Kawakib as-Sabitah Al-Musawwar, Azhopi menetapkan ciri-ciri bintang, memperbincangkan kedudukan bintang, jarak, dan warnanya. Ia juga ada menulis mengenai astrolabe (perkakas kuno yang biasa digunakan untuk mengukur kedudukan benda langit pada bola langit) dan seribu satu cara penggunaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Biruni (973-1050 M)&lt;br /&gt;Ahli astronomi yang satu ini, turut memberi sumbangan dalam bidang astrologi pada zaman Renaissance. Ia telah menyatakan bahwa bumi berputar pada porosnya. Pada zaman itu, Al-Biruni juga telah memperkirakan ukuran bumi dan membetulkan arah kota Makkah secara saintifik dari berbagai arah di dunia. Dari 150 hasil buah pikirnya, 35 diantaranya didedikasikan untuk bidang astronomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Yunus (1009 M)&lt;br /&gt;Sebagai bentuk pengakuan dunia astronomi terhadap kiprahnya, namanya diabadikan pada sebuah kawah di permukaan bulan. Salah satu kawah di permukaan bulan ada yang dinamakan Ibn Yunus. Ia menghabiskan masa hidupnya selama 30 tahun dari 977-1003 M untuk memperhatikan benda-benda di angkasa. Dengan menggunakan astrolabe yang besar, hingga berdiameter 1,4 meter, Ibnu Yunus telah membuat lebih dari 10 ribu catatan mengenai kedudukan matahari sepanjang tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Farghani&lt;br /&gt;Nama lengkapnya Abu'l-Abbas Ahmad ibn Muhammad ibn Kathir al-Farghani. Ia merupakan salah seorang sarjana Islam dalam bidang astronomi yang amat dikagumi. Beliau adalah merupakan salah seorang ahli astronomi pada masa Khalifah Al-Ma'mun. Dia menulis mengenai astrolabe dan menerangkan mengenai teori matematik di balik penggunaan peralatan astronomi itu. Kitabnya yang paling populer adalah Fi Harakat Al-Samawiyah wa Jaamai Ilm al-Nujum tentang kosmologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Zarqali (1029-1087 M)&lt;br /&gt;Saintis Barat mengenalnya dengan panggilan Arzachel. Wajah Al-Zarqali diabadikan pada setem di Spanyol, sebagai bentuk penghargaan atas sumbangannya terhadap penciptaan astrolabe yang lebih baik. Beliau telah menciptakan jadwal Toledan dan juga merupakan seorang ahli yang menciptakan astrolabe yang lebih kompleks bernama Safiha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jabir Ibn Aflah (1145 M)&lt;br /&gt;Sejatinya Jabir Ibn Aflah atau Geber adalah seorang ahli matematik Islam berbangsa Spanyol. Namun, Jabir pun ikut memberi warna da kontribusi dalam pengembangan ilmu astronomi. Geber, begitu orang barat menyebutnya, adalah ilmuwan pertama yang menciptakan sfera cakrawala mudah dipindahkan untuk mengukur dan menerangkan mengenai pergerakan objek langit. Salah satu karyanya yang populer adalah Kitab al-Hay'ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegemilangan Observatorium Ulugh Beg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejatinya observatorium pertama di dunia dibangun astronom Yunani bernama Hipparchus (150 SM). Namun, di mata ahli astronomi Muslim abad pertengahan, konsep observatorium yang dilahirkan Hipparcus itu jauh dari memadai. Sebagai ajang pembuktian, para sarjana Muslim pun membangun observatorium yang lebih moderen pada zamannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah astronom Muslim yang dipimpin Nasir al-Din al-Tusi berhasil membangun observatorium astronomi di Maragha pada 1259 M. Observatorium itu dilengkapi perpustakaan dengan koleksi buku mencapai 400 ribu judul. Observatorium Maragha juga telah melahirkan sejumlah astronom terkemuka seperti, QuIb al-Din al-Shirazy, Mu'ayyid al-Din al-Urdy, Muiyi al-Din al-Maghriby, dan banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahli astronomi Barat, Kevin Krisciunas dalam tulisannya berjudul The Legacy of Ulugh Beg mengungkapkan, observatorium termegah yang dibangun sarjana Muslim adalah Ulugh Beg. Observatorium itu dibangun seorang penguasa keturunan Mongol yang bertahta di Samarkand bernama Muhammad Taragai Ulugh Beg (1393-1449). Dia adalah seorang pejabat yang menaruh perhatian terhadap astronomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;`'Ketertarikan dalam astronomi bemula, ketika dia mengunjungi Observatorium Maragha yang dibangun ahli astronomi Muslim terkemuka, Nasir al-Din al-Tusi,'' tutur Krisciunas. Geliat pengkajian astronomi di Samarkand mulai berlangsung pada tahun 1201. Namun, aktivitas astronomi yang sesungguhnya di wilayah kekuasaan Ulugh Beg mulai terjadi pada 1408 M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ghirah astronomi di Samarkand mengalami puncaknya ketika Ulugh Beg mulai membangun observatorim pada 1420. Menurut Kriscunas, berdasarkan laporan yang ditulis ahli astronomi pada saat iru, Al-Kashi aktivitas pengkajian astronomi di Observatorium Ulugh Beg didukung oleh tujuh puluh sarjana. Para ahli astronomi itu mendapatkan perlakukan istimewa dengan fasilitas dan gaji yang luar biasa besarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Observatorium ini beroperasi selama 50 tahun. Sayangnya, setelah Ulugh Beg meninggal, obeservatorium itu pun mengalami kehancuran. Sejumlah astronom telah lahir dari lembaga itu yakni, Giyath al-Din Jamshid al-Kushy, Qadizada al-Rumy dan `Ali ibn Muhammad al-Qashji. Observatorium yang terakhir milik Islam dibangun di Istanbul tahun 1577, di zaman kekuasaan Sultan Murad III (1574-1595) yang didirikan Taqi al-Din Muhammad ibn Ma'ruf al-Rashyd al-Dimashqiy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Republika&lt;br /&gt;(Heri Ruslan )&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-8376426305295521391?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/8376426305295521391/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/astronomi-islam-menguak-rahasia-langit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/8376426305295521391'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/8376426305295521391'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/astronomi-islam-menguak-rahasia-langit.html' title='Astronomi Islam Menguak Rahasia Langit'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-8121555924434245030</id><published>2009-02-04T23:30:00.001-08:00</published><updated>2009-02-04T23:30:59.587-08:00</updated><title type='text'>Geliat Dunia Farmasi di Era Keemasan</title><content type='html'>Setiap penyakit pasti ada obatnya.'' Sabda Rasulullah SAW yang begitu populer di kalangan umat Islam itu tampaknya telah memicu para ilmuwan dan sarjana di era kekhalifahan untuk berlomba meracik dan menciptakan beragam obat-obatan. Pencapaian umat Islam yang begitu gemilang dalam bidang kedokteran dan kesehatan di masa keemasan tak lepas dari keberhasilan di bidang farmakologi dan farmasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di masa itu para dokter dan ahli kimia Muslim sudah berhasil melakukan penelitian ilmiah mengenai komposisi, dosis, penggunaan, dan efek dari obat-obat sederhana serta campuran. Menurut Howard R Turner dalam bukunya Science in Medievel Islam, umat Islam mulai menguasai farmakologi dan farmasi setelah melakukan gerakan penerjemahan secara besar-besaran di era Kekhalifahan Abbasiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu karya penting yang diterjemahkan adalah De Materia Medica karya Dioscorides. Selain itu para sarjana dan ilmuwan Muslim juga melakukan transfer pengetahuan tentang obat-obatan dari berbagai naskah yang berasal dari Suriah, Persia, India, serta Timur Jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karya-karya terdahulu itu telah membuat para ilmuwan Islam terinspirasi untuk melahirkan berbagai inovasi dalam bidang farmakologi. ''Kaum Muslimin telah menyumbang banyak hal dalam bidang farmasi dan pengaruhnya sangat luar biasa terhadap Barat,'' papar Turner.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa tidak, para sarjana Muslim di zaman kejayaan telah memperkenalkan adas manis, kayu manis, cengkeh, kamper, sulfur, serta merkuri sebagai unsur atau bahan racikan obat-obatan. Menurut Turner umat Islam-lah yang mendirikan warung pengobatan pertama. Para ahli farmakologi Islam juga termasuk yang pertama dalam mengembangkan dan menyempurnakan pembuatan sirup dan julep.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya, farmasi dan farmakologi merupakan bagian yang tak terpisahkan dari ilmu kedokteran. Dunia farmasi profesional secara resmi terpisah dari ilmu kedokteran di era kekuasaan Kekhalifahan Abbasiyah. Terpisahnya farmasi dari kedokteran pada abad ke-8 M, membuat farmakolog menjadi profesi yang independen dan farmakologi sebagai ilmu yang berdiri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam praktiknya, farmakologi danfarmasi melibatkan banyak praktisi seperti herbalis, kolektor, penjual tumbuhan, rempah-rempah untuk obat-obatan, penjual dan pembuat sirup, kosmetik, air aromatik, serta apoteker yang berpengalaman. Merekalah yang kemudian turut mengembangkan farmasi di era kejayaan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dinyatakan terpisah dari ilmu kedokteran, beragam penelitian dan pengembangan dalam bidang farmasi atau saydanah (bahasa Arab) kian gencar dilakukan. Pada abad itu, para sarjana dan ilmuwan Muslim secara khusus memberi perhatian untuk melakukan investigasi atau pencarian terhadap beragam produk alam yang bisa digunakan sebagai obat-obatan di seluruh pelosok dunia Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di zaman itu, toko-toko obat bermunculan bak jamur di musim hujan. Toko obat yang banyak jumlahnya tak cuma hadir di kota Baghdad - kota metropolis dunia di era kejayaan Abbasiyah - namun juga di kota-kota Islam lainnya. Para ahli farmasi ketika itu sudah mulai mendirikan apotek sendiri. Mereka menggunakan keahlian yang dimilikinya untuk meracik, menyimpan, serta menjaga aneka obat-obatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah Muslim pun turun mendukung pembangunan di bidang farmasi. Rumah sakit milik pemerintah yang ketika itu memberikan perawatan kesehatan secara cuma-cuma bagi rakyatnya juga mendirikan laboratorium untuk meracik dan memproduksi aneka obat-obatan dalam skala besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keamanan obat-obatan yang dijual di apotek swasta dan pemerintah diawasi secara ketat. Secara periodik, pemerintah melalui pejabat dari Al-Muhtasib - semacam badan pengawas obat-obatan - mengawasi dan memeriksa seluruh toko obat dan apotek. Para pengawas dari Al-Muhtasib secara teliti mengukur akurasi berat dan ukuran kemurnian dari obat yang digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengawasan yang amat ketat itu dilakukan untuk mencegah penggunaan bahan-bahan yang berbahaya dalam obat dan sirup. Semua itu dilakukan semata-mata untuk melindungi masyarakat dari bahaya obat-obatan yang tak sesuai dengan aturan. Pengawasan obat-obatan yang dilakukan secara ketat dan teliti yang telah diterapkan di era kekhalifahan Islam mestinya menjadi contoh bagi negara-negara Muslim, khususnya Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya di bidang kedokteran, dunia farmasi profesional Islam telah lebih unggul lebih dulu dibandingkan Barat. Ilmu farmasi baru berkembang di Eropa mulai abad ke-12 M atau empat abad setelah Islam menguasainya. Karena itulah, Barat banyak meniru dan mengadopsi ilmu farmasi yang berkembang terlebih dahulu di dunia Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umat Islam mendominasi bidang farmasi hingga abad ke-17 M. Setelah era keemasan perlahan memudar, ilmu meracik dan membuat obat-obatan kemudian dikuasai oleh Barat. Negara-negara Eropa yang menguasai farmasi dari aneka risalah Arab dan Persia tentang obat dan senyawa obat yang ditulis para sarjana dan ilmuwan Islam. Tak heran, bila kini industri farmasi dunia berada dalam genggaman Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaruh kaum Muslimin dalam bidang farmasi di dunia Barat begitu besar. "Hal itu tecermin dalam kembalinya minat terhadap pengobatan natural yang begitu populer dalan pendidikan kesehatan saat ini," papar Turner. Mungkinkah umat Islam kembali menguasai dan mendominasi bidang farmasi seperti di era keemasan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontribusi Ilmuwan Islam di Bidang Farmakologi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ibnu Al-Baitar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lewat risalahnya yang berjudul Al-Jami fi Al-Tibb (Kumpulan Makanan dan Obat-obatan yang Sederhana), Ibnu Al-Baitar turut memberi kontribusi dalam farmakologi dan farmasi. Dalam kitabnya itu, Al-Baitar mengupas beragam tumbuhan berkhasiat obat yang berhasil dikumpulkannya di sepanjang pantai Mediterania antara Spanyol dan Suriah. Tak kurang dari seribu tanaman obat dipaparkannya dalam kitab itu. Seribu lebih tanaman obat yang ditemukannya pada abad ke-13 M itu berbeda dengan tanaman yang telah ditemukan ratusan ilmuwan sebelumnya. Tak heran bila kemudian Al-Jami fi Al-Tibb menjadi teks berbahasa Arab terbaik yang berkaitan dengan botani pengobatan. Capaian yang berhasil ditorehkan Al-Baitar sungguh mampu melampaui prestasi Dioscorides. Kitabnya masih tetap digunakan sampai masa Renaisans di Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abu Ar-Rayhan Al-Biruni (973 M - 1051 M)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Biruni mengenyam pendidikan di Khwarizm. Beragam ilmu pengetahuan dikuasainya seperti astronomi, matematika, filsafat dan ilmu alam. Ia memulai melakukan eksperimen ilmiah sejak remaja. Ilmuwan Muslim yang hidup di zaman keemasan Dinasti Samaniyaah dan Ghaznawiyyah itu turut memberi kontribusi yang sangat penting dalam farmakologi dan farmasi. Melalui kitab As-Sydanah fit-Tibb, Al-Biruni mengupas secara lugas dan jelas mengenai seluk-beluk ilmu farmasi. Kitab penting bagi perkembangan farmakologi dan farmasi itu diselesaikannya pada tahun 1050 M - setahun sebelum Al-Biruni tutup usia. Dalam kitab itu, Al-Biruni tak hanya mengupas dasar-dasar farmasi, namun juga meneguhkan peran farmasi serta tugas dan fungsi yang diemban seorang farmakolog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abu Ja'far Al-Ghafiqi (wafat 1165 M)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmuwan Muslim yang satu ini juga turut memberi kontribusi dalam pengembangan farmakologi dan farmasi. Sumbangan Al-Ghafiqi untuk memajukan ilmu tentang komposisi, dosis, meracik dan menyimpan obat-obatan dituliskannya dalam kitab Al-Jami' Al-Adwiyyah Al-Mufradah. Risalah itu memaparkan tentang pendekatan dalam metodelogi, eksperimen, serta observasi dalam farmakologi dan farmasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Al-Razi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sarjana Muslim yang dikenal di Barat dengan nama Razes itu juga ikut andil dalam membesarkan bidang farmakologi dan farmasi. Ilmuwan Muslim serba bisa itu telah memperkenalkan penggunaaan bahan kimia dalam pembuatan obat-obatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Sabur Ibnu Sahl (wafat 869 M)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Sahal adalah dokter pertama yang mempelopori pharmacopoeia. Kontribusinya dalam bidang farmakologi dan farmasi juga terbilang mata besar. Dia menjelaskan beragam jenis obat-obatan. Sumbangannya untuk pengembangan farmakologi dan farmasi dituangkannya dalam kitab Al-Aqrabadhin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ibnu Sina&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kitabnya yang fenomenal, Canon of Medicine, Ibnu Sina juga mengupas tentang farmakologi dan farmasi. Ia menjelaskan lebih kurang dari 700 cara pembuatan obat dengan kegunaannya. Ibnu Sina menguraikan tentang obat-obatan yang sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Al-Zahrawi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak ilmu bedah modern ini juga ikut andil dalam membesarkan farmakologi serta farmasi. Dia adalah perintis pembuatan obat dengan cara sublimasi dan distilasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Yuhanna Ibnu Masawayh (777 M - 857 M)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Barat menyebutnya Mesue. Ibnu Masawayh merupakan anak seorang apoteker. Kontribusinya juga terbilang penting dalam pengembangan farmasi dan farmakologi. Dalam kitab yang ditulisnya, Ibnu Masawayh membuat daftar sekitar 30 macam aromatik.&lt;br /&gt;Salah satu karya Ibnu Masawayh yang terkenal adalah kitab Al-Mushajjar Al-Kabir. Kitab ini merupakan semacam ensiklopedia yang berisi daftar penyakit berikut pengobatannya melalui obat-obatan serta diet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abu Hasan 'Ali bin Sahl Rabban at- Tabari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;At-Tabari lahir pada tahun 808 M. Pada usia 30 tahun, dia dipanggil oleh Khalifah Al-Mu'tasim ke Samarra untuk menjadi dokter istana. Salah satu sumbangan At-Tabari dalam bidang farmakologi adalah dengan menulis sejumlah kitab. Salah satunya yang terkenal adalah Paradise of Wisdom. Dalam kitab ini dibahas mengenai pengobatan menggunakan binatang dan organ-organ burung. Dia juga memperkenalkan sejumlah obat serta cara pembuatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( heri ruslan, REPUBLIKA )&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-8121555924434245030?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/8121555924434245030/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/geliat-dunia-farmasi-di-era-keemasan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/8121555924434245030'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/8121555924434245030'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/geliat-dunia-farmasi-di-era-keemasan.html' title='Geliat Dunia Farmasi di Era Keemasan'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-6902820200929150501</id><published>2009-02-04T23:29:00.001-08:00</published><updated>2009-02-04T23:29:33.253-08:00</updated><title type='text'>Nasiruddin Al-Tusi, Ilmuwan Serba Bisa dari Persia</title><content type='html'>Ilmuwan serba bisa. Julukan itu rasanya amat pantas disandang Nasiruddin Al-Tusi. Sumbangannya bagi perkembangan ilmu pengetahuan modern sungguh tak ternilai besarnya. Selama hidupnya, ilmuwan Muslim dari Persia itu mendedikasikan diri untuk mengembangkan beragam ilmu seperti, astronomi, biologi, kimia, matematika, filsafat, kedokteran, hingga ilmu agama Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sarjana Muslim yang kemasyhurannya setara dengan teolog dan filsuf besar sejarah gereja, Thomas Aquinas, itu memiliki nama lengkap Abu Ja'far Muhammad ibn Muhammad ibn Al-Hasan Nasiruddin Al-Tusi. Ia terlahir pada 18 Februari 1201 M di kota Tus yang terletak di dekat Meshed, sebelah timur laut Iran. Sebagai seorang ilmuwan yang amat kondang di zamannya, Nasiruddin memiliki banyak nama antara lain, Muhaqqiq Al-Tusi, Khuwaja Tusi, dan Khuwaja Nasir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasiruddin lahir di awal abad ke-13 M, ketika dunia Islam tengah mengalami masa-masa sulit. Pada era itu, kekuatan militer Mongol yang begitu kuat menginvansi wilayah kekuasaan Islam yang amat luas. Kota-kota Islam dihancurkan dan penduduknya dibantai habis tentara Mongol dengan sangat kejam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut JJ O'Connor dan EF Robertson, pada masa itu dunia diliputi kecemasan. Hilangnya rasa aman dan ketenangan itu membuat banyak ilmuwan sulit untuk mengembangkan ilmu pengetahuan. Nasiruddin pun tak dapat mengelak dari konflik yang melanda negerinya. Sejak kecil, Nasiruddin digembleng ilmu agama oleh ayahnya yang berprofesi sebagai seorang ahli hukum di Sekolah Imam Keduabelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain digembleng ilmu agama disekolah itu, Nasiruddin juga mempelajari beragam topik ilmu pengetahuan lainnya dari sang paman. Menurut O'Connor dan Robertson, pengetahuan tambahan yang diperoleh dari pamannya itu begitu berpengaruh pada perkembangan intelektual Nasiruddin. Pengetahuan pertama yang diperolehnya dari sang paman antara lain; logika, fisika, dan metafisika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Nasiruddin juga mempelajari matematika pada guru lainnya. Ia begitu tertarik pada aljabar dan geometri. Ketika menginjak usia 13 tahun, kondisi keamanan kian tak menentu. Pasukan Mongol dibawah pimpinan Jengis Khan yang berutal dan sadis mulai bergerak cepat dari Cina ke wilayah barat. Sebelum tentara Mongol menghancurkan kota kelahirannya, dia sudah mempelajari dan menguasai beragam ilmu pengetahuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menimba ilmu lebih banyak lagi, Nasiruddin hijrah dari kota kelahirannya ke Nishapur - sebuah kota yang berjarak 75 km di sebelah barat Tus. Di kota itulah, Nasiruddin menyelesaikan pendidikannya filsafat, kedokteran, dan matematika. Dia sungguh beruntung, karena bisa belajar matematika dari Kamaluddin ibn Yunus. Kariernya mulai melejit di Nishapur. Nasiruddin pun mulai dikenal sebagai seorang sarjana yang hebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1220 M, invasi militer Mongol telah mencapai Tus dan kota kelahiran Nasiruddin pun dihancurkan. Ketika situasi keamanan tak menentu, penguasa Ismailiyah Nasiruddin 'Abdurrahim mengajak sang ilmuwan itu untuk bergabung. Tawaran itu tak disia-siakannya. Nasiruddin pun bergabung menjadi salah seorang pejabat di Istana Ismailiyah. Selama mengabdi di istana itu, Nasiruddin mengisi waktunya untuk menulis beragam karya yang penting tentang logika, filsafat, matematika, serta astronomi. Karya pertamanya adalah kitab Akhlag-i Nasiri yang ditulisnya pada 1232 M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasukan Mongol yang dipimpin Hulagu Khan - cucu Jengis Khan - pada tahun 1251 M akhirnya menguasai Istana Alamut dan meluluh-lantakannya. Nyawa Nasiruddin selamat, karena Hulagu ternyata sangat menaruh minat terhadap ilmu pengetahuan. Hulagu yang dikenal bengis dan kejam memperlakukan Nasiruddin dengan penuh hormat. Dia pun diangkat Hulagu menjadi penasihat di bidang ilmu pengetahuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski telah menjadi penasihat pasukan Mongol, sayangnya Nasiruddin tak mampu menghentikan ulah dan kebiadaban Hulagu Khan yang membumi hanguskan kota metropolis intelektual dunia, Baghdad, pada tahun 1258 M. Terlebih, saat itu Dinasti Abbasiyah berada dalam kekuasaan Khalifah Al-Musta'sim yang lemah. Terbukti, militer Abbasiyah tak mampu membendung gempuran pasukan Mongol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski tak mampu mencegah terjadinya serangan bangsa Mongol, paling tidak Nasiruddin bisa menyelamatkan dirinya dan masih berkesempatan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan yang dimilikinya. "Hulagu sangat bangga karena berhasil menaklukkan Baghdad dan lebih bangga lagi karena ilmuwan terkemuka seperti Al-Tusi bisa bergabung bersamanya,'' papar O'Connor dan Robertson dalam tulisannya tentang sejarah Nasiruddin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hulagu juga amat senang, ketika Nasirrudin mengungkapan rencananya untuk membangun Observatorium di Maragha. Saat itu, Hulagu telah menjadikan Malagha yang berada di wilayah Azerbaijan sebagai ibu kota pemerintahannya. Pada tahun 1259 M, Nasiruddin pun mulai membangun observatorium yang megah. Jejak dan bekas bangunan observatorium itu masih ada hingga sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Observatorium Maragha mulai beroperasi pada tahun 1262 M. Pembangunan dan operasional observatorium itu melibatkan sarjana dari Persia dibantum astronom dari Cina. Teknologi yang digunakan di observatorium itu terbilang canggih pada zamannya. Beberapa peralatan dan teknologi penguak luar angkasa yang digunakan di observatorium itu ternyata merupakan penemuan Nasiruddin, salah satunya adalah 'kuadran azimuth.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, dia juga membangun perpustakaan di observatorium itu. Koleksi bukunya tebilang lengkap, terdiri dari beragam ilmu pengetahuan. Di tempat itu, Nasiruddin tak cuma mengembangkan bidang astronomi saja. Dia pun turut mengembangkan matematika serta filsafat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Observatorium yang dipimpinnya itu, Nasiruddin Al-Tusi berhasil membuat tabel pergerakan planet yang sangat akurat. Kontribusi lainnya yang amat penting bagi perkembangan astronomi adalah kitab Zij-i Ilkhani yang ditulis dalam bahasa Persia dan lalu diterjemahkan dalam bahasa Arab. Kitab itu disusun setelah 12 tahun memimpin obeservatorium Maragha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Nasiruddin juga berhasil menulis kitab terkemuka lainnya berudul Al-Tadhkira fi'ilm Al-hay'a (Memoar Astronomi). Nasiruddin mampul memodifikasi model semesta episiklus Ptolomeus dengan prinsip-prinsip mekanika untuk menjaga keseragaman rotasi benda-benda langi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasiruddin meninggal dunia pada 26 Juni 1274 M di Baghdad. Meski begitu, jasa dan kontribusinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan masih tetap dikenang. Namanya, dibadikan mejadi salah satu nama kawah di bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;heri ruslan,  REPUBLIKA&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-6902820200929150501?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/6902820200929150501/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/nasiruddin-al-tusi-ilmuwan-serba-bisa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/6902820200929150501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/6902820200929150501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/nasiruddin-al-tusi-ilmuwan-serba-bisa.html' title='Nasiruddin Al-Tusi, Ilmuwan Serba Bisa dari Persia'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-478036541151889746</id><published>2009-02-04T23:28:00.001-08:00</published><updated>2009-02-04T23:28:50.073-08:00</updated><title type='text'>Psikologi Dalam Peradaban Islam</title><content type='html'>Psikologi sebagai sebuah disiplin ilmu terbilang berusia muda. Ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku dan proses mental itu diklaim Barat baru muncul pada tahun 1879 M -- ketika Wilhelm Wundt mendirikan laboratorium pertamanya di Leipzig. Padahal, jauh sebelum itu peradaban manusia dari zaman ke zaman telah menaruh perhatian pada masalah-masalah psikologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peradaban manusia kuno di Mesir, Yunani, Cina, dan India telah memikirkan tentang ilmu yang mempelajari manusia dalam kurun waktu bersamaan. Kebudayaan kuno itu juga telah memikirkan tentang sifat pikiran, jiwa, ruh, dan sebagainya. Masyarakat Mesir Kuno dalam catatan yang tertulis pada papirus bertarik 1550 SM telah mencoba mendeskripsikan tentang otak dan beberapa spekulasi mengenai fungsinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, filsuf Yunani Kuno, Thales, juga telah mengelaborasi apa yang disebut sebagai psuch atau jiwa. Pemikir lainnya dari peradaban Yunani Kuno seperti Plato, Pythagoras, dan Aristoteles juga turut mendedikasikan diri mereka untuk mempelajari dan mengembangkan dasar-dasar psikologi. Sejak abad ke-6 M, peradaban Cina telah mengembangkan tes kemampuan sebagai bagian dari sistem pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana peradaban Islam berperan dalam mengembangkan psikologi? Sebenarnya. jauh sebelum Barat mendeklarasikan berdirinya disiplin ilmu psikologi di abad ke-19 M, di era keemasannya para psikolog dan dokter Muslim telah turut mengembangkan psikologi dengan membangun klinik yang kini dikenal sebagai rumah sakit psikiatris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di era kekhalifahan, psikologi berkembang beriringan dengan pesatnya pencapaian dalam ilmu kedokteran. Pada masa kejayaannya, para psikolog Muslim telah mengembangkan Psikologi Islam atau Ilm-Al Nafsiat. Psikologi yang berhubungan dengan studi nafs atau jiwa itu mengkaji dan mempelajari manusia melalui qalb (jantung), ruh, aql (intelektual), dan iradah (kehendak).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontribusi para psikolog Muslim dalam mengembangkan dan mengkaji psikologi begitu sangat bernilai. Sejarah mencatat, sarjana Muslim terkemuka, Al-Kindi, merupakan psikolog Muslim pertama yang mencoba menerapkan terapi musik. Psikolog Muslim lainnya, Ali ibn Sahl Rabban Al-Tabari, juga diakui dunia sebagai orang pertama yang menerapkan psikoterapi atau 'al-`ilaj al-nafs'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Psikolog Muslim di era kejayaan, Ahmed ibnu Sahl Al-Balkhi, merupakan sarjana pertama yang memperkenalkan konsep kesehatan spiritual atau al-tibb al-ruhani dan ilmu kesehatan mental. Al-Balkhi diyakini sebagai psikolog medis dan kognitif pertama yang secara jelas membedakan antara neuroses dan psychoses untuk mengklasifikasi gangguan penyakit syaraf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui kajian yang dilakukannya, Al-Balkhi, juga mencoba untuk menunjukkan secara detail bagaimana terapi rasional dan spiritual kognitif dapat digunakan untuk memperlakukan setiap kategori penyakit. Pencapaian yang berhasil ditorehkan Al-Balkhi pada abad pertengahan itu terbilang begitu gemilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumbangan yang tak kalah pentingnya terhadap studi psikologi juga diberikan oleh Al-Razi. Rhazes - begitu orang Barat menyebut Al-Razi - telah menorehkan kemajuan yang begitu signifikan dalam psikiatri. Melalui kitab yang ditulisnya yakni El-Mansuri dan Al-Hawi, Al-Razi mengungkapkan definisi symptoms (gejala) dan perawatannya untuk menangani sakit mental dan masalah-masalah yang berhubungan dengan kesehatan mental.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Razi juga tercatat sebagai psikolog pertama yang membuka ruang psikiatri di sebuah rumah sakit di Kota Baghdad. Pada saat yang sama, Barat belum mengenal dan menerapkan hal serupa, sebab waktu itu Eropa berada dalam era kegelapan. Apa yang telah dilakukan Al-Razi di masa kekhalifahan Abbasiyah itu kini diterapkan di setiap rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemikir Muslim lainnya di masa keemasan Islam yang turut menyumbangkan pemikirannya untuk mengembangkan psikologi adalah Al-Farabi. Ilmuwan termasyhur ini secara khusus menulis risalah terkait psikologi sosial dan berhubungan dengan studi kesadaran. Dari Andalusia, dokter bedah terkemuka, Al-Zahrawi, alias Abulcasis mempelopori bedah syaraf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Ibnu Zuhr, alias Avenzoar tercatat sebagai psikolog Muslim pertama yang mencetuskan deskripsi tentang penyakit syaraf secara akurat. Ibnu Zuhr juga telah memberi sumbangan yang berarti bagi neuropharmakology modern. Yang tak kalah penting lagi, Ibnu Rusyd atau Averroes -- ilmuwan Muslim termasyhur - telah mencetuskan adanya penyakit Parkinson's.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ali ibnu Abbas Al-Majusi, psikolog Muslim lainnya di masa kejayaan turut menyumbangkan pemikirannya bagi studi psikologi. Ia merupakan psikolog yang menghubungkan antara peristiwa-peristiwa psikologis tertentu dengan perubahan psikologis dalam tubuh. Ilmuwan besar Muslim lainnya, Ibnu Sina, alias Avicenna dalam kitabnya yang fenomenal Canon of Medicine juga mengupas masalah neuropsikiatri. Ibnu Sina menjelaskan pendapatnya tentang kesadaran diri atau self-awareness.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Ibnu Al-Haitham alias Alhazen lewat kitabnya yang terkenal Book of Optics dianggap telah menerapkan psikologi eksperimental, yakni psikologi persepsi visual. Dialah ilmuwan pertama yang mengajukan argumen bahwa penglihatan terjadi di otak, dibandingkan di mata. Al-Haitham mengesakan bahwa pengalaman seseorang memiliki efek pada apa yang dilihat dan bagaimana seseorang melihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Al-Haitham, penglihatan dan persepsi adalah subjektif. Al-Haitham juga adalah ilmuwan pertama yang menggabungkan fisika dengan psikologi sehingga terbentuklah psychophysics. Melalui percobaan yang dilakukannya dalam studi psikologi, Al-Haitham banyak mengupas tentang persepsi visual termasuk sensasi, variasi, dalam sensitivitas, sensasi rabaan, persepsi warna, serta persepsi kegelapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarawan psikologi, Francis Bacon menyebut Al-Haitham sebagai ilmuwan yang meletakkan dasar-dasar psychophysics dan psikologi eksperimental. Berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukannya, Bacon merasa yakin bahwa Al-Haitham adalah sarjana pertama yang berhasil menggabungkan fisika dengan psikologi, dibandingkan Fechner yang baru menulis Elements of Psychophysics pada tahun 1860 M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bacon juga mengakui Al-Haitham sebagai pendiri psikologi eksperimental. Dia mencetuskan teori besar itu pada awal abad ke-11 M. Selain itu, dunia juga mengakui Al-Biruni sebagai salah seorang perintis psikologi eksperimental lewat konsep reaksi waktu yang dicetuskannya. Sayangnya, sumbangan yang besar dari para ilmuwan Muslim terhadap studi psikologi itu seakan tak pernah tenggelam ditelan zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah Sakit Jiwa Pertama di Dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umat Muslim di era keemasan kembali membuktikan bahwa Islam adalah pelopor peradaban. Sepuluh abad sebelum masyarakat Barat memiliki rumah sakit jiwa untuk mengobati orang-orang yang mengalami gangguan kejiwaan, umat Muslim di kota Baghdad pada tahun 705 M sudah mendirikannya. Rumah sakit jiwa atau insane asylums mulai didirikan para dokter dan psikolog Islam pada masa kekhalifahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama setelah itu, di awal abad ke-8 M peradaban Muslim di kota Fes juga telah memiliki rumah sakit jiwa. Rumah sakit jiwa juga sudah berdiri di kota Kairo pada tahun 800 M. Setelah itu pada tahun 1270 M, kota Damaskus dan Aleppo juga mulai memiliki rumah sakit jiwa. Rumah sakit jiwa itu dibangun para dokter dan psikolog sebagai tempat untuk merawat pasien yang mengalami beragam gangguan kejiwaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Inggris - negara terkemuka di Eropa -- baru membuka rumah sakit jiwa pada tahun 1831 M. Rumah sakit jiwa pertama di Inggris itu adalah Middlesex County Asylum yang terletak di Hanwell sebelah barat London. Pemerintah Inggris membuka rumah sakit jiwa setelah mendapat desakan dari Middlesex County Court Judges. Setelah itu Inggris mengeluarkan Madhouse Act 1828 M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Psikolog Muslim di abad ke-10 M, Ahmed ibnu Sahl Al-Balkhi, (850 M - 934 M) telah mencetuskan gangguan atau penyakit yang berhubungan antara pikiran dan badan. Al-Balkhi berkata, ''Jika jiwa sakit, maka tubuh pun tak akan bisa menikmati hidup dan itu bisa menimbulkan penyakit kejiwaan.'' Al-Balkhi mengakui bahwa badan dan jiwa bisa sehat dan bisa pula sakit alias keseimbangan dan ketidakseimbangan. Dia menulis bahwa ketidakseimbangan dalam tubuh dapat menyebabkan demam, sakit kepala, dan rasa sakit di badan. Sedangkan, papar dia, ketidakseimbangan dalam jiwa dapat mencipatakan kemarahan, kegelisahan, kesedihan, dan gejala-gejala yang berhubungan dengan kejiwaan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga mengungkapkan dua macam penyebab depresi. Pertama, kata Al-Balkhi, depresi disebabkan oleh alasan yang diketahui, seperti mengalami kegagalan atau kehilangan. Ini bisa disembuhkan secara psikologis. Kedua, depresi bisa terjadi oleh alasan-alasan yang tak diketahui, kemukinan disebabkan alasan psikologis. Tipe kedua ini bisa disembuhkan melalui pemeriksaan ilmu kedokteran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah para pemikir Muslim di era keemasan memberikan begitu banyak sumbangan bagi pengembangan psikologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemikir Islam dan Psikologi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Ibnu Sirin: Ilmuwan Muslim ini memberi sumbangan bagi pengembangan psikologi melalui bukunya berjudul a book on dreams and dream interpretation.&lt;br /&gt;- Al-Kindi alias Alkindus: Dialah pemikir Muslim terkemuka yang mengembangkan bentuk-bentuk terapi musik.&lt;br /&gt;- Ali ibn Sahl Rabban Al-Tabari: Dialah ilmuwan yang mengambangkan al-`ilaj al-nafs atau psikoterapi.&lt;br /&gt;- Al-Farabi alias Alpharabius: Inilah pemikir Islam yang mendiskusikan masalah yang berhubungan dengan psikologi sosial dan studi kesadaran. - Ali ibn Abbas al-Majusi: Dia adalah sarjana Muslim yang menjelaskan tentang neuroanatomy dan neurophysiology.&lt;br /&gt;- Abu al-Qasim Al-Zahrawi (Abulcasis): Inilah bapak ilmu bedah modern yang pertamakali menjelaskan bedah syaraf atau neurosurgery.&lt;br /&gt;- Abu Rayhan al-Biruni: Dialah pemikir Islam yang menjelaskan reaksi waktu.&lt;br /&gt;- Ibn Tufail: Inilah sarjana Muslim yang mengantisipasi argumen tabula rasa.&lt;br /&gt;- Abu Al-Qasim Al-Zahrawi (Abulcasis): Inilah bapak ilmu bedah modern yang pertamakali menjelaskan bedah syaraf atau neurosurgery&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Republika&lt;br /&gt;( heri ruslan )&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-478036541151889746?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/478036541151889746/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/psikologi-dalam-peradaban-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/478036541151889746'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/478036541151889746'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/psikologi-dalam-peradaban-islam.html' title='Psikologi Dalam Peradaban Islam'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-1249155903057055695</id><published>2009-02-04T23:25:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T23:27:46.683-08:00</updated><title type='text'>Ibnu Al- Nafis, Bapak Fisiologi Sirkulasi</title><content type='html'>Dunia kedokteran modern mendapuknya sebagai ahli fisiologi terhebat di era keemasan Islam pada abad ke-13 M. Dialah dokter pertama di muka bumi yang mampu merumuskan dasar-dasar sirkulasi lewat temuannya tentang sirkulasi dalam paru-paru, sirkulasi jantung, dan kapiler. Sebuah pencapaian yang prestisius dan luar biasa itu ditorehkan seorang dokter Muslim bernama Ibnu Al-Nafis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat jasanya yang sangat bernilai itulah, Ibnu Al-Nafis dianugerahi gelar sebagai ‘Bapak Fisiologi Sirkulasi’. Prestasi dan pencapaian gemilang yang ditorehkannya pada abad ke-13 M itu telah mematahkan klaim Barat yang selama beberapa abad menyatakan bahwa Sir William Harvey dari Kent, Inggris yang hidup di abad ke-16 M, sebagai pencetus teori sirkulasi paru-paru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jejak prestasi yang ditorehkan Al-Nafsi dalam bidang kedokteran khususnya ilmu fisologi pada era kejayaan Islam itu baru terungkap pada abad ke-20. Dunia kedokteran pun dibuat terperangah dan takjub oleh pencapaian dokter Muslim itu. Adalah fisikawan berkebangsaan Mesir, Muhyo Al- Deen Altawi yang berhasil menguak kiprah Al-Nafsi lewat risalah berjudul Commentary on the Anatomy of Canon of Avicenna yang tersimpan di Perpustakaan Nasional Prussia, Berlin, Jerman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontribusi Al-Nafis dalam dunia kedokteran tak hanya di bidang fisiologi. Ia juga dikenal sebagai dokter yang menyokong kedokteran ekperimental, postmortem otopsi, serta bedah manusia. Sejarah juga mencatat Al-Nafis sebagai dokter pertama yang menjelaskan konsep metabolisme. Tak heran bila dia lalu mengembangkan aliran kedokteran Nafsian tentang sistem anatomi, fisiologi, psikologi, dan pulsologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aliran Nafsian yang diciptakannya itu bertujuan untuk menggantikan doktrindoktrin kedokteran yang dicetuskan pendahulunya yakni Ibnu Sina alias Avicena dan Galen - seorang dokter Yunani. Al- Nafis menilai banyak teori yang dikemukakan kedua dokter termasyhur itu keliru. Antara lain tentang denyut, tulang, otot, panca indera, perut, terusan empedu, dan anatomi tubuh lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guna meluruskan teori dan doktrin kedok teran yang dianggapnya keliru itu, Al- Nafsi lalu menggambar diagram yang melukiskan bagian-bagian tubuh yang berbeda dalam sistem fisiologi (kefaalan) yang dikembangkannya. Karya Al-Nafis dalam bidang kedokteran dituliskannya dalam kitab Sharh al-Adwiya al-Murakkaba, komentar Al-Nafis terhadap kitab karya Ibnu Sina yang berjudul Canon of Medicine. Ia juga menulis kitab Com mentary on Anatomy in Avicenna’s Canon pada tahun 1242 M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain memberi kontribusi yang begitu besar dalam bidang kedokteran, Al-Nafis yang juga dikenal sebagai ilmuwan serbabisa itu turut berjasa mengembangkan ilmu keislaman. Al-Nafis berhasil menulis sebuah metodelogi hadits yang memperkenalkan sebuh klasifikasi ilmu hadits yang lebih rasional dan logis. Al-Nafis pun dikenal sebagai seorang sastrawan. Ia menulis Theologus Autodidactu salah satu novel filosofis pertama dalam khazanah karya sastra Arab pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana sebenarnya jejak hidup sang dokter kondang itu? Sejatinya, Al- Nafis memiliki nama lengkap Ala al-Din Abu al-Hassan Ali ibn Abi-Hazm Al-Qarshi Al-Dimashqi. Selain dikenal sebagai dokter, Al-Nafis juga merupakan pakar anatomi, fisiologi, bedah, ophtamologi, penghafal Alquran, ahli hadits, ahli hukum, novelis, sosiolog, sastrawan, astronomi, ahli bahasa, dan sejawaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Nafis terlahir pada tahun 1213 M di Damaskus, Suriah. Ia menempuh pendidikan kedokteran di Rumah Sakit Al- Nuri Damaskus. Ia menguasai beragam ilmu pengetahuan, karena semasa remaja dan muda menimba banyak ilmu. Ketika berusia 23 tahun, Al-Nafis memutuskan hijrah ke Kairo, Mesir. Ia memulai karirnya sebagai seorang dokter di Rumah Sakit Al-Nassri dan Rumah sakit Al- Man souri. Di rumah sakit itulah, dia men jadi dokter kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah enam tahun mengabdikan diri dua rumah sakit di kota Kairo itu, pada 1242 M, Al-Nafis mempublikasikan karyanya yang berjudul The Commentary on Anatomy in Avicenna’s Canon. Dalam kitab itulah, ia berhasil mengungkapkan penemuannya dalam anatomi manusia. Pe ne muannya yang paling penting adalah mengenai sirkulasi paru-paru dan jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menginjak usia 31 tahun, Al-Nafis kembali menyelesaikan karyanya yang lain yang berjudul The Comprehensive Book on Medicine. Kitab itu sudah dipublikasikan dalam 43 volume pada tahun 1243 M - 1444 M. Selama lebih dari satu dasawarsa berikutnya, Al-Nafis berhasil menyelesaikan karyanya di bidang kedokteran hampir 300 volume. Namun, dia hanya mempublikasikan 80 volume.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah mencatat The Comprehensive Book on Medicine merupakan ensiklopedia kedokteran terbesar di zamannya. Pencapaian luar biasa yang ditorehkan Al-Nafis ketika itu dihasilkan dalam situasi politik yang tak menentu. Pasalnya, ketika itu umat Islam di Mesir tengah menghadapi ancaman Perang Salib dan invasi bangsa Mongol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Hulagu Khan bersama pasukan bar-barnya meluluh-lantakan kota metropolis intelektual dunia, Baghdad pada tahun 1258, setahun kemudian tentara Mongol men caplok Suriah. Untunglah, keberingasan Mongol tak sampai ke Mesir. Pada tahun 1960, kekusaan Mongol dari Suriah berhasil diusir Sultan Mesir, Baibars, setelah memenangkan pertempuaran Ain Jalut. Sejak tahun 1260 M hingga tahun 1277 M, Ibnu Nafis mengabdikan diri menjadi dokter pribadi Sultan Baibars.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang penghafal Alquran dan ahli hadits, Al-Nafis memiliki latar belakang keagamaan yang begitu kuat. Ia ternya ta seorang Muslim Sunni ortodoks. Alnafis merupakan seorang sarjana di Sekolah Fikih Syafi’i. Dalam bidang filasafat, dokter serba bisa itu juga menulis beberapa karyanya. Selain mengabdikan diri sebagai dokter, Al-Nafis pun mengajarkan Alquran dan Hadists.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang ilmuwan besar itu tutup usia pada 17 Desember 1288 atau 11 Dzulqaidah 687 H. Di akhir hayatnya, Al-Nafis menyumbangkan rumah, perpustakaan dan klinik yang dimilikinya kepada Rumah Sakit Masuriyah agar digunakan bagi kepentingan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Nafis tentang Sirkulasi Paru-paru dan Jantung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah pencapaian yang berhasil dicapai Ibnu Al-Nafis dalam bidang fisiologi yang mengguncangkan itu. Pada abad ke-13 M, dia telah mengungkapkan penemuan pentingnya. Dalam kitab yang ditulisnya, Al-Nafis berujar, ‘’Da rah dari kamar ka nan jantung harus me nuju bagian kiri jantung, namun tak ada bagian apapun yang menjem batani kedua bilik itu. Sekat tipis pada jantung tidak berlubang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Nafis pun menambahkan, ‘’Dan bukan seperti apa yang dipikirkan Galen, tak ada poripori tersembunyi di dalam jantung. Darah dari bilik kanan harus melewati vena arteriosa (arteri paru-paru) menuju paru-paru, menyebar, berbaur dengan udara, lalu menuju arteria venosa (vena paru-paru) dan menuju bilik kiri jantung dan bentuk ini merupakan spirit vital.’‘&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Al-Nafis secara tegas me nga takan, ‘’Jantung hanya memiliki dua kamar. Dan antara dua bagian itu sungguh tidak saling terbuka. Dan, pembedahan juga membuktikan kebohongan yang mereka ungkapkan. Sekat antara dua bilik jantung lebih tipis dari apapun. Keuntungan yang didapat dengan adanya sekat ini adalah, darah pada bilik kanan dengan mudah menuju paru-paru, bercampur dengan udara di dalam paru-paru, kemudian didorong menuju ar te ria venosa ke bilik kiri dari dua bilik jantung...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai anatomi paruparu, Ibnu Al-Nafis menulis:’‘Paru-paru terdiri dari banyak bagian, pertama adalah bronkus, kedua adalah cabangcabang arteria venosa, dan ketiga adalah cabang-cabang vena arteriosa. Keti ganya terhubung oleh jaringan daging yang berongga.’‘&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengakuan Dunia untuk Sang Dokter&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;George Sarton, bapak sejarah Sains mengakui bahwa penemuan sirkulasi paru-paru yang dicapai Ibnu Al-Nafis sangat penting artinya bagi dunia kedokteran. ‘’Jika kebenaran teori Ibnu Al-Nafis terbukti, maka dia harus diakui sebagai salah seorang dokter yang telah memberi pengaruh terhadap William Harvey. Ibnu Al-Nafis adalah seorang ahli fisiologi terhebat di abad pertengahan,’‘ ungkap Sarton tanpa tedeng aling-aling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengakuan yang sama juga diungkapkan Max Meyrholf, seorang ahli sejarah yang meneliti jejak kedokteran di dunia Arab. Meyrholf pun berkata, ‘’Kita telah melihat bahwa Ibnu Al-Nafis telah mengungkapkan penampakan sa luran antara dua jenis pembuluh paru-paru.’‘ Penemuan yang mengguncang itu, papar dia, ditemukan tiga abad sebelum Realdo Colombo (wafat 1559 M) - dokter Barat — mencetuskannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam William Osler Medal EssayEdward Coppola pun sepakat bahwa Ibnu Al-Nafs adalah penemu sirkulasi paru-paru. Dalam esai itu, Coppola berkata, ‘’Teori sirkulasi paru-paru yang telah ditemukan Ibnu Al-Nafis pada abad ke-13 M sungguh tak dapat terlupakan. Berabad-abad setelah kematiannya, hasil investigasi anatomi yang dilakukannya telah banyak memberi pengaruh terhadap Realdo Colombo dan Valverde.’‘&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malah, Encarta Encyclopedia 2003 secara tegas mematahkan klaim Barat yang selama berabad-abad mengklaim William Harvey se bagai pencetus teori sirkulasi paru-paru. Beri kut ini pernyataan Encarta Encyclope dia: ’‘Ib nu Al- Nafis begitu termasyhur lewat tulisan-tu lis annya tentang fisilogi dan kedokteran. Kitab yang di tulisnya, Sharh Tashrih Al-Qanunmam pu men jelaskan sirkulasi paru-paru be berapa abad sebelum dokter Inggris, William Harver menjelaskan sirkulasi darah pada tahun 1628 M.’‘&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Joseph Schacht, mengungkapkan bahwa teori-terori yang diungkapkan Ibnu Al-Nafis begitu berpengaruh terhadap dokter-dokter di Barat. Selain itu, dia juga memuji Al-Nafis yang mampu melontarkan kritik terhadap Ibnu Sina dan Galen. Al-Nafis mampu mendirikan aliran kedokteran Nafsian dengan membuat penambahan bagian-bagian anatomi manusia. ‘’Kemungkinan Colombo telah mendalami teori-teori Ibnu Al-Nafis,’‘ papar Schacht.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahli sejarah lainnya, Taj al-Din al-Subki (wafat 1370 M ) dan Ibnu Qadi Shuhba pun mengakui kehebatan Al-Nafsi. Menurut keduanya, tak pernah ada dokter di dunia ini yang seperti Al-Nafis. ‘’Sebagian orang mengatakan tak ada lagi dokter yang hebat setelah Ibnu Sina selain Ibnu Al-Nafis. Namun, sebagian menyatakan bahwa Al-Nafis lebih baik dari Ibnu Sina,’‘ papar keduanya. Begitulah dunia mengakui dedikasi dan keberhasilan sang dokter agung itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Republika&lt;br /&gt;(heri ruslan )&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-1249155903057055695?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/1249155903057055695/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/ibnu-al-nafis-bapak-fisiologi-sirkulasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/1249155903057055695'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/1249155903057055695'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/02/ibnu-al-nafis-bapak-fisiologi-sirkulasi.html' title='Ibnu Al- Nafis, Bapak Fisiologi Sirkulasi'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-8307475727858330209</id><published>2009-01-28T20:17:00.000-08:00</published><updated>2009-01-28T20:18:29.452-08:00</updated><title type='text'>Rahasia Dalam Laut</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Allah Ta'ala berfirman: Dia membiarkan dua buah laut mengalir, kemudian keduanya bertemu; diantara keduanya ada batas yang tidak bisa dilampaui oleh masing-masingnya; maka nikmat Rabb-mu manakah yang kalian dustakan?; dari keduanya keluar mutiara dan marjan. (Q.S. Ar-Rahmaan)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Maksudnya adalah bahwa kedua laut itu adalah asin. Sebab, ayat-ayat di atas berbicara tentang laut dan apa yang keluar dari salah satu laut berupa marjan dan dari laut lainnya lagi berupa mutiara. Laut yang pertama rasanya asin, demikian juga yang kedua. Dan kapan manusia mengetahui bahwa laut yang asin itu berbeda-beda, dan bukannya laut yang memiliki kandungan sama. Hal ini tidak diketahui oleh manusia kecuali setelah mereka memasuki tahun 1942. Pada tahun 1873 manusia mengetahui bahwa ada tempat tertentu di dalam laut yang kandungan airnya berbeda-beda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Ketika para peselancar melakukan selancar dan mengelilingi lautan dunia selama 3 tahun dengan menggunakan kapal, maka ini menjadi tonggak pembatas antara ilmu kelautan kuno, penuh dengan khurafat, dengan penelitian mendalam yang didasarkan kepada penelaahan atas fakta laut tersebut. Dan ini merupakan awal dari gelombang kemajuan ilmu pengetahuan bahwa laut yang asin memiliki kandungan air yang berbeda-beda. Dan sudah pernah dilakukan penelitian dan evaluasi terhadap penelitian ini bahwa air laut berbeda-beda kadar panas, berat jenis (BJ air), kandungan oksigen. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Dan pada tahun 1942, muncul untuk yang pertama kalinya sebuah hasil penelitian yang sangat panjang. Penelitian ini dilakukan oleh ratusan para peneliti dasar laut, dan mereka menemukan bahwa samudera atlantik bukanlah laut yang hanya merupakan satu lautan, akan tetapi samudera atlantik ternyata terdiri atas beberapa laut yang masing-masing berbeda. Masing-masing peneliti menemukan perbedaan dari masing-masing air laut yang mereka temui. Air laut di sebelah sana memiliki keistimewaan dan karakteristik tersendiri, demikian juga air laut bagian lainnya; masing-masing berbeda kadar suhu, BJ air, oksigennya, semuanya bersatu dalam satu samudera, altlantik......&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Apalagi dengan laut-laut lain yang berbeda dan kemudian bertemu, seperti laut tengah, laut merah, laut atlantik, dan seperti laut merah dan teluk 'adn juga bertemu di satu tempat yang sempit. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Maka pada tahun 1942, untuk pertama kalinya kita mengetahui ada satu laut yang masing-masing bagian laut tersebut memiliki perbedaan dalam kandungan dan sifat-sifatnya, dan bertemu pada satu tempat tertentu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Pada pakar kelautan (oceanolog) mengatakan bahwa sifat yang paling kentara dari laut dan airnya adalah bahwa laut dan airnya tidak pernah tetap ... tidak pernah tenang, dan hal yang paling terlihat adalah ia selalu bergerak, ... panjangnya, dan lebarnya, dan gelombang airnya, arah pergerakannya adalah diantara faktor-faktor yang sangat banyak yang mempengaruhi keadaan air laut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Dari sini ada satu pertanyaan: Bila memang demikian keadaannya, maka kenapa air-air yang berbeda itu tidak bercampur dan tidak menyatu (melebur) menjadi satu jenis?" maka mereka pun mempelajari, meneliti, dan menelahnya. Dan akhirnya pun mereka menemukan jawabannya, yaitu bahwa ada "dinding air pembatas" yang memisahkan setiap pertemuan dua laut dalam satu tempat, baik di dasar samudera atau pun di dalam palung (jurang di dalam lautan). Tempat inilah yang ternyata memisahkan antara laut yang satu dengan laut yang lainnya. Akhirnya mereka pun dapat mengetahui batas laut ini dan bagaimana karakteristiknya. Akan tetepi dengan apakah mereka bisa mengetahuinya ? Apakah dengan kedua mata kita ...? Tidak, ... akan tetapi dengan meneliti secara mendetail dan rinci terhadap kandungan kadar garam, kadar suhu, BJ air. Dan hal-hal inilah yang tidak bisa dilihat oleh mata telanjang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt; ( Rabu, 24 Ramadhan 1424H/19112003M )&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-8307475727858330209?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/8307475727858330209/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/01/rahasia-dalam-laut.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/8307475727858330209'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/8307475727858330209'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/01/rahasia-dalam-laut.html' title='Rahasia Dalam Laut'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-8890462860636365120</id><published>2009-01-28T20:09:00.000-08:00</published><updated>2009-01-28T20:16:17.266-08:00</updated><title type='text'>Riset Pengucapan ALLAH untuk Penyembuhan</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Dalam sebuah penelitian di Belanda yang dilakukan oleh seorang profesor psycologist yang bernama Vander Hoven [ VH ], dimana telah mengadakan sebuah survey terhadap pasien di rumah sakit Belanda yg kesemuanya non muslim selama tiga tahun. Dalam penelitian tersebut VH melatih para pasien untuk mengucapkan kata ALLAH [penyebutan sesuai cara Islam] dengan jelas dan berulang-ulang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Hasil dari penelitian tersebut sangat mengejutkan, terutama sekali untuk pasien yang mengalami gangguan pada fungsi hati dan orang yang mengalami stress / ketegangan [ tension ]. AL Watan, surat kabar Saudi sebagaimana telah mengutip dari peryataan profesor VH tsb, yang mengatakan bahwa seorang muslim yang biasa membaca Al-Qur'an secara rutin dapat melindungi mereka dari penyakit mental dan penyakit-penyakit yang ada hubungannya [ psychological diseases ].&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt; VH juga menerangkan bagaimana pengucapan kata ALLAH tsb sebagai solusi dari kesehatan , ia menekankan dalam penelitiannya bahwa huruf pertama dalam ALLAH yaitu 'A' dapat melonggarkan [ melancarkan ] pada jalur pernafasan [espiratory system ], dan mengontrol pernafasan [controls breathing ].dan untuk huruf konsonan ' L ' dimana lidah menyentuh bagian atas rahang dapat memberikan efek relax, juga VH menambahkan bahwa huruf ' H ' pada ALLAH tsb dapat menghubungkan antara Paru-paru dan Jantung dimana dapat mengontrol system dari denyut jantung [ heart beat ].&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Subhanallah, sungguh luar biasa kebesaran Allah SWT ini, dimana penelitian yang dilakukan oleh seorang profesor non muslim yang tertarik dan meneliti akan rahasia Al-Qur'an ini sangat mengejutkan para ahli kesehatan di Belanda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt; [ Sumber dari Indonesian Moslem Student Association of North America ]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt; http://yartati.multply.com&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-8890462860636365120?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/8890462860636365120/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/01/riset-pengucapan-allah-untuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/8890462860636365120'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/8890462860636365120'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/01/riset-pengucapan-allah-untuk.html' title='Riset Pengucapan ALLAH untuk Penyembuhan'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-7253074259487831836</id><published>2009-01-28T20:07:00.000-08:00</published><updated>2009-01-28T20:09:00.245-08:00</updated><title type='text'>Benarkah Bahwa Gunung-gunung Sebenarnya Bergerak ?</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);"&gt;Dalam sebuah ayat, kita diberitahu bahwa gunung-gunung tidaklah diam sebagaimana yang tampak, akan tetapi mereka terus-menerus bergerak. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;i style="color: rgb(51, 0, 153);"&gt;"Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal dia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." &lt;/i&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);"&gt;(Al Qur'an, 27:88) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);"&gt; Gerakan gunung-gunung ini disebabkan oleh gerakan kerak bumi tempat mereka berada. Kerak bumi ini seperti mengapung di atas lapisan magma yang lebih rapat. Pada awal abad ke-20, untuk pertama kalinya dalam sejarah, seorang ilmuwan Jerman bernama Alfred Wegener mengemukakan bahwa benua-benua pada permukaan bumi menyatu pada masa-masa awal bumi, namun kemudian bergeser ke arah yang berbeda-beda sehingga terpisah ketika mereka bergerak saling menjauhi. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);"&gt; Para ahli geologi memahami kebenaran pernyataan Wegener baru pada tahun 1980, yakni 50 tahun setelah kematiannya. Sebagaimana pernah dikemukakan oleh Wegener dalam sebuah tulisan yang terbit tahun 1915, sekitar 500 juta tahun lalu seluruh tanah daratan yang ada di permukaan bumi awalnya adalah satu kesatuan yang dinamakan Pangaea. Daratan ini terletak di kutub selatan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);"&gt; Sekitar 180 juta tahun lalu, Pangaea terbelah menjadi dua bagian yang masing-masingnya bergerak ke arah yang berbeda. Salah satu daratan atau benua raksasa ini adalah Gondwana, yang meliputi Afrika, Australia, Antartika dan India. Benua raksasa kedua adalah Laurasia, yang terdiri dari Eropa, Amerika Utara dan Asia, kecuali India. Selama 150 tahun setelah pemisahan ini, Gondwana dan Laurasia terbagi menjadi daratan-daratan yang lebih kecil. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);"&gt; Benua-benua yang terbentuk menyusul terbelahnya Pangaea telah bergerak pada permukaan Bumi secara terus-menerus sejauh beberapa sentimeter per tahun. Peristiwa ini juga menyebabkan perubahan perbandingan luas antara wilayah daratan dan lautan di Bumi. Pergerakan kerak Bumi ini diketemukan setelah penelitian geologi yang dilakukan di awal abad ke-20. Para ilmuwan menjelaskan peristiwa ini sebagaimana berikut: Kerak dan bagian terluar dari magma, dengan ketebalan sekitar 100 km, terbagi atas lapisan-lapisan yang disebut lempengan. Terdapat enam lempengan utama, dan beberapa lempengan kecil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);"&gt; Menurut teori yang disebut lempeng tektonik, lempengan-lempengan ini bergerak pada permukaan bumi, membawa benua dan dasar lautan bersamanya. Pergerakan benua telah diukur dan berkecepatan 1 hingga 5 cm per tahun. Lempengan-lempengan tersebut terus-menerus bergerak, dan menghasilkan perubahan pada geografi bumi secara perlahan. Setiap tahun, misalnya, Samudera Atlantic menjadi sedikit lebih lebar. (Carolyn Sheets, Robert Gardner, Samuel F. Howe; General Science, Allyn and Bacon Inc. Newton, Massachusetts, 1985, s. 30)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);"&gt; Ada hal sangat penting yang perlu dikemukakan di sini: dalam ayat tersebut Allah telah menyebut tentang gerakan gunung sebagaimana mengapungnya perjalanan awan. (Kini, Ilmuwan modern juga menggunakan istilah "continental drift" atau "gerakan mengapung dari benua" untuk gerakan ini. (National Geographic Society, Powers of Nature, Washington D.C., 1978, s.12-13)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);"&gt; Tidak dipertanyakan lagi, adalah salah satu kejaiban Al Qur’an bahwa fakta ilmiah ini, yang baru-baru saja ditemukan oleh para ilmuwan, telah dinyatakan dalam Al Qur’an. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);"&gt; (Sumber : NN)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-7253074259487831836?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/7253074259487831836/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/01/benarkah-bahwa-gunung-gunung-sebenarnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/7253074259487831836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/7253074259487831836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/01/benarkah-bahwa-gunung-gunung-sebenarnya.html' title='Benarkah Bahwa Gunung-gunung Sebenarnya Bergerak ?'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-2042273310203634390</id><published>2009-01-28T20:05:00.000-08:00</published><updated>2009-01-28T20:06:20.515-08:00</updated><title type='text'>Wudhu Mencegah Terjadinya Berbagai Penyakit Kulit</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0); font-family: verdana;"&gt;                          Rasulullah bersabda, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 51, 0); font-family: verdana;"&gt;"Barangsiapa berwudhu dengan membaguskan wudhu'nya, maka keluarlah dosa-dosanya dari kulitnya sampai dari kuku jari-jemarinya". HR. Muslim.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; وقال أيضا: ((إن أمتي يدعون يوم القيامة غرا محجلين من آثار الوضوء، فمن استطاع منكم أن يطيل غرته فليفعل )) متفق عليه. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0); font-family: verdana;"&gt; Rasulullah bersabda, "Sungguh ummatku akan diseru pada hari kiamat dalam keadaan bercahaya karena bekas wudhu'nya, (Abu Hurairah menambahkan) maka siapa yang mampu melebihkan panjang sinar pada tubuhnya, maka lakukanlah. (HR. Bukhari dan Muslim).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0); font-family: verdana;"&gt; Ilmu kontemporer menetapkan -setelah melalui percobaan mikroskopi terhadap tumbuhnya mikroba pada orang yang berwudhu' secara teratur dan juga kepada yang tidak teratur- bahwasannya orang yang selalu berwudhu maka mayoritas hidung mereka menjadi bersih, tidak terdapat berbagai mikroba. Oleh karena itu, adanya mikroba yang menempel pada mereka hilang sama sekali ketika mereka membersihkan hidung, dibandingkan dengan orang yang tidak berwudhu' maka tumbuh pada hidung mereka berbagai mikroba dalam jumlah yang besar yang termasuk jenis mikroba berbentuk bulat dan berklaster yang sangat berbahaya ... dan mikroba yang cepat menyebar dan berkembang-biak ... dan mikroba lainnya yang menyebabkan banyak terjadinya berbagai penyakit. Dan sudah jelas bahwasannya proses keracunan itu terjadi adanya perkembangan berbagai mikroba yang berbahaya bagi rongga hidung, kemudian sampai ke tenggorokan untuk kemudian terjadi berbagai peradangan dan penyakit, apalagi jika sampai masuk ke peredaran darah!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0); font-family: verdana;"&gt; Oleh karena itu, disyari'atkan untuk melakukan istinsyaaq (menghirup air ke dalam hidung) sebanyak 3 kali kemudian menyemburkannya (tetap dengan hidung) setiap kali wudhu. Adapun berkumur-kumur itu dimaksudkan untuk menjaga kebersihan mulut dan kerongkongan dari peradangan dan pembusukan pada gusi, serta menjaga gigi dari sisa-sisa makanan yang menempel gigi. Dan sudah terbukti secara ilmiah bahwa 90% orang yang mengalami kerusakan gigi jika saja mereka mau perhatian terhadap kebersihan mulutnya ketika dahulu rusak gigi-gigi mereka, dan adanya pembusukan yang terjadi disebabkan oleh makanan dan air liur dan bercampur dalam perut dan menuju ke darah. Dan dari darah itulah kemudian menyebar ke seluruh organ dan kemudian menyebabkan berbagai penyakit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0); font-family: verdana;"&gt; Dan sungguh, berkumur-kumur akan menyegarkan berbagai organ yang ada di wajah dan menjadi cerah. Dan uji-coba ini belum pernah dikemukakan oleh para dosen olah raga kecuali sedikit. Hal ini karena mereka hanya memperhatikan kepada organ-organ tubuh yang besar. Dan membasuh wajah dan kedua tangan sampai siku, serta kedua kaki memberikan manfaat untuk menghilangkan debu-debu dan berbagai bakteri, apalagi dengan membersihkan badan dari keringat dan kotoran lainnya yang keluar melalui kulit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0); font-family: verdana;"&gt; Dan juga, sudah terbukti secara ilmiah tidak akan menyerang kulit manusia kecuali apabila kadar kebersihan kulitnya rendah. Sebab manusia apabila lama beraktivitas tanpa membasuh anggota badanya, maka kulit akan mengalami berbagai peradangan yang menyerang permukaan kulit, seperti kudis. Dan kudis ini menyerang ujung jari-jari yang sebagian besar tidak dalam keadaan bersih, sehingga masuklah berbagai mikroba ke dalam kulit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0); font-family: verdana;"&gt; Oleh karena itu, bertumpuk-tumpuknya peradangan sangat mengundang mikroba untuk berkembang-biak dan menyebar. Maka, wudhu' telah mendahului Ilmu Pektrologi modern dan para pakar yang menggunakan karantina sebagai media untuk mengetahui berbagai mikroba dan jamur-jamur yang menyerang kulit orang-orang yang tidak suka dengan kebersihan, dimana kebersihan ini semakna dengan wudhu dan mandi dan dengan uji-coba dan penelitian.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0); font-family: verdana;"&gt; Penelitian dan uji coba ini memberikan manfaat yang lain:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0); font-family: verdana;"&gt; Bahwa kedua tangan banyak membawa mikroba yang terkadang berpindah ke mulut atau hidung apabila tidak dibasuh. Oleh karena itu, sangat ditekankan untuk membersihkan kedua tangan terlebih dahulu sebelum melakukan wudhu'. Dan ini menambah jelas kepada kita sabda Rasulullah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0); font-family: verdana;"&gt; (( إذا استيقظ أحدكم من نوميه فلا يغمس يده في الإناء حتى يغسلها ثلاثا )) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0); font-family: verdana;"&gt; Apabila salah seorang diantara kalian bangun dari tidur, maka janganlah mencelupkan kedua tangannya ke bejana (tempat air) sebelum mencucinya terlebih dahulu tiga kali.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0); font-family: verdana;"&gt; Dan sudah terbukti juga bahwa peredaran darah pada organ tangan bagian atas dan lengan bawah serta organ-organ bagian bawah seperti kedua kaki dan kedua betis adalah organ-organ yang paling lemah dibandingkan organ tubuh lainnya karena jauhnya dari pusat peredaran darah, jantung. Maka apabila kita membasuhnya diserta menggosoknya, maka akan menguatkan peredaran darah pada organ-organ tersebut sehingga membantu kita menambah tenaga dan vitalitas. Dan dari itu semua, maka terketahuilah mukjizat disyari'atkannya wudhu' di dalam Islam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0); font-family: verdana;"&gt; Sumber: Al-I'jaaz Al-Ilmiy fii Al-Islam wa Al-Sunnah Al-Nabawiyah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0); font-family: verdana;"&gt; Muhammad Kamil Abd Al-Shomad&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0); font-family: verdana;"&gt; Dr. Ahmad Syauqy Ibrahim, Anggota Ikatan Dokter Kerajaan Arab Saudi di London dan Penasihat Penderita Penyakit Dalam dan Penyakit Jantung mengatakan, "Para Pakar sampai berkesimpulan bahwa mencelupkan anggota tubuh ke dalam air akan bisa mengembalikan tubuh yang lemah menjadi kuat, mengurangi kekejangan menjadi rileks syaraf-syaraf dan otot, hilangnya kenaikan detak jantung dan nyeri-nyeri otot, kecemasan, dan insomnia (susah tidur)". Hal ini dikuatkan oleh salah seorang pakar dari Amerika dengan ucapannya, "Air mengandung kekuatan magis, bahkan membasuhkan air ke wajah dan kedua tangan -yang dimaksud adalah aktivitas wudhu'- adalah cara yang paling efektif untuk relaksasi (menjadikan badan rileks) dan menghilangkan tensi tinggi (emosi).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0); font-family: verdana;"&gt; Sungguh, Maha Suci Allah Yang Maha Agung ...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0); font-family: verdana;"&gt; http://www.geocities.com/the_fact99/&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-2042273310203634390?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/2042273310203634390/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/01/wudhu-mencegah-terjadinya-berbagai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/2042273310203634390'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/2042273310203634390'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/01/wudhu-mencegah-terjadinya-berbagai.html' title='Wudhu Mencegah Terjadinya Berbagai Penyakit Kulit'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-4965043276017107916</id><published>2009-01-28T20:02:00.000-08:00</published><updated>2009-01-28T20:03:08.501-08:00</updated><title type='text'>Batas Antara Lautan</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Para ahli kelautan, setelah melalui kemajuan ilmu pengetahuan, telah dapat menyingkap adanya batas antara lautan. Mereka menemukan bahwa ada pemisah antara setiap lautan, pemisah itu bergerak di antara dua lautan dan dinamakan dengan front (jabhah) dianalogikan dengan front yang memisahkan antara dua pasukan. Dengan adanya pemisah ini setiap lautan memelihara karakteristiknya sehingga sesuai dengan makhluk hidup yang tinggal di lingkungan itu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Meskipun ada pemisah ini, dua lautan tetap bisa bercampur secara lambat yang membuat jumlah air laut yang menyeberang dari laut satu ke laut yang lain mendapatkan karakteristik lautan tempat air itu menuju, melalui pemisah yang bekerja mengaduk air yang lewat dari laut ke laut yang lain. Dengan demikian setiap lautan tetap memelihara karakteristiknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Banyak tahapan yang telah dilalui ilmu pengetahuan manusia untuk mengetahui sifat-sifat air laut, di antaranya tentang batas-batas laut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Pada tahun 1873M/1283H para ilmuwan dari tim peneliti Inggris, dalam ekspedisi laut Challenger, menemukan adanya perbedaan di antara sampel-sampel air laut yang diambil dari berbagai lautan. Dari situ manusia mengatahui bahwa air laut berbeda-beda kondisinya satu dengan yang lain, dalam hal kadar garam, temperatur, berat jenis, dan jenis biota lautnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Penemuan hal ini dihasilkan setelah menyelesaikan pelayaran ilmiyah selama tiga tahun, mengarungi seluruh lautan di bumi. Ekspedisi ini mengumpulkan informasi-informasi dari 362 pos yang diperuntukkan untuk menyelidiki karakteristik lautan-lautan. Laporan perjalanan tersebut memenuhi 29.000 halaman dalam 50 jilid, yang penyusunannya memakan waktu 23 tahun. Di tambah lagi bahwa ekspedisi tersebut adalah salah satu penemuan ilmiah yang besar karena telah memperlihat kedangkalan pengetahuan manusia sebelumnya tentang lautan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Setelah tahun 1933 diadakan ekspedisi ilmiah Amerika di Teluk Meksiko. Disebar ratusan pos-pos lautan untuk mempelajari karakteristik lautan. Ditemukan bahwa sejumlah besar dari pos-pos tersebut memberikan informasi yang seragam tentang karakteristik air di wilayah itu, dalam hal kadar garam, berat jenis, suhu, biota laut, dan kemampuan melarutkan oksigen. Di sisi lain pos-pos yang lain memberikan informasi seragam yang lain tentang wilayah lain. Sehingga ahli kelautan berkesimpulan tentang adanya dua laut yang berbeda sifatnya, tidak sekedar perbedaan sampel seperti yang ditemukan pada ekspedisi Challenger.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Melalui ratusan ”stasiun” laut yang dibuat untuk mempelajari karakteristik lautan, para ilmuwan menyimpulkan bahwa perbedaan karakter tersebut mendeterminasi satu lautan dengan yang lainnya. Akan tetapi mengapa lautan-lautan tersebut tidak bercampur dan lalu menjadi seragam padahal pengaruh kekuatan surut dan pasang terus menggerakkan air laut dua kali sehari, menjadikan air laut selalu datang dan pergi, bercampur dan bergolak? Ditambah faktor-faktor lain yang membuat air laut selalu bergerak dan bergolak seperti gelombang permukaan, gelombang bawah, arus air dan lautan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Pertama kali muncul jawaban itu di lembaran buku-buku ilmiah pada tahun 1942M / 1361H. Studi yang mendalam tentang karakteristik lautan menyingkap adanya lapisan-lapisan air pembatas yang memisahkan antara lautan-lautan yang berbeda-beda, dan berfungsi memelihara karakteristik khas setiap lautan dalam hal kadar berat jenis, kadar garam, biota laut, suhu, dan kemampuan melarutkan oksigen.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Setelah tahun 1962 diketahui fungsi batas-batas laut tersebut dalam ”mengolah” aliran air laut yang menyeberang dari satu laut ke laut yang lain sehingga laut yang satu tidak melampaui. laut yang lain. Dengan demikian lautan-lautan tersebut tidak bercampur aduk karena setiap lautan menjaga karakteristiknya masing-masing dan batas-batas wilayahnya karena adanya pembatas-pembatas tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Skema di bawah menjelaskan batas-batas air Laut Tengah Mediterania yang hangat dan berkadar garam tinggi ketika memasuki Samudra Atlantik yang dingin dan memiliki kadar garam lebih rendah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Pemisah antara air Laut Tengah dan air Samudra Atlantik. Tampak perbedaan pemisah (front) dari kedua lautan dalam hal kadar garam dijelaskan dengan garis, angka dan warna.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Dan akhirnya manusia dapat memotret pembatas-pembatas tersebut dengan teknologi foto inframerah menggunakan satelit di mana terlihat bahwa lautan yang tampaknya satu kesatuan ternyata memiliki benyak perbedaan di antara bagian-bagian air di berbagai lautan. Tampak perbedaan warna sesuai dengan perbedaan temperatur.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Dalam riset lapangan untuk membandingkan antara air Teluk Oman dan air Teluk Persia menggunakan angka, perhitungan dan analisis kimiawi, tampak perbedaan yang nyata antara keduanya segi kimiawi dan tumbuhan yang dominant serta tampak ada pembatas yang jelas antara keduanya. (lihat hal 77 buku yang asli)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Penemuan adanya batas antar lautan telah memakan waktu sekitar seratus tahun dengan melalui studi dan riset yang panjang, bergabung di dalamnya ratusan peneliti, digunakan berbagai macam peralatan dan perangkat yang riset ilmiah yang canggih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Akan tetapi al-Qur’an al-Karim telah menjelaskan hal ini 14 abad yang lalu. Allah berkata:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya Kemudian bertemu,(19)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing.(20)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?(21)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.(22) (QS ar-Rahman: 19-22)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Allah juga berfirman:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(0, 0, 102);"&gt; ”...dan menjadikan suatu pemisah antara dua laut...” (QS an-Naml: 61)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(0, 0, 102);"&gt; sumber  :  ikadi.org&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-4965043276017107916?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/4965043276017107916/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/01/batas-antara-lautan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/4965043276017107916'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/4965043276017107916'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/01/batas-antara-lautan.html' title='Batas Antara Lautan'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-6288013194566249695</id><published>2009-01-28T19:58:00.000-08:00</published><updated>2009-01-28T20:00:38.335-08:00</updated><title type='text'>13 Ilmuwan Islam Pelopor Ilmu Geografi</title><content type='html'>&lt;table style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 102); font-family: trebuchet ms;" class="size12" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="size12"&gt;&lt;table class="size12" align="center" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="85%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;i&gt;Berkembangnya geografi di dunia Islam dimulai ketika Khalifah Al-Ma'mun yang berkuasa dari tahun 813 hingga 833 M memerintahkan para geografer Muslim untuk mengukur kembali jarak bumi. &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam mendorong umatnya untuk membuka pikiran dan cakrawala. Allah SWT berfirman: Sungguh telah berlaku sunnah Allah (hukum Allah) maka berjalanlah kamu di muka bumi dan lihatlah bagaimana akibat (perbuatan) orangorang mendustakan ayat-ayat-Nya. (QS. Al-Imran: 137). Perintah ini telah membuat umat Islam di abad-abad pertama berupaya untuk melakukan ekspansi serta ekspedisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain dilandasi faktor ideologi dan politik, ekspansi Islam yang berlangsung begitu cepat itu juga didorong insentif perdagangan yang menguntungkan. Tak pelak umat Islam pun mulai mengarungi lautan dan menjelajah daratan untuk menyebarkan agama Allah. Seiring meluasnya ekspansi dan ekspedisi ruterute perjalanan melalui darat dan laut pun mulai bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak heran, jika sejak abad ke-8 M, kawasan Mediterania telah menjadi jalur utama Muslim. Jalur-jalur laut dan darat yang sangat sering digunakan akhirnya menghubungkan seluruh wilayah Muslim yang berkembang mencapai India, Asia Tenggara, dan Cina meluas ke utara dari Sungai Volga hingga Skandinavia dan menjangkau jauh ke pedalaman Afrika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ekspansi dan ekspedisi di abad-abad itu mendorong para sarjana dan penjelajah Muslim untuk mengembangkan geografi atau ilmu bumi. Di era kekhalifahan, geografi mulai berkembang dengan pesat. Perkembangan geografi yang ditandai dengan ditemukannya peta dunia serta jalur-jalur perjalanan di dunia Muslim itu ditopang sejumlah faktor pendukung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Era keemasan Islam, perkembangan astronomi Islam, penerjemahan naskahnaskah kuno ke dalam bahasa Arab serta meningkatnya ekspansi perdagangan dan kewajiban menunaikan ibadah haji merupakan sejumlah faktor yang mendukung berkembangnya geografi di dunia Islam. Tak pelak, Islam banyak memberi kontribusi bagi pengembangan geografi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umat Islam memang bukan yang pertama mengembangkan dan menguasai geografi. Ilmu bumi pertama kali dikenal bangsa Yunani adalah bangsa yang pertama dikenal secara aktif menjelajahi geografi. Beberapa tokoh Yunani yang berjasa mengeksplorasi geografi sebagai ilmu dan filosofi antara lain; Thales dari Miletus, Herodotus, Eratosthenes, Hipparchus, Aristotle, Dicaearchus dari Messana, Strabo, dan Ptolemy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, bangsa Romawi juga turut memberi sumbangan pada pemetaan karena mereka banyak menjelajahi negeri dan menambahkan teknik baru. Salah satu tekniknya adalah periplus, deskripsi pada pelabuhan, dan daratan sepanjang garis pantai yang bisa dilihat pelaut di lepas pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selepas Romawi jatuh, Barat dicengkeram dalam era kegelapan. Perkembangan ilmu pengetahuan justru mulai berkembang pesat di Timur Tengah. Geografi mulai berkembang pesat pada era Kekhalifahan Abbasiyah yang berpusat di Baghdad. Ketika itu, Khalifah Harun Ar-Rasyid dan Al- Mamun berkuasa, mereka mendorong para sarjana Muslim untuk menerjemahkan naskah-naskah kuno dari Yunani ke dalam bahasa Arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketertarikan umat Muslim terhadap geografi diawali dengan kegandrungan atas astronomi. Perkembangan di bidang astronomi itu perlahan tapi pasti mulai membawa para sarjana untuk menggeluti ilmu bumi. Umat Islam mulai tertarik mempelajari peta yang dibuat bangsa Yunani dan Romawi. Beberapa naskah penting dari Yunani yang diterjemahkan antara lain; Alemagest dan Geographia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkembangnya geografi di dunia Islam dimulai ketika Khalifah Al- Ma’mun yang berkuasa dari tahun 813 hingga 833 M memerintahkan para geografer Muslim untuk mengukur kembali jarak bumi. Sejak saat itu muncullah istilah mil untuk mengukur jarak. Sedangkan orang Yunani menggunakan istilah stadion.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya dan kerja keras para geografer Muslim itu berbuah manis. Umat Islam pun mampu menghitung volume dan keliling bumi. Berbekal keberhasilan itu, Khalifah Al-Mamun memerintahkan para geografer Muslim untuk menciptakan peta bumi yang besar. Adalah Musa Al-Khawarizmi bersama 70 geografer lainnya mampu membuat peta globe pertama pada tahun 830 M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khawarizmi juga berhasil menulis kitab geografi yang berjudul Surah Al- Ard (Morfologi Bumi) sebuah koreksi terhadap karya Ptolemaeus. Kitab itu menjadi landasan ilmiah bagi geografi Muslim tradisional. Pada abad yang sama, Al-Kindi juga menulis sebuah buku bertajuk ‘Keterangan tentang Bumi yang Berpenghuni’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak saat itu, geografi pun berkembang pesat. Sejumlah geografer Muslim berhasil melakukan terobosan dan penemuan penting. Di awal abad ke-10 M, secara khusus, Abu Zayd Al-Balkhi yang berasal dari Balkh mendirikan sekolah di kota Baghdad yang secara khusus mengkaji dan membuat peta bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di abad ke-11 M, seorang geografer termasyhur dari Spanyol, Abu Ubaid Al- Bakri berhasil menulis kitab di bidang geografi, yakni Mu’jam Al-Ista’jam (Eksiklopedi Geografi) dan Al-Masalik wa Al-Mamalik (Jalan dan Kerajaan). Buku pertama berisi nama-nama tempat di Jazirah Arab. Sedangkan yang kedua berisi pemetaan geografis dunia Arab zaman dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada abad ke-12, geografer Muslim, Al-Idrisi berhasil membuat peta dunia. Al-Idrisi yang lahir pada tahun 1100 di Ceuta Spanyol itu juga menulis kitab geografi berjudul Kitab Nazhah Al- Muslak fi Ikhtira Al-Falak (Tempat Orang yang Rindu Menembus Cakrawala). Kitab ini begitu berpengaruh sehingga diterjemahkan ke dalam bahasa Latin, Geographia Nubiensis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seabad kemudian, dua geografer Muslim yakni, Qutubuddin Asy-Syirazi (1236 M - 1311 M) dan Yaqut Ar-Rumi (1179 M -1229 M) berhasil melakukan terobosan baru. Qutubuddin mampu membuat peta Laut Putih/Laut Tengah yang dihadiahkan kepada Raja Persia. Sedangkan, Yaqut berhasil menulis enam jilid ensiklopedi bertajuk Mu’jam Al-Buldan (Ensiklopedi Negeri-negeri).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjelajah Muslim asal Maroko, Ibnu Battuta di abad ke-14 M memberi sumbangan dalam menemukan rute perjalanan baru. Hampir selama 30 tahun, Ibnu Battuta menjelajahi daratan dan mengarungi lautan untuk berkeliling dunia. Penjelajah Muslim lainnya yang mampu mengubah rute perjalanan laut adalah Laksamana Cheng Ho dari Tiongkok. Dia melakukan ekspedisi sebanyak tujuh kali mulai dari tahun 1405 hingga 1433 M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menguasai geografi, di era keemasan umat Islam mampu menggenggam dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontribusi Geografer Muslim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sederet geografer Muslim telah banyak memberi kontribusi bagi pengembangan ilmu bumi. Al-Kindi diakui begitu berjasa sebagai geografer pertama yang memperkenalkan percobaan ke dalam ilmu bumi. Sedangkan, Al-Biruni didapuk sebagai ‘bapak geodesi’ yang banyak memberi kontribusi terhadap geografi dan juga geologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;John J O’Connor dan Edmund F Robertson menuliskan pengakuannya terhadap kontribusi Al-Biruni dalam MacTutor History of Mathematics. Menurut mereka, ‘’Al-Biruni telah menyumbangkan kontribusi penting bagi pengembangan geografi dan geodesi. Dialah yang memperkenalkan teknik pengukuran bumi dan jaraknya dengan menggunakan triangulation.’’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Biruni-lah yang menemukan radius bumi mencapai 6.339,6 km. Hingga abad ke-16 M, Barat belum mampu mengukur radius bumi seperti yang dilakukan Al-Biruni. Bapak sejarah sains, George Sarton, juga mengakui kontribusi sarjana Muslim dalam pengembangan geografi dan geologi. ‘’Kita menemukan dalam tulisannya metedo penelitian kimia, sebuah teori tentang pembentukan besi.’’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kekhasan yang dikembangkan geografer Muslim adalah munculnya bio-geografi. Hal itu didorong oleh banyaknya orang Arab di era kekhalifahan yang tertarik untuk mendistribusi dan mengklasifikasi tanaman, binatang, dan evolusi kehidupan. Para sarjana Muslim mencoba menganalisis beragam jenis tanaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Geografer Muslim di Era Keemasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.  Hisyam Al-Kalbi (abad ke-8 M)&lt;br /&gt;Dia adalah ahli ilmu bumi pertama dalam sejarah Islam. Hisyam begitu populer dengan studinya yang mendalam mengenai kawasan Arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.  Musa Al-Khawarizmi (780 M - 850 M)&lt;br /&gt;Ahli matematika yang juga geografer itu merevisi pandangan Ptolemaues mengenai geografi. Bersama-sama 70 puluh geografer, Al-Khawarizmi membuat peta globe pertama pada tahun 830 M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.  Al-Ya’qubi (wafat 897 M)&lt;br /&gt;Dia menulis buku geografi bertajuk ‘Negeri-negeri’ yang begitu populer dengan studi topografisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.  Ibn Khordadbeh (820 M - 912 M)&lt;br /&gt;Dia adalah murid Al-Kindi yang mempelajari jalan-jalan di berbagai provinsi secara cermat dan menuangkannya ke dalam buku Al- Masalik wa Al-Mamalik (Jalan dan Kerajaan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.  Al-Dinawari (828 M - 898 M)&lt;br /&gt;Geografer Muslim yang juga banyak memberi kontribusi pada perkembangan ilmu geografi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.  Hamdani (893 M - 945 M) Geografer Muslim abad ke-9 M yang mendedikasikan dirinya untuk mengembangkan geografi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.  Ali al-Masudi (896 M - 956 M)&lt;br /&gt;Nama lengkapnya Abul hasan Ali Al-Ma’sudi. Ia mempelajari faktorfaktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pembentukan batubatuan di bumi dengan orisinalitas yang mencengangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.  Ahmad ibn Fadlan (abad ke-10 M)&lt;br /&gt;Dia adalah geografer yang menulis ensiklopedia dan kisah perjalanan ke daerah Volga dan Kaspia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.  Ahmad ibn Rustah (abad ke-10 M)&lt;br /&gt;Ibnu Rustah merupakan geografer yang menulis ensiklopedia besar mengenai geografi. Al Balkhi Memberikan sumbangan cukup besar dalam pemetaan dunia. Al Kindi Selain terkenal sebagai ahli oseanografi, dia juga seorang ilmuwan multitalenta. Sebagai ahli fisika, optik, metalurgi, bahkan filosofi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.  Al Istakhar II dan Ibnu Hawqal (abad ke-10 M)&lt;br /&gt;Memberikan kontribusi besar dalam pemetaan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.  Al-Idrisi (1099 M)&lt;br /&gt;Ahli geografi kesohor pada zamannya, yang juga dikenal sebagai ahli zoologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12.  Al Baghdadi (1162 M)&lt;br /&gt;Seorang geografer Muslim terkemuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13.  Abdul-Leteef Mawaffaq (1162 M)&lt;br /&gt;Selain pakar geografi, dia juga merupakan ahli pengobatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :  Republika&lt;br /&gt;Republika, Khazanah&lt;br /&gt;(heri ruslan )                       &lt;/td&gt;                     &lt;/tr&gt;                   &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                                    &lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;             &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;           &lt;/td&gt;           &lt;td width="20"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;         &lt;/tr&gt;       &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-6288013194566249695?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/6288013194566249695/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/01/13-ilmuwan-islam-pelopor-ilmu-geografi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/6288013194566249695'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/6288013194566249695'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/01/13-ilmuwan-islam-pelopor-ilmu-geografi.html' title='13 Ilmuwan Islam Pelopor Ilmu Geografi'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-5436795064600496688</id><published>2009-01-23T19:32:00.003-08:00</published><updated>2009-01-23T19:32:31.575-08:00</updated><title type='text'>Bersin dan Menguap</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Rasulullah bersabda:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; عن أبي هريرة رضي الله تعالى عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: (( إن الله يحب العطاس ويكره التثاؤب، فإذا عطس فحمد الله فحق على كل مسلم سمعه أن يشمته، وأما التثاؤب فإنما هو من الشيطان فليرده ما استطاع، فإذا قال: ها، ضحك منه الشيطان )) صحيح البخاري في الأدب 6223&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Dari Abu Hurairah radhiyallahu ta'alaa anhu, Rasulullah bersabda, "Sungguh Allah mencintai orang yang bersin dan membenci orang yang menguap, maka jika kalian bersin maka pujilah Allah, maka setiap orang yang mendengar pujian itu untuk menjawabnya; adapun menguap, maka itu dari syaitan, maka lawanlah itu sekuat tenagamu. Dan apabil seseorang menguap dan terdengar bunyi: Aaaa, maka syaitan pun tertawa karenanya". Shahih Bukhari, 6223.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Imam Ibn Hajar berkata, "Imam Al-Khathabi mengatakan bahwa makna cinta dan benci pada hadits di atas dikembalikan kepada sebab yang termaktub dalam hadits itu. Yaitu bahwa bersin terjadi karena badan yang kering dan pori-pori kulit terbuka, dan tidak tercapainya rasa kenyang. Ini berbeda dengan orang yang menguap. Menguap terjadi karena badan yang kekenyangan, dan badan terasa berat untuk beraktivitas, hal ini karena banyaknya makan . Bersin bisa menggerakkan orang untuk bisa beribadah, sedangkan menguap menjadikan orang itu malas (Fath-hul Baari: 10/6077)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Nabi menjelaskan bagaimana seseorang yang mendengar orang yang bersin dan memuji Allah agar membalas pujian tersebut. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Rasulullah bersabda:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt; (( إذا عطس أحدكم فليقل الحمد لله، وليقل له أخوه أو صاحبه: يرحمك الله، فإذا قال له يرحمك الله فليقل: يهديكم الله ويصلح بالكم )) صحيح البخاري في الأدب: 6224&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Apabila salah seorang diantara kalian bersin, maka ucapkanlah Al-Hamdulillah, dan hendaklah orang yang mendengarnya menjawab dengan Yarhamukallahu, dan bila dijawab demikian, maka balaslah dengan ucapan Yahdikumullahu wa Yushlihubaalakum (HR. Bukhari, 6224)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Dan para dokter di zaman sekarang mengatakan, "Menguap adalah gejala yang menunjukkan bahwa otak dan tubuh orang tersebut membutuhkan oksigen dan nutrisi; dan karena organ pernafasan kurang dalam menyuplai oksigen kepada otak dan tubuh. Dan hal ini terjadi ketika kita sedang kantuk atau pusing, lesu, dan orang yang sedang menghadapi kematian. Dan menguap adalah aktivitas menghirup udara dalam-dalam melalui mulut, dan bukan mulut dengan cara biasa menarik nafas dalam-dalam !!! Karena mulut bukanlah organ yang disiapkan untuk menyaring udara seperti hidung. Maka, apabila mulut tetap dalam keadaan terbuka ketika menguap, maka masuk juga berbagai jenis mikroba dan debu, atau kutu bersamaan dengan masuknya udara ke dalam tubuh. Oleh karena itu, datang petunjuk nabawi yang mulia agar kita melawan "menguap" ini sekuat kemampuan kita, atau pun menutup mulut saat menguap dengan tangan kanan atau pun dengan punggung tangan kiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Bersin adalah lawan dari menguap yaitu keluarnya udara dengan keras, kuat disertai hentakan melalui dua lubang: hidung dan mulut. Maka akan terkuras dari badan bersamaan dengan bersin ini sejumlah hal seperti debu, haba' (sesuatu yang sangat kecil, di udara, yang hanya terlihat ketika ada sinar matahari), atau kutu, atau mikroba yang terkadang masuk ke dalam organ pernafasan. Oleh karena itu, secara tabiat, bersin datang dari Yang Maha Rahman (Pengasih), sebab padanya terdapat manfaat yang besar bagi tubuh. Dan menguap datang dari syaithan sebab ia mendatangkan bahaya bagi tubuh. Dan atas setiap orang hendaklah memuji Allah Yang Maha Suci Lagi Maha Tinggi ketika dia bersin, dan agar meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk ketika sedang menguap (Lihat Al-Haqa'iq Al-Thabiyah fii Al-Islam: hal 155)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt; ( alsofwah.or.id - 13 Ramadhan 1424/071103 )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;  http://www.geocities.com/the_fact99/&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-5436795064600496688?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/5436795064600496688/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/01/bersin-dan-menguap.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/5436795064600496688'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/5436795064600496688'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/01/bersin-dan-menguap.html' title='Bersin dan Menguap'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-598469445106847126</id><published>2009-01-23T19:25:00.000-08:00</published><updated>2009-01-23T19:26:24.729-08:00</updated><title type='text'>Kisah Semangat Jihad Anak-anak Pada Zaman Rasulullah SAW</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Percakapan dan perbualan para sahabat Rasulullah (saw) mengenai jihad sedemikian rupa, sehingga hal itu sangat berpengaruh kepada cita2 dan semangat juang anak2 mereka. Jika hari ini anak2 kita berbincang hal2 kosong tentang tokoh2 fiktif yang tidak ada kaitannya dengan aqidah mereka, maka perbincangnan diantara anak2 para sahabat adalah keberanian dan tanggung jawab orangtua2 mereka dalam meninggikan kalimah Allah (swt).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Sedemikian rupa keadaan mereka, sehingga setiap dari mereka ingin segera terlibat bersama orang2 dewasa dalam memperjuangkan agama mereka. Meskipun mereka belum lagi mencapai usia baligh, akan tetapi sepak terjang mereka yang heroik telah menjadi kisah2 abadi yang menjadi teladan bagi orang2 di belakang hari. Bukan saja terhadap anak2 kita, akan tetapi juga menjadi teladan bagi orang2 dewasa, bagaimana seharusnya kita bersikap dalam memperjuangkan agama ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Sedemikian rupa keadaannya, maka hampir menjadi kebiasaan Rasulullah (saw) untuk meminta kepada mereka yang siap keluar jihad, untuk berparade dalam suatu barisan. Hal itu selain sesuai dengan kehendak Allah (swt) [1], juga agar Rasulullah (saw) dapat memastikan bahwa tidak ada anak2 di bawah umur yang turut serta bersama mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Demikian pula halnya pada hari2 menjelang perang Uhud. Nabi (saw) terpaksa meredam semangat jihad anak2 dengan cara mengembalikan mereka ke rumah2 orangtua mereka masing2. Diantara mereka adalah Abdullah bin Umar (ra), Zaid bin Tsabit (ra), Usamah bin Zaid (ra), Zaid bin Arqam (ra), Barra bin Azib (ra), Amr bin Hizam (ra), Usaid bin Zhuhair (ra), Urabah bin Aus (ra), Abu Sa'id al Khudri (ra), Samurah bin Jundub (ra) dan Rafi' bin Khadij (ra).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Tentu saja, anak2 tersebut merasa sangat kecewa. Dan melihat kekecewaan anaknya, maka Khadij (ra) berusaha untuk membela anaknya agar dia tetap dapat pergi ke medan perang. Khadij (ra) berkata, "Rafi' anak saya ini pandai memanah." Dan seiring dengan pembelaan ayahnya tersebut, dengan semangat baja, Rafi' menjijitkan kakinya agar terlihat lebih tinggi. Dan selanjutnya Rasulullah (saw) mengizinkan Rafi' bin Khadij (ra) ikut berperang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Melihat keberhasilan Rafi' (ra), maka Samurah bin Jundub (ra) merayu ayah tirinya, Murrah bin Sinan (ra), "Ayah, Rafi' diperbolehkan ikut berperang, sedangkan saya tidak, padahal saya lebih kuat daripadanya. Jika adu tanding, pasti saya dapat mengalahkannya."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Rasulullah (saw) memperkenankan usulannya, sehingga keduanya ditandingkan di hadapan beliau. Ternyata Samurah bin Jundub (ra) dapat mengalahkan Rafi' bin Khadij (ra). Kemudian Samurah diizinkan beliau untuk ikut berperang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt; Pertandingan itu benar2 membangkitkan semangat anak2 yang lain, sehingga banyak diantara mereka yang kembali mengajukan permohonan kepada Nabi (saw) agar mereka diijinkan untuk ikut berperang. Bagaimanapun akhirnya Nabi (saw) hanya membenarkan beberapa anak saja yang dapat menyertai peperangan ini. Subhanallah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;i style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Catatan kaki:&lt;br /&gt;[1] "Sesungguhnya Allah menyukai orang2 yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur se-akan2 mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh." (Qs ash Shaff 61:4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disarikan dari Subhan Ibn Abdullah, Pattaya, 15/04/2005&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;                                                                                                                                                      &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-598469445106847126?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/598469445106847126/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/01/kisah-semangat-jihad-anak-anak-pada.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/598469445106847126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/598469445106847126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/01/kisah-semangat-jihad-anak-anak-pada.html' title='Kisah Semangat Jihad Anak-anak Pada Zaman Rasulullah SAW'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-6882314462705596071</id><published>2009-01-23T19:20:00.000-08:00</published><updated>2009-01-23T19:25:00.807-08:00</updated><title type='text'>Tiap Tahun 3600 Warga Prancis Masuk Islam</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Kajian yang dilaksanakan Kementrian Dalam Negeri Negara Prancis menyimpulkan, bahwa perkembangan agama Islam di Prancis sangat pesat. Agama Islam menjadi urutan ke dua setelah agama Nashrani.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Lebih lanjut kajian itu menyatakan, bahwa lebih dari 3600 warga Negara Prancis masuk Islam setiap tahunnya. Penganut agama ini paling taat terhadap undang-undang yang ada. Kejahatan yang dilakukan umat muslim sangat minim. Sebagaimana juga umat Islam sangat disiplin terhadap pelaksanaan ajaran Islam, seperti shalat, shaum, dan tidak mengkonsumsi khamer.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Lebih dari 60% umat Islam di Prancis tidak mengkonsumsi khamer selamnya, meskipun hanya sekali dalam hidupnya. 55% dari mereka akan menunaikan ibadah haji tahun depan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Kajian ini menutup pernyataannya, bahwa mayoritas pemuda muslim di negara yang terkenal dengan menara Eifelnya ini sangat komitmen terhadap agamanya. Faktor inilah yang menjadikan Islam berkembang sangat pesat di Prancis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Kajian ini sesuai dengan hasil survai yang dirilis oleh Sekolah Tinggi Negeri Program Survai dan Kajian Ekonomi di Prancis tahun 2005, bahwa jumlah anak yang lahir dan diberi nama seperti nama Rasulullah saw. –Muhammad- sebanyak lima puluh tiga ribu tiga ratus tujuh puluh tujuh (53 377) orang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Sejarah mencatat penamaan Muhammad melonjak tajam selama lima puluh tahun belakangan ini, padahal belum pernah tercatat secara resmi kelahiran orang Prancis sebelum Tahun 1925 dengan nama Muhammad. Pada Tahun 1926 berdiri Masjid Agung Prancis, semenjak itu tertulis secara administrasi formal nama anak pertama yang lahir dan diberi nama Muhammad.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Dalam survai itu juga disebutkan bahwa tersebarnya penamaan Muhammad, juga nama-nama religius atau nama yang ada kaitannya dengan momentum sejarah terhadap anak-anak mereka, sangat erat kaitannya dengan tersebarnya kegiatan-kegiatan keagamaan yang dilihat dan diikuti oleh minoritas muslim di Barat sejak akhir tahun enam puluhan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Islam Di Italia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Menteri Dalam Negeri Italia telah mengumumkan pada tanggar 8 April lalu, bahwa jumlah penduduk yang menganut agama Islam sampai sekarang ini berjumlah dua juta orang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Padahal pada tahun 2001 baru berjumlah satu koma enam juta orang. Dalam rentang waktu tujuh tahun itu pertumbuhan umat Islam di sini mencapai empat ratus ribu orang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Tabloit “The Guardian” bahwa angka terbaru dari jumlah umat Islam membuktikan secara nyata bahwa Islam sangat berpengaruh di Italia. Islam menjadi agama kedua yang di anut penduduk Italia setelah agama Nashrani. Jumlah umat Islam di Italia mencapai tiga koma tiga persen (3,3%) dari total keseluruhan jumlah penduduk Italia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Masih menurut tabloid ini, bahwa Islam menjadi agama yang paling cepat pertumbuhannya di negara Italia. (it/ut)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; www.dakwatuna.com                      &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-6882314462705596071?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/6882314462705596071/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/01/tiap-tahun-3600-warga-prancis-masuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/6882314462705596071'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/6882314462705596071'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/01/tiap-tahun-3600-warga-prancis-masuk.html' title='Tiap Tahun 3600 Warga Prancis Masuk Islam'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-6242589939905418470</id><published>2009-01-15T19:45:00.000-08:00</published><updated>2009-01-15T19:50:58.683-08:00</updated><title type='text'>Fluktuasi Iman</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Iman yang ada dalam hati seorang Muslim tidak tetap dalam satu keadaan, selalu mengalami perubahan. Terkadang naik, terkadang turun. Fluktuasi iman ini sudah disebutkan oleh Rasulullah SAW dalam sabdanya, ''Iman itu kadang naik kadang turun, maka perbaharuilah iman kalian dengan la ilaha illallah.'' (HR Ibn Hibban)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt; Rasulullah SAW tidak mengingkari keadaan iman yang demikian, oleh karena itu beliau mendorong dan memberi arahan kepada umatnya untuk selalu memperbaharui dan menjaga kondisi iman supaya jangan sampai turun drastis, yang pada akhirnya akan mengantarkan ke dalam jurang kehinaan. Karena dengan kondisi seperti itu akan mudah mengantarkan seseorang untuk berbuat dosa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt; Nasihat dan petunjuk Rasulullah itu betul-betul diperhatikan oleh para sahabatnya, karena mereka pun mengakui dan mengalami fluktuasi keimanan. Dalam hal ini Umar bin Khathab berkata kepada sahabat yang lain: ''Marilah kita perbaharui keimanan kita.''&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt; Mu'adz bin Jabal berkata, ''Marilah duduk bersama kami, untuk beriman sesaat.'' Perkataan Mu'adz ini bukan menunjukkan bahwa mereka tidak beriman sama sekali, tapi dia mengajak untuk meningkatkan keimanan setelah disibukkan oleh berbagai urusan dunia yang kadang menyebabkan kita lupa pada kondisi iman kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt; Sebenarnya banyak cara yang bisa kita lakukan untuk menambah keimanan, di antaranya dengan menuntut ilmu, karena dengan ilmu itu akan mengantarkan orang untuk tahu akan Tuhannya. Allah berfirman: ''Sesungguhnya Allah mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.'' QS Annur [24]: 53).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt; Cara lain adalah dengan membaca, menelaah, mentadaburi Alquran. Sebagaimana firmannya, ''Katakanlah: Tuhanku menyuruhku untuk berlaku adil. Hadapkanlah wajahmu (kepada Allah) dan sembahlah dengan mengikhlaskan ibadah semata-mata kepada-Nya.'' (QS Al A'raf [7]: 29).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt; Sebaliknya, di antara hal-hal yang menyebabkan keimanan seseorang menurun adalah perbuatan maksiat. Rasulullah SAW bersabda, ''Sesungguhnya jika seorang Muslim berbuat dosa, maka terjadilah di hatinya satu bintik hitam. Jika ia bertaubat dan meninggalkan perbuatan itu maka bersihlah kembali hatinya. Jika tidak bertobat dan terus dosanya itu, maka bertambah banyaklah bintik hitam itu sehingga tertutup hatinya. Itulah ron (warna hitam) yang disebut dalam Alquran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt; Oleh karena itu, marilah kita menjaga keimanan kita dan senantiasa meningkatkannya, apalagi di zaman sekarang ini, di mana kemaksiatan semakin merajalela di tengah kita, yang apabila tidak waspada, bisa terperosok ke dalamnya. Wallahu a'lam bish-shawab. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt; (Deden Senjaya )  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt; Republika&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-6242589939905418470?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/6242589939905418470/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/01/fluktuasi-iman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/6242589939905418470'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/6242589939905418470'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/01/fluktuasi-iman.html' title='Fluktuasi Iman'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-1429175995132942065</id><published>2009-01-15T19:44:00.001-08:00</published><updated>2009-01-15T19:44:53.646-08:00</updated><title type='text'>Rahasia Shalat Dhuha</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Rahasia Shalat Dhuha&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Oleh : Amir Faishol Fath&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Allah SWT dalam beberapa ayat bersumpah dengan waktu dhuha. Dalam pembukaan surat Assyams, Allah berfirman, ''Demi matahari dan demi waktu dhuha.'' Bahkan, ada surat khusus di Alquran dengan nama Addhuha.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Pada pembukaannya, Allah berfirman, ''Demi waktu dhuha.'' Imam Arrazi menerangkan bahwa Allah SWT setiap bersumpah dengan sesuatu, itu menunjukkan hal yang agung dan besar manfaatnya. Bila Allah bersumpah dengan waktu dhuha, berarti waktu dhuha adalah waktu yang sangat penting. Benar, waktu dhuha adalah waktu yang sangat penting. Di antara doa Rasulullah SAW: Allahumma baarik ummatii fii bukuurihaa. Artinya, ''Ya Allah berilah keberkahan kepada umatku di waktu pagi.''&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Ini menunjukkan bahwa orang-orang yang aktif dan bangun di waktu pagi (waktu subuh dan dhuha) untuk beribadah kepada Allah dan mencari nafkah yang halal, ia akan mendapatkan keberkahan. Sebaliknya, mereka yang terlena dalam mimpi-mimpi dan tidak sempat shalat Subuh pada waktunya, ia tidak kebagian keberkahan itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Abu Dzar meriwayatkan sebuah hadis. Rasulullah SAW bersabda, ''Bagi tiap-tiap ruas anggota tubuh kalian hendaklah dikeluarkan sedekah baginya setiap pagi. Satu kali membaca tasbih (subhanallah) adalah sedekah, satu kali membaca tahmid (alhamdulillah) adalah sedekah, satu kali membaca takbir (Allahu Akbar) adalah sedekah, menyuruh berbuat baik adalah sedekah, dan mencegah kemungkaran adalah sedekah. Dan, semua itu bisa diganti dengan dua rakaat shalat Dhuha.'' (HR Muslim).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Aisyah menceritakan bahwa Rasulullah SAW selalu melaksanakan shalat Dhuha empat rakaat. Dalam riwayat Ummu Hani', ''Kadang Rasulullah SAW melaksanakan shalat Dhuha sampai delapan rakaat.'' (HR Muslim). Imam Attirmidzi dan Imam Atthabrani meriwayatkan sebuah hadis yang menjelaskan bahwa bila seseorang melaksanakan shalat Subuh berjamaah di masjid, lalu ia berdiam di tempat shalatnya sampai tiba waktu dhuha, kemudian ia melaksanakan shalat Dhuha, ia akan mendapatkan pahala seperti naik haji dan umrah diterima. Para ulama hadis merekomendasikan hadis ini kedudukannya hasan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Jelaslah bahwa shalat Dhuha sangat penting bagi orang beriman. Penting bukan karena--seperti yang banyak dipersepsikan--shalat Dhuha ada hubungannya dengan mencari rezeki, melainkan ia penting karena sumpah Allah SWT dalam Alquran. Maka, sungguh bahagia orang-orang beriman yang memulai waktu paginya dengan shalat Subuh berjamaah di masjid, lalu dilanjutkan dengan shalat Dhuha.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Hikmah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;REPUBLIKA&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-1429175995132942065?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/1429175995132942065/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/01/rahasia-shalat-dhuha.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/1429175995132942065'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/1429175995132942065'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/01/rahasia-shalat-dhuha.html' title='Rahasia Shalat Dhuha'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-364264394098143210</id><published>2009-01-15T05:29:00.000-08:00</published><updated>2009-01-15T05:35:34.689-08:00</updated><title type='text'>Waktu yang terlupa menabur bencana</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;Distribusi normal manusia meninggal&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;dunia (tahun)&lt;br /&gt;Chart&lt;br /&gt;Rata-rata&lt;br /&gt;manusia meninggal dunia antara usia 60 thn-70thn (mayoritas)&lt;br /&gt;Pukul rata manusia meninggal ±65 th&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Baligh: Start&lt;br /&gt;untuk seseorang di perhitungkan amal baik atau buruknya selama &lt;br /&gt;             &lt;br /&gt;hidup di dunia”&lt;br /&gt;Laki-laki Baligh ±15 tahun&lt;br /&gt;Wanita Baligh    ± 12 tahun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UsiaYang tersisa untuk kita beribadah&lt;br /&gt;kepada-Nya kita pukul rata dengan rumus:&lt;br /&gt;MATI-BALIGH= sisa&lt;br /&gt;USIA……………....65-15= 50 tahun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12 jam&lt;br /&gt;siang hari&lt;br /&gt;12 jam&lt;br /&gt;malam hari&lt;br /&gt;                               &lt;br /&gt;24 jam satuharisatumalam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambaran kotornya:&lt;br /&gt;Mari kita tela’ah bersama………!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu kita tidur ±8 jam/hari&lt;br /&gt;Dalam 50 tahun waktu yang habis dipakai tidur 18250 hari x 8 jam=&lt;br /&gt;146000 jam=16 tahun7 bulan……&lt;br /&gt;di bulatkan jadi 17 tahun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Logikanya:Alangkah sayangnya waktu 17 tahun habis&lt;br /&gt;di gunakan untuk tidur, padahal kita akan tertidur dari dunia untuk&lt;br /&gt;selamanya………………………………………………………&lt;br /&gt;Catatan: Yang lebih bermasalah&lt;br /&gt;lagi bagi mereka yang tumor alias tukang molor bisa jadi 12 jam/hari =25 tahun&lt;br /&gt;habis tertidur!!! Hati-hati dengan penyakit “TUMOR”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu aktivitas kita di siang hari ±12 jam&lt;br /&gt;Dalam 50 tahun waktu yang habis dipakai aktivitas:18250 hari x12&lt;br /&gt;jam=219000 jam=25 tahun&lt;br /&gt;Aktivitas&lt;br /&gt;disiang hari: Ada yang bekerja, atau&lt;br /&gt;bercinta, ada yang belajar atau mengajar, ada yang sekolah atau kuliah, ada&lt;br /&gt;yang makan sambil jalan-jalan, ada pula yang gambling sambil maling…&lt;br /&gt;dan masih banyak lagi&lt;br /&gt;aktivitas lainnya yang tak pernah bisa disamaratakan satu dengan yang&lt;br /&gt;lain……..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu aktivitas santai atau&lt;br /&gt;rilexsasi ±4 jam&lt;br /&gt;Dalam 50 tahun waktu yang dipakai rileksasi 18250 hari&lt;br /&gt;x 4 jam= 73000 jam = 8 tahun&lt;br /&gt;Realisasi&lt;br /&gt;rileksasi: biasanya nonton tv sambil minum kopi, ada pula yang&lt;br /&gt;belajar mati-matian/ bikin contekan habis-habisan buat ujian, atau mungkin&lt;br /&gt;dihabiskan termenung di buai khayalan……&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17 tahun + 25 tahun + 8 tahun = 50&lt;br /&gt;tahun   Plus plos/Balance&lt;br /&gt;                   Tidur……Ngelembur…Nganggur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa sholat&lt;br /&gt;kita dalam 50 tahun??????&lt;br /&gt;1x sholat = ± 10 menit&lt;br /&gt;…..5x sholat ± 1 jam&lt;br /&gt;Dalam waktu 50 tahun&lt;br /&gt;waktu yang terpakai sholat=18250 hari x I jam =18250 jam= 2 tahun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan:waktu yang kita manfaatkan dalam 50 tahun di dunia cuma&lt;br /&gt;2 tahun untuk sholat…………&lt;br /&gt;2 tahun dari 50 tahun&lt;br /&gt;kesempatan kita….itupun belum tentu sholat kita bermakna berpahala dan di&lt;br /&gt;terima..&lt;br /&gt;Dan sekiranya sholat kita&lt;br /&gt;selama 2 tahun berpahala rasa-rasanya tidak sebanding dengan perbuatan dosa-dosa&lt;br /&gt;kita selama 50 tahun; dalam ucap kata kita yang selalu dusta, baik yang terasa&lt;br /&gt;maupun yang di sengaja, dalam ucap kata kita yang selalu cerca terhadap&lt;br /&gt;orangtua, dalam harta kaya kita yang selalu kikir terhadap orang faqir, dalam&lt;br /&gt;setiap laku langkah kita yang selalu bergelimang&lt;br /&gt;dosa…………………………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Logika dari logikanya:&lt;br /&gt;Bukan satu yang tidak&lt;br /&gt;mungkin kita umat di akhir jaman akan berhamburan di neraka untuk mendapatkan&lt;br /&gt;balasan kelalaian……………………&lt;br /&gt;Terlalu banyak waktu yang&lt;br /&gt;terbuang percuma selama manusia hidup di dunia dan semuanya itu akan menjadi&lt;br /&gt;bencana…………………….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Solusi:&lt;br /&gt;Tiada kata terlambat&lt;br /&gt;walaupun waktu bergulir cepat, isilah dengan sesuatu apa yang bermanfaat!! !!!!!&lt;br /&gt;LURUSKAN NIAT, JADIKAN SELURUH AKTIVITAS&lt;br /&gt;HIDUP SEBAGAI IBADAH,&lt;br /&gt;Ingat&lt;br /&gt;Akhirat!!!!! !!!!!!!!! !!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-364264394098143210?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/364264394098143210/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/01/waktu-yang-terlupa-menabur-bencana.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/364264394098143210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/364264394098143210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/01/waktu-yang-terlupa-menabur-bencana.html' title='Waktu yang terlupa menabur bencana'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-7897681134712668396</id><published>2009-01-15T05:09:00.001-08:00</published><updated>2009-01-15T05:10:10.734-08:00</updated><title type='text'>kalung annisa</title><content type='html'>Ini cerita tentang Anisa, seorang gadis kecil yang ceria berusia Lima tahun. Pada suatu sore, Anisa menemani Ibunya berbelanja di suatu supermarket. Ketika sedang menunggu giliran membayar, anisa melihat sebentuk kalung mutiara mungil berwarna putih berkilauan, tergantung dalam sebuah kotak berwarna pink yang sangat cantik. Kalung itu nampak begitu indah, sehingga Anisa sangat ingin memilikinya. Tapi... Dia tahu, pasti Ibunya akan berkeberatan. Seperti biasanya, sebelum berangkat ke supermarket dia sudah berjanji tidak akan meminta apapun selain yang sudah disetujui untuk  dibeli.&lt;br /&gt;Dan tadi Ibunya sudah menyetujui untuk membelikannya kaos kaki ber-renda yang cantik.  Namun karena kalung itu sangat indah, diberanikannya bertanya. "Ibu, bolehkah Anisa memiliki kalung ini ? Ibu boleh kembalikan kaos kaki yang tadi... "  Sang Bunda segera mengambil kotak kalung dari tangan Anisa. Dibaliknya tertera harga Rp 15,000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilihatnya mata Anisa yang memandangnya dengan penuh harap dan cemas.Sebenarnya dia bisa saja langsung membelikan kalung itu, namun ia tak mau bersikap tidak konsisten... "Oke ... Anisa, kamu  boleh memiliki Kalung ini.  Tapi kembalikan kaos kaki yang kau pilih tadi.  Dan karena harga kalung ini lebih mahal  dari kaos  kaki itu,Ibu akan potong uang tabunganmu untuk minggu depan.   Setuju ?" Anisa mengangguk lega, dan segera berlari riang mengembalikan kaos kaki ke raknya. "Terimakasih..., Ibu" Anisa sangat menyukai dan menyayangi kalung mutiaranya. Menurutnya, kalung itu membuatnya nampak cantik dan dewasa.  Dia merasa secantik Ibunya. Kalung itu tak pernah lepas dari lehernya, bahkan ketika tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalung itu hanya dilepasnya jika dia mandi atau berenang.  Sebab,kata ibunya, jika basah, kalung itu akan rusak, dan membuat lehernya menjadi hijau... Setiap malam sebelum tidur, ayah Anisa membacakan cerita pengantar tidur. Pada suatu malam, ketika selesai membacakan sebuah cerita,   Ayah bertanya "Anisa..., Anisa sayang Enggak sama Ayah ?" "Tentu dong... Ayah pasti tahu kalau Anisa sayang Ayah !" "Kalau begitu, berikan kepada Ayah kalung mutiaramu... "Yah..., jangan dong  Ayah !  Ayah boleh ambil "si Ratu" boneka kuda dari nenek... ! Itu kesayanganku juga "Ya sudahlah sayang,... ngga apa-apa !".  Ayah mencium pipi Anisa sebelum keluar dari kamar Anisa. Kira-kira seminggu berikutnya, setelah selesai membacakan cerita, Ayah bertanya lagi,  "Anisa..., Anisa sayang&lt;br /&gt;nggak sih, sama Ayah?" "Ayah, Ayah tahu bukan kalau Anisa sayang sekali pada Ayah?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau begitu, berikan pada Ayah Kalung mutiaramu." "Jangan  Ayah... Tapi kalau Ayah mau, Ayah boleh ambil boneka Barbie ini.."Kata Anisa seraya menyerahkan boneka Barbie yang selalu menemaninya  bermain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa malam kemudian, ketika Ayah masuk ke kamarnya, Anisa sedang duduk di atas tempat tidurnya. Ketika didekati, Anisa  rupanya sedang menangis diam-diam.  Kedua tangannya tergenggam di atas pangkuan. air mata membasahi pipinya..."Ada apa Anisa, kenapa Anisa ?"  Tanpa berucap sepatah pun, Anisa membuka tangan-nya. Di dalamnya melingkar cantik kalung mutiara kesayangannya " Kalau Ayah mau...ambillah kalung Anisa" Ayah tersenyum mengerti, diambilnya kalung itu dari tangan mungil Anisa.  Kalung itu dimasukkan ke dalam kantong celana. Dan dari kantong yang satunya, dikeluarkan sebentuk kalung mutiara putih...sama cantiknya dengan kalung yang sangat disayangi Anisa..."Anisa... ini untuk Anisa.  Sama bukan ? Memang begitu nampaknya, tapi kalung ini tidak akan membuat lehermu menjadi  hijau"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya..., ternyata Ayah memberikan kalung mutiara asli untuk menggantikan kalung mutiara imitasi Anisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula halnya dengan Allah S.W.T. terkadang Dia meminta sesuatu dari kita, karena Dia berkenan untuk menggantikannya dengan yang lebih baik. Namun, kadang-kadang kita seperti atau bahkan lebih naif  dari Anisa : Menggenggam erat sesuatu yang kita anggap amat berharga, dan oleh karenanya tidak ikhlas bila harus kehilangan.  Untuk itulah perlunya sikap ikhlas, karena kita yakin tidak akan Allah  mengambil sesuatu dari kita jika tidak akan menggantinya dengan yang lebih baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-7897681134712668396?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/7897681134712668396/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/01/kalung-annisa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/7897681134712668396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/7897681134712668396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/01/kalung-annisa.html' title='kalung annisa'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-7908224794222179264</id><published>2009-01-15T04:22:00.000-08:00</published><updated>2009-01-15T04:59:30.224-08:00</updated><title type='text'>Ikhwan Sejati</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;seorang remaja pria bertanya pada ibunya, ”&lt;em&gt;Ibu, ceritakan padaku tentang ikhwan sejati!&lt;/em&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Ibu tersenyum dan menjawab…&lt;br /&gt;Ikhwan Sejati bukanlah dilihat dari bahunya yang kekar, tetapi dari kasih sayangnya pada orang disekitarnya.&lt;br /&gt;Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lantang, tetapi dari kelembutannya mengatakan kebenaran.&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari jumlah sahabat di sekitarnya, tetapi dari sikap bersahabatnya pada generasi muda bangsa.&lt;br /&gt;Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari bagaimana dia di hormati di tempat bekerja, tetapi bagaimana dia dihormati di dalam rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari kerasnya pukulan, tetapi dari sikap bijaknya memahami persoalan.&lt;br /&gt;Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari dadanya yang bidang, tetapi dari hati yang ada dibalik itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari banyaknya akhwat yang memuja, tetapi komitmennya terhadap akhwat yang dicintainya.&lt;br /&gt;Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari jumlah barbel yang dibebankan, tetapi dari tabahnya dia mengahdapi lika-liku kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwan Sejati bukanlah dilihat dari kerasnya membaca Al-Quran, tetapi dari konsistennya dia menjalankan apa yang ia baca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, sang remaja pria kembali bertanya. Siapakah yang dapat memenuhi kriteria seperti itu, Ibu ?&lt;br /&gt;Sang Ibu memberinya buku dan berkata…&lt;br /&gt;Pelajari tentang dia. Ia pun mengambil buku itu, &lt;strong&gt;MUHAMMAD&lt;/strong&gt;, judul buku yang tertulis di buku itu. [ai12]&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;em&gt; lupa sumbernya&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-7908224794222179264?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/7908224794222179264/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/01/ikhwan-sejati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/7908224794222179264'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/7908224794222179264'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/01/ikhwan-sejati.html' title='Ikhwan Sejati'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-580436362378034373.post-2708580816252105825</id><published>2009-01-15T04:19:00.000-08:00</published><updated>2009-01-15T04:21:57.695-08:00</updated><title type='text'>Akhwat Sejati</title><content type='html'>&lt;p&gt;Seorang gadis kecil bertanya pada ayahnya, “Abi ceritakan padaku tentang akhwat sejati?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang ayah pun menoleh sambil kemudian tersenyum.&lt;br /&gt;Anakku…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang akhwat sejati bukanlah dilihat dari kecantikan paras wajahnya, tetapi dilihat dari kecantikan hati yang ada di baliknya. Akhwat sejati bukan dilihat dari bentuk tubuhnya yang mempesona, tetapi dilihat dari sejauh mana ia menutupi bentuk tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;br /&gt;Akhwat sejati bukan dilihat dari begitu banyaknya kebaikan yang ia berikan tetapi dari, keikhlasan ia memberikan kebaikan itu.&lt;br /&gt;Akhwat sejati bukan dilihat dari seberapa indah lantunan suaranya, tetapi dilihat dari apa yang sering mulutnya bicarakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhwat sejati bukan dilihat dari keahliannya berbahasa, tetapi dilihat dari bagaimana caranya ia berbicara.&lt;br /&gt;Sang ayah diam sejenak sembari melihat ke arah putrinya.“Lantas apa lagi Abi?” sahut putrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah putriku…&lt;br /&gt;Akhwat sejati bukan dilihat dari keberaniannya dalam berpakaian tetapi dilihat dari sejauh mana ia berani mempertahankan kehormatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhwat sejati bukan dilihat dari kekhawatirannya digoda orang di jalan, tetapi dilihat dari kekhawatiran dirinyalah yang mengundang orang jadi tergoda.&lt;br /&gt;Akhwat sejati bukanlah dilihat dari seberapa banyak dan besarnya ujian yang ia jalani, tetapi dilihat dari sejauhmana ia menghadapi ujian itu dengan penuh rasa syukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ingatlah…&lt;br /&gt;Akhwat sejati bukan dilihat dari sifat supelnya dalam bergaul, tetapi dilihat dari sejauhmana ia bisa menjaga kehormatan dirinya dalam bergaul.Setelah itu sang anak kembali bertanya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapakah yang dapat menjadi kriteria seperti itu, Abi?” Sang ayah memberikannya sebuah buku dan berkata, “Pelajarilah mereka!” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang anakpun mengambil buku itu dan terlihatlah sebuah tulisan “Istri Rasulullah”. (Muslimah Sholihah) &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/580436362378034373-2708580816252105825?l=lpsi-lsk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/feeds/2708580816252105825/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/01/akhwat-sejati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/2708580816252105825'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/580436362378034373/posts/default/2708580816252105825'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lpsi-lsk.blogspot.com/2009/01/akhwat-sejati.html' title='Akhwat Sejati'/><author><name>Lingkar Siswa Khatulistiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13027931774899211790</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_khwz_1QYwSk/SRpKi-tEMZI/AAAAAAAAABg/HGebIV1xtJM/S220/1_421286850l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
